VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
God The Artifact The Stealth War Chapter 21

2016-11-23 - Aerilyn Shilaexs > God The Artifact The Stealth War
157 views | 8 komentar | nilai: 9.44 (9 user)

God The Artifact : The Stealth War

Chapter 21

: Lankidetza Bigarren Zatia

Sebelumnya

Ditempat Agartha, ia melepas ikatan Loura.

"Kau tidak apa-apa?"

"Hm.."

"Kalau begitu aku duluan. Aku harus menghajar mereka."

Agartha pun pergi setelah melepaskan ikatan tangan Loura.

Ia sampai ke tempat Refra.

"Aloa? Kau kenapa?" tanya Alona yang menggoyangkan tubuh Aloa.

"Yo cewek racun, merindukanku?" tanya Agartha dibalik sebuah tembok yang berlubang.

"Kau.." geram Alona.

Agartha pun muncul.

"Akan kubalas perbuatanmu waktu itu." geram Agartha.

"Kau yang membunuh adikku?" geram Alona.

"Dia mati? Lemah sekali." sindir Agartha.

"Berengsek, Punches Lurra"

Alona langsung menyerang Agartha.

"Apa yang kalian tunggu! Cepat tangkap wanita itu." perintah Reiga.

"Baik.." sekitar 5 orang langsung maju

"Hyaat.."

Dengan senyuman kecil Refra langsung melompat tinggi dan

"Rasakan pukulanku." ucapnya santai.

Buak...

Pukulannya tepat menghantam tanah di depan kelima orang itu, seketika tanah retak dan hancur.

"Di..dia monster." gumam salah satu dari mereka.

"Ya.. Akulah monster.."

Buak..

Terlihat Refra meninju udara, namun ke 5 orang itu langsung terhempas jauh.

"Aaaa..."

"Siapa selanjutnya.?" tantang Refra.

Seketika 6 orang langsung mengepung Refra.

"Hyaat..."

"Grrrrr" Frigga si anjing besar langsung menerkam satu persatu ke 6 orang itu.

"Bagus Frigga." Refra pun melesat kedepan, ia menghempaskan dirinya sendiri dengan melepaskan tekanan magia pada kakinya.

Buak..buak...

Beberapa orang terhempas karna tertabrak Refra.

"Wanita itu luar biasa." gumam Reiga.

"Bos, biar ku lawan wanita ini." pinta Berk.

"Tidak, kau bantu saja Alona. Lihat dia terdesak."

Ditempat Agartha.

"Lunar" teriak Agartha

Cring..

Duak..

Alona pun terhempas berguling-guling.

Terlihat Agartha menggunakan Syal nya untuk menutupi mulut dan hidungnya.

"Dengan begini aku tidak akan menghirup racun belerang nya." gumam Agartha.

Alona pun bangkit

"Bagaimana bisa kau sekuat itu, bahkan setelah menghirup racunku?"

"Entahlah, tapi karna wanita yang disana, aku benar-benar pulih dan magia juga tenagaku terasa berlipat ganda."

"Sialan, tidak ada pilihan lain. Luerran."

Alona mengarahkan tangan kanannya ke arah Agartha dan

Siuw.. Siuw..

Puluhan bongkahan tanah menembaki Agartha

"Gahhh.. Kuat sekali tembakannya" gumam Agartha.

Serangan itu bahkan membuatnya terhempas hingga keluar.

"Aku akan membalas kematian adikku." teriak Alona yang melompat dengan cepat kearah Agartha dan menendang Agartha.

Tak sempat menghindar Agartha pun terkena tendangan.

Ke tempat Refra.

"Mana lagi? Apa hanya segini saja?"

Tiba-tiba balok-balok tanah muncul di bawah kakinya dan mengunci gerakannya, termasuk Frigga. Balok tanah menggunci gerakan anjing itu.

"Cukup sampai disitu, kau telah melukai banyak bawahanku." ucap Reiga yang bangkit dari tempat duduknya. Ia pun Berjalan kearah Refra.



God The Artifact The Stealth War Chapter 21 - Lankidetza Bigarren Zatia
Penulis : Aerilyn Shilaexs

God The Artifact : The Stealth War.

"Tanah ini tidak akan mampu menahanku. Hyaat.. " Refra mengeluarkan magia diseluruh tubuhnya dan

Duar..

Semua balok tanah hancur karna tekanan magia nya.

"Eskua Lurrean" ucap Reiga yang tiba-tiba berada didepan Refra. Ia melancarkan pukulan. Namun bukan pukulannya yang mengarah ke arah Refra. Tapi tanah dibawahnya yang muncul dan memanjang hingga menghantam Refra.

"Apa?"

Buak..

"Kyah..." Refra pun terhempas menabrak Frigga hingga membuat balok yang mengunci Frigga hancur.

Tiba-tiba Loura pun datang,

"Agartha aku akan... Kyaaa besar sekali srigala itu,.." kaget Loura yang melihat Frigga yang bangkit tak jauh di depannya.

"Dia itu anjing bukan srigala." celoteh Refra yang bangkit.

"Tapi anjing itu mirip srigala."

"Pokoknya dia itu anjing, kau mau membantuku tidak?" tanya Refra.

"Aku akan berusaha."

"2 wanita melawan ku, tidak terlalu buruk" ucap Reiga dengan senyum menyeringai.

"Kau siap?"

"hm." Loura mengangguk.

Beralih ke tempat Agartha, ia berada di luar markas.

"Waah pukulan itu lumayan juga. Tanganku sampai memar nih." ucap Agartha yang berdiri. Tiba-tiba

"Uwaaa apa ini..." terlihat tanah disekitar Agartha melunak seperti lumpur. Dan Agartha mulai tenggelam.

"Ini adalah kemampuan ku, tanah lunak." ucap Berk yang kepalanya muncul di depan Agartha dengan jarak 1.5 meter.

"Ini buruk.." gumam Agartha.

"Berk jangan menggangguku, aku akan membunuhnya." bentak Alona.

"Kau butuh bantuanku." ucap Berk.

"Menyingkirlah." teriak Alona.

"Tenang saja kalian berdua. Kalian bisa bergiliran membunuhku." ucap Agartha yang kini sudah tenggelam separuh tubuhnya.

"Sombong sekali kau," Alona merentangkan tangan dan seketika tanah disekitarnya berubah warna.

Tanah itu perlahan terkikis dan berubah menjadi asap yang mepul di tempat itu.

"Mereka benar-benar serius." pikir Agartha.

"Oey.. Oey.. Aku tadi hanya bercanda, aku tarik kembali ucapanku tadi." ucap Agartha.

"Tidak ada maaf bagimu." ucap Alona
dengan nada dingin.

"Siapa juga yang minta maaf." gumam Agartha.

Ia sudah tenggelam sampai dada.

Bersambung.

Apa yang akan terjadi pada Agartha? Dan apa yang akan dilakukan Refra dan Loura.

Reiga bahkan belum mengeluarkan kemampuannya.

Nantikan aja chapter berikutnya.

Tifa Lockhart Chan.


Bersambung ke God The Artifact The Stealth War Chapter 22

Lord Hellium
2017-06-01 19:54:29
Etoo sekali lagi arti dari ini apa ( Lankidetza Bigarren Zatia )?
Kleiss Effortles
2016-12-08 15:10:14
wahahaha agartha terdesak
Vestaka Pyrokinesis
2016-11-25 10:32:15
nama jurusnya keren
ZENA LEO MONSTA X
2016-11-23 19:19:11
lanjutkan terus
SESHOMARU INU
2016-11-23 19:15:54
jir kejam banget tuh yang ngasih nilai 6, emangnya bisa apa tuh orang, apa bisa dia membuat cerita lebih baik dari ini?
chichay
2016-11-23 17:45:44
d tunggu lnjutnnya
Inuyasha
2016-11-23 12:20:25
Agartha belum serius. Kalau serius habislah mereka
Gouenji Shuuya
2016-11-23 08:05:32
Agartha akan terbang
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook