VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Alien Attack : World War Chapter 44

2017-03-07 - Alien Queen > Alien Attack : World War
245 views | 12 komentar | nilai: 9.81 (16 user)

Alien Attack : World War Chapter 44

"Apa kau mendengar sesuatu?" tanya Agosti pada Laura.

"Sesuatu? Apa?" balas Laura.

"Seperti suara mendengung." balas Agosti.

"Kurasa sumber suara itu berasal dari sana." ucap Aley sambil menunjuk ke atas.

"Ga..gawat.." Puluhan misil pun langsung menuju kearah dua pesawat tersebut dari tempat yang di tunjuk oleh Aley yang ternyata benda yang mendengung itu adalah UFO.

Waktu kembali mundur saat setelah jendral Zenitya dan Hexari menghabisi semua alien yang menyerbu.

Alien P.O.V (jarang2 pake POV, biasanya langsung aja, seperti author POV atau Hexari POV. Saat perubahan sudut pandang aku enggak pernah menggunakan kata POV.)

Scene berada disebuah ruangan yang terlihat banyak benda terang dengan banyak alat aneh bertebaran di tempat tersebut.

Seekor Alien merah dengan memakai pakaian seperti baju zirah sedang memperhatikan benda-benda eksperimen.

Rambut merah seperti rambut manusia yang dimiliki alien tersebut berkibar setelah hembusan uap terjadi saat sebuah alat beroperasi. Seekor alien yang tubuhnya bersisik seperti reptil pun muncul.

"Nona, pesawat 12 telah dihancurkan oleh para manusia. Semua awak dibunuh." ucap alien tersebut melaporkan atas apa yang diperbuat jendral Zenitya dan Hexari.

"Apa? Kenapa kau tak mengurus makhluk rendahan itu dengan benar hah!" bentak alien merah dengan suara wanita itu.

Wush... Bruk...

Entah apa yang terjadi, Tiba-tiba saja alien yang melapor itu terhempas jauh keluar dan menabrak dinding, terlihat dinding pun hingga retak.

"Ma..maafkan saya nona, tapi saya rasa para manusia yang membunuh semua awak pesawat 12 bukan berasal dari kota."

Tap.. Tap...

Alien merah itu berjalan perlahan menuju alien yang masih tertancap di dinding.

"Apa maksudmu?"

"Ukhukh.. Sa.. Saya rasa manusia yang membunuh para awak adalah manusia terlatih, bahkan alien kelas Tera(alien terakhir yang di hadapi jendral Zenitya dan Hexari) tak mampu menghabisi manusia itu."

"Kau tidak berbohong kan? Mana ada manusia sekuat itu?"

"Anda terlalu naif jendral Jainneua, kau tidak boleh meremehkan manusia." ucap suara pria dari sebuah lorong.

"Siapa kau?" tanya alien merah Jainneua.

"Saya adalah.. Ksatria keenam." ucap pria itu yang kini terlihat jelas ia berambut pirang, ya dialah si sosok pria misterius yang beberapa kali muncul.

"K..kau.."

Wush...

Cambuk merah dengan cepat menyambar kearah pria misterius berambut pirang itu namun.

Bhuos...

Kobaran api langsung tercipta di tempat bekas cambukan, namun hal itu tak membuat luka sedikitpun pada si pria misterius.

"Apa kau lupa, kalian para jendral telah membunuhku di atmosfir bumi?" ucap pria misterius itu dengan senyuman.

"Dengan kata lain, saya yang ada di sini tidak lah nyata." lanjutnya.

"Arya, makhluk bangsa arya ada disini, tunggu dulu. Bukankah seluruh bangsa Arya telah dimusnahkan bersama planetnya." gumam alien yang tertancap di dinding.

"Hmm jadi kau hanya perwujudan dari pikiran hah? Lalu apa yang akan kau lakukan? Kau bahkan tak dapat menyentuh sesuatu."

"Hahahaha, anda salah. Tidak lihatkah anda, bahwa saya dapat menginjak lantai ini, apa anda tidak mendengar bunyi jejak kaki saya. Hah lupakan, saya hanya memperingatkan anda bahwa akan ada manusia yang akan menuntaskan tugasku, tugas ksatria keenam. Dan satu lagi, para manusia akan datang menyelamatkan semua warga kota yang kalian kurung." ucap pria misterius itu yang perlahan memudar dan menghilang.

"Apa maksudnya.. Cih apapun itu, misi kali ini tak boleh gagal. Sauqorine, segera kirimkan para prajuritku untuk membawa semua manusia rendahan itu ke tempat penampungan." ucap Jainneua.

"Ba.baik."

Di sebuah ruangan..

"Jendral Jainneua memerintahkan para prajurit segera terjun membawa para manusia."

"I.. Itu tidak mungkin, semua kendaraan sedang mengalami gangguan."

"Gangguan apa?" tanya jendral Jainneua yang tiba-tiba datang.

"Gelombang elektromagnetik."

"Sial, Hexagon, kau.. Benar benar membuatku kesal.!!!" teriaknya, terlihat api muncul di seluruh Armornya.

"Je..jendral tenanglah, anda bisa membakar seluruh tempat ini."

"Sial, cari dimana sumber lokasi gelombang itu.!"
ucap Jainneua.

"Baik... Sumbernya... Dari belakang tubuh anda.."

"Apa?"

Duar.,...

Sebuah ledakan kecil pun terjadi
di tempat itu.

"Hexagon keparaaaatttt!!!"

Alien Attack : World War Chapter 44 - Mysterious Man.
Penulis : Alien Queen



Alien Attack : World War

Keesokan harinya puluhan unit UFO diturunkan, sekitar 5 ekor alien terjun kedalam laut.

Puluhan alien berbentuk binatang yang memiliki sayap langsung terbang menjelajahi langit biru yang cerah tersebut.

"Bawa semua manusia dari seluruh kota yang ditargetkan, jika ada yang mengganggu maka.. HABISI."

"Wah wah wah apa aku telah menyulut api peperangan." ucap pria misterius itu, ia sedang melayang diatas langit.

Kembali ke waktu sekarang.

"Para Alien menyerang." ucap Agosti, terlihat selain puluhan misil menuju kearah mereka, para alien berbentuk binatang yang terbang tengah menukik menuju dua pesawat jet.

"Agosti, ayo kita hancurkan.."

"Baiklah, semuanya gunakan perlengkapan kalian dan hajar para makhluk sialan itu." ucap Agosti.

Kedua pesawat jet langsung melaju dengan cepat menghindari puluhan misil, namun semua misil terus mengejar.

"Sekarang.." teriak Agosti dan Laura serempak. Seketika semua prajurit melompat keluar dari pesawat jet dengan perlengkapan perang yang telah mereka kenakan, kecuali Agosti dan Laura yang mengemudikan pesawat.

"Baiklah aku mulai." ucap Sheila, ia menembak semua misil.

Duar.. Duar.. Duar..

"Itu belum cukup.." ucap Keil yang juga menembak misil yang tersisa..

Duar.. Duar.. Duar...

Ledakan terjadi di angkasa.

"Kita juga tak boleh diam, disana para alien sialan menunggu kita." ucap Lemy.(dia pernah muncul di angkatan laut bersama Adder dan Aley.)

"Yosh" ucap Aley.

Aruki, Iliya, Lemy, Aria, Chester, Aley, menuju para alien terbang yang tak jauh dihadapan mereka di ikuti Sheila dan Keil yang telah menembakan amunisi.

"Baiklah, aku harap aku akan berguna di tim ini." pikir Aruki, ia pun mengeluarkan pedangnya dan.

"Hyaaa.." ia terbang dengan cepat dan melancarkan serangan pertama.

Srat.. Srat.. Srat..

Beberapa alien terbang langsung tumbang.

"Lumayan, tapi aku juga tak akan kalah." ucap Chester yang Juga mengeluarkan pedangnya.

"Ayo kita berlomba." tantang Iliya yang telah maju terlebih dahulu.

Disisi Agosti dan Laura, mereka terbang mencari UFO
yang menembak kan misil tadi.

"Dimana pesawatnya?" tanya Laura. Hanya pemandangan langit biru dan awan saja terlihat.

Ngiiing...

Suara tadi kembali terdengar, kali ini sangat jelas terdengar.

"Suaranya.... dari bawah." teriak Agosti.

Bersambung..

Udah 1000 kata atau belum yah, tapi maaf kalau belum 1000 kata, aku ada urusan

Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 45

Dwi Fitri
2017-06-11 04:16:00
Hexagon itu alien kan? tapi kok di beberapa chapter sebelumnya diceritakan berambut pirang ya?
Sovaren DF F
2017-05-25 09:20:09
Perang belum juga dimulai, masih awal-awal aja.
ZENA LEO MONSTA X
2017-03-23 13:31:21
Kalau di ingat-ingat banyak juga prajurit cewek diceritamu
Vestaka Pyrokinesis
2017-03-23 12:21:29
Bagaimana cara hexagon melakukannya yah
Ade Aja
2017-03-07 20:48:37
Be2rapa misteri terungkap, dan kini aq sdkit mengerti mengapa Hexagon mau menyerang para Alien n mMbntu Hexari, Sdgkan dia mkhluk luar angkasa juga. menurut q Hexagon blm mati..
Gouenji Shuuya
2017-03-07 18:51:03
Pertarungan di udara yg sengit
ThE LaSt EnD
2017-03-07 13:16:15
atau mungkin para Ksatria bangsa Arya.. sbnenarnya msh hdup.., walau bukan brupa jasad seutuhnya..
BeeZero
2017-03-07 10:00:08
wow jd dri bangsa Arya,,hexagon ???
Rudy Wowor
2017-03-07 09:48:08
Aku masih menunggu Hexari mengamuk.
Bocah Redoks
2017-03-07 09:31:44
jadi pria misterius itu hexagon yach
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook