VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Knight Diary Chapter 13

2016-09-27 - Kizaemon > Knight Diary
229 views | 11 komentar | nilai: 10 (4 user)

"Hei, berdirilah. Kerahkan semua yang kau punya padaku."

"Master... (hosh hosh) sudah cukup... tanganku sudah(hosh)... mati rasa..."

"Oke, ayo istirahat. Menurutku, di latihan tanding kita yang ke-3 ini, kau sudah ada sedikit peningkatan."

"Terima kasih... (hosh) Jadi... kapan kau akan mengajariku... Skill original yang keren?"

"Skill? Fufu, kau selalu bisa membuatku tertawa, Ichiro-kun. Asal kau tahu saja, kau takkan bisa menerima Skill original dariku karena Class kita masih berbeda. Class-mu masih di bawahku."

"Apa!? Kalau begitu... aku harus menaikkan Class-ku menjadi apa?"

"Lupakan saja.Dengan kekuatanmu yang sekarang, untukmu mengambil Class yang sama denganku, kemungkinannya kurasa di bawah 1 persen."

"Uh... memangnya... apa nama Class-mu, master?"

"...<Dragon Slayer>..."

Knight Diary Chapter 13 - Gadis Pembunuh Naga
Penulis : Kizaemon

Kekuatan magis seekor naga adalah yang terbesar di banding semua spesies yang ada di bumi. Satu ledakan dari serangannya bahkan tidak akan menyisakan satu helai rumput pun berdiri. Seekor naga raksasa dewasa sudah pasti akan masuk dalam jajaran monster boss terkuat yang dengan mudah mampu meratakan sebuah kota besar hanya dalam waktu setengah jam.

<Dragon Slayer> adalah seorang yang telah membunuh seekor naga tanpa bantuan siapapun, serta meleburkan jiwa dan kekuatan naga ke dalam dirinya.

Namun kenyataannya, kekuatan itu terlalu besar untuk diterima oleh tubuh manusia. Karena alasan ini, beberapa tahun yang lalu, ketika orang-orang dari Order of Hemera yang merupakan sekte terbesar itu mendapatkan informasi tentang munculnya seekor naga muda, mereka bukannya mengirim kesatria-kesatria terbaik yang mereka punya, namun mereka memutuskan untuk menciptakan sebuah 'senjata' yang mampu membunuh naga itu sebelum monster itu tumbuh menjadi naga raksasa penyebar bencana.

Benar... 'Senjata' yanp dimaksud di sini adalah... Williabelle.

Ras Vampir memang memiliki banyak kelemahan, tetapi vampir memiliki kekuatan fisik dan magis yang lebih tinggi dibanding manusia, terutama di malam hari. Namun tanpa diduga, Order of Hemera, dalam waktu singkat, mampu menemukan metode untuk menghapus kelemahan vampir.

Setelah mereka berhasil mendapatkan 'vampir sempurna tanpa sifat ganas', mereka memberinya sepasang pedang suci, <Gemini>, yang katanya terbuat dari logam yang diberi julukan 'Air Mata Tuhan' dan memerlukan waktu 40 tahun untuk mengasah sepasang pedang itu.

Mereka juga akan membebaskan vampir itu dari mantra pengekang yang mereka pasang, asalkan vampir itu mau menjalankan sebuah misi Rank S.

Dan begitulah... Williabelle bergegas menuju ke sarang naga sendirian sambil membawa sebuah great-sword bening di masing-masing tangannya. Lalu, setelah terjebak dalam pertempuran mematikan yang skalanya mampu menghancurkan gunung selama sehari penuh, akhirnya ia berhasil membunuh naga itu.

Setelah menyelesaikan misinya, Williabelle pulang kerumah demi menemui pelayan sekaligus teman sebayanya, Gisela, yang masih menunggunya dengan setia. Mereka berdua hidup tenang hingga sekarang, berusaha melupakan masa lalu yang kelam.

...Ya setidaknya, sampai waktu dimana aku datang kemari.

Meskipun Williabelle berbicara dengan sangat lancar saat bercerita tentang masa lalunya, tapi aku masih bisa merasakan getaran dari setetes kesidihan yang bercampur dalam suaranya. Perasaan rapuh dari hati seorang gadis, tentu saja ia juga memilikinya.

"...Maaf..."

Kata itu terlontar begitu saja dari mulutku.

Terbaring telentang di atas jalan batu bata abu-abu dengan nafasku yang sudah terengah-engah setalah latih tanding, aku membiarkan pedang hitamku tergeletak tidak jauh dari tempatku berbaring.

Sambil menghela nafas, aku melirik sosok bergaun lolita yang tengah duduk sambil memeluk kakinya sendiri di sampingku. Twin-tail nya bergoyang saat kepalanya berputar, menoleh padaku.

"Maaf? Kenapa kau meminta maaf?"

"Err... ya... aku minta maaf karena aku sedang ingin mengatakannya saja. Apa maksud dari pertanyaanmu itu!? Tentu saja aku minta maaf karena selama ini aku sudah merepotkanmu dan Gisela-san. Aku juga... telah membuatmu mengingat kenangan burukmu. Ini benar-benar membuatku jadi tidak enak, kau tahu."

Setelah mendengar jawaban tidak jalasku, Williabelle berkedip bingung beberapa kali sebelum akhirnya ia tersenyum dan tertawa kecil.

"Fu fu, fufufu."

"Eh? A-apanya yang lucu!? Master, kau baik-baik saja?"

"Fufu, ya, aku baik. Fufufu."

Gawat. Ini pasti ada yang tidak beres.

Aku segera bangkit dan duduk di samping Williabelle. Dengan khawatir aku menempelkan punggung tangan kananku ke dahi gadis yang masih belum berhenti tertawa ini.

"Ehh!?"

Seketika itu juga mulutnya terkunci. Mata indah ruby-nya terbuka lebar. Wajahnya memerah seperti kepiting rebus. Dan aku bisa merasakan panas yang luar biasa di punggung tanganku yang melekat ke dahinya.

Ah... sudah kuduga. Ia terkena demam yang parah hingga menyebabkannya berhalusinasi. Cuaca saat ini juga cukup terik, cukup untuk membuat keringatku mengalir meskipun aku sedang berteduh di bawah salah satu pohon yang tumbuh di taman depan istana Williabelle. Menurutku itu tidak aneh jika ia terkena heat-stroke ataupun demam karena latihan di siang bolong seperti ini.

Sekarang sebaiknya aku harus segera memanggil Gisela agar dia bisa merawat Williabelle.

Setelah mendapatkan kesimpulan ini, akupun mengangguk dan membuka mulut.

"Master, kurasa kau sedang kurang sehat. Tunggu di sini sebentar, aku akan- "

PLAKK!

"Heok!"

GUSRAK

Seakan-akan tidak memberikan kesempatan padaku untuk menyelesaikan kalimatku... sebuah tamparan dengan kecepatan super-sonik yang mendarat di pipi kiriku berhasil menerbangkanku menuju rimbunan semak yang dipenuhi bunga-bunga kecil warna-warni. Kupu-kupu yang terbang mondar-mandir juga terlihat cantik.

Kedengarannya memang hebat, namun keadaanku sebenarnya sedang kritis.

Sebuah cap telapak tangan menyala merah di pipi kiriku.

"A...a...apa... salahku... kali ini... Master...?"

Dengan hanya beberapa tetes terakhir dari energi kehidupan yang kumiliki, akhirnya mulutku mampu mengeluarkan pertanyaan itu.

"Be-be-be-berani sekali kau menyentuhku, murid lancang! I-itu adalah hukuman agar dalam kepalamu tidak sekalipun terbesit pikiran yang ma-macam-macam. Hmph!"

Ahh... ini pertama kalinya aku melihat Williabelle berbicara tergagap dan tersipu seperti ini.

"Lalu... kenapa kau tadi... tertawa seperti orang gila?"

"Erm... i-itu tidak penting. Yang lebih penting, besok, kurasa aku akan mengajarimu skill dasar Swordmaster saja, oke?"

"Ugh..."

"Sudahlah, jangan pura-pura mati segala... I-ichiro, kau masih hidup, kan? A-apa aku sudah berlebihan, ya? Hei, Ichiro! Jawab aku! Hei!"

Bersambung ke Knight Diary Chapter 14

Rita En
2017-08-03 11:08:09
Pingsane ...
Alien Queen
2017-06-08 16:51:07
Hosh disana apa maksudnya? Apa terengah-engah gitu.
Aerosmith
2017-05-27 12:22:04
Laki-laki memang serba salah..
Zen Kureno
2017-05-11 15:13:50
Pingsan karena tamparan seorang wanita itu keren.
Kiosuke
2017-04-19 18:41:45
yaelah dia malah pingsan
Bocah Redoks
2017-03-04 12:29:56
baru d tampar lho. sudah segitu mengerikan nya
Sena Lightspeed
2017-01-18 07:15:36
Kena tamparan sakti
Grim Rieper
2016-12-19 16:52:14
Lewat
Onime
2016-09-27 11:51:17
ngasah pedang pke tisu sob? amp 40thn
Dzibril Al Dturjyana
2016-09-27 08:55:12
dragon slayer.. apa artinya pembunuh naga.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook