VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Alien Attack : World War Chapter 75

2017-07-05 - Alien Queen > Alien Attack : World War
117 views | 11 komentar | nilai: 10 (9 user)

Alien Attack : World War Chapter 75

Angkatan Udara

Scene beralih ke tempat Agosti dan Laura.

Disisi Agosti.

"Cih, pertarungan terakhir sepertinya," Agosti bangkit dan menghapus darah diujung bibir kirinya dengan tangan.

"Yo alien bertentakel, perkenalkan namaku Arkovist Claumbrseth, panggil saja Agosti. Apa kau punya nama?"

"Untuk apa bertanya nama, cepatlah kalahkan makhluk itu.!" teriak Laura dari ruang kontrol.

"Aku benar-benar terkejut karna ada alien berbicara bahasa manusia, ini pertama kalinya, aku rasa kau itu kuat tak seperti serangga-serangga payah itu." balas Agosti pada Laura juga pada alien didepannya.

"Kau benar, perkenalkan namaku Loyskr."

"Baiklah, bagaimana kalau kita mulai pertarungan saling membunuh ini.!" tantang Agosti.

"Baiklah, aku mulai." Loyskr pun melompat maju kearah Agosti, saat jarak mereka sangat dekat. Loyskr memutar tubuhnya dan tentakel-tentakel dipunggungnya langsung mengarah pada Agosti.

Agosti dengan santai mendorong tubuhnya kebelakang dengan kedua kaki tanpa berpindah tempat,

"Menghindar?" kaget Loyskr. Tanpa ia sadari, kaki kanan Agosti mengayun keatas dan bersiap menghantamnya, belum sampai disitu. Agosti terlihat telah menangkap salah satu tentakel makhluk itu.

Buk..

Saat ayunan kaki kanan Agosti mengenainya, ia langsung menangkap kaki
Agosti.

"Apa? " kaget Agosti, hingga keduanya pun terhempas bersamaan karna kuatnya tendangan yang dilancarkan Agosti.

Bak..

Mereka berdua pun menabrak dinding, Agosti yang tubuh bagian atasnya ada dibawah langsung memutar tubuhnya dengan bantuan kedua tangannya yang bergerak sperti break dance.

Ia pun menghantakan kaki kanannya pada Loyskr. Namun makhluk itu menghindar hingga tendangan Agosti hanya menghantam dinding baja tersebut, terlihat dinding baja itu penyok.

"Lumayan kuat juga pukulanmu." ucap Loyskr.

"Kau lengah." ucap Agosti yang berdiri sambil mengangkat salah satu potongan tentakel.

"A..apa? Te..tentakelku.. Aaaaaa!!!"

"Hahahaha, kau berteriak seperti bayi." ejek Agosti sambil melesat kearah Loyskr dan

Buk.. Buk.. Buk.. Buk..

Dyess,

Agosti melancarkan pukulan bertubi-tubi tanpa jeda dan diakhiri dengan tendangan keras menghantam dada Loyskr.

"Jangan pernah lengah saat ditengah pertarungan, kau akan kalah jika tak fokus." ucap Agosti so bijak.

"Sepertinya aku harus menggunakan obatnya, makhluk ini tak terlihat akan kalah dalam waktu dekat." pikir Agosti.

"Lumayan hebat juga, Arkovist Claumbrseth. Kau lawan yang kuakui kuat." puji Loyskr yang bangkit.

"Whoa.."

"Jangan bahagia karna telah ku puji karna a.."

"Tidak, aku tidak bangga, hanya saja aku kagum padamu karna kau manusia pertama yang mengingat namaku meskipun aku hanya 1 kali menyebutkan nya saja, eh tapi kau kan alien. Emm maksudku kau makhluk pertama." potong Agosti.

"Kau bahagia karna aku dapat menyebutkan namamu dengan benar? Konyol."

"Itu tidak konyol, tapi sangat berarti bagiku."

"Terserah kau saja, tapi ingat satu hal, aku akan benar-benar serius kali ini."

"Baiklah."

Alien Attack : World War Chapter 75 - 2 Vs 2
Penulis : Alien Queen

Alien Attack : World War

Kesisi Laura.

"2 lawan 2, ini adil, tapi apakah benda yang menggeliat itu bagian dari tubuhmu?" tanya Laura pada Loios.

"Tentu, tentakel ini bagian dari tubuhku."

"Haah, aku iri padamu, aku tak punya benda seperti itu, yang kupunya cuma bokong besar ini."

"Dasar manusia, aku tau arti kata-kata yang kau ucapkan. Lawan aku dengan adil."

"Baiklah.baiklah aku akan serius ko." Laura menurunkan celananya. Ups. Ralat, Laura menurunkan senjatanya dan melepaskan pegangan senjatanya.

"Aku cukup bertarung dengan ini saja, karna ruangan ini terlalu kecil." ucap Laura sambil memegang 2 buah belati yang bentuknya tak seperti belati normalnya.

"Majulah."

Loios dan Laura melesat bersamaan dan saling menyerang, Loios menghantamkan salah satu tentakelnya yang mengeras dan Laura menangkisnya dengan belati ditangan kanannya. Adu belati dan tentakel yang keras itu terus terjadi.

Tink.. Tink.. Tink.. Tink.. Tink...

Mereka berdua pun mundur memberi jarak.

"Lumayan.."

"Cukup baik, hmm namamu Loios kan." tanya Laura.

"Hmm." jawab Loios singkat.

"Baiklah, perkenalkan aku Laura Jeirovrixcian. Dari bangsa Manusia." ucap Laura melesat kedepan mengayunkan kakinya dan.

Dum..

Pukulannya mengenai lantai karna Loios mundur menghindar.

"Lumayan kuat."

"Ini belum seberapa." Laura kembali melompat dan melayangkan pukulan demi pukulan, namun selalu ditangkis dan dihindari seolah ia tau arah gerak Laura.

Dyess...

Ayunan kaki kiri Laura tak disadari dan langsung menghantam perut kanan Loios.

"Agh..."
Loios terpental lumayan jauh.

Kesisi Agosti.

"Wah..wah wah.. Sepertinya aku juga harus serius." dengan cepat Agosti melesat kearah Loyskr dan pukulan demi pukulan saling beradu dengan keras.

"K..kau? Kenapa kau bertambah kuat dengan pesat?" tanya Loyskr yang merasa damage serangan Agosti sangat kuat.

Duag..

Tanpa ia duga, kaki kanan Agosti mengayun keatas tepat menghantam dagunya dan Loyskr pun terpental keatas.

"Ini adalah senjata rahasia manusia." ucap Agosti, ia pun melompat keatas dan meninju Loyskr yang tertancap diatas langit-langit.

Bamm...!!!

Langit-langit pun hancur dan tembus keatas, terlihat dibalik langit-langit itu adalah ruangan kosong. Loyskr pun terkapar tergeletak.

"Cih, sepertinya energiku akan segera habis."

"Bagus, itu pukulan yang bagus. Tapi takkan mampu untuk membunuhku," ucap Loyskr yang perlahan bangkit.

"Lalu bagaimana caranya agar kau bisa kalah?" tanya Agosti kelelahan, ia pun setengah bersujud.

"Mudah saja, kau harus menghancurkan tulangku, tapi karna aku telah memberitau kelemahanku, maka hal itu akan sangat sulit." ucapnya, terlihat tentakel tentakel yang mulai mengeras itu bergerak-gerak.

"Mudah saja." Agosti bangkit dan melompat kearah Loyskr dan melancarkan pukulannya bertubi-tubi, namun pukulannya ditangkis tentakel-tentakel yang keras itu.

"Sudah kubilang akan sangat sulit." ucap Loyskr santai, kumpulan tentakelnya terus bergerak cepat.

"Mudah saja. Caranya seperti ini." Agosti mengepalkan tangannya kearah wajah Loyskr dan

Phos..

Ldakan energi yang kecil membuat Loyskr mundur karna terkejut. Hal itu langsung dimanfaatkan oleh Agosti.

Jbuakkk...

Pukulan keras dilancarkan oleh Agosti tepat mengenai dada Loyskr hingga membuatnya kembali terhempas.

Agosti pun ambruk.

"Itu cukup bagus, tapi seperti yang telah kukatakan, hanya dengan menghancurkan tulang-tulangku agar aku mati." ucapnya yang kembali bangkit, ia berjalan perlahan kearah Agosti.

"Kuakui, kau memang hebat, tapi.. Ukhukh.." tiba-tiba tubuh Loyskr
tersentak. Agosti pun tersenyum tanda rencananya berhasil.

"A.apa yang terjadi?"

"Kau terlalu sombong, bahkan kau memberitauku kelemahanmu." ucap Agosti yang berusaha bangkit.

"Pukulanku yang terakhir adalah kumpulan padatan energi yang kuhantamkan langsung kedalam tubuhmu, kau sempat terhempas karna tekanan itu memaksa masuk energiku kedalam tubuhmu. Saat energiku ada dalam tubuhmu, maka akan terjadi ledakan kecil seperti tadi, namun dalam jumlah sangat banyak hingga menghancurkan tulang-tulangmu. Inilah teknik yang kupelajari dari para jendral." ucap Agosti bangga.

"K-kau.. Uwaa." tubuh Loyskr pun ambruk, ia tewas.

Bersambung.

Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 76

Bocah Redoks
2017-07-25 08:47:55
Ngapain jg nurunin celana buat bertarung. Faedahnya apa coba ?
Hiatus
2017-07-06 22:40:52
Oh yeah baby satu satu mulai tumbang tinggal nunggu hexari nongol oh yeah
Dwi Fitri
2017-07-06 03:52:39
Agosti kau memang hebat.. mengakhiri pertarungan dg cara yang keren..
Phoenix D
2017-07-05 19:34:27
Aliennya bodoh masa memberitahu kelemahannya..
Kenny
2017-07-05 15:10:08
oh,bukan ya. lalu itu apa hanya jendral AU aja atau semua jendral bisa melakukannya?
Kenny
2017-07-05 11:55:25
jdi itu rahasia kekuatan para jendral?
T S A
2017-07-05 10:29:37
Agosti cerdas juga ya
Zen Kureno
2017-07-05 09:24:11
Kagum karena namanya diingat oleh alien
BeeZero
2017-07-05 09:17:59
pukulan pamungkas !! mantap..next chapt !
Don Quixote
2017-07-05 07:24:01
Apa berikutnya AL yg ambil bagian?
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook