VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Alien Attack : World War Chapter 21

2016-11-25 - Princes Alien Kawai > Alien Attack : World War
168 views | 11 komentar | nilai: 9.46 (13 user)

Alien Attack : World War

Chapter 21 : Indarrean Warrior



Sebelumnya.

"Padahal kau melakukan itu untuk menyelamatkan orang-orang. Tapi kau malah dihukum." ucap Violin.

"Aku tidak peduli, aku akan

melakukan apapun demi

membinasakan para alien."

"Kenapa kau sangat berambisi

membinasakan alien? Apa karna kau punya dendam?"

"Tidak juga, kau tau sendiri bahwa para alien itu membunuh ribuan umat manusia. Aku ingin menghentikan hal itu, alasanku yang kedua adalah karna hal ini adalah permintaan terakhir tuan Hailey. Aku telah berjanji padanya untuk memusnahkan alien yang merusak bumi ini."

Next story.

"Untuk apa aku balas dendam? Hal itu hanya akan membuatmu cepat mati karna ambisi dan emosi, karna terlalu marah kau akan ceroboh. Lagipula balas dendam tidak akan membuat orang-orang yang telah mati hidup kembali"

"Kau benar, em lihat pertandingannya sudah dimulai." ucap Violin.

Di arena, terlihat muncul 4 makhluk menyeramkan setinggi 2,1 meter.

Para penonton pun bersorak.

"Makhluk apa itu?"

"Itu adalah alien, tepatnya anjing peliharaan."

"Khi,, aku tidak mau memelihara anjing sebesar itu."

Kembali ke arena.

Terlihat 4 orang itu bersiaga, dan pertarungan pun dimulai.

Seorang wanita berambut panjang warna merah langsung melompat tinggi.

"Itu dia Warrior ranking 12, Calista Aerola. Kemampuan bertarungnya sama seperti Ae, ia juga punya pukulan yang mengerikan." terang Violin.

Wanita bernama Calista itupun langsung memukul salah satu dari alien yang disebut anjing itu.

Duak..

Pukulan keras sukses menghantam kepala makhluk itu.

"Wanita itu benar-benar mengerikan." ucap Hexari.

Ketiga orang lainnya pun ikut maju.

"Pria Yang berambut hitam panjang itu adalah Altra Beastward Warrior ranking 9."

Altra menarik pedangnya, ia dengan cepat menebas lawannya.

Wush..

Srat..

"Pria kekar dengan rambut merah pendek itu bernama Kazuya Yamada. Warrior ranking 10. Ia memiliki daya tahan tubuh luar biasa, dan kemampuan fisik yang hebat."

"Tapi biasa saja menurutku."

Kazuya pun mengeluarkan senjata seperti shotgun.

Duar..

Ia pun menembak musuhnya, dan peluru sukses mengenai kepala alien itu.

"Yang terakhir, wanita cantik berambut hitam panjang itu bernama Izuyu Nanase. Gerakannya sangat cepat, ia adalah warrior ranking 11."

Izuyu pun dengan cepat menarik pedang nya dan ia telah berada di belakang anjing itu.

Srat...

Darah berwarna hijau pun berhamburan di tempat itu.

"Kalian luar biasa."

"Itulah para warrior."

Teriak para penonton.

"Hah, mereka hanya pamer saja. Cari ketenaran." ucap Hexari yang beranjak dari tempat duduknya.

"Kau mau kemana?" tanya Violin yang memegang tangan Hexari.

"Aku mau pergi dulu, aku malas melihat hal ini."

"Eh kenapa?"

"Aku sudah tau jalan pertarungannya, ke empat anjing itu belum mati. Si cewek merah dan si cowok rambut panjang akan terdesak. Si cowok kekar adalah satu-satunya warrior yang paling cepat mengalahkan anjing itu."

"Kenapa bisa?"

"Lihat saja sendiri." Hexari pun melepaskan pegangan tangan Violin dan melanjutkan langkahnya.

Ternyata benar, setelah Kazuya menembakan peluru untuk ke 3 kali nya, ia melompat ke dalam asap ledakan dan dengan cepat ia menghancurkan rahang anjing itu.

"Kenapa dia bisa tau?" pikir Violin.

Dan warrior lain, mereka kaget karna anjing-anjing itu bangkit lagi.

"Kenapa bisa.? Padahal aku sudah menebas vitalnya. Eh... Aku meleset." gumam Izuyu.

Ke tempat Hexari.

tempat yang sepi, ia sedang duduk

"Apa yah hukumannya? Aku harap tidak menyusahkan, tapi yah aku tidak peduli. Apapun hukumanku, akan kujalani." ia pun mencabut pedang dipunggungnya.

"Pedang ini sangat luar biasa, aku tidak menyangka pedang ini sangat kuat, pedang pembunuh alien Hiltzailea." gumamnya.

Namun tiba-tiba..

Deg..

Kepala Hexari kembali terasa sakit..

"Ini lagi, aaa..." 2 ura kembali muncul dari tubuh Hexari.

"Aku pasti bisa mengendalikannya..aaaa" erang Hexari.

Untuk sesaat ia terdiam, kedua aura itu langsung menghilang dan..

"Aku berhasil." ucap Hexari, terlihat di beberapa bagian kulitnya menjadi putih pucat. Karna kulit Hexari putih, jadi hal itu tidak terlihat jelas.

'Karna insiden itu, aku harus memakan telur alien yang seperti agar-agar lembek. Tapi sialnya, telur itu menjadi bagian tubuhku. Aku juga tau kalau makan telur itu bagus. Tapi telur alien? Hah aku menyesal memakan benda itu.

Alien Attack : World War Chapter 21 - Indarrean Warrior (Kemampuan para Warrior)
Penulis : Princes Alien Kawai



Hexari pun memandang langit biru.

"Hah, kapan yah semua hal ini akan berakhir? Aku ingin hidup seperti dulu bersama Hexagon dan siapa yaah... Seingatku, dulu aku hidup bersama seorang wanita dan juga Hexagon. Tapi aku sungguh tidak mengingatnya, apa wanita yang selalu ada dimimpiku itu yah." (mimpi Hexari di Chapter 1.)

"Tapi kenapa aku tidak bisa mengingatnya yah, em aku juga merasa punya keluarga. (Chapter 11. Hexari mengaku punya keluarga dan teman.) tapi aku tidak mengingatnya yah, yang kuingat hanya saat Hexagon memberiku pedang, kejadian sebelumnya aku lupa. Tapi kenapa bisa aku melupakan semuanya? Ahh kenapa denganku.. Hexagon bantu aku mengingat.." kesal Hexari, ia mengacak-acak rambutnya.

"Aku seperti orang gila saja berbicara sendiri, lagipula Hexagon akan datang dalam alam bawah sadarku saja. Dan mimpi itu, kenapa aku selalu lupa untuk menanyakan siapa gadis yang ada dimimpiku." gumam Hexari.

Kembali ke tempa pertarungan, saat Violin sedang fokus memperhatikan kemampuan bertarung para warrior, tiba-tiba seorang pria menyapa nya.

"Vioyan, apa kabar?" sapa pria itu dari belakang.

"Khi..A..aku tau.. Su..suara itu.. Suara yang merusak namaku dan mengubahnya dengan nama lebay." pikir Violin.

Violin pun berbalik dan

"Kyaaa.. Ne..ne.neves, kenapa ka.kau disini?" tanya Violin gemetaran.

"Aku baru keluar dari ruang perawatan dan aku memutuskan untuk datang kesini melihat pertarungan para warrior." ucapnya dengan senyum lebay.

"Mengerikan." pikir Violin.

"Dan kita pun bertemu, mungkinkah kita memang berjodoh."

"Hanya dalam mimpimu." pikir Violin.

"E..eh, a.aku permisi dulu, aku kebelet. Dahh.."

Namun.

"Tunggu dulu Vioyan.." Neves memegang tangan Violin.

"Oh tidak, siapapun tolong aku.."

"Aa..ada apa? Hee.."

Terlihat Neves membungkukan badan ala menyatakan perasaan pada cewek.

Bersambung..

Nb : Neves sangat mencintai Violin, untuk kisah selengkapnya akan dibahas di kisah masa lalu Violin.


Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 22

Yuu Uchiyama
2017-03-25 08:37:34
malihat kata ini "Neves sangat mencintai Violin, untuk kisah selengkapnya akan dibahas di kisah masa lalu Violin " sepertinya akan terjadi flashback.
Anne Marie
2017-01-18 21:42:34
Hexari pasti bisa mengendalikannya
Blackpearl Kwon Yuri
2016-11-28 17:34:06
violin selamatkan dirimu dari pria mata keranjang itu
Rudy Wowor
2016-11-26 11:10:32
Kenapa lihat Neves jadi jeles ya terlalu lebay.
Nugroho Hamisetiadi
2016-11-26 01:10:34
Semakin banyak tokoh2 baru,, LANJUTKAN !!
ThE LaSt EnD
2016-11-25 21:09:47
eh, knpa ganti nama?
Ade Aja
2016-11-25 19:08:13
Kalau dilihat dari gerak gerik Violin, sprtiNy cinta Neves bertepuk sebelah tangan. Sgguh beruntung Hexari bsa bertmn dekat dgn Vio, bahkan be2rpa wnita2 kuat jga dkat dgnNya. Hexari kau bnr2 spesial.
Inuyasha
2016-11-25 18:10:51
Lanjut aj deh tifa yg manis
Gouenji Shuuya
2016-11-25 17:17:37
Next...
Grim Rieper
2016-11-25 17:06:06
Lanjutkan bray !
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook