VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
13 Devil Chapter 3

2016-11-26 - Newbie Karbitan > 13 Devil
112 views | 7 komentar | nilai: 10 (1 user)

Kerajaan Saxon, Ibukota Phantakos.

Raja Edward sedang melakukan rapat para petinggi kerajaan.

"Wilayah Barat telah jatuh ke tangan musuh. Aku tak bisa membiarkan ini, kita harus merebutnya kembali.." kata Raja.

"Maafkan hamba yang mulia. Pasukan kita kalah jumlah dibandingkan pasukan musuh, hal itu akibat kekalahan kita beberapa waktu yg lalu. Hampir 95% pasukan yang kita turunkan saat itu tewas. Jadi aku menyarankan agar kita membuka pendaftaran bagi prajurit baru." ucap Perdana Menteri.

"Hm.. Kau ada benarnya juga."

"Kakak, sebaiknya kita beraliansi dengan kerajaan Friest. Aku yakin Raja Rudolf mau beraliansi dengan kita." usul sang Adik, Henry.

"Aku setuju dengan usul Paman, Ayah. Kudengar kerajaan Sibela juga membentuk aliansi dengan kerajaan Ghobaz. Kita juga jangan mau kalah dengan mereka." ucap Pangeran Marco.

"Kurasa tidak ada salahnya. Lagipula kerajaaan kita dan kerajaan Friest punya hubungan baik. Kurasa mereka akan bersedia membantu kita."

Beberapa Hari Kemudian.

"Pedro... Bangun!!" Jangan tidur saja.." Kakeknya mencoba membangunkan Pedro.

"Hooaam.. Ada apa, Kek. Pagi-pagi sekali sudah membangunkanku."

"Apa kau tak melihat matahari sudah bersinar terang. Ayo cepat bangun.."

"Ya... Ya..."

"Kau jadi lelaki pemalas sekali. Kalau begini mana ada gadis yang jadi Istrimu."

"Aku tak peduli.."

"Sudah bangun rupanya.. Cepat mandi sana, setelah itu kita sarapan." ucap sang Nenek.

"Baiklah..." dengan malas Pedro melangkah ke kamar mandi. Setelah selesai mandi, Pedro pun kemudian sarapan bersama.

"Hari ini Nenek memasak udang ya.. Wah tidak seperti biasanya." Pedro pun makan dengan lahap seprrti biasanya.

"Pedro.." ucap Kakeknya.

"Ada apa?"

"Apa ingatanmu sudah kembali?" tanya Kakeknya.

"Aku masih belum mengingat apapun." wajah Pedro langsung murung.

"Kalau kau belum mengingatnya, tidak mengapa." ucap Neneknya.

"Sebenarnya aku sudah berusaha untuk mengingatnya, tapi aku sama sekali tak ingat apapun."

.

.

.

.

13 Devil Chapter 3 - Ingatan
Penulis : Newbie Karbitan

.

.

.

.

"Sebaiknya memang begitu. Ada baiknya kau tak mengingat masa lalumu, karena itu sangat berbahaya." batin Kakeknya.

Neneknya mencoba mengalihkan pembicaraan.

"Pedro, Nenek dengar kerajaan, membuka pendaftaran bagi prajurit baru. Sebaiknya kau ikut mendaftar saja.."

"Benarkah? Kurasa aku harus mencobanya."

"Apa kau yakin ingin menjadi pasukan kerajaan?" tanya sang Kakek.

"Apa Kakek meragukan kekuatanku. Kakek ingat dulu aku pernah menghajar seekor Beruang dengan satu pukulan."

"Benarkah? Kakek tidak ingat kau pernah melakukan itu."

"Jika kau ingin mendaftar, maka kau harus pergi ke ibukota." ucap Neneknya.

"Baiklah, kalau begitu besok aku akan pergi kesana."

Keesokan harinya, Pedro pun bersiap pergi ke Ibukota.

"Berhati-hatilah di jalan, Pedro."

"Nenek tenang saja aku bisa menjaga diri."

"Semoga kau berhasil, Pedro." ucap Kakeknya.

"Kalau begitu aku berangkat dulu.."

Pedro pun memulai perjalanannya menuju Ibukota Phantakos, untuk mendaftar jadi pasukan kerajaan.

"Dia persis sekali seperti Lukas." ucap sang Nenek.

"Kau benar.." sahut sang Kakek. Dalam hati.

"Meski begitu, masa lalunya begitu kelam."

. . . . . . . .

Kerajaan Sibela.

Sang Raja sedang berbincang dengan seorang pria berjas hitam dan menggunakan kacamata yg hitam pula. Tampilan pria itu sangat berbeda dengan Raja, seolah dia dari zaman yang berbeda.

"Jadi kau ingin aku menghancurkan kerajaan Freist.."

"Benar, hancurkan kerajaan itu agar mereka tak jadi beraliansi dengan kerajaan Saxon." ucap Sang Raja.

"Kenapa kau tidak sekalian dua kerajaan itu yang ku hancurkan."

"Cukup kerajaan Friest saja. Sedangkan kerajaan Saxon biar kami yg menghancurkannya."

"Baiklah itu tak masalah bagiku." ucap pria berjas hitam itu.

"Bayarannya nanti setelah tugasmu selesai."

Pria berjas hitam itu kemudian pergi dari hadapan Raja.

"Hehe.. Jika benar dia salah satu dari 13 Iblis legenda itu. Pasti tidak sulit baginya menghancurkan satu kerajaan." gumam sang Raja.

.

.

.

.

.

Bersambung ke 13 Devil Chapter 4

Aerilyn Shilaexs
2016-12-28 20:26:57
baru lanjut baca, pria berpenampilan masa depan yah.
Midoriya Deku Izuku
2016-11-27 05:54:55
Wahh... Alurnya mulai sedikit jelas... Tapi, si pedro ada di masa depan atau masalalu?
Shark
2016-11-26 20:29:29
Teruskan.
Gouenji Shuuya
2016-11-26 17:15:50
Next...
Kira Tanha999
2016-11-26 16:22:06
Lanjut !
Dalreba
2016-11-26 12:56:04
Iblis mulai bermunculan
Downcrazy
2016-11-26 12:35:43
Mantap
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook