VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Alien Attack : World War Chapter 28

2016-12-21 - Aerilyn Shilaexs > Alien Attack : World War
152 views | 14 komentar | nilai: 9.92 (12 user)


Alien Attack : World War

Chapter 28 : Beltza (Hitam)

"Ini kejadian aneh. Ayo kita cari tau." ujar Aerilyn, ia pun terjun kedalam air.

"Wah itu lompatan yang indah." kagum ketiganya dengan mata berbinar penuh ketakjuban.

"Eh apa yang kita tunggu, kita juga harus terjun." ucap Karui menyadarkan kedua temannya dari kekaguman.

"Benar juga." mereka bertiga pun terjun kedalam air.

Didalam air Aerilyn mampu berenang dengan mata terbuka, begitu juga dengan Aronia, Karui dan Karina. Mereka bertiga mengikuti dari belakang.

"Disana." pikir Aerilyn, terlihat didasar laut, tepatnya dikedalaman 500 meter terlihat ada benda aneh, disanalah sumber gelembung air bermunculan.

"Mmm.." Karui terlihat kehabisan napas, ia pun tak melanjutkan lebih dalam, ia segera berenang ke permukaan.

"Aku kehabisan napas, maaf senior." pikir Aronia, ia pun berenang kepermukaan, diikuti Karina yang juga telah kehabisan napas.

Berbeda dengan mereka, Aerilyn mampu menahan napas lebih lama, ia berenang lebih dalam tanpa menggunakan peralatan selam.

"Hitam.." pikir Aerilyn.

Dipermukaan.

"Hah hah hah hah. . Aku kehabisan napas, payah sekali aku. Hanya mampu bertahan selama 1 menit saja." keluh Karui.

"Ya, kami juga, karna tekanan air membuat dadaku sesak." timpal Aronia.

"Bagaimana dengan senior?" tanya Karui.

"Entahlah, tadi aku lihat dia masih terus berenang ke dasar." jawab Karina.

"Hah dia itu bukan hanya cantik, tapi luar biasa dan hebat." puji Karui.

"Dia sangat mengagumkan." tambah Aronia.

Tiba-tiba.

Duar..

Terjadi sebuah ledakan sehingga membuat air menyembur.

Beralih ke tempat Hexari.

"Hexari ayo.." ucap Violin yang kemudian berlari meninggalkan kamar.

"Baiklah." Hexari pun bergegas, tak lupa ia membawa pedangnya yang sempat terjatuh.

"Hei tunggu dulu, kau belum mengatakan apa permintaanmu." tahan Arora. Ia memegang lengan Hexari.

"Oh iya juga, tapi."

"Katakan."

"Begini, sebenarnya ini bukan permintaan, tapi ini adalah tantangan."

"Apa itu?"

"Kau boleh memelukku saat kau mampu mengalahkanku dalam permainan membunuh Alien. Jika aku paling banyak membunuh alien maka kau akan mengabulkan 1 permintaanku, dan jika kau paling banyak membunuh alien maka aku akan mengabulkan 1 permintaanmu," terang Hexari.

"Baiklah." Arora langsung menyanggupi.

"Tapi selama itu tidak ada adegan peluk atau cium ok."

"Emm, ba-baiklah." terlihat Arora keberatan soal itu.

"Kalau begitu ayo kita bergegas, Vio sudah jauh didepan." ucap Hexari.



Alien Attack : World War Chapter 28 - Beltza
Penulis : Aerilyn Shilaexs



Di ruang kontrol.

"Jendral apa yang terjadi." tanya Violin yang masuk, terlihat ia sudah berpakaian lengkap dengan jaket berlambangkan knight.

"Kenapa dengan tanganmu?" tanya jendral tak menghiraukan ucapan Violin.

"I-ini kecelakaan, tapi aku masih bisa bertarung ko. Jadi sebenarnya apa yang terjadi.?"

"Lihat dilayar utama, dilaut ada benda aneh."

"Hi-hitam." gumam Violin yang melihat layar utama.

"Aku sudah memerintahkan untuk para prajurit agar segera bersiap."

Datanglah Hexari dan Arora. Terlihat Arora sudah mengenakan perlengkapan perang,

"Ada apa ini? Kenapa ada gempa?" tanya Arora.

"Kemungkinan makhluk itu yang menyebabkan gempa." tunjuk Violin pada layar utama.

"Hitam? Makhluk apa itu?" kaget Arora.

"Entahlah, kemungkinan makhluk itu adalah alien, tapi sejauh ini makhluk itu masih berada di dasar laut ja.." ucapan Jendral Zenitya terpotong.

"Aaaa..."
teriak Hexari saat melihat kearah layar,

"Ada apa Hexari?" tanya Violin dan Arora serempak.

"Makhluk hitam itu.. Makhluk itu.. Aku pernah melihatnya." jelas Hexari.

"Apa?" semua orang disana pun terkejut atas pernyataan Hexari.

Di markas angkatan laut. Di ruang kontrol.

"Jendral, sumber gempa berada tak jauh dari sini."

"Apa? Gawat, jika begitu maka bukan mustahil akan terjadi tsunami." kaget seorang pria.

"Tampilkan layar utama." ucap Jendral Guimor santai.

"Baik".

Layar utama pun menampilkan makhluk hitam berada di dalam laut,(setiap layar menampilkan gambar didalam air, jadi Aerilyn dan yang lainnya tidak terlihat.)

"Makhluk hitam yang sangat besar, segera perintahkan pada semua prajurit agar bersiap dengan kemungkinan apapun." perintah jendral Guimor masih dengan nada santai.

"Baik." wanita itu pun menyalakan alarm darurat.

"Pengumuman untuk para prajurit...."

Beralih ke tempat Aerilyn.

Setelah terjadi ledakan, tak lama Aerilyn muncul ke permukaan.

"Senior." ucap ketiganya.

"Kita harus pergi dari tempat ini, makhluk hitam itu sangat berbahaya." ucap Aerilyn dingin.

"Manisnya," gumam Aronia.

"Lembut sekali suaranya." pikir Karina.

"Saat tubuhnya basah dia jadi sangat cantik, apalagi rambutnya ahh." pikir Karui.

"Kalian dengar tidak." bentak Aerilyn. Seketika hal itu menyadarkan lamunan mereka bertiga.

"Ba-baik."

Mereka berempat pun naik keatas speedboat.

"Rui cepat nyalakan speedboatnya." perintah Aronia.

"Baik." Karui pun menyalakan speedboat dan segera pergi dari tempat itu.

"Senior apa maksudmu makhluk hitam itu.." sebelum Karina menyelesaikan ucapannya.

Duar... Duar...

Terjadi ledakan beruntung mengekor di belakang speedboat.

"Kyaaa ini benar-benar gawat." panik Karui.

"Lebih cepat lagi Rui." panik Karina.

"Gawat.." panik Aronia. Sedangkan Aerilyn hanya duduk acuh sambil menopang dagu menanggapi hal itu.

"Makhluk itu, tak kusangka akan melihatnya lagi." pikir Aerilyn yang melihat ke belakang

Bersambung.


Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 29

Vestaka Pyrokinesis
2017-01-01 18:36:44
makhluk aneh muncul
SESHOMARU INU
2016-12-24 20:08:48
hitam dan berbulu
Acme Nexaru
2016-12-24 09:53:50
makin seru
Blackpearl Kwon Yuri
2016-12-23 06:51:36
waw makhluk hitamnya besar, apa makhluk itu panjang?
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2016-12-21 23:14:24
Alien masa lalu Hexari... kebangkitan Gelembung alien air yg lama trtidur. eh..
Spectra Phantom
2016-12-21 18:33:22
jir aerilyn chan diidolakan cewek, ah dia emang kawai sih
Okii V Fajr
2016-12-21 17:07:25
Konflik mulai memuncak. Pertanyaanku, apa makhluk hitam itu sejenis alien?
Ade Aja
2016-12-21 16:44:04
Apa chpter slnjutNy bkal terjd perang kak Aerilyn, jka ia bkal seru banget tuch...
ZENA LEO MONSTA X
2016-12-21 16:38:49
sekarang ceritanya serasa diperpendek
Rudy Wowor
2016-12-21 14:06:12
Nextlah pokoknya.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook