VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
LoLLiPoP Chapter 23

2017-01-11 - Mikazuki 92 Lollipop > LoLLiPoP
67 views | 11 komentar | nilai: 9.5 (4 user)



"Sudah lama kita tidak saling bicara, mantan geng BMW, Marie.!" Ucap Melody dengan senyuman sinis.

Marie pun berdiri dan menghampiri Melody dan langsung memegang kerah baju sekolahnya.

GREP..!!

"Melody, lebih baik kamu jangan pernah cari gara-gara dan menggangu kesenaganku lagi.!!" Marie mengancam Melody.

"Huh, iya-iya baiklah aku akan segera menjauh kok, tapi yang barusan itu pelajara bagi orang yang berani menentang William-kun." Jawab Melody sambil melepaskan tangan Marie secara paksa dari kerah belazernya.

Melody pun membalikan badanya dan melangkah pergi meniggalkan Marie dan Mikazuki.

Sementara Inui hanya melongo melihat kejadian itu.

'Ini suatu peringatan dan sebuah resiko kalau berani menentang William, bisa-bisa Mikazuki-kun lebih bahaya dari ini.' Batin Marie sedikit cemas.

Marie pun melangkah mendekati Mikazuki.

"Mikazuki-kun maaf yah, atas kelakuan Melody barusan." Ucap Marie sambil mengeluarkan saputangannya dan mengelap wajah Mikazuki yang belepotan kue.

"Nggak apa-apa kok, ini semua salahku sendiri." Ucap Mikazuki sambil tersenyum pada Marie walau pun wajahnya belepotan froyo.

Scene

Mikazuki sudah pulang dari sekolah tampak ia lagi mengucilkan sepatunya.

"Aku pulang.!?" Ucap Mikazuki sambil berjalan meneteng sepatunya masuk kerumah.

Mikazuki pun terkejut melihat si cewek tergeletak di lantai, ia pun berlari menghampiri si cewek.

"Hei.. Kamu kenapa.?" Tanya Mikazuki panik ia mencoba memegang dan membalikan badan si cewek.

'Badanya sangat panas sekali.!?' Batin Mikazuki tampak di wajahnya sangat cemas melihat kondisi si cewek.

Mikazuki menaruh tasnya di dekat sofa lalu ia pun mengangkat dan membopong si cewek untuk dibawa kekamarnya.

Sesampainya dikamar Mikazuki pun membaringkan si cewek di atas kasur, ia pun kembali buru-buru turun ke dapur megambil air dan handuk untuk mengkompres.

*****

Tampak Mikazuki meletakan handuk kompres di jidat si cewek.

'Apa yang sebenar terjadi pada kamu' Batin Mikazuki, yang terlihat cemas di wajahnya.

Sedangkan si cewek masih belum sadar juga.

Mikazuki yang larut dalam situasi cemas melihat si cewek yang masih belum sadar ia di kejutkan oleh handponenya yang berdering.

Ia pun mengangkat handpone tersebut tampak dilayar handponenya tertera nama Marie.

"Hallo, Marie ada apa.?" Tanya Mikazuki.

Terdengar dari handpone itu suara.

"Mikazuki-kun malam ini kita makan bareng yuk.?" Jawab Marie mengajak Mikazuki.

"Maaf Marie sepertinya malam ini aku nggak bisa pergi deh." Jawab Mikazuki dengan nada yang tidak semangat.

"Yah, kok gitu,! Jadi gimana donk.?" Ucap Marie dengan nada kecewa.

'Bagai mana aku bisa pergi,
sedangkan dirumah kondisinya seperti ini.' Batin Mikazuki sambil melihat si cewek yang masih belum sadar dihadapannya.

"Hei,!! Mikazuki-kun apa kamu mendengarkan ku.?" Tanya Marie.

"Iya-iya aku mendengarkanmu,! Marie kalau kamu mau makan malam, kamu ajak saja Luna-chan." Ucap Mikazuki ngasal.(gagal fokus)

"Haah, apa maksud m.." Belum sempat Marie menyelesaikan perkataannya Mikazuki pun memutuskan panggilan itu.

Truut..

LoLLiPoP Chapter 23 - LoLLiPoP 23 Cemas
Penulis : Mikazuki 92 Lollipop

Mikazuki memeras handuk tersebut dan menaruhkan kembali ke jidat si cewek.

'Cepatlah bangun jangan membuatku khwatir begini.' Batin Mikazuki.

Mikazuki yang tengah khawatir dan cemas terhadap kondisi si cewek, melihat suatu keanehan pada tangan si cewek tampak huruf berwarna hijau tertera sebuah kalimat ditangan si cewek yaitu LOLLIPOP.

'Lollipop.?' Batin Mikazuki kebinggungan.

Ia pun mencoba memegang tangan si cewek.

Tiba-tiba saja si cewek terbangun dari pingsannya.

"Kamu sedang apa.?" Tanya si cewek pada Mikazuki dengan nada suara yang lemah.

Mendengar suara si cewek Mikazuki cepat-cepat melepaskan tangan si cewek.

"Ah, tidak ada apa-apa kok." Jawab Mikazuki yang agak sedikit terbata.

Lalu Mikazuki melihat kearah si cewek
dengan pandangan yang serius dan bertanya.

"Kamu kenapa,? apa yang sebenarnya terjadi.?" Tanya Mikazuki serius.

Si cewek yang mendengar pertanyaan Mikazuki itu lalu menjawab.

"Aku tidak ingat dan tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi." Jawab si cewek dengan nada suara lemah.

"Ya sudah kalau begitu, istirahatlah." Ucap Mikazuki sambil berdiri dari kursi disamping tempat tidur tersebut.

"Tunggu dulu.!!" Kata si cewek menahan Mikazuki.

"Ada apa lagi.?" Tanya Mikazuki.

"Bisakah kamu mengambilkan segelas susu untuk diriku, sebenarnya aku haus sekali." Pinta si cewek pada Mikazuki.

Mendengar itu Mikazuki buru-buru menuju kedapur untuk mengambilkan segelas susu.

*****

Tampak Mikazuki mebawakan segelas susu untuk si cewek.

"Ini." Kata Mikazuki mengulurkan segelas susu itu pada si cewek.

"Terima kasih." Ucap si cewek sambil tersenyum dan menerima uluran Mikazuki tersebut.

'Senyumnya sungguh benar-benar mirip Luna-chan.' Batin Mikazuki sambil mengamati si cewek yang sedang meneguk susu tersebut.

"Ano, bolehkah aku mengatakan sesuatu.?" Ucap Mikazuki yang sedikit gugup.

Si cewek yang mendengar suara Mikazuki itu menghentikan aktivitasnya.

"Ada apa.?" Tanya si cewek pada Mikazuki.

"Benarkah kamu tidak memiliki sebuah nama.?" Jawab Mikazuki dan bertanya kembali kepada si cewek.

"Yah, aku tidak tahu namaku sendiri, bukan hanya nama tapi aku juga tidak tahu dari mana aku berasal." Jawab si cewek.

"Begitu ya.!?" Ucap Mikazuki sambil memegang dagunya dan berpikir.

"Lalu kanapa, ada sesuatukah.?" Tanya si cewek balik.

"Nggak-nggak aku hanya berfikir mencari sesuatu nama yang cocok untukmu." Jawab Mikazuki menaggapi pertanyaan si cewek.

"Bagai mana kalau namaku Lili." Kata si cewek memberikan saran.

"Itu nggak cocok sama sekali." Kata Mikazuki sambil memasang wajah sweatdrop.

Mikazuki pun memejamkan matanya mengingat sesuatu.

'Luna-chan harus nama yang hampir mirip denganmu, wajah kalian sangat Mirip, harus pakai kata L.' Batin Mikazuki sambil berpikir keras untuk menemukan nama yang cocok si cewek.

"Nggak usah terlalu di pikirkan." Ucap si cewek membuyarkan konsentrasi Mikazuki dalam proses mencari nama untuknya.

"Eh.!!" Tampak Mikazuki sedikit kaget.

"Aku telah menemukan nama yang cocok untuk diriku." Ucap si cewek sambil tersenyum.

Jangan Lupa Kritik Dan Saran Nya.

Bersambung ke LoLLiPoP Chapter 24

Reflechir
2017-03-17 20:00:37
emang gak berat tuh ngangkat android seukuran manusia?
Bocah Redoks
2017-01-28 07:19:24
lyli nama yg cocok. kan sama sama awalan L
Kleiss Effortles
2017-01-25 10:05:28
Nilai 10 untuk cerita yang ku ikuti
Mikazuki 92 Lollipop
2017-01-14 21:07:28
@AdminSenior
Dalreba
2017-01-13 15:02:28
I like
Sqouts Shadows
2017-01-13 05:51:51
Mungkin namanya lolipop
ThE LaSt EnD
2017-01-12 22:04:22
gadis android.. Lolly..
Gouenji Shuuya
2017-01-12 15:56:26
Apa ya kira2 namanya
Akazu hakuchi
2017-01-12 14:03:46
Udah chapter 23 belum di kasih nama ya si lolipop. Bagaimana kalau KINA diambil dari kata KAIKINA artinya misterius seperti android lolipop itu yang misterius. Hee
Rudy Wowor
2017-01-12 13:38:31
Namanya paijem atau sutinah aja kan udah pasaran kalau nama-nama jepang dipakai dicerita, tampil beda dengan nama yang classic banget.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook