VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Alien Attack : World War Chapter 29

2016-12-24 - Aerilyn Shilaexs > Alien Attack : World War
140 views | 19 komentar | nilai: 9.64 (11 user)

Alien Attack : World War Chapter 29 : Armageddon

"Lebih cepat lagi Rui." panik Karina.

"Gawat.." panik Aronia. Sedangkan Aerilyn hanya duduk acuh sambil menopang dagu menanggapi hal itu.

"Makhluk itu, tak kusangka akan melihatnya lagi." pikir Aerilyn yang melihat ke belakang

Di ruang utama markas angkatan laut.

"Jendral, sejauh ini makhluk itu belum bergerak,"

"Hm, apa kau bisa menembak makhluk itu."

"Serahkan padaku." ucap seorang pria.

Pria itu pun mulai mengatur koordinat, saat ia mulai memfokuskan posisi.

"Jendral, a,aada manusia di sana, ada 4 orang tepatnya."

"Eh.. Fokuskan layar." perintah jendral.

Terlihatlah Aerilyn dan tiga knight lainnya.

"Itu Knight ranking 1. Aerilyn Shilaexs."

"Batalkan tembakan, dengan jarak seperti itu, mereka akan terkena dampak ledakan." ucap Jendral Guimor.

"Baik."

"Alien sebesar itu mampu membuat gempa, kekuatan yang mengerikan." gumam jendral Guimor.

Di markas angkatan udara.

"Hm alien jenis baru telah muncul, tapi kekuatannya sangat mengerikan." gumam jendral.

"Lokasi asal gempa telah ditemukan."

"Lokasinya berada dilaut, 2 km dari pulau angkatan laut."

"Hubungi angkatan laut." ucap jendral.

"Baik."

Seorang pria pun mencoba menghubungi angkatan laut dan berhasil.

"Guimor." sapa jendral angkatan udara.

"Yo Erthogrul, apa dampak getaran nya sampai ke sana?"

"Ya, meskipun markas kami ada di langit, tapi tetap saja bergetar." jawab jendral angkatan udara bernama Erthogrul.

"Hm, alien ini benar-benar hebat."

"Jika terus seperti itu, maka akan ada tsunami."

"Aku tau, tapi apa yang bisa kuperbuat, makhluk itu belum diketahui jenis dan kemampuan sesungguhnya."

"Apa kau butuh bantuanku?"

"Tidak Erthogrul, ada prajuritku disana."

"Kalau begitu kuserahkan padamu."

"Ya," komunikasi pun terputus.

"Ada apa Hexari?" tanya Violin dan Arora serempak.

"Makhluk hitam itu.. Makhluk itu.. Aku pernah melihatnya." jelas Hexari.

"Apa?" semua orang disana pun terkejut atas pernyataan Hexari.

"Bagaimana bisa? Bahkan selama peperangan dimulai sampai sekarang, alien itu baru muncul."

"Tidak jendral, itu adalah alien ketiga yang pernah kulihat." ucap Hexari.

"Apa?"

"Namanya Armageddon, alien kelas Mega. Alien yang pernah menghancurkan sebuah kota dalam sekali hantaman." ucap Hexari.

"Kau? Siapa sebenarnya dirimu Hexari Pextragon." pikir jendral Zenitya dalam kekagetan.

Getaran pun perlahan berkurang dan kemudian berhenti.

"Gempanya berhenti." gumam Violin.

"Jendral, alien hitam itu sudah menghilang, kami tidak bisa mendeteksinya lagi." ucap seorang wanita.

Terlihat beberapa orang mengotak atik komputer digital, mencoba mencari keberadaan alien itu.

"Bagaimana bisa makhluk sebesar lapangan sepak bola menghilang dalam sekejap." kaget Arora yang merangkul Hexari, entah sejak kapan ia melakukannya.

"Entahlah, yang jelas makhluk itu sangat berbahaya." ucap Jendral Zenitya.

Alien Attack : World War Chapter 29 - Armageddon
Penulis : Aerilyn Shilaexs

Alien Attack : World War.

Ditempat Aerilyn.

Speedboat pun berhenti.

"Huh, kita selamat." ucap Karui lega.

"Sebenarnya makhluk apa itu.?"
tanya Karina.

"Itu adalah alien." ucap Aerilyn dingin.

"A..alien?" kaget ketiganya.

"Tapi senior, ukurannya sangat besar, kita bahkan mampu melihatnya saat berada dipermukaan." ucap Aronia.

"Ya, memang ukurannya sangat besar. Alien jenis Armageddon kelas mega." ujar Aerilyn dengan nada rendah dan dingin, ia masih menatap ke belakang.

"Ke..kelas megaaa..." kaget ketiganya.

"Suatu keajaiban kita mampu selamat dari serangan makhluk itu." ucap Karui.

"Ya, kita benar-benar beruntung." timpal Aronia.

"Lagipula makhluk itu tidak menyerang, bisa dibilang makhluk itu hanya meludah saja." ujar Aerilyn tak peduli.

"A..aapa?" ketiganya langsung memutih tanda ketakutan. Bahkan mereka merinding.

"Meludah saja bisa membuat ledakan dan guncangan seperti itu." ucap karina dengan nada ketakutan.

"Sebaiknya kita kembali, aku yakin sebentar lagi akan ada penyerangan alien dalam jumlah besar." ucap Aerilyn.

"Ta..tapi senior, tanganku begergetar, aku tidak bisa mengemudikan speedboatnya." ucap Karui.

"Huh, yasudah aku yang akan mengemudi." ucap Aerilyn.

"Se.senior, kenapa kau tidak panik atau takut sedikitpun?" tanya Aronia.

"Untuk apa? Lagipula aku pernah bertemu makhluk itu sebelumnya, dan aku pernah melihat kemampuan sesungguhnya dari Armageddon." Aerilyn pun menyalakan speedboat dan segera melaju kembali ke pulau tempat markas berada.

Beralih ke markas angkatan laut.

"Jendral, ada panggilan masuk."

"Perlihatkan layar."

Layar pun menunjukan seorang pria paruh baya.

"O tuan presiden, lama tak jumpa." sapa jendral Guimor pada orang yang ada dilayar yang ternyata adalah ayah presiden(jir ngga enak banget didengernya.)

"Guimor, Zenitya, Erthogrul, datanglah ke tempatku, ada sesuatu yang ingin kusampaikan." ucap ayah presiden yang ternyata bukan hanya menghubungi angkatan laut, tapi angkatan darat juga angkatan udara secara bersamaan.

"Tentang makhluk itu yah," gumam Jendral Erthogrul.

"Ano, menurut prajuritku Hexari, makhluk itu adalah alien jenis Armageddon." ucap jendral Zenitya.

"Apa?" kaget ketiganya.

"Hei Zenitya, Hexari Pextragon adalah prajuritku tau." ucap jendral Guimor.

"Tapi sekarang dia ada di markasku, jadi dia adalah prajuritku."

"Tapi dia mendaftar ke angkatan laut, jadi dia adalah prajuritku."

Seketika semua yang melihat pertengkaran itu memasang wajah aneh, karna jendral yang berwibawa sangat kekanak- kanakan.

"A..aku prajurit netral." ucap Hexari dengan nada datar.

"Ternyata Hexari ku sangat keren dan mengagumkan, bahkan sampai diperebutkan 2 jendral sekaligus." kagum Arora.

"He, tapi aku tidak suka."

"Ekhem." bapak presiden berdehem(ngga enak kalau penyebutannya ayah.)

"Ahahaha kalian tidak pernah berubah." ucap Erthogrul.

"Baiklah, kutunggu 1 jam dari sekarang."

"Baik." ucap ketiganya, komunikasi pun terputus.

Di angakatan laut.

"Yah sebaiknya aku segera pergi, tolong panggil warrior rangking 5."

"Baik."

"Pengumuman kepada Warrior ranking 5. Fredriks Hafleiker, harap segera keruang utama. Sekali lagi, kepada warrior ranking 5. Fredriks Hafleiker harap segera ke ruang utama."

Beberapa menit kemudian, pria bernama Fredriks pun datang.

"Fredriks, aku akan pergi beberapa jam, selama aku tidak ada. Kau harus menjaga tempat ini
untukku." ucap jendral Guimor yang beranjak dari tempat duduknya.

"Baik."

Di angkatan darat.

"Jendral."

"Ada apa Hexari? Jangan merasa bangga karna kau diperebutkan o.."

"Bukan itu jendral." potong Hexari.

"Lalu apa?"

"Dahulu, setelah kemunculan Armageddon maka akan ada ribuan alien menyerang, itulah awal perang dunia." jelas Hexari.

"Apa?" kaget semuanya.

"Jendral, di arah utara terdeteksi banyak alien sedang mendekat."

"Apa?"

Di tempat lain.

"Hah makhluk itu benar-benar membuat kekacauan." gumam seorang pria yang duduk mengambang diatas udara, tepatnya di atas puncak sebuah gunung.

"Kurasa akan ada kejadian yang luar biasa terjadi." lanjutnya.

Bersambung.


Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 30

Rani Envyzia
2017-01-19 09:57:57
Wih apakh akan terjadi perang?
Vestaka Pyrokinesis
2017-01-01 18:39:55
"Makhluk itu, tak kusangka akan melihatnya LAGI."?
Spectra Phantom
2016-12-28 04:45:26
nama aliennya keren, cocok untuk jenis alien terkuat
ZENA LEO MONSTA X
2016-12-27 08:43:36
orang yang mengambang diatas udara itu adalah zena leomosta dengan mr.magnum nya
Daulay
2016-12-25 15:59:49
kenapa keduanya sudah mengenali alien yang besarnya se lapangan sepak bola,sedangkan yang lainnya tidak.
Daulay
2016-12-25 15:44:58
Apa sebenarnya hubungan hexari dengan zenetiya,,,,,,,,,,sungguh membuat penasaran....!!
Dzibril Al Dturjyana
2016-12-25 09:55:57
haa meludah..
Grim Reaper
2016-12-25 00:41:45
Knpa ada orang mengambang,jangan2 itu jin ?
SESHOMARU INU
2016-12-24 20:10:22
ayah presiden.. Apaaan tuh
Ade Aja
2016-12-24 17:49:11
Ukh,, penyebutan Ayah utk dinobatkn pd Presiden emank janggal ya Aerylin, dan sprtiNy aq prnah melakukn kesalahan itu. Emm kalo dipikir2, engkau sngja menulis itu utk mengingatkn penulis yg lain...
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook