VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Alien Attack : World War Chapter 42

2017-02-28 - Alien Queen > Alien Attack : World War
232 views | 17 komentar | nilai: 9.91 (11 user)

Alien Attack : World War Chapter 42

Keesokan harinya, scene berada di kamar Hexari.

"APAAAA? K..kau menghancurkan motorku?" teriak Violin yang luar biasa kaget.

"Ahahaha maafkan aku, kemarin motormu kugunakan untuk menghantam alien bersayap, dan motormu meledak." balas Hexari.

"Kejam sekali kau, menggunakan motor kesayanganku untuk menyerang alien." bentak Violin sambil mencengkram kerah jaket Hexari sambil menggoyangkan kedepan dan kebelakang.

"Hei.hei.. Aku bisa mati jika terus begini." ucap Hexari. Violin pun melepaskan cengkramannya dan langsung berjongkok.

"huwaaa.. Motor kesayanganku... Tidak.. Tidak..." teriak Violin sambil berlinangan air mata.

"Ga..gawat.. Apa yang harus kulakukan.." pikir Hexari kaget.

"Ja..jangan menangis, kita bisa minta lagi pada jendral wanita kan.?" ucap Hexari coba menghibur.

"Tidak mau.. Aku mau motor kesayanganku, aku tidak mau yang lain.." rengek Violin yang terlihat seperti anak-anak.

"Kau tau kemampuanku kan, bagaimana jika sekarang kita merancang motor yang serupa dengan motor milikmu?"

"Bagaimana caranya? Memangnya kau tau seperti apa motor milikku?" tanya Violin yang terlihat mulai berhenti menangis, ia mulai menghapus air matanya.

"Aku tau, aku kan pernah menyentuh dan membaca seluruh bagian motormu, kita pasti bisa membuat motor yang serupa." ucap Hexari sambil memegang kedua bahu Violin dan perlahan mengangkatnya untuk berdiri.

"Tapi hari ini kan kita ada misi." ujar Violin yang teringat bahwa hari ini adalah hari yang ditentukan untuk melaksanakan misi penyelamatan manusia.

"Benar juga, hmmm bagaimana jika sudah selesai menyelesaikan misi, kita merakit motor bersama-sama?" ajak Hexari.

"Hmm, ya sudah. Tapi janji yah jangan sampai lupa!"

"Aku berjanji, setelah misi selesai kita akan merakit motor baru mu."

"Hmm." Violin mengangguk tanda ia setuju.

"Sebaiknya kita sarapan dahulu, sebentar lagi kita akan bergabung dengan yang lainnya." ucap Hexari mengajak sarapan.

Setelah selesai sarapan, mereka pun bersiap siap, berpakaian dan membawa senjata yang diperlukan.

Scene berada di sebuah lorong, dengan pakaian dan senjata yang ditentukan, Hexari dan Violin berjalan melewati lorong.

"Jadi di tim kita ada berapa orang?" tanya Hexari membuka paercakapan.

"6 orang, kemarin aku sudah di beri informasi, anggota di tim kita yaitu. Yubel sebagai ketua, karna dia adalah seorang warrior dan seperti yang kukatakan kemarin, dia cocok menjadi pemimpin. Lalu aku, Neves, Vestaka, Aulyn dan yang terakhir adalah kau Hexari. Jadi di tim kita ada seorang Warrior dua orang Knight dan dua orang Guardian juga seorang Soldier." ucap Violin panjang lebar.

"Soldier? Aku maksudmu?" tanya Hexari sedikit kaget.

"Tentu saja, pagi tadi namamu resmi berada di jajaran Soldier, kau tidak melihat daftar nama prajurit?"

"Tidak, lagipula hal itu tidak penting menurutku." balas Hexari.

Tiba lah mereka di luar markas, terlihat seorang wanita sedang berdebat dengan jendral Zenitya.

"Yo, kalian berdua terlambat." sapa Neves yang sedang bersandar di dinding.

"Apa yang terjadi?" tanya Violin tak menghiraukan.

Scene beralih ke angkatan laut. Semua prajurit yang akan melaksanakan misi sudah berbaris dengan rapi. Terlihat jendral Guimor berada di hadapan para prajurit.

"Kukira kalian tidak akan datang, ekhem baiklah misi dimulai sekarang, aku sudah menginformasikan semua nya kepada orang yang akan menjadi ketua kalian, jadi turuti apa yang dikatakan ketua kalian. Ingat, pastikan kalian berhasil dalam misi pertama ini, jika gagal aku akan mencincang kalian dan kuberikan daging kalian pada hiu." teriak jendral Guimor.

"Eh ancamannya berubah, padahal kemarin tidak seperti itu?" pikir Karina. Aerilyn pun mengangkat tangan.

"Ya, ada apa?" tanya jendral Guimor.

"Jendral, bukannya ada dua kota yang akan kita selamatkan?"

"Ya, lalu.?"

"Kenapa tim nya tidak dibagi menjadi dua saja? Bukankah hal itu akan lebih cepat. Kemungkinan para alien membawa semua manusia secara bersamaan." kata Aerilyn mengemukakan pendapatnya.

"Eh kau benar juga, aku lupa tentang hal itu. Hm terimakasih telah memberitauku, ekhem.. Baiklah, tim akan dibagi menjadi dua, dan kedua warrior akan menjadi ketua di masing-masing tim. Kalian berdua kemari lah." ucap jendral Guimor, dua warrior pun maju kedepan.

"Dasar tidak punya pendirian." pikir seseorang.

"Gravrik dan Vilia, kalian pilihlah prajurit yang akan berada dibawah pimpinanmu.! Secara bergiliran.!"

"Baik, aku yang pertama memilih." ucap Gravrik.

"Aerilyn Shilaexs." ucap Gravrik, Aerilyn pun memisahkan diri, ia berjalan ke kiri tepat di hadapan Gravrik.

"Selalu saja wanita cantik itu yang selalu jadi yang pertama." pikir Vils

"Aronia Natsumi." ucap Vilia, Aronia pun memisahkan diri, ia berjalan ke kanan tepat di hadapan Vilia.

"Padahal aku ingin satu tim dengan senior." pikir Aronia.

"Vils Snyder." ucap Gravrik.

"Dan aku satu tim dengannya, ini luar biasa." pikir Vils

"Navira Alerta." ucap Vilia.

"Karina Volnastar." ucap Gravrik.

"Hore.. Aku satu tim dengan senior." pikir Karina.

"Gilga Albataros." ucap Vilia.

"Karui Egafna." ucap Gravrik.

"Yes.." gumam Karui.

"Arana Luminor." ucap Vilia.

"Ruka Irlanstia." ucap Gravrik.

"Yang terakhir Lizi Elforna" ucap Vilia.

"Baiklah, kalian sudah dipilih, misi dimulai." ucap jendral Guimor.

"Siap laksanakan." semuanya membubarkan diri dan berjalan menuju kearah dua buah mobil yang cukup besar, di depan terdapat 4 buah jok, dan terdapat bak di belakangnya.

Aerilyn duduk di depan disamping Gravrik yang mengemudi. Kendaraan pun dinyalakan dan mereka pun berangkat.

"Yaaahh.. Aerilyn duduk di depan, padahal aku ingin duduk disampingnya." itulah yang dipikirkan semua prajurit yang ada di mobil tersebut, Gravrik hanya biasa- biasa saja, meskipun duduk berdampingan, ada jarak diantara mereka berdua.

Alien Attack : World War Chapter 42 - Mission Begins
Penulis : Alien Queen

Alien Attack : World War

Scene beralih ke angkatan udara.

Terlihat semua prajurit yang akan melaksanakan misi sudah berbaris dengan rapi, dengan senjata dan yang lainnya diletakan dibawah kaki, angin bertiup kencang ditempat itu.

"Baiklah, ini adalah misi pertama kalian, aku harap kalian dapat menuntaskan misi ini dengan sukses, anggap saja kita sedang bersaing dengan Angkatan laut dan Angkatan darat, jadi jangan kalah bersaing, buktikan bahwa angkatan udara itu kuat dan hebat." ucap jendral Erthogrul memberi semangat.

"Kalian telah dibagi menjadi dua tim, aku telah menginformasikan kepada dua Warrior yang akan menjadi ketua di tim kalian. Ingat kalian harus kompak dan saling melindungi, kerja sama tim lah yang menentukan keberhasilan sebuah tugas. Baiklah, hanya itu yang ingin kusampaikan, semoga kalian berhasil. Misi dimulai."

"Siap laksanakan." semuanya bubar dan berjalan menuju dua buah pesawat jet yang lumayan besar
untuk beberapa orang.

"Tunggu duku, apa-apaan ini.!" teriak Arora yang tiba-tiba keluar dan berjalan menuju halaman, terlihat beberapa orang yang menahannya pun malah K.O.

Seketika hal itu membuat pandangan semua orang tertuju pada Arora.

"Ada apa Arora?" tanya jendral Erthogrul.

"Tuan jendral, Kenapa aku tidak ikut? Kenapa anda tidak mengikut sertakan diriku pada tugas ini?" ucap Arora di hadapan jendral Erthogrul

"Aduh, apa-apaan sih dia?" gumam Agosti menepuk jidatnya, ia sangat malu dengan apa yang dilakukan sahabatnya itu, apalagi terlihat Arora hanya mengenakan tanktop dan celana pendek.

"Mau bagaimana lagi, kau masih terluka, maka kau tidak di izinkan ikut." balas jendral Erthogrul santai.

"Tapi aku masih bisa bertarung, kau bisa mencobanya.."

"Benarkah, baiklah jika memang benar apa yang kau katakan itu benar, coba maju." tantang jendral Erthogrul.

"Khi.. Aku datang." Arora menyuntikan serum ke paha kirinya dan berlari kearah jendral Erthogrul, semua orang menyaksikan hal itu. Saat Arora bersiap melancarkan serangan, tiba-tiba.

Buak...

Kaki kanan jendral Erthogrul lurus kedepan tepat menghantam perut Arora.

Bruk..

Arora pun langsung terkapar tak sadarkan diri.

"Langsung kalah..???" kaget semua orang yang menyaksikan hal itu.

"Arora langsung pingsan? Jendral kita memang menakutkan." kaget Agosti.

"Hm, kau masih sakit, orang sakit sebaiknya istirahat. Cepat bawa Arora Kazarina keruang perawatan." ucap jendral Erthogrul sambil berjalan pergi, seketika orang-orang yang K.O. Tadi lansung bangkit dan membopong Arora. Jendral Erthogrul pun menghentikan langkahnya.

"Dan kalian, lupakan tentang barusan, konsentrasilah pada misi." ucap jendral Erthogrul pada para prajurit yang hendak naik pesawat.

Semuanya pun mengangguk dan melangkahkan kaki menuju pesawat.

Kembali ke angkatan darat.

"Aku tidak mau bersama pria pengacau itu, mohon pertimbangkan kembali nona jendral." ucap Yubel yang menolak Hexari menjadi bagian dari tim nya.

"Tidak bisa, lagipula tim yang lain sudah berangkat lebih dulu." tolak jendral Zenitya.

"Tapi.."

Bersambung..

Lumayan panjang juga. Lebih dari 1200 kata nih.

Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 43

Dwi Fitri
2017-06-10 20:53:06
Jadi, perang yang selama ini terjadi adalah misi penyelamatan umat manusia yah.. ok ok
Sovaren DF F
2017-05-25 09:11:50
Chapter kali ini bisa dibilang prolog perang panjang nih
Blackpearl Kwon Yuri
2017-03-23 12:51:18
Arora langsung kao dalam satu hantaman
ZENA LEO MONSTA X
2017-03-05 18:07:57
jiah, pada pengen sama Aerilyn, aku juga mau dong #tatapan mesum
Vestaka Pyrokinesis
2017-03-05 09:01:30
katanya knight ranking 2, tapi kalau nangis malag seperti anak2
Alien Queen
2017-03-02 20:15:19
Vestaka Pyrokinesis namamu udah ada dalam daftar.
chichay
2017-03-02 13:50:10
karena selalu terkena mslh.kmampuan hexari tdk diperhitungkan
Nugroho Hamisetiadi
2017-03-02 09:14:44
Karena ceritanya sering 'beralih scene',, jadi suka 'pusing' nih,, kadang2 lupa yang tadi itu siapa,, lagian nama2-nya 'aneh2',, inspirasi dari mana tuh sis ?!? 😁😂😀 Tapi sip lah,, LANJUUUTT
Bocah Redoks
2017-03-01 19:32:19
apa para jendral lebih hebat daripada rank 1 ?
Ade Aja
2017-03-01 17:48:55
Aq tggu kelanjutanNy Aerylin,, krn aq menunggu saat2 perang dimulai...
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook