VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Knight Diary Chapter 49

2017-04-19 - Kizaemon > Knight Diary
188 views | 9 komentar | nilai: 9.8 (10 user)

Sementara Ichiro diundang ke istana, di waktu yang sama, Williabelle datang ke Schroder bersama Lea untuk belanja.

Melewati daerah seperti distrik perbelanjaan, mata Lea tidak berhenti berbinar dan ekornya berayun riang. Di sini ia melihat banyak sekali hal baru, membuat rasa ingin tahunya naik ke level maksimal.

"Hmm, coba kita lihat... kita kehabisan roti dan daging tadi malam. Gisela bilang akan bagus jika membeli beberapa buah-buahan segar juga. Ichiro ingin stew untuk makan malam hari ini, mungkin aku juga harus membeli beberapa-- Ah? Tidak, tidak boleh. Lea tidak boleh jauh-jauh dari mama, oke?"

"Ugu..."

Williabelle memegang keranjang dan daftar belanja di tangan kirinya, sementara tangannya yng lain memegang tangan Lea. Kadang Lea berusaha kabur saat Williabelle lengah namun selalu gagal.

Anak ini akan secara alami bergerak menuju ke sesuatu yang berbahaya, mana mungkin Williabelle membiarkannya berkeliaran sendirian. Tapi saat melihat Lea membuat wajah memelas, mau tidak mau Williabelle jadi tidak tega.

"Uh... jangan sedih begitu. Nah, begini saja, setelah kita selesai membeli bahan makanan, mama akan membelikan apapun yang Lea mau, oke?"

"Sungguh!? Yay~!" Lea dengan gembira bersorak.

Meskipun nanti Lea mungkin meminta sesuatu yang mahal, ia sama sekali tidak keberatan. Faktanya Williabelle memegang semua uang Ichiro. Ia tidak perlu khawatir tentang uang.

"Mama, ke sini! Ayo ke toko ini~!"

"Hm? 'Toko Alat Sihir dan Potion [Twin Dove]'?"

Setelah membeli semua bahan makanan, Williabelle di tarik-tarik oleh Lea menuju suatu toko.

'Apa yang anak kecil ini cari di toko semacam ini?' sambil berpikir begitu, Williabelle membawa Lea masuk.

Dalam toko yang sangat luas ini(hampir seluas guild petualang), tampak barisan rak kayu yang memamerkan berbagai barang dan item yang di susun rapi. Mirip dengan mini-market.

"Oh, selamat datang. Apa yang Pelanggan-san cari? Potion, Alat sihir, tanaman obat, material monster langka, bahkan item terkutuk, di sini semuanya lengkap~!"

Yang menyambut Williabelle adalah seorang gadis pirang berarmor perak berkilau. Di pinggangnya tergantung sebilah pedang dan sebuah perisai kecil dari logam. Dari penampilannya, ia adalah seorang Paladin.

Melihat ke wajahnya, alis Williabelle terangkat.

"...Tily?"

"Eeeehhh!?"

Gadis itu sama terkejutnya.

"Williabelle!? Ah, apa kabar kamu? Sudah agak lama sejak terakhir kali kita bertemu, kan? Ufufu, kamu seharusnya sering-sering datang kemari. Hey, Lily! Lihat siapa yang datang!" Tily berteriak dan melambai ke bagian ruangan yang lebih dalam.

Tepat di sudut ruangan terdapat meja konter dan seorang gadis yang berpakaian seperti penyihir duduk di belakang meja itu. Wajahnya sangat mirip dengan Tily. Itu karena mereka berdua memang saudari kembar.

Karena saat itu Lily tengah melayani seorang pelanggan, ia hanya mengangguk dan tersenyum ke arah Williabelle dan Tily.

Melihat ke sekitar, Williabelle menyadari bahwa toko ini cukup ramai pembeli.

(Tapi... kenapa hampir semua pelanggan di sini adalah petualang laki-laki?)

Yah, bukannya Williabelle tidak mengerti. Dari pengamatannya, barang-barang di toko ini memang beragam dan berkualitas. Ditambah lagi, pemilik tokonya adalah dua gadis kembar yang cantik. Sudah pasti tempat ini populer!

(Jika Ichiro tahu, playboy itu pasti akan berkunjung kemari setiap hari meski tidak ada sesuatu yang ingin dia beli, kan? Hmph...!) pikir Williabelle.

"Nah, apa yang ingin kau beli, Williabelle? Tenang saja, karena kita teman, kami akan memberimu potongan harga~!"

"Umm... yah, sebenarnya aku datang ke toko ini karena Lea-- Ahhh! LEA!!"

Akhirnya Williabelle sadar.

Lea yang seharusnya ada di sampingnya sudah tidak ada lagi.

Ia hanya lengah sebentar namun anak nakal itu berhasil lepas dari genggaman tangan Williabelle dan kabur.

'Wah~ Ini super keren~!'

"Eh?"

Tepat di saat Williabelle akan panik, ia mendengar suara imut Lea berseru dari suatu tempat entah dimana.

"Fyuh..." Williabelle mendengus lega. Tampaknya anak itu tidak kabur keluar dan hanya melihat-lihat barang di toko ini.

Knight Diary Chapter 49 - Evakuasi
Penulis : Kizaemon

Tily memiringkan kepalanya.

"Lea? Ah, maksudku gadis kecil beastman yang datang bersamamu tadi? Aku belum pernah melihatnya. Mungkin anak itu kerabat Gisela?" Tily bertanya penasaran.

"B-Bukan. Sebenarnya aku dan Ichiro menemukan anak itu terluka dan sendirian di pinggir jalan. Rupanya anak itu juga kehilangan ingatannya. Jadi sejak saat itu, Lea tinggal bersama kami~"

"Ohh...begitukah..." melihat Williabelle tersenyum bahagia, Tily memutuskan untuk tidak bertanya lebih jauh.

"Ngomong-ngomong Tily, kamu lihat kemana Lea pergi?"

"A-Ah, kulihat tadi anak itu pergi ke arah sana, tempat dimana senjata sihir dan item terkutuk dipajang."

"Apa!? S-Sebaiknya aku segera mencarinya sebelum ia membuat masalah. Permisi."

"He, kenapa buru-buru..."

Meninggalkan Tily yang berdiri kebingungan, Williabelle bergegas mencari Lea.

***

Kira-kira setengah jam kemudian, terlihat Williabelle dan Lea yang keluar dari pintu depan toko [Twin Dove].

Berkebalikan dengan Williabelle yang tampak kelelahan, Lea tersenyum lebih cerah dari biasanya.

Di toko itu Lea menemukan dua benda yang paling menarik perhatiannya.

Salah satunya adalah boneka Skeleton yang saat ini sedang ia peluk.

Bukan hanya terlihat mengerikan dan tak ada imut-imutnya sama sekali, sebenarnya boneka itu juga terkutuk. Boneka itu terkadang akan mengeluarkan suara tawa yang menyeramkan di malam hari.

Bahkan Williabelle jadi bergidik saat mendengar Lily menjelaskan tentang hal itu, namun Lea tampak semakin senang.

Williabelle benar-benar tidak mengerti dengan selera aneh anak ini.

Selain boneka skeleton yang Lea ambil dari rak bertanda [Item Terkutuk] itu, ia juga meminta Williabelle untuk membelikannya suatu benda lain.

Dan sekarang, benda itu tengah tergantung diagonal di punggung kecil Lea. Itu adalah sebuah tongkat sihir yang panjangnya hampir sama dengan tinggi tubuhnya.

Tongkat sihir yang terbuat dari inti akar pohon [Elder Treant] berusia 1000 tahun. Bahannya sangat langka jadi wajar kalau harganya masih tidak masuk akal meski sudah diberi banyak potongan harga.

Williabelle sudah berjanji, jadi ia tidak punya pilihan lain selain membelinya untuk Lea.

(Ugh... apa yang harus kukatakan pada Ichiro jika dia bertanya tentang uangnya...) Williabelle menghabiskan uang Ichiro, karena itu ia merasa sedikit tidak enak.

Menghela napas, Williabelle berusaha melupakan rasa bersalahnya.

(Lagi pula, Ichiro sangat mencintaiku! Mana mungkin Ichiro marah padaku, kan? Hmph!)

"Nah, kalau begitu, ayo kita cepat pulang, Lea."

"Oke~! Lea mau mencoba mainan baru ini dan berburu Salamander Api~!"

"Ufufu~ tentu. Tapi Lea harus ditemani Gisela atau mama, oke?"

Mereka berdua berjalan menuju Gerbang Timur sambil bergandengan tangan.

Di perjalanan, Williabelle mulai menyadari suasana di kota ini terasa aneh, tidak seperti biasanya.

Terlihat para pedagang yang mengemasi barang-barang dagangan mereka, bahkan semua toko seakan mau tutup.

Semua gerbang kota terbuka lebar dan para penduduk berbondong-bondong keluar dari kota sambil membawa berbagai barang bawaan. Semua penduduk mengungsi?

Karena penasaran, Williabelle bertanya pada penjaga gerbang.

"Oh, Nona muda tidak perlu khawatir, hal ini sudah biasa. Tadi para Royal Knight berkeliling kota untuk menyebarkan perintah evakuasi untuk penduduk. Ada juga suatu quest darurat dengan imbalan besar. Petualang Ranking C dan ke atasnya diwajibkan untuk berpartisipasi mempertahankan Schroder dari serangan para Dragon Rider. Yah, apapun yang menyerang kota benteng ini, para Hero pasti mampu mengalahkannya."

(...Dragon Rider? Yah, ini tidak ada hubungannya denganku. Lebih baik aku segera membawa Lea pulang dan-- Ahhh! Jangan lagi!!)

Menyadari, tapi sudah terlambat.

Ketika Williabelle berbalik, ia melihat punggung Lea yang tengah berlari menjauh dengan cepat.

Bersambung ke Knight Diary Chapter 50

Alien Queen
2017-06-13 21:23:05
Anak hiperaktif. Btw apa benar semua uang ichiro habis? Mengingat ia punya lebih dari 100 gold koin.
Bocah Redoks
2017-04-20 22:31:00
benar benar anak yg aktif
Grim Rieper
2017-04-20 13:57:21
Ichiro bakal marah besar nanti klo tau uangnya habis
ThE LaSt EnD
2017-04-19 23:26:35
Mau tak mau.. krn Lea Williabelle jdi ikut brtarung nantinya... Keluarkan Naga.. chuz terbang..
Dzibril Al Dturjyana
2017-04-19 20:42:24
emang mahal bgt yaa mpe habis uangnya
chichay
2017-04-19 10:56:06
mungkinkh ingtn lea kmbali stlh mendengr dragon rider
Batman
2017-04-19 10:38:00
Anak yang merepotkan.
BeeZero
2017-04-19 06:49:58
bandel !! tpi stidaknya lea sdah mendapat senjata,,
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook