VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Alien Attack : World War Chapter 70

2017-06-12 - Alien Queen > Alien Attack : World War
161 views | 15 komentar | nilai: 9.92 (12 user)

Alien Attack : World War Chapter 70

Angkatan Darat.

Scene kembali ke tempat Hexari, ya padahal niatnya mau di chapter 71 atau 72, tapi jaraknya terlalu jauh. Jadi dia muncul lagi di chapter 70 biar cepet.

"Baiklah, sepertinya kau sudah tak pumya kekuatan lagi, jujur kau sedikit menghiburku. Tapi inilah ajalmu." ucap Jendral Jainneua yang terlihat sudah ada berada dihadapan Hexari, terlihat muncul tombak api merah membara yang terbakar siap di tusukan kearah Hexari namun.

Wush.. Duar...

Tiba-tiba saja Alien merah itu terhempas jauh menabrak reruntuhan dan terjadilah ledakan api.

"A..apa yang terjadi?" pikir Hexari yang bingung dengan apa yang baru saja terjadi dihadapannya.

"Kau tidak apa-apa tampan?" tanya suara wanita dengan suara lembut namun nadanya menggoda.

"Eh?" Hexari bingung dan berusaha duduk, terlihat wanita berambut pirang dengan panjangnya sepinggang sedang berdiri membelakanginya.

"Indahnya." gumam Hexari tanpa sadar. Ia langsung kelepek2 (lebay) karna pesona wanita itu.

Wanita itu pun berbalik dan ia langsung memberikan senyuman pada Hexari. Mendapat senyuman seperti itu Hexari langsung bengong dan melotot karna takjub melihat kecantikan wanita di depannya itu.

"Dasar nakal, jangan menatapku seperti itu, atau aku akan menciummu." ancam wanita itu dengan nada menggoda.

"Eh?? Me..menciumku, sepertinya aku salah dengar deh."Hexari langsung pucat. Sepertinya ia takut pada wanita yang agresif.

"Arya, berani-beraninya kau mengganggu kesenanganku, berani-beraninya kau memukulku seperti itu." ucap alien merah itu yang keluar dari reruntuhan, terlihat api besar membakar melahap sekitarnya.

"Maaf, tapi aku tidak akan membiarkanmu membunuh pria tampan ini. Apalagi aku belum menjamah bibirnya." ucap wanita itu yang membuat Hexari tambah merinding, aneh? Bagaimana bisa wanita yang tak ia kenal ingin melakukan hal itu padanya.

"A..apa maksudmu menjamah?"

"Ditambah, kekasihku bilang kalau aku harus melindunginya. Tak akan kubiarkan kau melukainya lebih dari ini." tambahnya.

"Ukhukh.." Hexari memuntahkan darah, ya meskipun lukanya meregenerasi, tapi sangat lambat hingga terlihat lukanya seolah makin parah saja.

"Lukaku semakin parah saja." pikir Hexari.

"Cih. Itu berarti kau ..."

"Ya,ya cepatlah majulah."potong wanita tersebut menantang. Dengan cepat kedua alien berbeda jenis itu melesat maju dan

Duar...

Kedua tinju mereka beradu hingga menciptakan tekanan energi yang luar biasa kuat hingga membuat reruntuhan di sekitar tambah hancur.

"Hm tidak buruk."

"Kau kira aku akan menahan diri hanya karna kau Arya."

"Tidak juga, dan jangan kira aku tak akan serius hanya karna kau jendral paling lemah."

Dink.. Dink..

Pukulan dan hantaman dilancarkan kedua pihak dengan gerakan yang cepat hingga yang terlihat oleh Hexari hanya tekanan energi yang menghancurkan reruntuhan- reruntuhan gedung.

"Cewek cantik dan seksi itu sangat kuat, apa sebaiknya aku kabur saja yah? Tidak.. Lukaku, lukaku sangat parah. Meskipun aku merasa energi dan tenagaku telah pulih, tapi karna luka ini aku tak mampu berdiri." gumam Hexari, ya merupakan suatu keajaiban Hexari mampu duduk, andaikan lukanya terdapat pada manusia lain, mungkin manusia itu telah mati.

Bhuwos...

Duar..

Tercipta ledakan api diudara.

Jendral Jainneua dan Wanita itu mundur memberi jarak. Mereka berdua sedang mengambang di udara, Terlihat beberapa bagian armor merah tersebut retak dan mengelupas, terlihat pada tinju wanita itu mengalir darah.

"Karna pria tampan ini membuat retakan, aku sanggup menghancurkan armornya." pikir wanita cantik itu.

"Ini belum selesai." Jendral Jainneua seketika terbakar dan dalam waktu sekejap mata telah berada dihadapan wanita cantik itu dan menghantamkan tendangan kaki kanannya. Sigap wanita tersebut menahan hingga ia pun terhempas kebawah.

Duar..

Asap pun mengepul ditempat jatuhnya wanita itu, belum sampai disitu, si armor merah itu langsung melompat dan melancarkan serangan kearah letak jatuhnya wanita itu.

Dum..

Ledakan api kembali terjadi. Namun, sosok yang ditargetkan tak ada disana.

"Kemana dia?"

"Aku disini." ucap wanita itu dibalik asap, tepanya 1 meter dibelakang Jendral Jainneua.

"Apa?"

Blank...

Saat wanita itu menjulurkan kedua tangannya ala gerakan kamehameha.

Sebuah gelombang langsung menghempaskan jendral merah terhebut sangat jauh.

"Pe..pertarungan mereka sangat dasyat." pikir Hexari yang kini hanya jadi penonton.

Terlihat sebuah reruntuhan langsung porak poranda atau mungkin langsung rata setelah Jendral Jainneua menghantamnya.

Jendral Jainneua langsung menghancurkan bongkahan tembok yang menimpanya, ia langsung melayang diudara, terlihat cambuk berlapis api telah ia pegang.

"Lumayan juga."

Dengan cepat Cambuk tersebut ia ayunkan dan

Ctar.. Ctar.. Ctar..

Bekas cambukan langsung terbakar api.

"Apa yang akan ia lakukan." gumam wanita itu.

"Hati-hati, makhluk api itu merencanakan sesuatu." ucap Hexari.

"Hm, terimakasih telah memberitauku tampan, aku pasti akan mengalahkannya, setelah itu aku akan menciummu. Jadi diam dan tidur manis saja. Maksudku tidur tampan saja."

Bhuwos..

Wush..

Dengan sekejap mata, wanita itu telah berada di hadapan Alien Api itu dan siap melancarkan pukulan, namun.

Saat tinjunya dilayangkan, tekanan energinya hanya menembus api yang membara.

"Aku disini." ucap Jendral Jainneua yang sudah ada dibelakang wanita itu.

"Aku tau." balas wanita itu, ia meluruskan kaki kanannya menendang Jendral Jainneua, namun lagi-lagi hanya kobaran api yang menerima serangannya.

"Rasakan ini." ucap Jendral Jainneua yang ada diatas melancarkan serangan dan

Jduar...

Terjadi ledakan api untuk ke sekian kalinya, efek ledakan menghilang, asap pun mulai menghilang tertiup angin. Terlihat kedua makhluk itu berdiri saling berhadapan dengan jarak 700 meter.

"Kau lumayan kuat juga, Arya, baiklah. Aku akan memperlihatkan kekuatanku yang sebenarnya.!" teriak Jendral Jainneua yang perlahan seluruh tubuhnya bercahaya merah.

"Dia mau telanjang?"gumam wanita itu.

"Haaaaa..."

"Hentikan itu Jendral Jainneua, anda tidak akan mampu mengalahkan bangsa Arya itu." ucap suara pria. Terlihat seekor alien dengan penampilan seperti manusia mengenakan armor tanpa helm.

"Jendral kedua, aku masih bisa bertarung." ucap Jendral Jainneua yang menghentikan luapan energinya hingga perubahannya tak terjadi.

"Tidak, saya lihat manusia itu mampu membuat luka dalam pada tubuh anda, jika anda berubah maka anda akan mati, karna energi anda dan armor anda tak akan memungkinkan." ucap pria itu sopan, padahal ia memiliki kedudukan yang lebih tinggi.

"Tapi."

"Sebaiknya kita kembali." potong pria alien itu dengan nada ramah dan sopan.

"Yo pria kekar, kau tidak ingin melayaniku?" tanya wanita cantik itu.

"Untuk saat ini tidak, maaf mengecewakanmu cantik."

"Kau tidak asik."

"Maaf, tapi tugasku hanya menjemput jendral keenam saja"

"Kita bermain lain kali saja sampai jumpa, Cantik." ucap pria mengedipkan mata yang kemudian terbang menjauh.

"Kita akan bertemu lagi manusia, dipertemuan selanjutnya, aku ingin pertarungan kau lebih serius agar dapat menghiburku." ucap Jendral Jainneua dengan nada menekan, ia pun melompat keatas dan terbang pergi. Kedua alien itupun menghilang daripadandangan kedua makhluk itu.

"Kau hebat nona, dalam beberapa menit kau mampu membuat retakan pada armornya." puji Hexari yang masih memaksakan duduk, ia tak terlihat kesakitan.

"Mmmh kau memujiku? Aku jadi malu, dipuji pria tampan yang bertelanjang dada membuatku ah.."

"Wanita aneh, tapi aku tak dapat menyangkalnya kalau ia memang sangat cantik." pikir Hexari sweatdrop dengan tingkah wanita itu.



Alien Attack : World War Chapter 70 - Beautiful Girl
Penulis : Alien Queen

Alien Attack : World War Chapter 70

"Aww." Hexari kembali merebahkan diri karna rasa sakit yang luar biasa ia rasakan.

"Kau tidak apa-apa?" ucap wanita itu yang menghampiri Hexari.

"Y..ya, sebaiknya kau jangan menyentuhku, seluruh tubuhku sangat sakit dan kulitku terbakar. Satu sentuhan lembut saja akan membuatku menderita."

"Kejam sekali jendral merah itu, membuat pria tampan sepertimu terluka parah. Sepertinya ada beberapa tulangmu yang patah."

"Seperti itulah. Ini sangat sakit."

Beberapa menit berlalu, Hexari tiduran karna tak kuat menahan rasa sakitnya.

"Jadi namamu Ruinsvlora"

"Ya. Lengkapnya Runisvlora Laquinea Varlarist." ucapnya sambil sedikit menunduk membuat rambut pirangnya terurai indah kedepan.

"Cantiknya.." kagum Hexari.

"Apa? Cantik?"

"Ya, maksudku namamu cantik. Ekhem, perkenalkan namaku.."

"Aku tau kau Hexari Pextragon kan." potong Ruinsvlora.

"Eh? Kenapa kau tau?"

"Kekasihku yang memberitauku."

"Hmm, benarkah? Apa dia kenal padaku? apa aku boleh tau siapa namanya?"

"Kekasihku adalah pria yang kau sapa Hexagon." ucapnya ramah sambil tersenyum.

"Heeee! Mu..mustahil pria bodoh dan menyebalkan itu punya pacar secantik dirimu.."

"Ekhem, seperti yang ia katakan, kalian selalu saling mengejek."

"Seperti itulah, la..lalu dimana dia sekarang? Alien api itu mengatakan padaku bahwa Hexagon sudah mati."

"Aku juga tidak tau, ia hanya bertemu denganku melalui proyeksi pikiran."

"Proyeksi pikiran? Apa itu?"

Bersambung.

Dengan ini berakhir sudah pertempuran Hexari

Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 71

Kapital
2017-06-19 18:57:09
kpan di lanjutkan?
Kiosuke
2017-06-16 05:39:56
yahh singkat,-
Rudy Wowor
2017-06-14 14:44:43
Hexari bakal punya teman duet bertarung, makin seru aja.
Shadexz fahrhezi
2017-06-13 20:47:04
Seru juga cerita ini ku baca dari awal chapter saja sampe ni akhir.. Tokoh utama gak selalu menang mudah itu seru jadi ada tantangan bikin penasaran baca terus.
BeeZero
2017-06-13 06:33:49
nah nahh lagi lagi cewek cantik yg mncul,,bsa dblng smua char cntik dn tmpan ya ?! so hexagon msh misteri antara mati dn tdk ?? sptinya para jndral alien sdng mmbwt rncana,dng brkmpulnya mrka,,
Phoenix D
2017-06-13 05:20:33
Apa benar ruinsvlora kekasih hexagon? Kalau menurutku dia cuma ngaku2
wahyu
2017-06-13 02:57:01
Sepuluh buat anda nona
Hiatus
2017-06-12 23:37:19
Oh yeah baby ternyata alien yg menyelamatkn hexari oh yeah
T S A
2017-06-12 22:42:05
Wah pacarnya hexagon perhatian juga ya ? Hexagon masih misterius nih ?
Bocah Redoks
2017-06-12 20:46:56
yosha. belum ada kejelasan soal hexagon. kisi kisi nya donk
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook