VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Alien Attack : World War Chapter 47

2017-03-21 - Alien Queen > Alien Attack : World War
219 views | 19 komentar | nilai: 9.86 (14 user)

Alien Attack : World War Chapter 47

"Bayi? Apa maksudmu?" tanya Laura yang sedikit bingung, bagaimana pun makhluk itu dipanggil bayi oleh Arora saja, Agosti hanya meniru.

"Nanti ku jelaskan, sekarang sebaiknya kita hindari dahulu benda- benda itu. Benda itu pemakan logam." jawab Agosti yang tampaknya panik.

"Apa? Jadi mereka akan..." balas Laura

"Memakan pesawat kita.." lanjut Agosti.

Kedua pesawat itu pun langsung terbang menghindar, menembus awan putih, meliuk-liuk. Namun robot-robot bulat itu terus mengejar.

Di tempat para prajurit angkatan udara yang sedang terbang, terlihat mereka sudah menghabisi semua makhluk yang menyerang.

"Hah..hah..hah.. Apakah sudah selesai?" gumam Chester.

"Jika hanya ini maka aku yang menang," balas Iliya disamping Chester, mereka berdua seperti Hexari dan Arora, mereka berlomba mengalahkan alien.

"Semuanya, jangan lengah, ada kemungkinan musuh akan kembali menyerang." teriak Aley.

"Ketua juga belum kembali." ucap Aruki.

"Tetap bersiaga, kurasa aku a.." ucapan Lemy terhenti, wajahnya jadi terlihat ketakutan, keringat mengucur di keningnya,

"Ada apa Lemy?" tanya Aley.

"Teman-teman li..lihat i..t..ittu!." ucap Lemy sambil menunjuk ke depan.

"Apa?" kaget Chester.

"Apa-apaan itu?" ucap Aria.

"Yang benar saja." Iliya tak percaya, sekitar 500 meter dari lokasi mereka, puluhan bahkan ratusan alien terbang bintang maupun bentuk manusia menuju ke arah mereka, terlihat sebuah UFO Terbang menjauh dengan dikawal ratusan alien itu.

"Se..segera hubungi ketua." ucap Iliya, Lemy segera menghubungi Agosti dan Aley segera menghubungi Laura.

"Ada apa?" jawab Agosti dan Laura serempak, mereka terus menghindari para robot bulat itu.

"Ketua, sebuah UFO
dengan dikawal ratusan alien terlihat menjauh." ucap Aley.

"Kami melihat sebuah pesawat dengan dikawal ratusan alien menjauh dari sini, apa yang harus kami lakukan?" ucap Lemy.

"Apa? Sial, ini benar-benar misi yang sulit." gerutu Agosti, Laura pun menghubungi sehingga kini keempatnya saling terhubung.

"Bagaimana Agosti?"

"Aku tidak yakin ini pilihan yang bagus tapi, dengarkan aku. Aku dan Laura saat ini dalam masalah. Aku minta kalian semua bergabung dan hadapi semua makhluk itu, kurasa pesawat itu membawa para warga kota. Sedangkan aku dan Laura akan menyelesaikan masalah ini dan menuju kota yang lain, apa kalian setuju?"

"Tak ada pilihan lain." jawab Laura.

"Aku setuju." jawab Lemy.

"Jika itu yang kau inginkan, kami akan berusaha." jawab Aley.

"Baiklah, semuanya,tunjukan kemampuan kita, jangan kalah dengan angkatan laut dan darat."

"Ya." komunikasi pun terputus.

"Bagaimana?" tanya Aruki. Lemy menatap Aley.

"Biar aku yang jelaskan, Teman-teman, ketua meminta kita untuk mengurus UFO sialan itu, sementara kedua ketua kita akan mengurus kota yang satunya."

"Jadi kita harus bergabung?" tanya Aria.

"Ya." jawab Lemy.

"Kalau begitu tunggu apa lagi, ayo beraksi.!" teriak Chester yang terbang duluan menyusul pesawat UFO yang tadi mereka lihat.



Alien Attack : World War Chapter 47 - Borroka Aire I
Penulis : Alien Queen

Alien Attack : World War

Di tempat Agosti dan Laura, komunikasi mereka masih terhubung.

"Laura, jika seperti ini kita akan berakhir, sebaiknya lakukan itu." ucap Agosti.

"Baik." Kedua pesawat pun terbang kearah yang berlawanan, terlihat puluhan robot itu berpencar menjadi dua kelompok.

Pesawat Agosti dan Laura terus bermanuver di udara menghindari bola-bola besi terbang itu.

Beralih ke sebuah pesawat.

"Wah wah wah.. Jendral, anda sampai mengerahkan semua prajurit anda." ucap seekor alien hitam setinggi 2 meter.

"Jendral Arkaixsta, aku tidak akan meremehkan si ksatria keenam Hexagon." jawab alien merah Jainneua.

"Apa maksudmu? Bukankah bangsa Arya itu telah kita bunuh?"

"Aku juga berpikir seperti itu, tapi pria sialan itu kemarin menemuiku dan mengacaukan armada ku."

"Apa? Ja-jadi dia belum mati?"

"Aku juga tidak tau, tapi yang jelas dia menyulut api perang antara kita dan para manusia rendahan."

"Apa dia memihak manusia?"

"Kurasa seperti itu."

"Apa kita harus melaporkan hal ini pada tuan kaisar? Tentang ksatria keenam yang masih hidup."

"Tidak, itu akan membahayakan kita, sebaiknya kita hubungi para jendral, kita diskusikan masalah ini."

"Benar juga, tentang benda itu dan pedang Hiltzailea pun masih harus di bicarakan."

"Kau benar."

Ke tempat Hexari.

Ia melompat sangat tinggi dan menebaskan pedangnya.

Srat...

Seekor alien langsung terbelah menjadi dua, ia pun menggunakan mayat itu sebagai pijakan untuk melompat dan menebas alien lain, Vestaka malah bengong memerhatikan Hexari.

"Oey Guardian, apa yang sedang kau lakukan? Cepat habisi makhluk sialan itu." teriak Yubel dari dalam mobil.

"Aku juga tau." balas Vestaka yang menyiapkan senjatanya.

Bziuw... Bziuw.. Bziuw...

Vestaka mulai menembak kan peluru-peluru yang ada di dalam senjatanya.

"Lihat saja, aku tidak akan kalah darimu Hexari." Vestaka pun menyuntikan serum pada tangan kanannya.

Seketika dalam hitungan detik, ekspresinya berubah, kekuatannya terlihat meningkat, Vestaka menembak sambil berlari maju.

"Oey berengsek, hati hati kau menembak jangan sampai mengena...."

Bziuw..

Belum selesai Hexari berucap, sebuah peluru melesat kearah pelipisnya, untungnya hanya menyerempet. Namun hal itu sukses membuyarkan konsentrasi Hexari hingga membuatnya jatuh.

"Dasar bajingan, sudah kuduga kau akan mengenaiku.!!" teriak Hexari yang jatuh.

Seekor Alien hendak menyambar Hexari dan....

Bersambung..

Huh lelah juga, terjadi pertarungan di ke tiga tempat, hingga harus selang seling. Moga aja kalian enggak pusing menyaksikan alur pertarungan beberapa scene yang berbeda.

Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 48

Sovaren DF F
2017-05-26 09:47:19
kukira karakter hexari itu bakal cool
Zen Kureno
2017-03-25 11:31:53
pusing sih memang soalnya bingung mana yang angkatan darat laut udara tapi yang jelas alien yang menyerang mereka ckckckckckckckckck
Ade Aja
2017-03-24 20:56:20
Sprtinya tak terlalu bingung kok jika si pembaca begitu menikmati ceritamu Aerilyn, bahkan ini jadi keseruan tersendiri dgn alur cerita yg berbeda.. Saya suka
Kleiss Effortles
2017-03-24 09:50:09
Aerilyn belum muncul lagi, ah wanita kawai itu kemana
Rudy Wowor
2017-03-23 17:36:54
Yang paling seru tetap pertarungannya Hexari.
ZENA LEO MONSTA X
2017-03-23 13:37:45
Dasar vestaka memang bajingan, mana tuh orangnya, biar gue bunuh aja
SESHOMARU INU
2017-03-23 13:06:11
Sekitar 30 prajurit bertempur di waktu yang sama, wajar lah pusing. Semangat Princess Alien Kawai Chan
ThE LaSt EnD
2017-03-23 06:24:21
untku mengingat alur crita, trkdang membaca alur chptr sblumnya,.
Bocah Redoks
2017-03-22 22:39:59
hahaha. authornya ikut pusing. itu pas adegan alien terbang kok kalimatnya agak aneh
Gouenji Shuuya
2017-03-22 21:52:48
Aley.. untung bukan alay
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook