VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
One Hero-Man Chapter 31

2017-01-07 - Red Ink > One Hero-Man
68 views | 12 komentar | nilai: 9.67 (3 user)

BRAKKK!!!

Niat Mr. Zero untuk membunuh Tuan Zuma langsung gagal, disaat seorang laki-laki berambut pirang terlebih dahulu menendang tubuh Mr. Zero hingga membuatnya terpental kebelakang.

"Y-ONE!" Ucap Tuan Zuma sambil menatap seseorang itu dari belakang.

"Apa yang kau lakukan Z! Bukannya aku tak pernah mengijinkanmu membunuh ayahku." Ucap laki-laki berambut pirang yang memiliki nama Hero Y-One.

"Maaf Tuan, aku terbawa nafsu." Ucap Mr. Zero sambil bersujud kearah Y-One.

"Maaf mu tak dapat kuterima, jadi terimalah kematianmu." Ucap Y-One yang langsung melesat maju bagaikan cahaya dan kini ia sedang mencekik leher Mr. Zero.

"T-tuan, mohon maafkan saya."

"Nothing Can Be Explained!" Ucap Y-One dengan nada serius yang kini membuat tangan kirinya lebih kuat mencekik leher Mr. Zero.

CRAAASSSHHH!!!

Kepala Mr. Zero pun langsung terlepas dari tubuhnya, dan darahnya terlihat mengalir dengan derasnya bagaikan aliran sungai.

One Hero-Man Chapter 31 - Kecoa Man Is Back
Penulis : Red Ink

"Y-One!" Panggil Tuan Zuma sambil meneteskan air matanya, anaknya yang selama ini telah dianggap telah mati. Ternyata masih hidup.

"Eh?" Mendengar panggilan itu Y-One pun langsung menoleh dan menatap Tuan Zuma dengan tatap dingin sambil menghapus darah Mr. Zero yang mengotori wajahnya.



"Kemarilah nak! Biar ayah memelukmu." Ucap Tuan Zuma sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya seolah-olah ingin memeluk sesosok laki-laki yang ada dihadapannya.

GREP!

Dan tanpa banyak bicara sedikit pun dengan kecepatan yang luar biasa, Y-One langsung memeluk Tuan Zuma sang ayahnya.

"Kemana saja kau nak?" Tanya Tuan Zuma sambil mengelus kepala belakang Y-One.

"Hmm... Bukannya aku sudah pernah bilang, jangan memikirkanku." Jawab Y-One dengan nada dingin. "Dan maaf ayah, aku tak bisa terlalu lama disini." Ucap Y-One yang lalu melepaskan pelukan tersebut dan berjalan menjauh dari Tuan Zuma.

"K-kau mau kemana lagi?"

"Aku tidak kemana-kemana, aku hanya mau menghancurkan kota yang tak pernah berpikir jika manusia dan monster itu bisa berteman baik!" Jawab Y-One sambil melangkahkan kakinya berjalan menuju dinding bolong yang menuju ke luar.

"A-apa maksudmu?"

"Ayah, aku sudah muak dengan manusia yang ada di luar sana. Aku merasa mereka hanyalah seorang penjilat yang mudah dipengaruhi dengan uang." Ucap Y-One membiarkan angin malam meniupi rambut pirangnya. "Dan juga aku bukanlah Y-One yang ayah kenal dulu, jadi maaf jika aku tak mendengarkan perkataan ayah lagi. Namun kita akan bertemu lagi nanti." Sambung Y-One lalu melompat keluar dari dalam penginapan.

"Y-One." Ucap Tuan Zuma sambil melihat Y-One yang sudah pergi lagi entah kemana.

][ L ][

Tiga hari setelah kejadian itu, semua anggota organisasi Hero telah siap untuk meninggalkan pulau itu. Untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.

Di saat perjalanan menuju pulang terlihat perban begitu banyak menghiasi tubuh Tuan Zuma, begitu juga dengan Maruo yang saat itu berada di ruang kendali. Sedangkan Zunuya sudah pulih kini ia sedang menyantap makanan di dapur, namun L masih dalam proses perawatan di dalam sebuah ruangan khusus milik Hana.

"Sialan! Coba saja jika aku ada disana, maka L tak akan jadi seperti ini." Ucap Yohio sambil memukul meja kayu yang ada disampingnya.

"Sudahlah, jangan menyalahkan dirimu. Soalnya jika kau ada disana, memangnya kau bisa apa?" Ucap Arashi seketika membuat Yohio malu.

"Hehe..." Tawa Yohio sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

Karena setelah pertarungannya melawan Kizaemon, Yohio langsung pingsan karena kehabisan banyak tenaga. Dan ia harus koma di kamarnya selama 2 hari, bisa dibilang ia melewati kejadian pengeboman yang terjadi di penginapan.

"Evolusi Kecoa-man itu sangat banyak menyerap tenagaku, jadi aku tak bisa berevolusi selalu. Jika aku selalu memakainya bisa-bisa aku koma selama 6 bulan." Ucap Yohio menjelaskan dampak buruk dari evolusinya yang seketika membuat orang-orang yang ada di ruangan itu tertawa.

"Kau bisa saja." Ucap Arashi menjitak kepala Yohio sambil tertawa.

"Gara-gara kejadian itu aku tak bisa tidur." Ucap Tifa sambil menopang dagunya.

"Jangankan kau, aku juga begitu." Tambah Snow sambil menghela nafas.

Namun ditengah-tengah obrolan yang asik itu, tiba-tiba kapal mereka terguncang dengan hebat.

"Sialan! Ada apa ini?! Apa ini tak pernah berakhir." Ucap Zunuya yang sepertinya tak senang jika sarapan paginya terganggu.

"Zunuya! Kau harus melihat ini." Ucap Yohio yang membuat Zunuya semakin kesal, padahal ia ingin tenang hari ini namun kenapa selalu saja ada gangguan.

"Hn! Memangnya ada apa?"

"Nanti saja bertanyanya, sekarang kau harus melihat ini." Ucap Yohio sambil menujukkan telunjukknya ke jendela kapal.

"Eh?" Dan apa yang dilihat oleh Zunuya, sesuatu yang mengerikan kini sedang menahan laju kapal mereka.



"GURITA RAKSASA!!!" Teriak Zunuya histeris.

"Eh? Kau kenapa?" Tanya Yohio melihat Zunuya yang tiba-tiba bersembuyi di dalam tong.

"Zunuya itu phobia dengan gurita." Jawab Arashi yang tiba-tiba berada di samping Yohio.

"Eh? Ku pikir seorang penyihir sepertinya tidak takut dengan apapun." Ucap Yohio sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Sudahlah, kita tak mempunyai waktu untuk berbicara. Dari pada ia menghancurkan kapal ini terlebih dahulu, lebih baik kita serang dia terlebih dahulu." Ucap Arashi panjang lebar sambil menatap Yohio.

"Kau benar, karena aku tak membantu kalian di penginapan. Maka kali ini biarkan aku yang beraksi." Ucap Yohio dengan semangat yang membara, dan tanpa banyak bicara lagi mereka langsung berlari dan berubah secepat yang mereka bisa.

"HaChim!"

"AAAAAAAAA!"





Kedua Hero ini pun langsung melesat menyerang gurita itu, 4 tentakel Arashi yang kini berubah menjadi King langsung menghantam gurita raksasa itu sementara Yohio atau lebih tepatnya Kecoa-man memukul sang gurita dengan pukulan apinya.

Dan usaha keduanya pun berhasil, gurita raksasa itu membuka jalan untuk kapal. Hingga kapal yang ditumpangi oleh puluhan Hero itu kembali berlayar meninggalkan Kecoa-man dan King yang masih menyerang sang gurita raksasa.

"Usahakan, jangan sampai jatuh ke air." Ucap King sambil menyerang dan menghindar.

"Oke!" Ucap Kecoa-man sambil mengacungkan jempolnya.

SET!

DUAGHHH!

Namun satu tentakel gurita itu berhasil mengenai tubuh King hingga membuat King langsung terpental jauh kembali ke kapal meninggalkan Kecoa-man.

"Cih! Bukannya dirinya yang tadi bilang harus hati-hati, tapi kenapa ia duluan yang kena." Ucap Kecoa-man menatap King yang terpental dengan jauhnya, hingga tanpa sadar satu tentakel gurita itu langsung menghantamnya.

BRAKKK!!!

Tubuh Kecoa-man pun langsung masuk ke dalam air atau lebih tepatnya ke dalam laut akibat benturan keras tentakel gurita raksasa itu.

#TO BE CONTINUED ...

"A/N :: Okey Dokey! Terima kasih telah membaca cerita ini, dan akhirnya TS bisa balas komentar pembaca. Karena sebelumnya gak bisa karena sibuk di duta '-') Intinya terima kasih bagi yang udah membaca dan komen '-')7"

Bersambung ke One Hero-Man Chapter 32

Aerilyn Shilaexs
2017-02-24 10:35:58
baca ulang, sedikit lupa dengan kejadian sebelumnya.
Davies Wryngearspeed
2017-01-22 16:55:53
Gurita raksasa kayaknya bagus tuh buat dimakan
Kei Takashima
2017-01-10 09:57:10
Nexr
Mutia 4Ra
2017-01-07 21:12:28
maaf sblumnya.mau nnya y-one itu cloud yg ad d final fntasy.bukn
Aruga Hiruya
2017-01-07 16:50:55
Akhirnya yg ditunggu tunggu datang juga, dan pergi lagi (maksudnya jatuh ke air laut) he he he.
Rudy Wowor
2017-01-07 14:12:36
Kecoaman akhirnya muncul juga.
ReyTrOnz Strider
2017-01-07 13:16:56
Lanjut ... kecoa-man keren skalii
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2017-01-07 12:49:04
yang ditunggu akhrnya keluar. eh pobia gurita? ha ha
Aerilyn Shilaexs
2017-01-07 11:52:01
Y-One keren.
Sqouts Shadows
2017-01-07 10:57:45
Ditunggu cerita berikutnya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook