VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Knight Diary Chapter 57

2017-06-16 - Kizaemon > Knight Diary
239 views | 25 komentar | nilai: 9.9 (10 user)

Catatan Penulis: Aku sangat berterima kasih pada semua pembaca yang sudah mengikuti cerita ini hingga sekarang. Dan juga, maaf karena rilisnya yang selalu lambat, inilah batas kecepatanku. XD

...

Knight Diary-Chapter 57

Di Schroder, pertempuran juga belum berakhir.

"Eh? Kamu...!" Yuuta terkejut saat melihat siapa yang baru saja menolongnya.

'Beastman kucing putih... tidak, bukan ya? Dan kalung yang dimilikinya itu... tidak salah lagi! Ciri-cirinya sama dengan yang diberitahukan oleh Paduka Raja. Putri Malia... tapi kenapa anak kecil jaman sekarang begitu nekat? Aku harus segera membawanya ke tempat aman.'

Yuuta melepas skill-nya dan hujan pun mulai reda. Dia bergegas menuju Lea. Namun...

"Itu dia! Si Bajingan yang memanggil hujan!"

"Pria itu pasti Hero! Jangan biarkan dia kabur!"

"Jika para Hero sudah dihabisi, semua adventurer Schroder itu tidak lebih dari gorengan kecil! Ayo bunuh pria itu dulu!"

Dalam waktu singkat, sudah banyak naga yang mengincar Yuuta. Menghiraukan para adventurer, mereka mendekati Pahlawan Ke-4 dari segala arah.

"Sialaaaaan! Orang tampan berkacamata yang kerjanya cuma duduk santai di atas tembok sana itu juga Hero! Tapi kenapa cuma aku yang diincar!? Ah, terserah! Aku tidak peduli lagi, maju sini!" memutar trisula Ocean Heart, Yuuta menciptakan pilar air raksasa di sekitarnya.

Panah-panah dan naga musuh terhempas setelah dihantam arus air yang dahsyat.

Di saat Yuuta sibuk menghadapi musuh yang datang padanya, Lea juga melakukan hal yang sama. Ia menyuruh [Cursed Treant] yang baru ia panggil untuk meremas naga dan Prajurit Zeragon yang mendekatinya.

Monster pohon itu dengan cepat memeras energi kehidupan dari korbannya. Musuh yang tertangkap oleh akar dan sulurnya mengering karena seluruh darah dan cairan tubuhnya terkuras.

Tentu saja para adventurer Schroder terkejut saat monster itu tiba-tiba muncul, tapi mereka segera bersorak ketika menyadari monster itu ada di pihak Schroder.

"S-Sungguh luar biasa... Apa gadis kecil dari Ras Beastman itu yang memanggil makhluk pohon itu?"

"Sepertinya begitu... Hei, bukankah anak itu sangat imut?"

"Benar. Yup, hanya dengan melihatnya, itu akan membuatmu jadi ingin menculiknya dan membawanya pulang."

Meskipun beberapa orang membuat pernyataan berbahaya, entah bagaimana, sepertinya Lea sekarang jadi populer di kalangan adventurer Schroder.

Karena Lea masih kecil, ia belum bisa mengerahkan banyak Mana. Oleh sebab itu ia hanya bisa mengendalikan satu Treant, tapi itupun sudah sangat luar biasa.

Setelah mengalahkan beberapa musuh, Lea melompat turun dari monster pohonnya. Ia sedang mencari sesuatu. Benda itu adalah boneka terkutuk berbentuk skeleton yang akan mengeluarkan suara tawa di malam hari. Karena yang membelikan boneka itu adalah Williabelle, benda itu sangat berharga bagi Lea.

"Dimana Lea menjatuhkannya... Ah, ketemu~!"

Setelah melihat sekeliling, Lea melihat boneka itu tergeletak begitu saja di suatu genangan air tidak jauh dari tempatnya. Meski agak kotor, itu masih bisa dibersihkan nanti.

Dengan senyum secerah mentari, Lea bergegas ke arah boneka itu.

Tapi tiba-tiba...

...

***

"Ku ku ku, dengan kemampuan kalian yang hanya segitu, kalian sudah berani menantangku, Pahlawan Ke-4 yang tampan dan memiliki banyak prestasi ini? Hmph, jangan main-main denganku!" sambil mengatakan kebohongan tentang dirinya yang punya banyak prestasi, Yuuta mengayunkan trisulanya dengan gerakan indah dan mengalir.

Prajurit Zeragon dan naganya dipukul mundur oleh pilar air.

Yuuta membuka jalannya menuju Lea dalam sekejap. Begitu melihat Lea turun, Yuuta segera menghampirinya tanpa memperhatikan sekitar. Membawa Putri Malia ke tempat aman sekarang menjadi prioritas utama Yuuta sebagai pemimpin Royal Knight.

Ketika Yuuta muncul di hadapannya, Lea tersentak dan ekspresinya seketika membeku. Yuuta tidak menyadari hal ini.

"Hei, di sini berbahaya. Sekarang, ayo ikut denganku! Akan kubawa kau ke tempat aman."

Pada Yuuta yang mengulurkan tangannya, Lea...

"Fueeeeeeehhhh!!"

Gadis kecil itu menangis sejadi-jadinya.

"Eh? Eh? Kenapa kamu menangis? J-Jangan takut, aku tidak bermaksud... Hm? Benda apa ini?" di saat panik, Yuuta menemukan sesuatu di bawah kakinya.

Tidak jelas apakah benda itu patung atau boneka seram, tapi yang pasti, sekarang itu hancur.

Yup, Lea menangis bukan karena cara bicara Yuuta yang terdengar seperti seorang penculik, tapi karena boneka kesayangannya yang diinjak-injak tepat di depan matanya.

"Fueeeeeehh!!"

"I-Ini mainanmu? Aku minta maaf. Tapi seperti yang kukatakan tadi, di sini berbahaya. Kita harus segera- !?" tepat saat itu, Yuuta merasakan niat membunuh yang luar biasa dari arah belakangnya.

Knight Diary Chapter 57 - Ketemu
Penulis : Kizaemon

Berpikir bahwa itu adalah naga Prajurit Zeragon yang mendekat, Yuuta langsung menyiapkan trisulanya. Namun setelah melihat apa yang berdiri di belakangnya, wajah Yuuta berubah pucat seperti mayat.

Itu memang naga, tapi sudah pasti bukan dari Zeragon.

Itu jauh lebih besar, tidak bersayap, namun memiliki tujuh leher panjang dengan sebuah kepala di tiap ujungnya. Masing-masing kepala itu memiliki warna tanduk yang berbeda-beda sesuai atributnya.

King Hydra.

Naga yang pernah meneror Schroder beberapa tahun yang lalu. Tapi tanpa sepengetahuan siapapun, seorang adventurer yang identitasnya dirahasiakan oleh pihak Guild dan gereja, telah berhasil mengalahkan naga itu dan mendapatkan class Dragon Slayer.

Hawa kehadiran King Hydra begitu luar biasa, memaksa semua orang untuk menahan napas. Dan orang yang mengendalikannya, berdiri tenang di antara kaki depan naga itu. Gadis dengan rambut semerah darah, memegang payung hitam yang basah setelah hujan.

"Uh...!" tidak mampu menahan tekanan, Yuuta malangkah mundur dari gadis itu.

...A-A-Apa yang diinginkan wanita Ichiro di sini!?

"Kau makhluk rendahan... Beraninya kau meletakkan tanganmu yang kotor itu ke Lea sampai membuatnya menangis... Hanya satu hal yang pantas kau dapat..." mengangkat tangannya yang putih dan halus, Williabelle menunjuk Yuuta.

"Mati."

"Tunggu sebentaaar!! Ini salah pa--"

Yuuta bahkan tidak diberi kesempatan untuk menjelaskan. Empat dari tujuh kepala King Hydra menembakkan Dragon Breath bersamaan.

***

...

"Itu ledakan yang sangat besar..." memakai teropong, Kin menyaksikan detik-detik saat Yuuta dihantam serangan King Hydra.

Sejak pertempuran dimulai, Pahlawan Ke-6 ini sama sekali tidak pernah terancam bahaya sedikitpun. Berlindung di belakang barisan divisi Artillery, Kin hanya menonton jalannya pertempuran dan sesekali memberikan instruksi dengan malas seolah dialah rajanya di sini. Inilah perlakuan khusus yang selalu diterima seorang ahli strategi.

"Oh? Orang itu tidak terbunuh setelah menerima serangan setingkat itu? Yah, bagaimanapun juga, dia tetaplah salah satu Hero..."

Setelah kepulan asap menyebar, terlihat sosok Yuuta yang terkapar di tanah dengan pakaiannya yang compang-camping dan hangus di beberapa tempat. Dilihat dari tubuhnya yang kejang-kejang, kemungkinan dia masih hidup.

"Aa, sekarang aku mengerti. Jika kau membuat anak harimau menangis, maka kau harus bersiap merasakan kemarahan induknya. Tapi, seorang Dragon Slayer... aku baru tahu kalau Schroder punya adventurer seperti itu..." tanpa teropong pun, Kin bisa melihat bahwa kini Dragon Slayer itu mulai membantai pasukan Zeragon.

"Ngomong-ngomong, Ichiro belum kembali juga... Apa yang sedang dia lakukan dengan pemimpin musuh sampai bisa selama ini? Mungkinkah..."

***

...

"Uhm... mungkin aku sedikit kelewatan? Tapi terserahlah, semua sudah terlanjur." sambil menggendong Lea, Belle terus memandang rendah pada Yuuta.

Para adventurer yang menyaksikan hal itu tidak dapat melakukan apapun selain merasa kasihan pada Hero mereka. Bahkan sebagian ada yang mengatakan hal seperti "Yuuta-sama memang pantas menerimanya."

Karena tidak ingin membuang Mana-nya, Williabelle menghentikan skill-nya dan King Hydra pun lenyap menjadi partikel cahaya.

"Whoa~ Mama memang sangat hebat dan tak tertandingi~! "

"Ah? H-Hmph, tentu saja! Tapi jangan berpikir kalau Lea akan lolos dari hukuman hanya karena memuji Mama seperti itu, dengar? Mama tidak akan tertipu."

"U-Uguh..." telinga dan ekor Lea terkulai lemas.

Setelah pulang nanti, ia pasti akan diceramahi selama berjam-jam dan dihukum paling tidak selama semunggu.

"Yahh, kita tunda itu untuk nanti. Sekarang ayo kita pulang. Gisela tidak bisa menyiapkan makan malam jika kita belum pulang dan membawa bahannya... Hmm?" Williabelle memiringkan kepalanya ketika menyadari situasi sekitar.

Sudah ada banyak naga Zeragon yang mengelilingi dirinya. Mereka menunjukkan tatapan permusuhan yang kuat.

"Rrrr... Dragon Slayer. Hanya dengan melihatnya saja sudah membuatku muak."

"Kita tidak boleh tinggal diam. Demi harga diri kita, Dragon Slayer itu harus dihabisi."

Adalah hal yang alami jika Dragon Slayer sangat dibenci oleh naga dan Dragunir.

Williabelle mendengus kesal.

"Sekumpulan idiot ini... berani menghalangi jalanku?"

Ia sedang dalam mood yang sangat buruk sekarang setelah mencari panik mencari Lea kemana-mana dan baru menemukannya setelah mendengar tangisannya.

"Tapi jika kalian memang sedang cari mati..."

Menurunkan Lea, Williabelle mengeluarkan Gemini dari storage ring.

"Aku akan mengabulkan keinginan kalian."

...


Bersambung ke Knight Diary Chapter 58

Shineria of Life
2017-08-27 07:34:25
Kyaaa Bellaaaaa . . . Kau mengagumkan
Rita En
2017-08-05 10:56:34
Ichiro bagaimana keadaannya, ya?
Rikuto Kagami
2017-07-28 17:37:09
next
Dzibril Al Dturjyana
2017-07-13 23:14:53
ayo atu lanjutanya mana yeu..
Grim Rieper
2017-07-01 20:05:14
Kpan rilis lagi vt udah di benerin
Dalreba
2017-06-20 17:45:19
Nyimak
Shadexz fahrhezi
2017-06-17 15:25:13
Huaah . Masih seru percepet rilisnya jan lama
Dzibril Al Dturjyana
2017-06-17 03:07:41
si ichiro mana
Downcrazy
2017-06-16 21:58:11
Kasian juga sama sih Yuuta...hahaha, Williabelle tidak kehilangan pesonanya, keren. Lanjut gan.
ThE LaSt EnD
2017-06-16 18:11:12
wanita yg menarik.. dn akn lebih menarik jk dia mlihat Ichiro dgn wanita lain.. dn trjadi slh paham
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook