VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
One Hero-Man Chapter 32

2017-01-11 - Leon Lockhart > One Hero-Man
60 views | 9 komentar | nilai: 10 (1 user)

BOOOM!!!

Sesosok berwarna merah terlihat keluar dari air dengan cepat dan kini terlihat ia sedang melayang di udara.

"SEXY FIRE!" Ucap Kecoa-man, sesosok berwarna merah yang tadi keluar dari dalam air dengan cepat dan kini langsung menghantam Gurita Raksasa itu dengan kaki kanannya, hingga membuat Gurita tersebut yang tenggelam ke dasar laut dengan kepala robek akibat hantaman kaki Kecoa-man.



"Aku Kecoa Man, Hero yang akan membunuh para monster yang mengotori lautan ini." Ucap Kecoa man yang sepertinya terpaksa berevolusi. "Keren! Ternyata evolusi kedua ini membuatku bisa berdiri di atas air." Sambung Kecoa man berteriak gembira, ternyata evolusi keduanya bisa membuat dirinya berjalan di atas air.

"GRRRRRR!!!"

Namun sepertinya perjuangan Kecoa man belum habis sampai disitu, kini monster ikan serta kepiting tiba-tiba muncul dari balik permukaan air laut sambil menatap tajam kearah Kecoa man.

One Hero-Man Chapter 32 - Terpaksa
Penulis : Leon Lockhart

BOOM!

BOOM!!!

BOOM!

Beberapa kali kepiting raksasa itu menyerang Kecoa-man dengan capitnya, namun satu serangan pun tak ada yang berhasil yang mengenai Kecoa man. Kecoa man terus berlari kesana kemari membuat monster kepiting dan ikan itu tak bisa menyerangnya dengan tepat.

"GRRRR!!!"

"KECOA MAN PUNCH!!!" Teriak Kecoa man dengan tangan kanannya yang sudah terlapisi oleh api ia pun berlari dengan begitu cepat lalu melompat kearah Kepiting Raksasa.

BRAK!

BRUSHHH!

Namun sepertinya serangan Kecoa-man tidak berhasil membunuh monster kepiting itu, karena kulitnya begitu keras untuk dihancurkan. Dan tanpa di duga oleh Kecoa man Ikan Raksasa itu langsung menghempaskan ekornya membuat Kecoa man terpental diatas air.

"Sial!" Umpat Kecoa man yang langsung bangkit dan kembali memasang posisi siap bertarung.

"GRRR!!!"

Kedua monster tersebut sepertinya tidak mau menunggu lama, mereka langsung berlari menyerang Kecoa man yang saat itu sedang diam berdiri menatap dua monster itu berlari menyerangnya.

"KECOA MAN PUNCH!" Lagi-lagi Kecoa man mengeluarkan jurusnya, namun kali ini ia memukul air yang ada dibawahnya hingga membuat gelombang yang cukup besar yang kini datang menghantam 2 monster raksasa itu.

"GRRR!!!"

"KECOA MAN PUNCH!!!"

Dan disaat gelombang itu sudah mengenai kedua monster itu, tiba-tiba sesosok Kecoa man sedang melayang diudara dan sudah siap melepaskan sebuah pukulan kearah Ikan Raksasa itu.

CRASSSHHH!!!

Ikan Raksasa itu pun langsung tewas di tempat, saat tubuhnya mengeluarkan begitu banyak darah. Ia pun langsung jatuh ke laut menyusul sang Gurita.

"Yeah! Tinggal satu lagi!" Ucap Kecoa man dengan nafas yang terengah-engah, sepertinya ia terlalu banyak menggunakan kekuatannya.

"GRRRR!!!"

Monster kepiting pun berteriak, menandakan bahwa ia marah terhadap Kecoa man. Karena telah membunuh temannya.

BOOM!

BOOM!!!

BOOM!

Serangan yang bertubi-tubi pun diberikan monster kepiting kepada Kecoa man, namun dengan mudahnya Kecoa man menghindar.

"Sepertinya kau kurang ahli dalam menggunakan serangan bertubi-tubi." Ucap Kecoa man sambil menatap Kepiting Raksasa itu.

"GRRRR!!!"

"Aku tak bermaksud mengejekmu lho!" Jelas Kecoa man yang sepertinya Kepiting Raksasa itu salah mengerti apa maksud dari perkataan Kecoa man.

BOOM!

BOOMM!!!

BOOM!

Serangan yang bertubi-tubi, lagi-lagi dikeluarkan Kepiting Raksasa ini. Namun seperti sebelumnya, Kecoa man dengan mudahnya menghindar dari serangan itu.

"Gawat! Kalau aku tak menghentikannya dengan cepat, maka akan terjadi tsunami nantinya." Gumam Kecoa-man sambil terus menghindar dari serangan Kepiting Raksasa itu.

"GRRRR!!!"

"Baiklah! Akan kutuntaskan segera." Ucap Kecoa man dengan penuh semangat.

"GRRR!!!"

"Punch volley of fire!" Ucap Kecoa man yang kini bukan hanya satu saja tangannya di kelilingi oleh api, tapi kali ini kedua tangannya yang di selimuti api.

BRAK!

BRUK!!!

BRAK!

Pukulan bertubi-tubi pun di berikan Kecoa-man membuat kulit Kepiting Raksasa itu hancur, dan ia pun tenggelam ke dalam lautan, dengan luka yang mendalam. Menyusul kedua temannya.

Namun setelah itu, Kecoa man juga kehilangan kesadarannya. Tapi sebelum ia jatuh kelaut, sebuah sihir berwarna ungu menangkapnya dan membawanya ke kapal dan siapa lagi yang melakukan itu kalau tidak lain adalah Zunuya, karena hanya dia seorang penyihir.

"Hana! Kau harus lihat kondisinya."

"Cepat bawa saja dia ke ruanga Hana!"

"Kalau kita menunggunya, dia bisa mati nantinya."

Begitulah kira-kira ucapan para Hero lainnya, yang membuat Zunuya lagi-lagi terpaksa menggendong Yohio untuk membawanya keruang Hana.

][ L ][

"Bagaimana kondisinya?"

"Dia hanya kelelahan, seperti yang ia ceritakan pada kalian. Ia masih belum bisa mengontrol evolusinya itu."

"Oh, syukurlah. Kalau dia."

"Kurasa dia masih harus berada di tabung itu, karena kondisinya masih belum benar-benar pulih. Virus yang ada ditubuhnya masih tersisa 20%"

"Apa kau tak punya cara untuk mempercepatnya?"

"Tidak, karena ini virus baru."

"Hmm... Ku harap dia baik-baik saja.

"Kuharap juga begitu."

Sementara itu malam kembali datang, dan para Hero pun harus tidur untuk mengistirahatkan tubuhnya. Namun ada juga beberapa Hero yang masih belum tidur dan malah bermain sesuatu yang dianggap cukup mengerikan. Dan Hero itu adalah Zunuya, Arashi, dan Maruo.

"Katanya ya, jika kita memainkan permainan ini. Maka nantinya akan ada hantu di sekitar kita." Ucap Arashi sambil melotot membuat kesan takut dan benar saja itu membuat Maruo merasa takut namun malah membuat Zunuya muntah-muntah.

"Memangnya benar nih?" Tanya Maruo sedikit meragukan ucapan Arashi.

"Aku juga tak percaya, soalnya aku juga tak punya sihir memanggil hantu." Tambah Zunuya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Kalau kalian tidak percaya, maka akan ku buktikan." Ucap Arashi yang langsung menghidupkan tiga lilin yang sebelumnya memang sudah ia siapkan.

"Dia menghidupkan lilin, lalu pasti menuyuruh Maruo jongkok dan Arashi mengubah Maruo menjadi..."

SRAK!

Belum selesai Zunuya menyelesaikan kata-katanya, Maruo langsung menjitak kepala Zunuya dengan keras.

"Aduh, atit!"

"Jangan sok imut!"

"Kalian berdua bisa diam tidak! Atau kuubah kalian menjadi Babi Ngevlog!" Ucap Arashi yang sepertinya konsentrasinya terganggu gara-gara ulah Zunuya dan Maruo.

"Maaf!" Ucap Maruo dan Zunuya bersamaan.

"Hmm... Disini panas, iya disini panas."

"Bagaimana tidak panas, tanganmu diatas lilin." Ucap Zunuya sambil menatap Arashi.

"Hehe... Maaf, ada sedikit kesalahan teknis." Ucap Arashi sambil nyengir kuda.

"Aku mulai tak percaya." Ucap Zunuya sambil berpose bagaikan detektif.

"Kok aku sedikit merinding ya." Ucap Maruo sambil memegang belakang lehernya.

"Maruo, jika kau takut. Lebih baik dekat-dekat denganku." Ucap Arashi berpose cool.

Mendengar perkataan itu Maruo pun langsung merangkak dan duduk disamping Arashi.

"Hmm... Sepertinya aku berhasil." Ucap Arashi sambil melirik ke segalah arah.

"Apanya?" Tanya Zunuya sambil menopang dagunya.

"Aku berhasil memanggil hantu." Jawab Arashi sambil terus mencari.

"Arashi, kurasa kau memang berhasil." Ucap Maruo sambil mencolek-colek Arashi.

"B-benarkah? Dari maka kau tahu?"

"Di hadapanmu."

"Eh? H...."

"Hm? Ada apa?" Tanya Zunuya yang sepertinya tak merasa jika ada sesosok hantu di belakangnya.

"Zunuya! Ada Ha..."

"Haji Rhoma Irama?"

"Bukan! Se..."

"Selamat ulang tahun? Memang siapa yang lagi ulang tahun."

"Akh! Sial! Di belakangmu!!!" Teriak Arashi dan Maruo bersamaan lalu langsung lari seribu langkah meninggalkan Zunuya yang masih tidak mengerti.

"Eh? Dibelakang." Ucap Zunuya dan saat ia melihat kebelakang, sesosok hantu dengan pakaian putih dengan rambut yang menutupi wajahnya sedang berdiri di belakang Zunuya.

"Hmm... Oh." Ucap Zunuya santai lalu berdiri dari posisi duduknya lalu dengan gerakkan yang cukup cepat. Kini seluruh pakaian Zunuya terlepas dari tubuh menujukkan tubuhnya yang sekseh.

"Kyaaa!!! Abang tubuhnya menggoda banget, buat adek meleleh." Ucap sang Hantu yang tiba-tiba berubah menjadi sesosok abg lalu menghilang menjadi debu.

"Maaf, Zunuya sang penyihir hanya takut dengan gurita! Jadi yang begini aku sama sekali tidak takut, soalnya setiap hari aku melihatnya di kota." Ucap Zunuya sambil mengupil. "Oh, iya. Bagi yang ingin mengusir hantu ikut caraku ya, di jamin ampuh! Tapi ingat kau juga harus memasang pose sekseh! Supaya hantunya terpesona." Sambung Zunuya sambil tersenyum namun saat ia mengalihkan pandangannya.

"Kyaaa!!! Hamilin aku bang!"

"Aku rela di duain bang!"

"Bang! Tusuk aku bang! Tusuk!"

Begitulah kira-kira teriakkan para hantu perempuan yang kini jumlahnya bertambah banyak. Sementara Zunuya langsung memasang pose yang jauh lebih sekseh lagi agar para hantu itu mati.

"Alrait beibeh!" Ucap Zunuya dengan sekseh membuat para hantu perempuan itu semakin berteriak histeris.

#TO BE CONTINUED ...

"A/N :: Terima kasih bagi yang sudah membaca cerita ini '-')7 jangan lupa komen dengan hastag ALRAIT BEIBEH untuk membantu Zunuya mengalahkan para hantu '-')7"

Bersambung ke One Hero-Man Chapter 33

FansnyaFujiokaNagisa
2017-01-22 18:24:57
Si kecoak man banyak gaya, ngelihatin jurus lagu, Punch Volley, emang kecoak bisa main voli?
Rudy Wowor
2017-01-12 12:44:18
Cantik-cantik gak tuh hantunya.
Zunuya Rajaf
2017-01-12 11:04:50
kecoa Man mulai bisa mengendalikn evolusinya. wah.. jurus pengusir hantu yang hebat.. ha ha..
Prince of Darkness
2017-01-12 10:27:23
Nyumbang klik dulu kapan2 kalau ada waktu ku baca mari kita buat hubungan mutualisme.. kutunggu di ceritaku
Sqouts Shadows
2017-01-12 06:11:30
Ditunggu cerita berikutnya
Snow Blue
2017-01-12 05:25:55
Hahaha.... zunuy... zunuy...
Akazu hakuchi
2017-01-11 23:02:08
Hahh... Ada-ada aja tingkahnya zunuy
Aruga Hiruya
2017-01-11 23:00:10
Hahaa.. gak sekelian aja di coblos tuh.
Dark Of The Moon
2017-01-11 22:04:23
Hahaha ada" aja sih zunuya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook