VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Knight Diary Chapter 60

2017-09-29 - Kizaemon > Knight Diary
204 views | 23 komentar | nilai: 9.91 (11 user)

Pagi hari, Ichiro yang mendengkur sepanjang malam kini mulai terjaga. Tidak biasanya dia kesiangan.

".....?"

Entah kenapa, Ichiro merasakan dirinya diliputi hawa panas. Tapi di saat yang sama, itu terasa nyaman. Perasaan hangat yang memanjakan seperti saat sedang berada dalam sauna.

"Ahn......."

"...Hm?"

Ketika Ichiro berusaha menggerakkan tangannya untuk bangun, telinganya menangkap suara desahan lembut yang menggoda. Ini bukan imajinasinya.

S-siapa?

Ichiro mulai berpikir bahwa itu hanya Williabelle yang menyelinap ke tempat tidurnya. Tapi dari udara sekitar, Ichiro sama sekali tidak mencium harum mawar yang dalam dan memabukkan. Jelas ini bukan Belle!

Dengan satu sentakan, Ichiro menyingkap selimut di ranjangnya.

"I-ini......"

Tidur dengan memeluk lengan Ichiro, adalah seorang gadis muda dengan rambut setengah panjang berwarna jingga terang yang sangat mencolok seperti nyala api. Parasnya begitu cantik dan halus tanpa noda sedikitpun sehingga membuat Ichiro sempat mengira bahwa ia cuma boneka. Satu-satunya hal yang patut dikhawatirkan di sini adalah kondisi gadis ini yang sama seperti bayi baru dilahirkan, tubuhnya tidak ditutupi sehelai benangpun....

Hanya apa yang sedang terjadi di sini? Perselingkuhan?

Untuk sesaat, otaknya seperti terkena arus pendek. Jika Gisela atau Belle sendiri sampai tahu kalau dia tidur dengan gadis tidak dikenal.... Ichiro mungkin bahkan tidak tahu bagaimana dirinya akan mati.

Setelah menyadari betapa berbahaya situasinya sekarang, Ichiro hampir gila karena panik.

'Mungkinkah..... ini pasti ulah Diary!'

Tanpa sepengetahuannya, Diary pasti mengambil alih tubuh Ichiro saat tidur lalu berkeliaran di kota sambil merayu gadis-gadis dan membawa pulang satu untuk bersenang-senang. Tidak ada lagi kemungkinan yang lebih masuk akal dari ini. Itulah yang Ichiro pikirkan.

'Si bajingan ini bertindak seenaknya dan ingin aku yang kena batunya? Lihat saja, setelah semua ini berakhir, aku benar-benar akan membakarnya!'

Pertama, Ichiro harus menjauhkan diri lebih dulu dari gadis asing ini. Jika tidak, dia takkan pernah bisa berpikir jernih.

"H-hei...."

"Mmh! Ahn....j-jangan sentuh..... di sana...."

Masih setengah sadar, gadis itu mulai bergumam setiap kali Ichiro bergerak untuk membebaskan diri. Ia tidak membiarkan Ichiro kabur dan mempererat pelukannya.

'S-sialan.... ini buruk untuk jantungku... Tidak. Dibanding Belle, godaan setingkat ini bukan apa-apa!'

Kenyataannya, Ichiro kewalahan. Oleh karena itu dia berusaha meyakinkan dirinya sendiri agar tetap tenang.

Hanya setelah mengerahkan seluruh tenaga, Ichiro berhasil melepaskan diri. Namun itu membuatnya jatuh dari ranjang dengan bagian belakang kepala mendarat lebih dulu.

"Guh...... kenapa wanita dari dunia ini begitu kuat..... Eh?"

Masih dalam posisi setelah jatuh, Ichiro melihat gadis itu menjulurkan kepalanya untuk melihat ke bawah pada Ichiri dari atas tempat tidur. Sepasang mata keemasan yang menatap Ichiro itu dipenuhi perasaan sukacita.

"Selamat pagi...... Ichiro-sama."

"! K-kau......."

Setelah mendengar suara gadis itu dengan lebih jelas dan melihat caranya memanggil, Ichiro tercengang.

".......Efreet?"

*****

....


Knight Diary Chapter 60 - Ratu Iblis Api
Penulis : Kizaemon

Shuaa~

Dikelilingi oleh partikel cahaya seperti ratusan kunang-kunang, Williabelle dan Lea muncul dari gate yang Ichiro pasang tepat di depan pintu masuk istana Williabelle.

"Kami pulang~!"

"Nn.... akhirnya kita di rumah...."

Lea terlihat enerjik seperti biasa, sementara Belle tampak tidak puas dan lelah karena suatu alasan.

"Ehh, tidak ada yang menyambut Lea dan mama? Papa tidak di rumah? ...Ah! Itu kak Gisela~"

Sebelum Belle sempat mengatakan sesuatu, Lea sudah berlari menuju Gisela yang sedang menyiram bunga di sudut halaman depan. Jika Lea dibiarkan berkeliaran sendirian di lingkungan sekitar, anak itu hanya akan mencari sesuatu yang berbahaya seperti ulat bulu atau jamur beracun. Tapi Belle tidak akan khawatir selama ia bersama Gisela.

Menghembuskan napas, Belle melangkah melewati pintu. Ia berjalan dengan kamar Ichiro sebagai tujuannya.

Tadi malam Lea dan Belle diundang ke istana Schroder yang megah dan datang bersama Kin, Rika dan Yuuta. Disambut langsung oleh Raja Gerald dan putrinya Alarica membuat Belle agak terkejut, namun ia segera mengetahui alasannya.

Ngomong-ngomong, Mariel juga hadir di sana. Dan ketika ia melihat Belle, ia segera berlari memeluknya sambil menangis dan mengadu tentang para Royal Knight dan Alarica yang tidak mengizinkannya ikut serta dalam pertempuran sampai-sampai mengikat Mariel dan menguncinya di ruang perlindungan bersama Alarica. Sebenarnya itu para Royal Knight yang melakukan tugas mereka dengan baik untuk melindungi VIP.

Melihat Mariel, Belle dan Alarica tersenyum masam di saat yang bersamaan. Alarica yang selalu ramah dan baik pada semua orang, dengan sangat cepat mengakrabkan diri dengan Belle. Sementara ketiga gadis itu memulai obrolan mereka sendiri, sepanjang waktu Lea hanya meringkuk seperti seekor kucing dan tidur manis di pangkuan mamanya.

Dari Alarica dan Mariel, Belle mengetahui latar belakang dan identitas Lea yang sebenarnya. Raja sudah cukup bersyukur setelah memastikan dengan mata kepalanya sendiri kalau anak sahabat karibnya masih hidup dan sangat sehat. Seandainya pihak Schroder yang lebih dulu menemukannya, maka sekarang Lea akan dirawat dan tinggal di Istana Schroder. Tapi karena sekarang Lea sudah terlanjur menempel pada Belle, tidak akan ada yang cukup tega untuk memisahkan anak itu dari keluarga barunya.

Namun tetap saja, bagaimanapun, karena identitas Lea itu cukup spesial, untuk jaga-jaga Raja mengajukan beberapa syarat pada Belle jika ingin tetap mengasuh Lea.

Hal inilah yang ingin Belle rundingkan dengan Ichiro. Tetapi......

"Ichiro..... bicara dengan seseorang?"

Tepat sebelum menyentuh gagang pintu, tangan Belle berhenti.

***

"K-kau...... Efreet?"

"Iya! Saya sangat senang karena sekarang bisa bertatap muka langsung dengan Ichiro-sama. Ah, dan bukankah itu Tuan Pahlawan ke-8? Seperti yang diharapkan dari Hero terkuat, sampai sekarang anda masih bertahan hidup walau hanya dalam bentuk jiwa yang tersegel dalam relik."

<He, Ichiro, kupikir ada ribut-ribut apa pagi hari begini... Yup, memang sudah lama sekali, Ratu Iblis Api. Tapi kau sungguh curang karena tampak masih awet muda...>

"Ufufu, saya tersanjung."

"Erm.... eto...."

Di saat Diary dan Efreet mulai bicara seperti sudah kenal lama, Ichiro kesulitan memasuki percakapan dan ragu-ragu harus bicara apa.

Ini adalah Efreet dalam wujud 'manusia'nya. Sebenarnya Diary sudah berusaha menjelaskan tentang hal ini tadi malam, namun Ichiro tertidur di tengah prosesnya.

Ras Demon memiliki bakat sihir hebat dan tubuh unik. Saat disegel ke dalam sebuah relik, tubuh mereka akan terurai menjadi energi sihir pekat lalu ikut tersegel ke dalamnya. Dan ketika tiba waktu dimana segelnya sudah rusak termakan usia atau dilepas seseorang, tubuh fisik mereka
akan terbentuk kembali secara perlahan dan menyatu dengan relik tersebut. Di pertarungannya dengan Vion, segel Efreet sudah retak lalu Ichiro dengan paksa menerobos itu demi bisa menggunakan Demonification.

"Oh..." Ichiro terus mengangguk saat mendengar uraian Diary.

"Kau tadi memanggil Ef 'Ratu Iblis Api'. Apa itu?"

<Aa, itu adalah julukannya dulu. Di masa perang besar, pihak Demon punya Enam Ratu yang memimpin pasukan mereka. Dan Efreet yang memiliki puluhan ribu pasukan undead dan monster neraka, adalah salah satu dari enam ratu itu.>

"Ratu...... maksudmu...."

<Yup. Dia ini salah satu istri Raja Iblis.>

"Ohh, begi-... Tunggu, apa!?"

Setelah akhirnya menyadari makna dari ucapan Diary, Ichiro tanpa sadar mundur dua tiga langkah dari Ef.

Ichiro baru memikirkan ini. Setelah semua, tidak peduli bagaimana penampilan luarnya, Ef tetaplah seseorang dari ras Demon. Apalagi dia dulu sempat menjadi istri raja iblis? Tidak heran jika dia sebenarnya menyembunyikan rencana jahat dan menyimpan dendam atau semacamnya, kan?

Melihat Ichiro yang mengambil jarak dan memandangnya dengan penuh curiga, Ef cepat-cepat menggelengkan kepalanya dengan panik.

"T-Tunggu, Ichiro-sama, ini adalah kesalahpahaman! Enam Ratu Iblis, itu hanyalah julukan yang diberikan oleh pihak Manusia secara sepihak. Mungkin itu karena kami sering terlihat bersama dengan Raja(Iblis), tapi kenyataannya, Raja tidak punya satupun istri atau selir. Raja selalu seperti itu, terlalu fokus pada obsesinya untuk menguasai dunia, Raja tidak pernah memikirkan tentang wanita. P-percayalah, Ichiro-sama..."

"Hmm...." Ichiro memegang dagunya seolah berpikir.

Ef yang mengedipkan air mata membuat Ichiro ragu. Perkataan Efreet juga membuat Ichiro berpikir, seharusnya Diary bisa mencontoh raja iblis ini. Dibanding Diary, raja iblis jauh lebih cocok dijadikan sebagai teladan.

'Diary, apa kita bisa mempercayai perkataannya? Meskipun dia cuma tampak seperti gadis polos.....'

<Tentu kau bisa percaya. Kau harus belajar dari motto hidupku.>

'Dan apa motto hidupmu itu?'

<'Wanita selalu benar'.>

'.......Bodohnya aku bertanya padamu.'

Ichiro benar-benar ingin mengutuk sekarang. Bagaimana bisa orang ini adalah Pahlawan paling disegani di masa lalu? Apa di dalam otakmu itu tidak ada hal lain?

<Jangan khawatir, selama masih ada aku, dia tidak akan berani macam-macam. Tapi tentu saja kita harus tetap berhati-hati. Perlu kau ketahui, di masa lalu, Efreet pernah membakar ribuan prajurit manusia, lho.... Juga, kau mungkin tidak ingat, saat kau dalam mode Demonification, kepribadianmu sempat berubah jadi brutal dan liar seolah kau adalah orang yang berbeda. Yang ada hanya hasrat untuk memusnahkan apapun yang ada di depanmu. Aku tidak tahu apakah Efreet ada hubungannya dengan ini atau tidak, tapi seperti yang kukatakan tadi, berhati-hatilah. Jangan gunakan Demonification saat aku tidak ada.>

Tiba-tiba Diary terdengar bisa diandalkan.

'....Un.' Ichiro mengangguk dalam diam.

Seperti namanya, skill Demonification adalah teknik terlarang untuk mengubah diri menjadi iblis dengan bantuan langsung dari ras demon demi menembus batasan fisik manusia untuk sementara waktu. Skill itu memang memberinya kekuatan tempur yang eksplosif, tapi juga beresiko. Bisa saja Ichiro kehilangan kewarasannya dan berakhir menyakiti teman-temannya sendiri.

Ketika Ichiro sedang tenggelam dalam lamunannya, suara halus memasuki telinganya.

"U-uhm..... Ichiro-sama...."

"Oh, ada apa, Ef?"

"I-Ichiro-sama, percayalah, saya bukan selir raja iblis, dan saya masih perawan."

"Bffth!? T-tunggu-! Itu-!!"

Meskipun tidak sedang memakan sesuatu, Ichiro merasa kalau dirinya hampir tersedak sampai mati. Dampak kata-kata Ef itu terlalu merusak. Hanya kenapa ia masih membahas tentang itu? Itulah yang Ichiro teriakkan dalam hati.

Ichiro mungkin tidak terlalu memikirkannya, tapi bagi Ef, ini adalah hal yang wajib dijelaskan.

"Jika Ichiro-sama belum bisa percaya, maka......"

--maka Ichiro-sama bisa memeriksanya sendiri.

Tapi sebelum Efreet bisa menyelesaikan kalimatnya, pintu terbuka dengan bunyi *BAM!* yang keras.

"I-Iblis jalang ini benar-benar.....!"

Yang berdiri di sana adalah Belle yang menggertakkan giginya karena sudah ada di batas akhir kesabarannya.

"B-Belle? Kenapa kau tidak mengetuk pintu dulu sebelum masuk?"

"Ini rumahku, idiot."

"Ah, ahaha...." Ichiro hanya bisa menunjukkan tawa hampa pada Belle yang tiba-tiba muncul.

Tidak, sejak awal Ichiro sudah tahu kalau Belle lama berdiri di depan pintu. Itu karena Diary mampu merasakan energi sihir dan bentuk kehidupan dalam jarak tertentu.

Mendekat, Belle merangkul Ichiro dari samping sambil melotot pada Ef. Meskipun selalu bicara seperti seorang tuan putri arogan, terkandang Belle juga bisa bertingkah kekanak-kanakan di depan Ichiro.

Tersenyum, Ichiro mengusap rambutnya dan menikmati aroma Belle. Itu harum seperti anggur termanis yang bisa membuat semua lelaki jatuh cinta tanpa kecuali.

"Kau mendengarnya ya...."

"Nn, aku dengar semuanya."

"Oh, itu bagus."

Serius, itu bagus. Inilah alasan kenapa Ichiro membiarkan Belle menguping. Karena Belle sudah mendengar semuanya, Ichiro tidak perlu lagi membuang waktu untuk menjelaskan. Dan yang paling penting, tidak akan ada situasi dimana Belle mengira Ichiro berani membawa pulang perempuan tidak dikenal. Jika itu terjadi, Belle tidak akan berhenti hanya pada 'mendobrak pintu'. Dia mungkin saja akan menarik keluar pedangnya dan menyebabkan terjadinya pertumpahan darah di sini.

"Ichiro, berhenti bermalas-malasan di sini. Seharusnya kau punya urusan di istana Schroder, kan?"

"Ap-- Bagaimana.... kau tahu?"

"Aku baru saja dari sana. Mereka menceritakan semuanya...."

".....Tentang diriku yang adalah 'Si Nomor 8' dan juga Lea?"

"Nn. Kita bahas masalah ini nanti."

"Ugh...."

Belle mengangguk dengan mata setengah terbuka. Ia jelas berada dalam mood yang buruk. Kemungkinan ia tidak senang karena Ichiro tidak pernah memberitahunya tentang identitasnya yang sebenarnya.

"Ano...... Ichiro-sama... Ichiro-sama..."

Ichiro bisa mendengar suara Ef dan merasakan bajunya di tarik-tarik dari belakang, namun dia berusaha sekuat tenaga untuk mengabaikannya. Dia tidak berani membuat Belle lebih marah dari ini.

Yah, apa boleh buat karena Ichiro memang payah. Dia termasuk tipe lelaki yang tidak berani membantah perkataan istrinya.

"Tadinya aku juga ingin segera ke Schroder, tapi, seperti yang kau lihat sendiri, mana mungkin aku bisa pergi begitu saja dan menutup mata pada masalah yang baru muncul ini."

"Hmph.... untuk kali ini, tidak apa-apa, Ichiro. Biar aku..... yang mengurus iblis ini."

"Hah!? M-maksudku, kau benar-benar berpikir ini tidak apa-apa? Tapi aku--"

Ichiro masih ingin mengatakan beberapa hal, tapi Belle memotongnya.

"Ah, aku baru ingat. Tadi malam, si kacamata itu mengatakan sesuatu seperti, jika Ichiro masih belum melapor ke istana saat matahari terbit, kau tidak akan dibayar."

"APA!?"

Tampaknya informasi itu membuat Ichiro lebih syok ketimbang saat dia menemukan Efreet yang tidur satu selimut dengannya.

Ichiro sudah menuruti perintah Kin dan bertarung serius dengan Vion, yang mana sangat menguras tenaganya. Akan tetapi, setelah semua kerja keras itu, pada akhirnya dia tidak mendapat imbalan apapun? Apa Kin berpikir kalau Ichiro adalah Pahlawan pembela kebenaran yang bekerja secara suka rela? Apa omong kosong ini? Jangan bercanda!

Instant Jump.

Tanpa mengatakan apapun, Ichiro *blink!* menghilang begitu saja. Dia bahkan tidak memikirkan kemungkinan kalau sebenarnya Belle cuma bercanda.

"Dasar, idiot itu tidak pernah berubah..... fufu~"

Memegang kedua pipinya yang memerah, Belle tertawa sendiri. Dilihat dari manapun, tingkahnya seperti gadis yang sedang jatuh cinta. Namun saat mengingat keberadaan Ef, ia segera kembali ke dirinya yang anggun dan arogan.

"Nah, karena Ichiro sudah pergi, tidak apa-apa bagimu untuk menunjukkan sifat aslimu, Iblis."

"Uuu... Ichiro-sama.... ini pertama kalinya.... Ichiro-sama tidak membawa saya.... hiks...."

"Hei, kau itu bukan pedang lagi! Kau dengar? Aku bicara padamu!"

Mengabaikan Belle yang mulai berteriak, Ef terus terisak.

Bersambung ke Knight Diary Chapter 61

Michael Ver Villes
2018-01-06 03:44:58
moga moga dilanjut
LsomXXX
2018-01-03 19:48:59
Kapan dilanjut lagi
KazutoWalker
2017-12-30 22:38:54
Lama bgt rilis
LsomXXX
2017-12-23 18:27:44
Kapan dilanjutkan ceritanya
Ozifex
2017-12-18 13:44:29
kapan lanjutannya ya..
Dzibril Al Dturjyana
2017-12-16 14:57:43
Uda baca dari awal mpe akhir lgi.. Ni autornya manaa siee....
Tatsuya
2017-12-11 14:41:49
ini cerita kapan dirilis lama sekali
BeeZero
2017-11-21 19:27:06
ini..kapan rilis lagi gan ??! di tunggu !!
Grim Rieper
2017-10-26 05:32:06
huuuu lama amat rilisnya aku jadi keseeel
Rikuto Kagami
2017-10-24 03:58:00
Dikasih Gambar wiliabelle dan efreet dong
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook