VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Alien Attack : World War Chapter 40

2017-02-20 - Alien Queen > Alien Attack : World War
238 views | 13 komentar | nilai: 9.64 (11 user)

Alien Attack : World War Chapter 40

"Sekuat itu kah dia?" tanya Altra.

"Hm, tapi pertarungan belum berakhir, setelah semua garjare mati, tiba-tiba dari langit muncul seekor alien besar, makhluk itu memiliki sayap seperti serangga. Kami pun melawan makhluk itu. Dan disanalah aku hampir terbunuh untuk kesekian kali olehnya, meskipun serangannya kuat, tapi serangan Hexari selalu meleset dan tak jarang hampir mengenaiku." lanjut jendral Zenitya.

Semuanya pun melirik kearah Hexari yang sedang tertidur, mulutnya terbuka.

"Anda tidak mengada-ngada kan jendral?" tanya Lio tak percaya.

"Aku sedikit ragu." gumam Altra.

"Hm jika seperti itu, kenapa anda terus menghajarnya?" tanya Violin.

"Bukan hanya hampir membunuhku, tapi dia juga merobek pakaianku sehingga pada saat itu aku hanya memakai pakaian dalam dan celana pendek saja. Untung aku punya baju ganti waktu itu." kesal jendral Zenitya yang merasa dilecehkan dan dipermalukan, bagaimana pun juga dia adalah seorang jendral yang memiliki wibawa dan harga diri.

"Heee.." kaget semuanya.

"Ba..bagaimana hal itu bisa terjadi?" tanya Lio.

"Ya, bagaimana hal itu bisa terjadi?" timpal Altra.

"Aku tidak ingin menceritakannya, yang jelas aku ingin membunuhnya sepuluh kali waktu itu."

jawab jendral Zenitya.

"Hm jadi seperti itu ceritanya." ucap Violin.

"Ya. Tapi bukan hal itu yang hendak kusampaikan, selain membahas tentang naiknya kedudukan Hexari, aku juga ingin membahas tentang apa yang ku terangkan tadi siang." balas jendral Zenitya.

"Tentang misi penyelamatan umat manusia yah." gumam Violin.

"Benar, cepat bangunkan Hexari.!" ujar jendral Zenitya.

"Oey bangun.!" teriak Lio sambil mendekat kearah Hexari, namun tiba-tiba.

Buak....

Tiba-tiba sebuah kursi dihantamkan ke tubuh Hexari oleh Altra. Hal itu membuat Hexari bangun.

"Gyaaha.. Sa..sakit.. Apa-apaan itu hah? Siapa yang melakukan itu?" teriak Hexari yang bangun dari tidurnya sambil mengelus tubuhnya yang sakit.

"Aku yang melakukannya, kau seenaknya saja tidur dasar berengsek.!" jawab Altra dengan nada tinggi.

"Kau terlalu berlebihan." ucap Violin.

"Tidak juga, menurut nona jendral dia kan sekuat warrior, ini bukan apa-apa." balas Altra yang berdiri di hadapan Hexari.

"Tapi tetap saja.."

"Siapa yang kau sebut berengsek hah?" ucap Hexari dengan nada tinggi.

"Tentu saja kau." balas Altra yang juga dengan nada tinggi.

"Kau ngajak ribut yah.."

"Kalau iya kenapa?"

"Bisa kalian hentikan pertengkarannya, kita disini akan membahas sesuatu yang penting." leray Lio dengan nada tinggi.

"Hah, dasar Hexari, dia tidak bisa akur dengan pria manampun." pikir Violin.

"Dengarkan aku.!" tegas jendral Zenitya yang membuat ruangan itu jadi hening.

"Aku akan membuat dua grup dan kukirim ke dua kota. Dari setiap grup akan ada Warrior, Knight dan Guardian." ucapnya.

"Berarti aku tidak ikut dong, hah syukurlah." ucap Hexari yang bersyukur karna tidak ikut. Ia duduk di sofa.

"Kau tetap ikut." bantah jendral Zenitya.

"Apa? Aku kan hanya seorang army, jadi tidak ikut." sergah Hexari.

"Tapi kemampuan mu setingkat dengan Warrior, atau knight. Maka dari itu aku mau merekomendasikan mu naik kedudukan." balas jendral Zenitya.

"Hmm, payah. Padahal aku sedang linu-linu gara-gara tadi pagi." balas Hexari malas.

"Baiklah, aku akan ikut, dan jika kedudukanku dirubah, sebaiknya aku jadi soldier atau guardian saja." ucap Hexari yang bangkit, ia pun beranjak pergi.

"Kau mau kemana?" tanya Violin.

"Aku lapar, aku mau makan dulu, mau ikut?" Hexari berjalan pergi dengan menyeret pedangnya menggunakan tangan kirinya.

"Eh tunggu dulu, aku ikut. Baiklah jendral, aku permisi dulu." ucap Violin yang beranjak.

"Pria itu, selalu saja seenaknya, tak menghargai siapapun, hanya tuan Hailey yang ia hormati." ucap jendral Zenitya.

"Kalau begitu saya juga permisi, saya ada urusan." ucap Altra yang kemudian beranjak.

"Silahkan." ucap Jendral Zenitya mempersilahkan.

"Apa yang anda perbuat hingga Hexari begitu menghargai anda Jendral Hailey."

Di tempat Violin, ia sudah menyusul Hexari.

"Besok kita akan beraksi, jika di ingat-ingat, ini pertama kalinya kita menyelamatkan umat manusia." pikir Violin yang berjalan di samping Hexari. Dari kejauhan Neves memperhatikan Violin.

"Vio.." gumamnya,

Kembali ke tempat jendral Zenitya.

"Ngomong-ngomong, jika kalian berdua berhasil membunuh semua alien di kota, kenapa anda dan anak itu tidak mencari keberadaan para manusia?" tanya Lio.

"Waktu itu tubuhku dan waktu tidak mendukung juga keadaan, aku sudah kehabisan tenaga, selain itu aku tidak tau jalan menuju ruangan rahasia menuju bawah tanah di kota itu. Aku terlalu lelah untuk mencarinya." jawab jendral Zenitya datar.

"-_-, tapi saat anda menghajar anak itu, anda terlihat sangat bersemangat dan penuh tenaga." balas Lio

"Itu beda cerita lagi."

"Aku semakin tertarik dengan apa yang ada pada dirinya Hexari Pextragon, kau memiliki banyak misteri." pikir jendral Zenitya, ia pun bangkit dari tempat duduknya.

Alien Attack : World War Chapter 40 - Announcement Of Mission
Penulis : Alien Queen

Alien Attack : World War

Di tempat Altra.

"Aku juga akan turun, hm untunglah hanya aku dan wanita itu warrior yang ikut serta." gumamnya.

Kita mundur waktu, kembali saat pagi hari saat di adakan pengumuman.

Di angkatan darat.

Semuanya berbaris rapi, mentari pagi mulai menampakan wujudnya dan menyinari tempat itu.

"Saat pertemuan kemarin, aku dan dua jendral lainnya berjumpa dengan Warrior ranking 1."

"Rangking 1?" semuanya terkejut dan bertanya-tanya.

"Dia adalah prajurit terkuat negara kita." lanjut jendral Zenitya.

"Memangnya sekuat apa sih rank 1 itu, begitu melegenda nya dia." ketus Hexari.

"Hah, Violin akan menjelaskan nya padamu, sekarang dengarkan aku dulu." ucap Jendral Zenitya.

"Dengarkan aku." semua prajurit kembali hening. Posisi mereka dalam keadaan istirahat ditempat.

"Ada misi yang harus kalian jalani, maka dari itu, aku akan menunjuk beberapa diantara kalian untuk ikut serta melakukan misi ini, misi menyelamatkan manusia."

"Menyelamatkan manusia?"

"Ranking 1 menjelaskan padaku jika ada beberapa kota yang di serang oleh alien, dan para warga kota nya diculik oleh alien itu. Sejauh ini ada 7 kota yang diserang oleh para alien dan baru satu kota yang seluruh warga kota nya sudah dibawa, tinggal tersisa 6 kota lainnya, kita sebagai prajurit pelindung para manusia akan menyelamatkan dua kota dari para alien itu.

Para prajurit yang akan ikut dalam misi ini yaitu.

1. Warrior ranking 6. Yubel Vorixstia

2. Warrior ranking 9. Altra Beastward

3. Knight ranking 2. Violin Elvaretta

4. Knight ranking 3. Neves Greyder

5. Knight ranking 6. Gaila Vestia

6. Knight ranking 8. Hans

7. Knight ranking 12. Saiken Chorm

8. Guardian ranking 1. Lora Ariesta

9. Guardian ranking 9. Aulyn Vilda

10. Guardian ranking 18. Vestaka Amubia.

11. Guardian ranking 5. Vardex Vincent.

Untuk nama-nama yang kusebutkan, bersiap-siaplah untuk hari esok. Untuk yang tidak kusebutkan, kalian harus bersiaga di markas, karna ada kemungkinan para alien akan menyerang. Sekian dariku."

Di angkatan udara,

Angin berhembus begitu kencang, terlihat semua berbaris dengan rapi.

"Ekhem, baiklah.." jendral Erthogrul pun mengatakan hal yang sama dengan apa yang di katakan jendral Zenitya.

"Aku akan memilih 10 orang untuk menyelesaikan tugas ini.

1. Warrior rangking 8. Laura Jidvia

2. Warrior ranking 16. Agosti Clamber

3. Knight ranking 4. Sheila Arata

4. Knight ranking 14. Keil Larvix

5. Knight ranking 15. Aruki Mihoka

6. Knight ranking 19. Iliya Alovirina

7. Knight ranking 22. Lemy Rubrick

8. Guardian ranking 4. Aria Hirysta

9. Guardian ranking 8. Chester Slarix

10. Guardian ranking 20. Aley Lumorxist.

Bagi orang-orang yang kusebutkan namanya, bersiap-siaplah untuk berburu. Jangan kalah dengan angkatan laut dan darat."

Di angkatan laut.

Jendral Gumior juga mengatakan hal yang sama dengan apa yang dikatakan jendral Zenitya dan tentang misi yang di ucapkan oleh ranking 1 di tempat pertemuan.

"Hah aku malas mengatakannya, tapi sebaiknya aku yang memilih para prajurit yang akan ikut melakukan misi, karna aku yakin kalian malas melakukannya jika tidak kupaksa." ucap jendral Guimor.

"Kau sendiri yang pemalas." pikir Fredriks yang sweatdrop melihat tingkah atasannya itu.

"Baiklah, aku akan memilih 13 orang yang bernasib sial karna harus menerima misi ini." ucapnya tegas, berbeda dari sebelumnya.

"Kau yang mengatakan itu?" pikir yang lainnya.

"Sebenarnya aku malas mengatakannya, apalagi hanya Vilent dan Fred yang masuk jajaran warrior 10 besar.

"Jangan menghina kami." geram dua orang warrior yang memang posisinya tidak masuk 10 besar jajaran warrior.

"1. Warrior ranking 14. Gravrik Swortxist

2. Warrior ranking 18. Vilia Slavarina. Dan aku bangga dengan yang ini,

3. Knight ranking 1. Aerilyn Shilaexs

4. Knight ranking 5. Navira Alerta.

5. Knight ranking 7. Vils Snyder.

6. Knight ranking 16. Karui Egafna

7. Knight ranking 17. Karina Volnastar ("kyaa aku ikut, aku bisa bersama senior" pikir karina bahagia.)

8. Knight ranking 18. Aronia Natsumi.

9. Guardian ranking 2. Gilga Albataros

10. Guardian ranking 10. Arana Luminor

11. Guardian ranking 11. Ruka Irlanstia

12. Guardian ranking 19. Lizi Elforna, sisanya terserah kalian yang mau ikut. Dan ingat, jangan mengecewakanku, kalian harus berhasil menjalani misi ini. Kalau gagal maka, aku akan merendam kalian didalam air laut dan menjemur kalian seharian." ucapnya.

"Dia sangat menyebalkan, kenapa tuan presiden menunjuknya sebagai jendral sih." pikir Fredriks.

"Baiklah, cuma itu yang ingin kukatakan, besok jangan sampai terlambat, jika ada salah satu dari kalian yang terlambat maka aku akan menghukum kalian semua. Hoamm, baiklah aku mau makan dulu."

Bersambung.

Itulah nama-nama prajurit yang akan ikut dalam misi.

Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 41

Andre Rohmatul Sidik
2017-06-12 14:56:41
Jendral rata" galak ya
Dwi Fitri
2017-06-10 18:28:12
Jendral yang pemalas
Sovaren DF F
2017-05-25 09:02:42
Nama-namanya digunakan juga ternyata.
Blackpearl Kwon Yuri
2017-02-24 14:49:25
banyak banget namanya
Kleiss Effortles
2017-02-22 10:25:44
kasih nilai 10 aja lah,
Ade Aja
2017-02-20 19:18:04
Tiga Jendral udah menurunkan para prajurit terbaikNy, sprtiNy bakal terjadi pertempuran yg ckup dahsyat neh. SepertiNy chapter depan bakalan greget bget ya Aerilyn..
ZENA LEO MONSTA X
2017-02-20 17:27:06
komentari
Rudy Wowor
2017-02-20 10:01:07
Hexary bakal beraksi nih.
BeeZero
2017-02-20 09:35:06
apa bsa dblang kkuatan hexari hmpir menyamai para jndral ?
Gouenji Shuuya
2017-02-20 06:36:21
Jendral AL koplak
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook