VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
13 Devil Chapter 4

2016-11-27 - Newbie Karbitan > 13 Devil
194 views | 8 komentar | nilai: 10 (5 user)

Setelah berpamitan dengan Kakek dan Neneknya, Pedro pun berangkat menuju ibukota Phantakos.

Jarak antara desanya dan ibukota lumayan jauh, bisa memakan waktu satu minggu. Meskipun jarak ibukota cukup jauh, Pedro sama sekali tak patah semangat. Ia membawa cukup banyak bekal untuk perjalanannya.

Setelah berhari-hari melakukan perjalanan, sekarang berada disebuah gurun yg tandus.

"Cuacanya panas sekali.." keluh Pedro.

"Ibukota sudah dekat, aku sebentar lagi sampai, mungkin besok pagi aku sudah sampai di ibukota. Aku harus bersabar sedikit.."

Seorang wanita memperhatikan Pedro dari jauh. Wanita itu yang pernah ditemui Pedro saat pulang memancing dengan Kakeknya.

"Apa yang sedang ia lakukan disini?" gumam wanita tersebut.

Tidak jauh dari sana juga, kawanan perampok sedang mengincar Pedro. Jumlah mereka ada enam orang.

"Sepertinya dia hanya seorang pengembara biasa.." ucap salah satu perampok.

"Kita mungkin tidak akan dapat banyak darinya.."

"Bodoh..! Jangan pikirkan itu dulu, yang penting rampok dulu, soal hasil itu urusan nanti.."

Mereka berenam pun memulai aksinya. Mereka bersiap dengan senjata masing-masing dan mulai mendekati Pedro.

Saat mendekati Pedro tiba-tiba muncul sebuah sungai dihadapan mereka.

"Sungai..!?" kaget mereka.

"Kenapa tiba-tiba muncul sungai disini?"

"Ini bukan mimpi kan?"

"Kenapa bisa muncul sungai ditengah padang tandus ini?" Mereka masih terheran-heran melihat kemunculan sungai tersebut. Sementara Pedro ada di seberang sungai.

"Bagaimana ini?"

Lalu seorang dari mereka melihat sebuah perahu dipinggir sungai.

"Lihat disana ada perahu.." Di perahu tersebut terdpat dua dayung.

Mereka pun kemudian menaiki perahu itu untuk menyebrang sungai.

Pedro pun menyadari kehadiran mereka.

"Siapa mereka itu dan apa yang sedang mereka lakukan?"

Pedro merasa heran dengan tingkah laku kawana perampok tersebut. Pedro tidak melihat adanya sungai disana, yang dia lihat hanya sekelompok orang yang bertingkah aneh.

"Orang-orang aneh..."

.

.

.

.

13 Devil Chapter 4 - Phantakos
Penulis : Newbie Karbitan

.

.

.

.

Tiba-tiba perahu mereka tenggelam.

"Kyaaah..!!" Mereka pun tenggelam disungai. Mereka kesulitan untuk berenang karena arus sungai tersebut sangat deras.

"Tolong..."

"Tolong kami..."

"Kenapa orang-orang itu berteriak? Apa mereka kemasukan roh jahat atau mungkin mereka itu gila.."

Pedro pun tak memperdulikan mereka dan berlalu pergi.

Sungai tersebut hanyalah ilusi, kawanan perampok itu mengira mereka tenggelam.

Pedro kembali melanjutkan perjalanan. Keesokan paginya Pedro pun sampai didepan gerbang ibukota.

"Wah gerbangnya besar sekali dan tinggi pula.."

Lalu beberapa penjaga menghampirinya.

"Hei kau... Jika ingin memasuki ibukota, kau harus melewati pemeriksaan dulu."

Pedro pun kemudian diperiksa, semua barang bawaannya digeledah. Setelah selesai diperiksa Pedro pun diizinkan masuk.

Suasana di ibukota Phantakos sangat ramai, banyak sekali.orang luar berdatangan kesini karena ingin mendaftar menjadi pasukan kerajaan.

Hal pertama yang Pedro lakukan setelah memasuki ibukota adalah makan, karena sejak kemarin ia belum makan.

"Aku lapar sekali.. Sejak kemarin aku belum makan." gumam Pedro sambil memegangi perutnya.

Pedro berpapasan dengan seorang Nenek tua misterius. Nenek misterius itu berpakaian serba hitam dan berjalan bungkuk menggunakan tongkat.

Nenek misterius itu terus memandangi Pedro dengan sorot matanya yang tajam.

"Ada apa dengan Nenek itu.." batin Pedro.

"Aku merasakan ada sesuatu pada orang ini.." batin Nenek itu.

"Siapa sebenarnya orang ini.." Nenek misterius itu merasakan hal yang aneh pada diri Pedro.

Sementara Pedro bingung dengan tingkah Nenek itu.

"Nenek yang aneh.." gumam Pedro.

"Orang itu jangan-jangan..." batin Nenek itu yang tiba-tiba saja raut wajahnya berubah kaget.

"Aku harus memberitahu Raja soal ini.." gumamnya.

. . . . . . . .

Siapakah Nenek misterius tersebut?

Dan hal aneh apa yang dirasakan Nenek tersebut?

Nantikan chapter selanjutnya.

.

.

.

.

.

Bersambung ke 13 Devil Chapter 5

Kuroko Akashi
2017-05-18 23:05:43
Psti nenek tau klau Pedro Iblis...
Bocah Redoks
2017-02-18 23:02:09
Apa kemampuan pedro adalah ilusi ?
Shiroi Kuro
2017-01-19 11:00:45
Nenek itu ap jga dari msaa depan atau masa lalu?
Princess Alien
2016-12-28 20:33:53
yang tidak di cantumkan adalah selebar apa sungainya? Sampai harus menggunakan perahu. Jika menggunakan sampan aja udah terhitung sangat lebar, apalagi perahu.
ThE LaSt EnD
2016-11-27 20:40:22
pedro itu salah satu iblis. mungkin yg ke 7
Sqouts Shadows
2016-11-27 15:54:26
Next
Grim Rieper
2016-11-27 12:54:19
Kalo bisa agak dipanjangin critanya
Dalreba
2016-11-27 12:32:06
Penasaran dengan kemampuan Pedro
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook