VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Knight Diary Chapter 10

2016-09-21 - Kizaemon > Knight Diary
211 views | 11 komentar | nilai: 10 (4 user)

"Sekarang ada apa lagi, ayah? Kenapa memanggilku saat aku sedang menjalankan sebuah misi penting?"

"Sebuah misa penting? Alarica... kau benar-benar membuat ayah kecewa."

"..."

"Kau pikir ayah tidak tahu apa yang kau lakukan baru-baru ini? Kau menggunakan buku ke-8 untuk memanggil seorang 'Pahlawan'. Astaga Alarica... aku tahu kalau kau selalu bertindak mengikuti bisikan hatimu tanpa pikir panjang, tapi... kali ini ayah tak bisa menerimanya."

"..."

"Alasanku membiarkanmu memegang 'buku' itu adalah agar kau bisa menjaga dirimu sendiri, bukan untuk melakukan hal-hal yang malah dapat membawa bencana."

"Ayah salah. Aku yakin kalau 'dia' tidak jahat seperti yang ada dalam legenda. Ibu juga bilang kalau-"

"Cukup Alarica! Kembali ke kamarmu dan pikirkan baik-baik akibat yang mungkin terjadi karena perbuatanmu. Aku tak mengizinkammu untuk keluar dari lingkungan istana ini selama 2 minggu. Aku yakin kau sudah cukup berpetualang hari ini."

"..."

Knight Diary Chapter 10 - Gadis Istana
Penulis : Kizaemon

Aku tahu ini akan terjadi. Aku benar-benar tahu kalau ayah pasti tidak akan senang dengan apa yang sudah kulakukan meskipun itu adalah permintaan terakhir dari ibuku. Karena itulah aku melakukannya tanpa meminta persetujuan ayah lebih dulu.

Itu benar... Aku dengan ceroboh telah memanggil seorang yang berasal dari dunia yang tidak di ketahui menggunakan buku 'ke-8'. Buku yang juga merangkum kekuatan dari 7 Dosa Besar Manusia. Dapat dipastikan akan terjadi malapetaka jika ada orang berhati jahat yang mampu menggunakan buku itu.

Menggunakan buku ke-8 untuk mendatangkan seorang pahlawan lalu menyerahkan buku itu padanya, itulah yang ibuku minta padaku sebelum ia menghembuskan nafas terakhirnya 4 bulan yang lalu. Ibu tidak memberitahuku apa alasannya tapi aku sudah berjanji dan pada akhirnya aku telah melakukannya. Namun sayangnya ayahku yang keras kepala dan hanya memikirkan tentang ketentraman kerajaan yang ada di tangannya sama sekali tidak sepaham dengan ibu ataupun denganku.

Awalnya aku juga ragu karena dalam naskah kuno, jelas tertulis kalau 'Pahlawan ke-8' memiliki kekuatan yang mengerikan dan menjadi pengkhianat saat perang besar terjadi ratusan tahun lalu. Konon karena alasan itulah pilar ke-8 yang ada di reruntuhan kuno hancur. Tapi setelah aku bertemu dengannya... perasaan was-was yang selama ini menggangguku seakan-akan kehilangan alasan atas keberadaannya.

Dia... laki-laki yang baik, kurasa. Dia juga jujur. Dia sama sekali tidak bisa menyembunyikan ekspresi senangnya ketika dia untuk pertama kalinya berhasil menemukan uang dalam pouch para Lizardman. Dan dia akan menggerutu sepanjang jalan jika di dalam pouch yang ia rampas dari monster hanya berisi jangkrik dan belalang.

Fufu, itu agak lucu.

"Ng? Alarica, kau
melamun sambil tersenyum lagi. Kau akan beritahu aku apa yang sedang kau pikirkan, kan?"

"Eh? Ti-tidak. Aku tidak sedang memikirkan apapun."

Suara Mariel selalu berhasil mengejutkanku.

Sekarang aku sudah berada di kamarku, berbaring di atas tempat tidur besar sambil memeluk sebuah bantal di depan dada.

Ini sudah malam dan aku sudah memakai piyama, bersiap unuk tidur. Namun, baru saja aku memejamkan mataku, Mariel datang dan bilang kalau ia ingin ikut tidur di kamarku saja malam ini. Aku tidak punya alasan untuk menolak. Selain dia adalah sahabatku, dia adalah seorang 'Duta Besar' yang dikirim pihak Elf sebagai perwakilan di Kota Benteng Schroder ini. Karena itulah dia bisa bebas berkeliaran di istana ini. Berbeda sekali denganku yang sering dikurung dalam istana ini layaknya seorang narapidana oleh ayahku sendiri hanya karena alasan sepele. Aku sungguh iri padanya.

Sekarang Mariel tengah duduk di tepi ranjangku. Ia mulai menyisir rambut panjangnya yang tampak seperti helaian benang emas menggunakan sebuah sisir yang tadi ia ambil dari laci lemariku tanpa permisi.

Salah satu kebiasaan buruknya, menganggap milikku juga adalah miliknya. Entah bagaimana aku tahan berteman dengannya hingga sekarang. Mungkin itu karena dialah satu-satunya tempatku menceritakan semua keluhanku.

"Mariel..." Panggilku, lembut.

"Apa?" Sahutnya tanpa menghentikan kegiatan menyisir. Kupikir rambutnya tidak pernah kusut.

"Apa menurutmu... Ichiro-kun akan baik-baik saja? Maksudku, dia itu termasuk dalam tipe 'orang yang akan tersesat meski sudah di beri peta'."

"Jangan khawatirkan dia. Lagipula, laki-laki idiot sok pintar seperti Ichiro biasanya punya keberuntungan yang bagus. Percaya padaku, Alarica."

"Err... benarkah? Dari mana kau tahu?"

"Intuisiku yang bilang begitu. Aku yakin sekarang Ichiro sedang menginap di rumah seorang gadis manis yang tinggal sendirian dan mereka tidur dalam satu selimut~. Ah, aku jadi iri dengan gadis yang beruntung itu."

"..."

"Hei, a-aku hanya bercanda, Alarica. Ja-jangan marah, kau akan membuat seluruh ruangan ini membeku. Lagipula, ma-mana mungkin hal seperti itu terjadi, kan?"

"Ya... benar. Hal seperti itu... mana mungkin terjadi. Mana mungkin..."

Dari kaca lebar jendela kamarku, pandanganku menerawang ke langit malam penuh bintang.

Malam yang indah, huh?

Bersambung ke Knight Diary Chapter 11

Tatsuya
2017-12-30 11:56:02
misi numpang baca
Rita En
2017-08-03 10:49:44
Wah, Ichiro dibilang laki-laki idiot sok pintar...! Oiya, Mariel sudah tahu yang sebenarnya atau belum, ya?
Alien Queen
2017-06-08 16:26:56
Padahal hal itu sepertinya akan terjadi.
Kiosuke
2017-04-19 18:27:40
wahh ternyata pikiranku sama dengan Mariel
Bocah Redoks
2017-03-04 12:08:31
wkwkwk. sepertinya alarica naksir nich
Sena Lightspeed
2017-01-15 19:47:45
Kalau dosa ke 9 : kemesuman, dan namanya adalah David Hentai
Grim Rieper
2016-12-19 16:32:20
Gentayangan ?
Dzibril Al Dturjyana
2016-09-22 11:36:26
enaknya kalau punya instuisi kaya marie
Sanada Ritsuka
2016-09-21 13:36:29
Klo nulis cerita adalah hobi kmu.. Meskipun cape tetap aja kepikiran ingin lanjutin ni nulis cerita hehe.. Lanjut.
Inuyasha
2016-09-21 05:19:33
Tetap semangat aj nulisx seminggu sekali ga pp
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook