VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Alien Attack : World War Chapter 20

2016-11-22 - Aerilyn Shilaexs > Alien Attack : World War
149 views | 8 komentar | nilai: 9.6 (10 user)

Sedikit mengulang di chapter sebelumnya dengan apa yang terjadi pada Hexari.

"Jika seperti itu, kenapa pedangmu tidak hancur?"

"Seperti yang sudah kukatakan, edang itu adalah pedang aneh."

"Hm, seperti itu yah, baiklah semoga keadaan mu membaik."

"Hm, bisa kah kau tinggalkan aku saja?"

"Itu tidak bisa, aku takut akan terjadi sesuatu padamu."

"Vio, saat ini aku tidak bisa mengendalikan emosiku. Bahkan nafsuku. Jangan memancingnya, aku tidak akan bisa menahan."

"Aku tidak keberatan ko, lakukan saja."

"Dasar bodoh. Pergi sana, aku mau tidur."

"Tidak mau."

"Hei, jangan keras kepala."

"Yasudah." Violin pun beranjak dan meninggalkan kamar Hexari.Hexari turun dari ranjangnya dan mengunci pintu namun.

"Aaaa..." erang Hexari sambil memegang kepalanya, ia langsung berguling-guling karna sakit disekujur tubuh terutama kepala yang luar biasa.

Ia pun membuka matanya dan hal aneh terjadi, mata kirinya berubah.

"Aaa.." ia pun berteriak keras dan tak sadarkan diri.

'Tunggu dulu, aku kan tidak bisa pingsan,

Setelah beberapa detik, apa pun kembali membuka matanya dan terlihat 2 aura muncul dari tubuhnya.

"Huaaaa... Kenapa ini..? Sakit sekali.. Lebih baik aku mati saja.. Huaaa..."

2 aura ditubuhnya pun menghilang, ia langsung kejang-kejang dilantai, tatapannya kosong.

Keadaan menjadi gelap.

Disuatu tempat, terlihat sebuah danau yang airnya jernih. Di setiap pinggirannya ditumbuhi rerumputan.

Terlihat Hexari sedang duduk ditepi danau, ia memasukan kakinya kedalam air, tepatnya sampai lutut. Ia hanya mengenakan celana putih panjang yang dilipat sampai lutut.

"Yo teman." sapa seorang pria yang berdiri diatas air, tepatnya dihadapan Hexari dengan jarak 50 meter

"Kau ini, selalu mendatangiku dialam mimpi. Bisakah yang mendatangiku itu adalah wanita cantik."

"Jadi kau tidak ingin bertemu denganku? Kejam sekali kau." bentak pria itu.

"Ya, lagipula aku sudah bosan melihat wajahmu."

"Kau ini teman macam apa? Lupakan soal itu, aku datang menemuimu karna aku merasa ada sesuatu Didalam tubuhmu"

"Maksudmu ini?" ucap Hexari yang memperlihatkan mata kirinya.

"Apaa? Jadi benda itu menyatu denganmu?"

"Maksudmu telur itu? Tentu saja, sesuatu yang kumakan akan menjadi bagian tubuhku kan."

"Kukira akan menjadi pup.."

"Dasar jorok, jangan bahas hal itu disini, lalu bagaimana caranya aku menghilangkan efek itu?"

"Kau punya kemampuan istimewa, gunakan hal itu untuk mengendalikan alien itu."

"Bagaimana caranya?"

"Kau kan sudah jadi pintar, pikirkan sendiri."

"Jadi dulu aku itu bodoh ya?"

"Tentu saja, kau sangat bodoh. Mengingat namamu saja susah, bukankah itu orang bego?"

"Jangan mengejek ku, lagipula kepalaku itu pernah terbentur, makanya aku sedikit bodoh."

"Sedikit katamu? Bahkan berhitung 1 sampai 10 saja tidak bisa."

"Hah berisik, lebih baik kau tenggelam saja." ucap Hexari, ia kemudian berdiri dan berlari diatas air danau itu. Ia pun berkelahi dengan pria itu.

"Haha coba saja kalau bisa." tantang pria itu.

"Tunggu dulu, kau datang kesini hanya untuk mengejek ku?"

"Tidak juga, aku hanya berkunjung untuk melihat teman lamaku saja."

"Lalu kapan kau akan datang ke bumi lagi?"

"Kupikir aku tidak akan datang lagi. Lagipula kau tidak akan menyambutku, aku hanya berpesan padamu. Jangan sampai benda itu dan pedangmu di ambil siapapun. Jika manusia dan alien tau kemampuanmu, kemungkinan kau akan diburu."

"Aku mengerti, aku akan menjaga apa yang telah kau titipkan padaku."

"Baiklah aku percaya padamu. Sampai jumpa." pria itu pun menghilang.

"Hah, melelahkan, jadi bagaimana caranya aku mengendalikan alien di tubuhku yah? Hah jika aku tau kejadiannya akan seperti ini, aku tidak akan pernah memakan telur itu." kesal Hexari.

Kembali ke kamar Hexari,

Pagi menjelang, Terlihat ia tergeletak di lantai, ternyata ia tertidur dilantai semalaman.

"Yah sepertinya aku sudah tidak kesakitan lagi. Berkat benda ini, aku beberapa kali merasakan rasa sakit yang luar biasa, yang dapat merenggut nyawa." ucapnya yang langsung Duduk.

"Sebaiknya aku mandi."

Ia pun berjalan kekamar mandi dan mencuci wajahnya, terlihat ia sudah kembali normal, bahkan matanya sudah normal.

Ia pun mandi.

Skip.

Terlihat disebuah lorong, Hexari sedang berjalan, diikuti Violin di belakangnya.

Ia terlihat sedang menuju ruangan jendral Zenitya.

Terlihat pintu sudah diperbaiki.

Tok...tok...

Violin mengetuk pintu, ia menahan Hexari agar tidak langsung masuk(kebiasaan Hexari)

"Masuklah." sahut suara wanita dari dalam.

Mereka berdua pun masuk, terlihat didalam ruangan jendral Zenitya memakai baju lengkap dan ia duduk santai.

"Jadi apa hukumanku?" tanya Hexari to the point.

"Minta maaf dulu." tegas Violin.

"Baiklah."

Hexari pun membungkukan badan

"Aku minta maaf soal yang kemarin, aku tidak bisa mengontrol emosi ku."

"Lupakan itu, aku sudah memaafkanmu. Tapi ada hal yang ingin kutanyakan padamu." kata jendral.

"Aapa itu?" tanya Hexari yang mengangkat tubuhnya.

Skip,

Scene beralih ke sebuah lapangan, terlihat banyak penonton.



Alien Attack : World War Chapter 20 - Ambisi
Penulis : Aerilyn Shilaexs



Scene beralih ke sebuah lapangan, terlihat banyak penonton.

Terdapat 4 orang(2 pria dan 2 wanita.) menggunakan perlengkapan perang dengan senjata lengkap.

Di bangku penonton.

"Jadi apa yang ingin kau tanyakan padaku?" tanya Hexari, ia duduk diantara Violin dan jendral Zenitya.

"Tentang pedang itu,"

"Pedang aneh ini, ada apa memangnya?"

"Kenapa bisa pedang itu memotong pedangku, pedang terkeras dan terpadat, namun kemarin kau dengan mudah memotongnya."

"Entahlah, aku juga tidak tau."

"Memangnya darimana kau mendapatkannya?"

"Dari temanku, bisa dibilang ia adalah sahabat dekatku."

"Jadi begitu, so'al perang waktu itu. Apa benar kau mengoprasikan senjata yang menembakan peluru cahaya?"

"Tidak juga, bahkan aku tidak sampai menyentuhnya."

"Begitu yah, Lio memberitau padaku kalau kau mengoprasikan alat itu hingga membuat bagian atas kapal meledak, alat itupun menembakan peluru cahaya kesegala arah."

"Ya, hal itu bisa dibilang karna kesalahanku. Karna aku yang menyebabkan hal itu terjadi."

"Hm, jadi benar yah. Siang nanti kau akan menjalani hukumanmu, jadi bersiaplah." ucap jendral, ia pun beranjak dari tempat duduknya dan pergi.

"Padahal kau melakukan itu untuk menyelamatkan orang-orang. Tapi kau malah dihukum." ucap Violin.

"Aku tidak peduli, aku akan melakukan apapun demi membinasakan para alien."

"Kenapa kau sangat berambisi membinasakan alien? Apa karna kau punya dendam?"

"Tidak juga, kau tau sendiri bahwa para alien itu membunuh ribuan umat manusia. Aku ingin menghentikan hal itu, alasanku yang kedua adalah karna hal ini adalah permintaan terakhir tuan Hailey. Aku telah berjanji padanya untuk memusnahkan alien yang merusak bumi ini."

Bersambung.


Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 21

Iqbal Kurniawan
2017-03-25 08:30:43
bosan loh bentar bentar flashback jadi alur majunya sedikit lupa
Spectra Phantom
2016-12-07 04:02:52
hexari semangat membara
Ade Aja
2016-11-24 18:45:47
Padahal aksi Hexari melawan Alien itu udah byk membntu para kesatria, tetapi dibalik pertolonganNy ia malah sllu dpt hukuman....
Rudy Wowor
2016-11-22 16:56:55
Mantap Hexari.
Dzibril Al Dturjyana
2016-11-22 07:53:32
pedangnya dari mutiara yaa bisa keras bgt.
Mutia 4Ra
2016-11-22 07:49:05
hexari kpn kesialan mu akn berhenti.next senpai *^_^*
Nugroho Hamisetiadi
2016-11-22 01:03:18
Hexari,, Hexari,, kapan kamu akan "tobat",, kerjanya cuma dihukum terus !! 😁😁 eh min,, gimana kelanjutannya The Fighter ?!?
Jack El Jacqueline
2016-11-22 00:23:41
lanjutkan...TIFA....
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook