VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
13 Devil Chapter 15

2017-01-11 - Suzumiya Haruhi > 13 Devil
138 views | 7 komentar | nilai: 9.67 (3 user)

100 ribu pasukan boneka kematian yg dikendalikan oleh Nomor 5 menyerbu pasukan Saxon dan memasuki ibukota Phantakos. Pasukan Saxon pun ketar-ketir melawan pasukan boneka yg jumlahnya berkali-kali lipat dari jumlah mereka.

Keadaan ibukota menjadi kacau. Para penduduk berlarian menyelamatkan diri. Raja Edward yg sedang berada di istana mendapat kabar dari Perdana Menteri.

"Apa kau bilang!?" kaget Raja,

"Kita diserang sekumpulan boneka!?"

"Boneka itu seperti hidup atau lebih tepatnya sedang dikendalikan."

"Apa ini ulah iblis legendaris.."

Raja pun bergegas keluar istana.

"Cepat evakuasi semua penduduk.. Sepertinya aku juga harus turun tangan."

Sambil mencabut pedang dari sarungnya, Raja pun keluar dari istana.

Kembali kesisi Pedro. Saat ini ia sedang menghadapi salah satu kloning Nomor 5. Dua kloning lainnya sedang menghadapi Cerberus Ice. Mereka sepertinya kesulitan menghadapi Cerberus Ice.

Sementara Pangeran Daniel hanya terdiam tidak dapat melakukan apa-apa. Daniel sebenarnya berniat menyerang Nomor 5 yg asli secara diam-diam. Namun itu terlalu beresiko, bisa saja dia dihabisi dalam sekejap.

Pedro masih bertarung melawan kloning Nomor 5, tombak es miliknya saling beradu dengan benang-benang tajam.

"Kloningnya lumayan juga... Tapi tetap saja ia lebih lemah dari yg asli." batin Pedro.

Angin dingin tiba-tiba bertiup kencang, salju yg turun semakin banyak. Pedro menciptakan badai salju kembali.

"Aku akan menghentikan permainan bodoh ini.."

Badai salju yg begitu tebal hingga membuat penglihatannya terganggu.

"!!!"

Ia begitu kaget, Pedro secara tiba-tiba sudah ada didepannya.

"Skakmat..."

Tombak es Pedro berhasil menembus tubuh kloning Nomor 5. Kloning tersebut berubah kembalu menjadi benang. Sementara dua kloning lainnya sudah dikalahkan oleh Cerberus Ice. Badai salju tersebut membuat pandang mereka terganggu hingga mereka tidak dalat menghindari serangan dari Cerberus Ice.

.

.

.

13 Devil Chapter 15 - Serangan Cambuk Emas
Penulis : Suzumiya Haruhi

.

.

.

Nomor 5 yg asli melayang menjauh dari badai salju tersebut. Ia masih mengendalikan pasukan boneka dengan benang-benang yg keluar dari lubang di dadanya.

"Badai salju tadi cukup merepotkan." gumam Nomor 5.

"Apa kau mau lari, Nomor 5!!!" teriak Pedro.

"Gaarrghh!!!"

Cerberus Ice melesat menyerang Nomor 5. Bola-bola salju ditembakan dari mulutnya. Nomor 5 menghindari bola-bola salju tersebut sambil sesekali menghancurkannya dengan benang.

"Gaarrghh!!!" Cerberus Ice melompat kearah Nomor 5.

Whuuss!!! Braakk!!!

Nomor 5 menghancurkan salah satu kepalanya dan membelah tubuh Cerberus itu dengan benang. Namun tak lama kemudian tubuh Cerberus itu kembali menyatu dan kepalanya tumbuh kembali.

"Gaarrghh!!!" Cerberus Ice kembali melompat menyerang Nomor 5.

Nomor 5 kemudian mengeluarkan senjata suci miliknya.

Whuuss!!! Whuuss!!! Braakk!!!

Cerberus Ice itu hancur berkeping-keping.

Tak lama setelah tubuh Cerberus itu hancur, tiba-tiba...

Whuuss!!!

"!!!"

Sebuah bola salju raksasa meluncur kearahnya. Dengan sigap Nomor 5 menghindarinya.

BAAMM!!!

Bola salju itu menghantam sebuah bukit. Tidak sampai disitu sebuah tombak kembali mengarah padanya. Nomor 5 langsung mengayunkan cambuknya dan menghancurkan tombak itu.

Pedro melesat di udara dengan tombak es miliknya. Tombak es miliknya saling beradu dengan cambuk emas milik Nomor 5. Namun lagi-lagi tombaknya hancur oleh cambuk tersebut.

Nomor 5 segera melesat kearah Pedro dengan mengayunkan cambuknya.

Blaasstt!!!

"Aaarrghh!!!"

Cambuk tersebut mengenai Pedro. Hanya dengan sekali cambuk Pedro terlempar jauh.

Buukk!!!

Pedro pun terjatuh ke tanah. Lengan sebelah kirinya terluka oleh serangan cambuk tersebut. Luka di lengannya tidak menghilang, itu karena efek dari senjata suci itu.

"Fufufu..."

Nomor 5 tertawa melihat Pedro terkapar.

"Ah... Aku lupa membaca mantranya."

Nomor 5 lalu membaca sebuah mantra.

"Kamisena Fiureta..."

Cambuk emas itu kemudian diselimuti aura berwarna hijau.

"Apa itu!?" kaget Pedro.

.

.

.

Bersambung ke 13 Devil Chapter 16

Aerilyn Shilaexs
2017-02-24 12:56:52
Wah senjata suci bener2 berbahaya.
Bocah Redoks
2017-02-19 13:26:18
Dan para boneka duduk nonton sambil makan kacang garuda
Rudy Wowor
2017-01-12 12:55:37
Patahkan aja semua benangnya biar bonekanya tidak bisa dikendalikan.
Gangster V
2017-01-12 11:00:26
Ada apa dg cambuk itu
ReyTrOnz Strider
2017-01-12 08:58:17
Pertarungan iblis benar" luar biasa
Saint Shamrock
2017-01-12 08:49:08
knpa pisaunya gag dpkai pedro saja
Suzumiya Haruhi
2017-01-11 22:53:56
Pertamax milik author
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook