VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Alien Attack : World War Chapter 30

2016-12-28 - Aerilyn Shilaexs > Alien Attack : World War
246 views | 15 komentar | nilai: 9.69 (13 user)

Alien Attack : World War

Chapter 30 : Attack

"Hah makhluk itu benar-benar membuat kekacauan." gumam seorang pria yang duduk mengambang diatas udara, tepatnya di atas puncak sebuah gunung.

"Kurasa akan ada kejadian yang luar biasa terjadi." lanjutnya.

Kebali ke markas angkatan darat.

"Kenapa kau tidak bilang daritadi?" bentak jendral Zenitya.

"Tadi kan kau sedang bertengkar."

"Hah jika begini aku harus segera melaporkan hal ini."

"Lalu bagaimana soal serangan aliennya jendral?" tanya seorang wanita.

"Aktifkan speaker dan alarm darurat."

"Baik."

"Disini jendral Zenitya, telah terjadi penyerangan di wilayah selatan, untuk army dan soldier segera menuju medan perang. Knight ranking warrior ranking 10,11,12, knight ranking 2,3, 9,10, guardhan ranking 1, 5, 9, 7, segera turun kemedan perang. Untuk warrior ranking 4. Segera ke ruang utama."

Pengumuman diterima, semua prajurit yang disebutkan segera berangkat.

"Kenapa Neves juga ada?" keluh Violin.

"Kenapa kalian masih disini?"

"Eh aku juga ikut?" tanya Hexari.

"Tentu saja, kau kan army."

"Aku ikut bersama Hexari." ucap Arora.

"Terserah."

Mereka bertiga pun segera pergi. Saat keluar, terlihat ada seorang pria masuk. Warrior rangking 4.

"Anda memanggil saya." ucap pria itu.

"Sovaren DF. Autrey, kupercayakan komando padamu, aku akan pergi beberapa jam."

"Tapi jendral, disaat ada penyerangan?"

"Ya, aku percayakan semuanya padamu."

"Baik."

Di tempat Hexari.

Terlihat mereka bertiga sedang berlari menyusuri lorong, terlihat juga banyak prajurit berlalu lalang.

"Vio,"

"Ya."

"Soal tanganmu, apa yang terjadi sehingga membuat tanganmu terluka dan kau pingsan?"

"Ini, em ini semua karna aku menyentuh pedangmu."

"He, kenapa bisa? Kukira pedang ini tidak terlalu panas."

"Kau juga merasakannya?" tanya Arora.

"Ya, aku merasakan pedangku ini hangat, lihatlah telapak tanganku saja sampai memerah karna memegang pedang ini." ucap Hexari sambil memperlihatkan telapak tangannya setelah memegang gagang pedang.

"Benar juga."

"Tapi hanya ini yang kurasakan, pedangku tidak sampai melukaiku."

"Aku rasa, selain pemiliknya, pedang itu tidak mau disentuh siapapun, karna jika disentuh orang lain, tingkat panasnya bertambah dan melukai orang itu." ucap Violin.

"Kurasa seperti itu, bahkan saat aku menggunakannya untuk menebas alien, darah alien nya mendidih." ucap Hexari.

"Pedang yang luar biasa." gumam Arora.

"Apa kau bisa menggunakan senjatamu dengan tangan mu yang terluka?" tanya Hexari.

"Ya, aku bisa."

Mereka pun keluar markas.

"Hexari, Violin aku duluan." Arora pun terbang.

"Ya."

Violin segera memarkirkan motornya dan segera menuju Hexari.

"Hah kapan aku memiliki motor sehebat ini." keluh Hexari.

di markas angkatan udara

"Anda memanggil saya jendral?" tanya seorang wanita cantik dan seksi berambut putih panjang.

Semua orang di ruangan itu pun melirik ke arah sumber suara itu dan semuanya melotot akan kecantikan wanita ini. Dialah wanita tercantik kedua di cerita ini. Warrior ranking 2. Freyal Freinsward.

"Freyal, aku akan pergi dalam waktu lama, kau jaga markas ini."

"Serahkan pada saya."

"Oey apa yang kalian lihat, air liur itu menjijikan." bentak jendral yang menyadari bahwa seluruh petugas staf nya melotot melihat wanita cantik ini. Pria dan wanita sama sama kagum melihat kecantikan Freyal.

Semua orang pun kembali menatap pekerjaan mereka, Freyal hanya tersenyum kecil melihat hal itu.

"Baiklah aku pergi dulu." jendral Erthogrul pun pergi.

Jendral Zenitya menggunakan mobil yang bentuknya aneh melewati rute darat, jendral Guimor menggunakan speedboat yang dirancang khusus melewati rute laut. Jendral Erthogrul memakai sayap khusus berbentuk sayap Drago, ia melewati rute udara.



Alien Attack : World War Chapter 30 - Attack
Penulis : Aerilyn Shilaexs

Alien Attack : World War.

Di angkatan laut.

Aerilyn telah sampai ke markas dan berlari menuju ruang utama.

"Jendral." ucap Aerilyn. Semua petugas pun melirik dan hal yang sama terjadi seperti diangkatan udara, semua petugas melotot melihat kecantikan Aerilyn.

"Aerilyn." ucap Fredriks.

"Dimana jendral Guimor?"

"Dia tidak ada, sementara aku yang menggantikannya. Ada apa memangnya?"

"Akan ada penyerangan alien dengan jumlah besar."

"Eh."

Alarm darurat pun berbunyi.

"Ada apa?" tanya Fredriks.

"Aerilyn benar, di wilayah laut barat muncul pasukan alien, jaraknya 10 km."

"Apa?"

"Sudah kuduga." gumam Aerilyn.

Beralih ke tempat Hexari.

"Baiklah aku akan mengizinkanmu mencoba mengendarai motorku." ucap Violin.

"Wah benarkah? Terimakasih banyak."

Hexari pun segera menaiki motor milik Violin dengan membonceng Violin tentunya.

motor pun mulai melaju dengan kencang.

"Yahooo akhirnya aku diberi kesempatan mengendarai motor keren ini. Huuuu.." teriak Hexari bahagia karna ia dibolehkan mengendarai motor milik Violin, terlihat Violin yang dibonceng memeluk erat Hexari.

"Hey jangan mengebut. Aku takut tau.." teriak Violin. Terlihat memang Hexari mengebut.

"Apa? Aku tidak bisa mendengarmu.. Kita akan segera sampai. Kita adalah pasukan pertama yang sampai di medan perang yahoo... Majulah lebih kencang lagi..." teriak Hexari tanpa memperdulikan Violin.

Terlihat memang para prajurit lain tertinggal dibelakang.

"Orang ini gila. Aku saja belum pernah mengendarai motorku dengan kecepatan penuh." gumam Violin sambil menutup matanya, ia lebih erat memeluk Hexari.

Ditempat Arora, karna ia terbang. Ia sudah sampai lebih dulu. Terlihat sebuah kota diserang oleh kendaraan aneh secara besar- besaran.

"Wah wah, para alien sudah mulai beraksi. Sebaiknya aku turuntangan." gumam Arora yang sedang melayang diudara. Ia pun menukik turun.

"Sepertinya para prajurit darat belum sampai. Tapi jika hal ini ditangani olehku dan beberapa warrior angkatan darat, semuanya akan selesai." gumamnya.

Di markas tepatnya di garasi

"Hah, kenapa warrior juga diturunkan?" keluh seorang pria dengan memangku senjata api berukuran besar. Dipunggung jaketnya berlambangkan Warrior.

"Penyerangan ini menghancurkan sebuah kota diarah tenggara." ucap seorang wanita didalam sebuah mobil yang bentuknya aneh dan keren.

"Jangan banyak bicara, cepatlah naik. Kalian ingin dimarahi jendral?" bentak seorang pria yang sudah duduk dikursi kemudi.

"Tunggu sebentar, senjataku berat nih."

"Kau bodoh ya, kau bahkan belum memakai serum." bentak si wanita.

"Oh iya aku lupa."

"Cepatlah. Kita sudah sangat terlambat." teriak pria yang berada di jok kemudi.

"Baik,baik aku akan segera naik." ucap pria yang memegang senjata besar dengan nada malas.

Mobil pun dinyalakan, saat pria itu memasukan senjatanya dan naik. Mobil pun melaju dengan kecepatan luar biasa.

"Whoa... Tunggu dulu.. Aku bahkan belum duduk." teriak pria tadi dengan ketakutan, ia memegangi pintu mobil.

"Berisik." teriak si pria yang mengemudi.

"Salah sendiri karna kau lelet." ucap si wanita.

Beralih ke tempat Hexari.

"Vio, apa disana tempatnya?" tanya Hexari, mereka melaju dengan kecepatan standar.

Terlihat didepan tak jauh dari tempat mereka berdiri banyak gedung pencakar langit. Banyak juga pesawat alien sedang menyerang. Yup, itulah kota yang sedang diserang oleh alien.

"Kau benar, kita mulai beraksi. Hexari tambah kecepatannya." Violin pun menyiapkan senjata andalannya. Terlihat tangannya bergetar karna memaksa mengangkat senjata berat itu.

"Kurasa aku harus memakai serum." pikir Violin.

"Kau tidak apa-apa Vio?" tanya Hexari sedikit kuatir.

"Aku baik-baik saja."

Bersambung.


Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 31

Dwi Fitri
2017-06-10 09:11:59
Akhirnya perang dimulai juga..
Sovaren
2017-05-20 06:41:35
Furinkazan bukan autrey,
Night Eve
2017-01-19 10:07:06
Kurasa aku juga harus pakai serum
BeeZero
2017-01-08 08:26:11
freyal. .
Vestaka Pyrokinesis
2017-01-01 18:41:15
kuberi nilai 10 untukmu
SESHOMARU INU
2016-12-31 09:16:31
ditunggu chapter berikutnya Tifa Princess Alien Kawai-Chan
Rudy Wowor
2016-12-29 10:48:49
Daritadi atau dari tadi? Guardhan atau guardian? Kemedan perang atau ke medan perang? Turuntangan atau turun tangan?
Sqouts Shadows
2016-12-29 10:24:56
Lanjut vroh
Timnas Indonesia
2016-12-28 16:36:19
Next .... akan perang tuh
ThE LaSt EnD
2016-12-28 16:24:23
tiap markas dwakilkn pda warior rangkang atas.. hexari smangat skali kyaknya.. dan mungki dia akan brtemu karakter baru td., yg blum dsebutkn namax
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook