VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
13 Devil Chapter 17

2017-02-08 - Newbie Karbitan > 13 Devil
178 views | 10 komentar | nilai: 9.5 (4 user)

Setelah masing-masing dari Pedro dan Nomor 5 terkena serangan senjata suci. Keabadian mereka berdua lenyap untuk sementara waktu. Saat inilah bagi mereka untuk saling membunuh.

Pedro lalu menantang Nomor 5 untuk beradu tombak. Nomor 5 menerima tantangan Pedro, kemudian ia menciptakan tombak dari benang.

"Meski ini terbuat dari benang. Tombak ini jauh lebih dari tombak milikmu.."

"Kalau begitu kita buktikan siapa yg terkuat. Kau tahu aku lebih berpengalaman menggunakan tombak."

Dengan nada meremehkan, Pedro tersenyum dengan penuh percaya diri.

Mereka saling berhadapan dan bersiap dengan tombak masing-masing. Kondisi dari mereka pun sama-sama tidak baik. Pedro dengan luka dilengan dan bahu kirinya. Sedangkan Nomor 5 terluka dibagian pinggang. Tidak ada senyum lagi diwajah Nomor 5, raut wajahnya menunjukkan kekesalan.

Cukup lama mereka terdiam, salju pun telah berhenti turun, langit kembali cerah.

"Nomor 5... Sampaikan salamku untuk Tuan Zakos di neraka..!!!"

"Kaulah yg akan ku kirim ke neraka..!!!"

Mereka berdua langsung melesat, tombak mereka saling beradu. Daniel yg tak jauh dari situ hanya diam terpaku menyaksikan pertarungan mereka.

Meskipun terbuat dari benang, tombak milik Nomor 5 begitu keras dan kuat. Serangan Nomor 5 begitu agresif, Pedro pun sedikit kewalahan.

"Aarrggh!!"

Tombak Nomor 5 berhasil menggores pipi Pedro.

Pedro pun melompat mundur untuk menjaga jarak, namun Nomor 5 tidak memberi kesempatan pada Pedro, ia terus menyerang Pedro secara beruntun.

"Ada apa, Nomor 7? Bukankah kau ahli menggunakan tombak.. Apa hanya ini kemampuanmu?"

Nomor 5 Melesat kearah Pedro. Pedro pun melompat ke belakang dan disana ada sebuah sungai. Sungai tersebut langsung dibekukan Pedro untuk di jadikan tempat berpijak. Mereka pun bertarung diatas sungai yg membeku.

Whuss!!! Whuss!!!

Nomor 5 terus mengayunkan tombaknya sedangkan Pedro hanya menghindar dan sesekali menangkisnya serangan dengan tombaknya.

.

.

.

13 Devil Chapter 17 - Tombak vs Tombak
Penulis : Newbie Karbitan

.

.

.

"Kenapa kau tidak balik menyerang!!!"

Nomor 5 kesal karena Pedro hanya bertahan dan tidak menyerang balik.

Pedro lalu menghentakan kakinya dan kemudian terbang melayang. Sungai yg membeku seketika mencair. Hampir saja Nomor 5 tenggelam, ia lalu melompat. Mereka berdua kini melayang di udara.

"Aku akan membunuhmu sebelum keabadianmu kembali.."

Nomor 5 kembali melesat menyerang Pedro. Mereka berdua saling beradu tombak di udara.

Nomor 5 lalu melakukan hal yg licik, ia menembakkan benang-benang dari tangannya. Benang-benang itu menembus perut Pedro dan seketika itu Pedro terjatuh kebawah.

"Fufufu..."

Nomor 5 tertawa licik.

Pedro berlutut di tanah sambil memegangi perutnya. Aura hijau masih menyelimutinya, berarti keabadiannya belum kembali.

Nomor 5 melesatkan tombaknya kearah Pedro. Pedro dengan cepat melompat ke belakang.

Pedro kembali berdiri, darah segar mengalir keluar dari perutnya. Nomor 5 turun kebawah dan mencabut tombaknya dari tanah.

"Aku akan segera mengakhiri ini.."

Nomor 5 kembali melesat dengan cepat. Pedro mencoba menahannya namun tombaknya terlepas dari tangannya dan terlempar jauh.

"Mati kau!!!"

Nomor 5 menusukkan tombaknya. Namun Pedro menahannya dengan tangan, sehingga tombak tersebut menembus telapak tangannya.

"Apa!?" kaget Nomor 5.

Pedro lalu tersenyum, ia pun menciptakan tombak es sambil berkata,

"Skakmat!!!"

Pedro menusukkan tombak es miliknya ke perut Nomor 5 hingga tembus. Nomor 5 tidak sempat menghindari serangan itu.

"Aarrghh!!!"

Darah mengalir keluar dari perutnya. Ia tidak menyangka akan di kalahkan. Kesadaran Nomor 5 mulai menghilang.

"Tidak mungkin... Aku dikalahkan.."

Tombak miliknya perlahan berubah menjadi benang. Seluruh boneka yg dikendalikannya berjatuhan. Kekuatan Nomor 5 menghilang. Pertarungan pun berakhir dengan kemenangan Pedro atau Iblis Nomor 7 dan tewasnya Iblis Nomor 5.

Luka yg di derita oleh Pedro juga lumayan parah.

"Kau tidak apa-apa?"

Daniel datang menghampiri Pedro yg terluka.

"Berakhir sudah..."

.

.

.

Bersambung ke 13 Devil Chapter 18

Yukki Amatsu
2017-11-23 20:44:29
Pertarungan-nya simpel, aku gak bisa berkhayal
Kuroko Akashi
2017-05-29 09:29:44
Berakhir sudah,!! Wahahahaa,,, LAnjut ...!!
Aerilyn Shilaexs
2017-02-24 13:07:42
Kekalahan yang singkat.
Bocah Redoks
2017-02-19 13:40:36
kok bisa kalah ? Baca ulang ahh
Zen Kureno
2017-02-18 18:58:21
no. 5 senjatanya hebat tapi kalah hebat dari pedro (no. 7)
Rudy Wowor
2017-02-08 13:45:24
Akhirnya Pedro menang, selanjutnya siapa yang akan jadi lawannya.
Timnas Indonesia
2017-02-08 12:30:33
Taktik jitu pedro keren
Blank
2017-02-08 08:31:00
es.benang mungkin nanti karet
Gouenji Shuuya
2017-02-08 07:46:45
Akhirnya pedro menang
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook