VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Alien Attack : World War Chapter 104

2018-01-13 - Alien Queen > Alien Attack : World War
78 views | 13 komentar | nilai: 9.75 (8 user)

Alien Attack : World War Chapter 104


Alien Attack : World War Chapter 104 - Division Of Army and Soldier
Penulis : Alien Queen

"Hmm, baiklah Hexari. Ngomong- ngomong. latihan hampir dimulai. Sebaiknya kita segera menuju tempat latihan para prajurit."

"Yosh, aku sudah siap."

Mereka berdua pun pergi dari tempat tersebut, tak perlu memerlukan banyak waktu hingga mereka menuju sebuah lift yang berbentuk tabung yang terbuat dari kaca bening.

"Kita mau kemana?" tanya Hexari yang berjalan dibelakang, pandangannya mengarah kearah kiri.

"Sudah jelas bukan, ke tempat para Army dan Soldier berada." jawab Liliana.

"Aku belum tahu tempatnya dimana, apakah jauh?."

"Tidak ko, lihat saja nanti."

Mereka berdua pun masuk, lift yang berbentuk seperti pil itu bagian atas dan bawahnya bercahaya memancarkan sinar putih. Sistem kerja lift ini menggunakan gravitasi. Lift pun perlahan turun, karna terbuat dari kaca, maka orang yang ada didalam dapat melihat jelas sekeliling. Setiap lantai terlihat jelas.

Didalam, tak ada percakapan, begitu hening dan canggung.

"Lili, ada hal yang ingin kutanyakan." ucap Hexari membuka percakapan.

"Apa itu? Tanyakan saja,"

"Saat tadi aku sarapan, wanita pelayan mengatakan 'Bagaimana bisa ada Soldier di markas pusat? Aneh' aku tak mengerti dengan ucapannya, apa maksudnya itu?"

"Oh itu.. Emm Kamu tahu, kamu itu sedang berada di wilayah Warrior, Guardian dan Knight, ditempat ini, Army dan Soldier berada terpisah. Bisa dibilang markas raksasa ini memiliki sistem wilayah. Orang biasa tak ada yang tahu dimana tempat Army dan Soldier berada, makanya orang itu merasa aneh padamu karna berada disana." jelas Liliana.

"Hmm aku mengerti, jadi.. Eh tunggu dulu, lalu kenapa aku malah ditempatkan di wilayah 3 prajurit khusus?"

"Entahlah, itu juga hal yang kupertanyakan, kenapa kau bisa berada disana."

"Lalu kenapa kau bisa tahu aku ada ditempat makan?"

"Soal itu..." Lift pun berhenti dan pintu kaca tersebut terbuka,

"Ah sudah sampai " mereka berdua pun melangkahkan kakinya keluar.

"Oke kita sudah sampai. Inilah wilayah Army dan Soldier." ucap Liliana

Terlihat sebuah ruangan yang sangat luas dimana disekeliling nya terdapat banyak pintu masuk menuju ruangan ini, terdapat banyak prajurit yang sedang berlatih.

"Dan disana kapten Luscia." ucap Liliana menunjuk kearah seorang wanita yang sedang menginstruksikan pada puluhan pria dam wanita yang sedang melakukan push up. Di sisi kiri pria dan kanan wanita.

"47, 48.!" ucapnya.

"Permisi kapten." ucap Lilia, wanita itupun berbalik.

"Liliana, hmm jadi kau yang namanya Hexari Pextragon itu. Kita bertemu lagi."

"Kau ternyata." kaget Hexari, ya mereka berdua memang pernah bertemu, saat Hexari memakai skyboard untuk pertama kalinya waktu itu.

"Hei yang sopan."

"Perkenalkan namaku Luscia Nox Fleuret, aku kapten divisi 2 Angkatan Udara." ucap Luscia pada Hexari.

"Salam kenal kapten."

"Jadi dia wanita yang dibicarakan Vio." pikir Hexari.

"Kalau tidak salah, disini ada beberapa Divisi yang berisikan Army dan Soldier bukan? Jadi aku masuk divisi anda yah?"

Flashback saat diruang perawatan tempat Violin berada

"Baiklah, jadi prajurit yang menggunakan obat adalah ketiga prajurit khusus dan ketiga Jendral." ucap Hexari mengangguk tanda paham.

"Lalu bagaimana dengan para kapten pemimpin Divisi?" tanya Hexari. Hexari duduk diatas sofa dan menghabiskan makanannya.

"Kau juga tak tahu itu? Payah sekali, apa saja yang kau lakukan selama ini." ejek Altra.

"Menghajar Alien."

"Para kapten sama seperti Army dan Soldier, mereka tak memakai obat." jawab Violin.

"Apa mereka memakai senjata pembunuh Alien juga?" tanya Hexari lagi.

"Kurasa tidak, emm.."

"Jadi kenapa kapten Lio tidak memakai senjata pembunuh Alien dan tidak memakai serum atau pil?" tanya Hexari memotong ucapan Volin.

"Sebenarnya kapten Lio menggunakan senjata pembunuh alien, begitu juga dengan para prajurit army dan soldier, hanya saja mereka menggunakan senjata yang lemah, efek serangnya tak seakurat senjata Knight, Guardian dan Warrior." ujar Altra.

"Aku tidak mengerti." balas Hexari.

"Intinya, semua prajurit menggunakan senjata pembunuh alien, karena senjata itulah satu-satunya yang dapat membunuh Alien. Hanya saja tingkat daya hancurnya berbeda. Karna semakin besar daya kekuatan senjata maka semakin besar pula beban yang diterima si pengguna, begitu juga sebaliknya." tambah Altra.

"Jadi begitu intinya, maka dari itu Warrior, Guardian dan Knight menggunakan obat karena beban dari senjatanya kuat." timpal Violin.

"Meskipun menggunakan obat, tetap saja akan mendapat efek samping besar apabila penggunaan senjata terlalu berlebihan. Melebihi batas tubuh. Contohnya yang terjadi pada Yubel."

"Hmm aku mengerti, lalu kenapa mereka disebut kapten? Apakah dia sekuat para warrior?"

"Entahlah, tapi ada hal yang perlu ku jelaskan padamu. Ini tentang pembagian divisi para prajurit." Violin menanggapi.

"Divisi?"

"Ya, divisi. Gabungan sejumlah prajurit yang jumlahnya banyak dan dikepalai para Kapten. Divisi hanya mencakup army dan soldier saja. Sementara para prajurit pengguna serum dan pil seperti Warrior, Guardian dan Knight tak termasuk dalam divisi. Ketiga kedudukan ini adalah para prajurit khusus. Hanya diturunkan saat sekiranya ada serangan yang sekiranya tak disanggupi oleh army dan soldier." jelas Violin.

"Tapi selama ini banyak peperangan terjadi dan bahkan Warrior, Guardian dan Knight suka ada yang ikut berpartisipasi. Bahkan saat peperangan waktu itu, Arora dan kalian berdua ada disana."

"Mungkin saja itu untuk mengurangi jumlah korban para prajurit. Yang jelas aku hanya mematuhi perintah saja." balas Altra.

"Hmm seperti itu yah, oke jadi seperti apa pembagian divisi itu?." tanya Hexari yang sepertinya benar- benar penasaran.

"Pembagian divisi yang pertama adalah dari Angkatan Laut. Angkatan Laut terbagi menjadi 2.

divisi 1 dipimpin kapten Zhak terdiri dari 5000 soldier dan 15000 army."

"Lumayan banyak juga." ucap Hexari.

"Seperti itulah,"

"Data ini diambil sebelum prajurit seangkatanmu bergabung" ucap Altra,

"lalu Divisi 2 dipimpin kapten Varix terdiri dari 5000 soldier dan 15000 army. Total 10.000 soldier dan 30.000 army." ucap Violin menerangkan.

"Hm banyak juga ternyata para prajurit angkatan laut." gumam Hexari.

"Berikutnya di Angkatan darat terbagi menjadi 4 divisi. Divisi 1 dipimpin oleh kapten Arlenia terdiri dari 4000 soldier dan 8000 army."

"Tunggu dulu, kaptennya seorang wanita?"

"Ya, kenapa memangnya?"

"Ti..tidak ada, hanya saja aku belum pernah melihatnya. Lanjutkan"

"Dengar, wanita maupun pria kedudukannya sama, tergantung skill dan daya tahan tubuh saja yang membedakan, tak jarang juga ada banyak wanita yang fisiknya sangat kuat, contohnya Warrior ranking 2. Warrior ranking 12 Dan Knight ranking 1. Mereka bertiga memiliki kemampuan fisik diatas pria rata-rata,"
Altra menyela.

"Apalagi Nona Eria, dia yang terkuat, ada rumor mengatakan kekuatannya setara dengan Nona Jendral Zenitya."

"Apa? Menyeramkan, Aku harus berhati-hati dengan orang itu apabila aku dipindahkan kesana."

"Hm, oke kita lanjutkan. Divisi 2 dipimpin oleh kapten Roland terdiri dari 4000 soldier dan 9000 army." ucap Violin yang melanjutkan

"Divisi 3 dipimpin oleh kapten Zaron terdiri dari 5000 soldier dan 7000 army dan divisi terakhir dipimpin oleh kapten Lio terdiri dari 7000 soldier dan 9000 army. Kau tau berapa total jumlahnya?"

"Emm itu aku tidak menghitungnya." ucap Hexari polos.

"Kau sangat payah dalam matematika yah."

"Hah kau ini." balas Violin.

"Oh iya, Ngomong-ngomong kenapa kau dapat mengetahui sebanyak itu tentang para prajurit?" tanya Hexari yang penasaran.

"Mudah saja, semua itu tertulis di daftar prajurit di tab ini." ucap Violin sambil menunjukan sebuah tab.

"Heee jadi kau daritadi cuma membaca saja?"

"Tentu saja, mana mungkin aku mengingat semua itu, oke terakhir di angkatan Udara. Angkatan Udara terbagi menjadi 3 divisi."

"Cukup-cukup, biar aku saja yang membacanya." potong Hexari yang beranjak dan menuju Violin lalu merebut tab yang dipegang Violin.

"Divisi 1 dipimpin oleh kapten Rulois dengan jumlah Army 8000 dan soldier 6000 orang. Hmm seperti itu yah."

"Divisi 2 dipimpin oleh kapten Luscia, emm dia juga wanita yah."

"Benar."

"Kau selalu merasa aneh saat mendengar nama wanita yang mempunyai kedudukan ada apa sebenarnya denganmu?" balas Altra bertanya dengan tegas.

"Ti-tidak ko."

"Sebenarnya Hexari punya trauma dengan wanita, di Angkatan Laut dia pernah dimainkan banyak wanita yang Agresif." ucap Violin.

"Vio, jangan bahas itu lagi?"

"Tunggu dulu, apa maksudnya 'dimainkan'?" tanya Altra.

"Aku tak ingin membahasnya, hal itu hanya mengingatkanku pada kejadian itu, kejadian yang membuatku berpikir bahwa wanita itu adalah hal mengerikan saat mereka membalas dendam. Makanya aku hanya ingin punya 1 istri saja, baik dan bukan pendendam." jelas Hexari dengan murung."

"Ahaha, sepertinya itu trauma mendalam?"

"Lupakan itu. Baiklah kulanjutkan. Dengan jumlah army 12000 dan soldier 8000. Hmm lumayan. Dan terakhir.. Divisi 3 dipimpin kapten Valmort dengan jumlah army dan soldier sebanyak 7000. Hmm jadi jumlahnya sama."

"Ya, tapi hal yang membuatku sedih adalah perubahan yang terjadi, itu adalah jumlah pertama pada saat alien menyerang, dan sekarang hampir 1 tahun berlalu pasca hal itu. Dan kini perubahannya sangat besar. Lihat saja di halaman terbarunya. Halaman yang menunjukan jumlah prajurit bulan ini." ucap Violin.

"Baiklah." setelah beberapa detik..

"Apa? Apa-apaan ini? Ini mustahil.. Sialan.. Aku benar-benar kesal pada kalian para Alien biadab." geram Hexari.

"Beberapa waktu yang lalu, terjadi sebuah perang yang menewaskan beberapa Knight dan Guardian, tentu saja hal itu menewaskan banyak Army dan Soldier. Kejadian itu terjadi saat beberapa minggu sebelum perekrutan prajurit baru seangkatanmu." jelas Altra.

"Peperangan yang waktu itu membuat kekalahan bagi kami, andaikan para Warrior tak turun, mungkin semua prajurit yang berpartisipasi akan tewas." balas Violin.

"Hasil dari peperangan itu, kerugian bagi kami adalah banyak prajurit yang tewas, tapi keuntungannya adalah kami mendapat data tentang para alien yang muncul." tambah Altra.

"Dan saat perekrutan, sekitar 500 orang berhasil terdaftar termasuk dirimu, mereka dibagi ke tiga tempat."

"Dan satu lagi, jika kau pindah ke Angkatan Udara, berdoalah agar tak berada dalam divisi kapten Luscia."

"Kenapa?"

"Kau lihat saja nanti."

Flashback End.

"Baiklah Hexari Pextragon, kau dapat menitipkan pedangmu pada Lili dan masuklah kedalam barisan." ucap wanita itu.

"Ah sial, kenapa aku mengingat kata-kata terakhir yang diucapkan Altra yah, aku jadi merinding."

Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 105

Tatsuya
2018-01-17 20:58:01
Sudah 70 views sudah waktunya rilis
Jack El Jacqueline
2018-01-17 20:10:54
Sepertinya konflik baru telah muncul, lanjutkan Vir
Takashi Poin Hunter
2018-01-16 18:00:16
Alien Attack! Entah kenapa aku selalu teringat Attack On Titan!
Takashi Poin Hunter
2018-01-16 17:58:41
Setuju dgn komen Alien Queen , benar banget! awalnya keras, eeh ujung-ujung nya malah gimana gitu!
Topan Sinichi
2018-01-15 06:56:05
Bisa trauma jga tuh c hexary yah hahaha
Alien Queen
2018-01-14 17:17:03
Zen Kureno , karna cewek2 nya pada kuat. Dia bakal sering kena hajaran cewek.
Alien Queen
2018-01-14 17:13:56
Takashi Poin Hunter , disini cewek2nya pada kuat anti lebay nggak seperti di cerita vt lainnya. Ada juga yang keras tiba2 jadi lembek tanpa sebab. Gaje banget.
Sqouts Shadows
2018-01-14 15:47:25
Ditunggu chapter berikutnya
Takashi Poin Hunter
2018-01-14 15:09:03
Hexari bakal kalah dengan perempuan!?
Tatsuya
2018-01-14 09:10:15
lanjut lagi
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook