VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Alien Attack : World War Chapter 59

2017-04-26 - Alien Queen > Alien Attack : World War
205 views | 16 komentar | nilai: 9.92 (12 user)

Alien Attack : World War Chapter 59

Beralih ke tempat Agosti dan Laura.

Asap pun mulai menghilang, terlihat perisai trasparan warna hijau melindungi mereka berdua.

"Je..jebakan.." belum selesai disitu, tiba-tiba sebuah tentakel besar muncul dari lorong dan menyambar Laura. Karna sangat cepat, Laura tak sempat menghindar.

"AGOSTIII...!!!" Laura pun ditarik oleh tentakel tersebut.

"LAURAA..!!!" Agosti langsung berlari mengejar kearah Laura pergi.

"Sialan apa-apaan itu, masa ada gurita didalam pesawat.. Dan
sebesar apa gurita itu, tentakelnya saja seperti itu." pikir Agosti. Ia pun membuka alat pelacak, terlihat titik-titik hijau berjumlah sangat banyak berada di bagian atas, dan ratusan lain berada disemua tempat itu adalah para alien, lalu terdapat titik-titik warna merah berjumlah sangat banyak berkumpul di satu tempat, sebuah titik merah berada di dekat titik hijau

"Disana Laura, tapi yang benar saja, lokasinya berlawanan dengan lokasi para manusia berada." ia juga melihat titik merah yaitu dirinya sedang bergerak, tak jauh di depannya terlihat ada 3 jalan bercabang, tepatnya lorong bercabang. Disetiap lorong ada titik-titik hijau yang menunggu.

"Jika aku ke kiri maka ke tempat Laura, jika aku ke kanan maka ke tempat para manusia.." gumam Agosti, ia pun berhenti.

"Jadi yang mana yang harus kuselamatkan lebih dahulu, mungkin Laura, jika ia bebas maka kita bersama akan menghajar para alien."

"Tapi tunggu dulu, dia kan Warrior, dia itu kuat. Mana mungkin membutuhkan bantuanku, dia mampu mengatasinya sendiri. Baiklah kalau begitu aku ke.."

Ucapan Agosti terpotong ketika sebuah tentakel muncul dari lorong tengah dan menyambarnya lalu menariknya kedalam lorong tengah.

"SiaAAAALL..!!!" teriak Agosti menggema.

Ia ditaring dengan sangat cepat hingga tak butuh waktu lama, ia sampai pada pemilik sang tentakel, seekor gurita raksasa berada disebuah ruangan besar, mulutnya telah terbuka bersiap melahap Agosti.

"Kau mau memakanku? Makan ini dulu." dari kedua pundaknya muncul peluncur misil dan misil pun ditembakan kearah mulut makhluk itu yang telah terbuka lebar..

Duar... Duar... Duar...

Anrrr....

(Sfx nya gimana yah.)

Pokoknya makhluk itu mengerang kesakitan.

"Hyaaat.."

Slash.. Slash..

Tentakel yang melilit Agosti terpotong-potong, Agosti pun mendarat di hapan makhluk raksasa itu.

"Yang benar saja, masa gurita dapat bertahan di darat.. Eh tunggu dulu, makhluk ini kan alien, mungkin pernapasan gurita luar bumi berbeda dari gurita planet bumi." pikir Agosti.

"Apapun itu aku harus membunuhnya." teriak Agosti yang terbang melesat kearah makhluk raksasa berbentuk gurita tersebut.

Namun sekitar 3 tentakel menyerangnya secara beruntun.

Agosti membatalkan serangan dan menghindari serangan tentakel itu, namun belum sampai disitu, semua tentakel makhluk itu langsung menyerang Agosti.

"Binatang yang merepotkan.." geram Agosti, ia terus menghindari serangan tentakel-tentakel berukuran besar itu. Namun..

Bug..

Sebuah tentakel mengenainya dan membuat Agosti terlempar dan menabrak dinding pesawat yang terbuat dari logam itu.

"Ows.. Sial kenapa dindingnya dari logam sih. Aw punggungku sakit.." ucap Agosti yang duduk bersandar setelah punggungnya membentur dinding logam.

Tak memberi kesempatan, makhluk itu langsung menyerang Agosti lagi dengan tentakelnya.

"Cukup sudah." Agosti langsung bangkit, ia tak menghindar..

Slash.. Crash...

Entah apa yang terjadi, tentakel yang menyerangnya langsung terpotong, terlihat Agosti berjalan perlahan, tatapannya terlihat sangat serius.

"Maaf aku tak punya banyak waktu, jika kau tetap menghalangi jalanku maka aku akan membunuhmu." ucap Agosti, ia hendak pergi. Namun 2 buah tentakel langsung menyerangnya.

"Cih, itu yang kau mau.." Agosti melirik kebelakang dan

Slash.. Slash... Siuw...

Crat.. Crat.. Duar.. Duar...

Terjadi banyak ledakan kecil ditubuh gurita raksasa itu, tak hanya itu. Tubuhnya pun terpotong-potong darah merah memuncrat keseluruh ruangan.

"Aku sudah memperingatkanmu." ucap Agosti yang memasukan pedangnya, terlihat seluruh senjata api yang ada pada sayapnya langsung kembali ke bentuk semula.

Alien Attack : World War Chapter 59 - Tentacle
Penulis : Alien Queen

Alien Attack : World War

beralih ke tempat para prajurit angkatan udara.

Sheila dan Keil telah berhasil masuk, mereka terus masuk kedalam dan menghabisi para alien yang menghalangi.

"Teman-teman, aku dan Sheila akan menuju ruang kendali, kalian habisi para alien yang tersisa dan cari tempat para manusia berada, aku khawatir kalau para alien yang berjaga akan membunuh para manusia." ucap Keil melalui alat komunikasi yang tersambung masal.

"Baik." jawab semuanya.

"Lemy, ayo kita hajar semua alien." ucap Aley.

"Itu yang akan kulakukan." terihat mereka berdua pun telah masuk.

"Kau dengar itu?" tanya Iliya pada Chester, mereka berdua saling membelakangi, terlihat mereka masih berada diatas pesawat.

"Ya, didalam masih banyak, jadi aku pasti menang." jawab Chester.

"Kau masih bersemangat ternyata." ucap Iliya.

Mereka berdua pun kembali melawan para alien terbang yang tersisa.

Aruki membuka alat pelacaknya dan ia pun sangat terkejut.

"Apa-apaan ini.."

"Ada apa Aruki?"

"Apa yang terjadi."

"Teman-teman, lihat alat pelacak kalian."

Mendengar hal itu semuanya menghentikan aktivitas mereka dan melihat alat pelacak milik mereka masing-masing. Termasuk Iliya dan Chester.

"Yang benar saja, pasti radarku rusak." ucap Aria.

"Ti..tidak mungkin.."

"Sialan,." geram Keil, terlihat di hadapan Keil dan Sheila ada tentakel yang siap menyerang.

"Tentakel.?" gumam Sheila.

"Titik hijau besar itu menandakan ada alien berukuran besar, dan jumlahnya sekitar 11 titik di pesawat ini." ucap Keil.

"Sedangkan titik merah yaitu para manusia hanya ada 8 titik yang berarti dipesawat ini hanya ada kita saja." lanjut Sheila.

"Ditambah titik titik hijau lainnya berjumlah ratusan." tambah Aley.

"Ta..tapi bukan hanya itu.. Ki..kita tidak bisa.." ucap Chester.

"Terbang.." lanjut Iliya, ia pun jatuh terduduk, diikuti Chester, sepertinya mereka berdua telah mencapai batas mereka.

"A..apa yang harus kita lakukan?" tanya Aria yang putus asa.

"Teman-teman aku punya rencana, yang harus kita lakukan pertama kali adalah berkupul dahulu." ucap Sheila.

"Baik.."

Bersambung..

Ternyata angkatan udara yang awalnya masih berjalan mulus, ternyata kini mencapai jalan buntu. Lalu bagaimana selanjutnya? Nantikan aja beberapa chapter berikutnya, semoga aja ceritaku ini tidak membosankan dan akan kukurangi perpindahan scene nya.

Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 60

Sovaren DF F
2017-07-03 00:34:34
terjadi perpindahan tempat, tapi aku paham lah, karna baca marathon gak ada yang kelupaan
Zen Kureno
2017-05-09 18:38:50
Kok hekari enda tampil?
BeeZero
2017-04-27 18:40:55
udh ganti authorkah ?!
Tensha
2017-04-27 18:28:28
Pokoknya makhluk itu mengerang kesakitan << hihi greget banget narasi-nya
Bocah Redoks
2017-04-27 12:59:30
makin menegangkan aja nich . . .
Blackpearl Kwon Yuri
2017-04-27 05:48:12
Tolong laura, takut diapa2 in sama si tentakel
Don Quixote
2017-04-27 05:39:25
Apa sikap Agosti slalu mengeluh bgitu ya?
Dwi Fitri
2017-04-27 04:19:52
sudah tak sabar nih hexari vs alien api
Rudy Wowor
2017-04-27 00:38:05
Ya emang bagusan kalo tidak terlalu banyak perpindahan scenenya, 1 chapter cukup 2 atau 3 scene aja. Bacanya jadi tidak pusing.
T S A
2017-04-26 22:26:59
Scene nya hexari belum muncul ya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook