VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Alien Attack : World War Chapter 6

2016-10-14 - Aerilyn Shilaexs > Alien Attack : World War
180 views | 13 komentar | nilai: 9.56 (9 user)

Scene beralih ke ruangan putih tanpa ada apapun. Hanya sebuah kasur dan terbaring Hexari disana.

Karna tindakanku aku akan dibunuh. Padahal aku sudah menyelamatkan nyawa mereka.

Kenapa aku bilang sudah menyelamatkan nyawa mereka? Inilah flasbacknya.

Gzzs

Terdengar suara pintu dibuka.

Eh nanti dulu flashbacknya ada seseorang masuk.

"Hexari Pextragon,"

"Jendral."

"Ada beberapa hal yang ingin kutanyakan padamu."

"Anda mau bertanya kepada narapidana yang difonis eksekusi mati."

"Ah mungkin saja kau akan dibebaskan jika kau menjawab semua pertanyaanku dengan jujur."

"Tergantung pertanyaan nya."

"Pertanyaan pertama, darimana kau belajar bela diri? Hanya kau yang mampu memebuat Adder kewalahan, kau mampu menandingi kekuatannya."

"Itu.. Dari seseorang yang menyelamatkanku." jawab Hexari jujur.

"Siapa yang menyelamatkanmu? Dari apa?"

"Aku malas menyebut nama orang menyebalkan itu. Yang pasti dia menyelamatkanku saat terombang ambing dilautan."

"Katakan siapa namanya?" paksa jendral pada Hexari agar memberitaukan nama orang yang telah menyelamatkannya.

"Tidak mau. Lagipula dia sudah mati, apa pentingnya membahas orang yang sudah mati."

"Kau ini keras kepala sekali."

"Yah, tidak ada gunanya kau mengancamku. Lagipula aku akan mati besok."

"Yasudah baiklah, lalu bagaimana kau bisa menggunakan semua senjata itu? Aku mendapat laporan bahwa kau dapat menggunakan senjata lebih dari satu jenis."

"Itu..."

*Flashback saat tes ke 2.

"Coba kau gunakan senjata api dan tembaklah sasaran itu." perintah pria yang tegas itu.

"Baik."

Hexari mengambil senapan dan menembak sasaran dan

Dor..

Sasaran dengan jarak 15 meter dapat ditembak oleh Hexari dengan sempurna.

"Lalu senjata api lainnya."

Seperti halnya tadi, hexari mampu menembak sasaran dengan sempurna.

"Anak ini, mungkin penyerang jarak jauh."

"Coba kau pakai perlengkapan rudal"

Hexari pun memakainya dengan benar tanpa diberi contoh terlebih dahulu.

"Hoh senjata ini lumayan berat." gumam Hexari.

"Buka sasarannya."

Tembok di arah depan Hexari terbuka dan menampilkan sasaran berupa batu besar dengan jarak 25 meter.

tanpa ragu Hexari menembak dan bum. Batu pun hancur.

"Wah diluar dugaan."

Beberapa senjata ia coba dan terakhir mencoba katana.

"Baiklah lawan aku. Aku tidak akan serius, jadi tidak perlu takut terluka."

"Baiklah, aku mulai."

Hexari dengan cepat menebaskan katana itu ke arah pria itu. Dan

Sring...!!!

Dengan cepat serangan Hexari ditahan.

"Tenaganya lumayan."

Tebasan demi tebasan Hexari lancarkan. Semuanya mengarah ke titik vital.

"Jika serangannya tidak ku tahan maka aku akan mati. Dia menyerang ke titik vital, "

Sring.. Sring...

"Su-sudah cukup. Aku bingung menentukan tipe apa dirimu."

*flashback end.

"Benar juga yah, kenapa aku bisa memakai semua senjata yah? Aku juga tidak tau, benda-benda yang kulihat atau senjata yang kulihat seolah sangat mudah ku gunakan."

"Hm, seperti itu kah. Apa kau tidak menyembunyikan sesuatu dariku?"

"Tentu saja aku

Alien Attack : World War Chapter 6 - Bom Nuklir
Penulis : Aerilyn Shilaexs

menyembunyikan sesuatu"

"Apa?"

"Setiap orang kan mempunyai rahasianya masing-masing"

"Hah kau ini. Lalu apa yang kau pikirkan, kau menembak kapal musuh dengan laser hingga membuat nya meledak dan membuat gelombang ombak hingga mencelakai banyak orang."

"Sebenarnya jendral, kapalnya tidak meledak. Bahkan tidak tergores sedikitpun."

"Apa magsudmu? Lalu ledakan itu?"

"Itu ledakan bom nuklir."

"Apa magsudmu?"

"Sebelum itu, jendral apa selama perang ada manusia yang pernah menenggelamkan kapal alien?"

"Belum. Apa hubungannya dengan bom nuklir?"

"Sudah kuduga, akan ku ceritakan"

Baiklah sekarang Flashbacknya

"Kemana mereka? Kenapa sudah menghilang? Seingatku masih tersisa beberapa ekor yang belum ku bunuh, itu tidak penting." saat Hexari berenang dibawah kapal musuh, ia terkejut karna kapal musuh mundur dan mengeluarkan sekitar 8 buah benda berwarna hitam seukuran bola basket.

"Benda apa ini?" Hexari kemudian menghampiri benda yang dijatuhkan kapal itu. Terlihat bola-bola itu tidak jatuh ke dasar laut tapi melayang, semuanya melayang didalam air.

Setelah dekat, jaraknya kira-kira 1 meter.

"Apaaaa? I-ini bom nuklir." Hexari sangat kaget dengan munculnya 8 bom nuklir.

"Apa mungkin? Aku harus memastikan dulu. Hexari segera berenang ke permukaan dan melihat keadaan diatas air.

Ternyata pasukan alien mulai mundur.

"Sudah kuduga, mereka ingin meledakan semua para prajurit. Aku harus mencegahnya." ia pun menghirup udara dan segera menyelam lagi.

Di dalam air.

"Apa yang harus kulakukan?" pikir Hexari, ia pun mencoba menyentuh bom nuklir itu dan tidak terjadi apa-apa.

"Kurasa bom ini adalah bom waktu, aku harus menjauhkannya dari jangkauan prajurit." pikir Hexari yang membawa bom nuklir itu cukup diluar jangkauan. Namun saat ia memindahkan bom nuklir ke 8. Ke 8 bom nuklir itu mulai mengeluarkan cahaya.

"Gawat, bom nya akan segera meledak, tapi kenapa? Jika bomnya meledak sekarang maka kapal alien pun akan terkena dampaknya. Kecuali... Sebaiknya ku periksa." Hexari segera kembali berenang ke permukaan, ia pun muncul dan berenang ke speedboatnya

"Perkiraanku, kapal itu tidak akan mempan ditembak senjata apapun." pikir Hexari.

"Semuanya mundur.!" teriak Hexari lantang.

"Apa magsudmu sialan, kita telah mendesak musuh. Bukankah kita harus maju." teriak salah satu prajurit berlambangkan soldier.

"Aku bilang mundur semuanya.!"

Hexari kembali berteriak dan kali ini ia mengangkat laser dan menembakannya kearah kapal alien itu.

"Apa yang kau lakukan? Semuanya munndur. Dengan serangan itu kapal musuh akan meledak" teriak kapten Zhak.

"Sudah kuduga." pikir Hexari yang masih menembak laser merah itu. Ia melihat kapal musuh tak tergores

sedikitpun.

"Dengan begini, walaupun bomnya meledak, kapalnya tidak akan hancur. Bahkan mustahil hanya membuat goresan dikapal." pikir Hexari

Tak berselang lama. Sesaat para prajurit mundur. Terjadilah ledakan besar hingga menciptakan gelombang air yang menghempaskan mereka.

*Flashback end

"Ja-jadi kau menyelamatkan nyawa mereka semua dari ledakan bom nuklir itu? Tapi mereka mengira kau meledakan kapal musuh hingga menciptakan gelombang?"

"Ya."

"Lalu kenapa kau tau kalau itu bom nuklir dan kenapa kau tau kalau kapal musuh tidak akan terkena dampak ledakan, bahkan tidak tergores sedikitpun.?"

"Entahlah, aku hanya melihat dan menyentuh sesuatu. Dan dalam waktu singkat aku mengetahui nama, fungsi, dan bahan benda itu. Bahkan jika itu senjata atau kendaraan, aku dapat menggunakannya." jelas Hexari.

"Aku tidak mengerti dengan dirimu. Tapi yang jelas kau tidak bersalah dalam kejadian ini."

"Yah. Jadi apa aku masih akan di hukum mati jendral?"

Bersambung. Yah itu lah aksi Hexari yang pertama. Yang tidak disadari oleh siapapun. Dan berikutnya pun seperti itu, hexari beraksi menyelamatkan orang dan malah dikira ia mencelakai orang. Yang sabar Hexari

Bersambung ke Alien Attack : World War Chapter 7

Dwi Fitri
2017-03-23 07:37:20
Wah Hexari adalah pahlawan
Rizki15
2017-03-06 21:59:52
kaya one punch man
Davies Wryngearspeed
2017-01-21 10:24:53
Hexari.. Bakalan dead aku yakin, dan generasi tokoh utama selanjutnya adalah.. Hentai Hexari
Rani Envyzia
2017-01-18 12:55:39
Hmm.. Jadi seperti itu. . .
Spectra Phantom
2016-12-06 18:24:49
jadi seperti itu kejadiannya
Vestaka Pyrokinesis
2016-10-20 18:35:59
hexari you is a hero
Blackpearl Kwon Yuri
2016-10-17 18:24:50
jadi kaya saitama
SESHOMARU INU
2016-10-14 22:16:58
pahlawan dibalik layar
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2016-10-14 17:20:16
dia akan dpenjara.. dan ktika bebas akn jd pasukan soldier.. mungkin. sbenarny tepatnya master warrior.. ha.
Dzibril Al Dturjyana
2016-10-14 10:55:19
paling di hukum jdi prajurit.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook