VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
God The Artifact The Stealth War Chapter 6

2016-09-16 - Aerilyn Chan Kawai > God The Artifact The Stealth War
117 views | 5 komentar | nilai: 9.17 (6 user)

apa kabar semuanya. Hmm harusnya

cerita yang lain yang dilanjut ke

chapter 6, tapi berhubungan author

yang kawai(abaikan) ini lagi demam.

Jadi belum ada inspirasi. Tapi karna cerita yang ini udah posting difacebook Sekarang Kita

lanjutkan cerita GTA ke chapter 6, meskipu view nya kurang tapi semoga saja seiring bertambahnya chapter jadi banyak yang baca cerita ini. Yang udah baca

pasti tau kisah sebelumnya kaya

gimana.

Ini dia chapter 6

God The

Artifact : The Stealth War(Artifak Dewa

: Perang Siluman)

God The Artifact The Stealth War Chapter 6 - Gerlaria
Penulis : Aerilyn Chan Kawai



Nb : 2 orang yang dikasih tanda panah adalah Agartha dan Feryal.

---------God The Artifact-------

Chapter 5 :

Gerlaria(Prajurit cahaya)

"Sudah kuduga, itu God The Artifact

Pedang Laba-laba"

"Eh? Kau tau tantang god the artifact?"

"Yah aku tau, aku tau lebih dari

siapapun karna aku mengetahui semua nama-nama god the artifact beserta jenis Magia yang berada didalamnya."

"Benarkah? Darimana kau tau?"

"Aku membaca banyak buku, termasuk buku sejarah peradaban dunia. Hingga sampai ke bab tentang 7 dewa yang muncul dikehidupan manusia, gerbang neraka pun terbuka dan para iblis muncul dari gerbang itu. Konon katanya, 500 tahun lalu, dunia ini ditempati 4 golongan makhluk. "

"Hal itu tidak penting, sekarang kuceritakan kisahku padamu."

"Baiklah, aku mulai penasaran. A.am" kata Loura yang memakan buah terakhir.

"Aku adalah anggota dari pasukan Gerlaria,Gerlaria adalah nama seorang pejuang pria yang melawan para iblis di masa 500 tahun lalu, saat perang besar terjadi ia memiliki Magia cahaya.

Dan kini namanya dijadikan nama

pasukan pelindung kerajaan Aaron,

selain itu Gerlaria juga bertugas

melindungi artifak krystal yang berada

di kerajaan Aaron, mungkin banyak

pertannyaan dikepalamu."

"Pertama akan kuceritakan kisahku,

sebenarnya aku tidak tau siapa aku

sebenarnya, bisa dibilang aku ini hilang

ingatan. Yang kuingat aku pingsan di

sebuah lembah, dan saat aku membuka

mataku aku melihat seorang wanita

memakai syal putih memelukku"

"Eeehh. Ja...."

"Tunggu dulu, jangan berpikiran yang

aneh. Seperti yang kubilang, aku tidak

mengingat apapun dan aku juga tidak

mengenal siapa wanita itu. Saat ia

membukam matanya... "

"Mmh sebaiknya itu tidak dibahas.

Singkatnya kami berkenalan, aku

sungguh tidak mengingat apapun hanya

kata FD dan Agartha yang ku ingat.

Itupun samar-samar."

"Lalu nama wanita itu siapa?"

"Namanya Feryal, aku pun dibawa

olehnya ke sebuah kerajaan, kerajaan Aaron dan

ditempatkan di markas Gerlaria"

"Disanalah aku mendapat perawatan,

karna saat itu aku tengah terluka"

"saat aku mampu menggunakan Magia

cahaya, Mereka mengira aku keturunan dari

prajurit cahaya dan akupun direkrut.

Masalahnya, aku tidak mempunyai

nama belakang. Namun saat itu Feryal

memberiku nama Agartha DF Valley"

"Valley?"

"Ya, itu nama belakangku. Dia memberiku nama valley yang

artinya lembah."

"Lalu?"

"Sebelum itu, makanlah daunnya dulu!. Kulanjutkan ceritaku. 1

tahun berlalu, hubungan kami semakin

akrab, kami selalu bertugas bersama.

Hingga kejadian itu tiba...."

Saat Agartha melanjutkan ceritanya, Loura memakan daun berwarna ungu tersebut hingga

"Ummhb, ueekkkk... Da..daun... Ini sangat pahit, luar biasa pahit"

"Hahaha, aku lupa memberitaukan padamu kalau daun itu sangat pahit. Tapi tenang saja, rasa pahit dimulutmu akan hilang setelah 2 hari." ucap Agartha

"Mungkin 5 hari untukku karna aku mengunyah sangat banyak daun." pikir Agartha.

"Kau jahat sekali..." kata Loura yang meneteskan air matanya karna menahan rasa pahit itu.

"Ah, maaf maaf. Aku benar-benar lupa."

"Uekkk." Loura memuntahkan daun itu

"Jangan dimuntahkan, rasa pahit itu adalah obatnya tau. "

"Uhhh, aku tidak mau memakan daun pahit ini. Kenapa kau juga tau tentang tanaman, Agartha?"

"Sudah kubilang kan tadi, aku membaca banyak buku termasuk buku tentang pengobatan."

"Jadi kau itu kutu buku yah?"

"Ku-kutu katamu? Kau menyindirku atau apa?" Agartha membayangkan makhluk kecil yang menempel pada anjing denan ekspresi wajah yang aneh.

"Kau pasti salah paham, kutu buku itu sebutan untuk orang yang suka membaca, malah terlalu banyak membaca."

"Seperti itu yah, kukira makhluk kecil penghisap darah."

"Bukan..! Uekk... Aku- sa-sangat mual."

"Kau tidak apa-apa?"

"Ya, aku baik-baik saja." Loura pun mengambil beberapa makanan dari tasnya kemudian memakannya

"A.am, mmh seperti dugaanku, pahitnya ternetralisir." kata Loura dengan senyuman khasnya.

"Benarkah, aku mau dong, aku juga masih pahit nih.!" pinta Agartha.

"Eh, apa kau juga memakan daun ini?"

"I-iya, aku mengunyah tanaman itu untuk ditempelkan dilukamu."

"Apaaaaa? Kau jorok sekali, mengobati lukaku dengan air liur."

"Maaf, keadaan darurat soalnya."

"Lalu bagaimana selanjutnya?"

"Pasukan siluman menyerang kerajaan Aaron, Peperangan pun terjadi, namun

pasukan Garleria dan kerajaan kalah

jumlah. Ini serangan siluman besar-besaran. Pertumpahan darah tak

terhindarkan. Perang diakhiri dengan

kekalahan Garleria dan prajurit kerajaan.

Hal itu membuat artifak krystal

berhasil dicuri."

"Jadi pasukan siluman menyerang

tempatmu juga?"

"Ya semua pasukan luka parah, banyak

yang tewas. Kecuali aku. Aku selamat

tanpa terluka. 34% pasukan Garleria selamat meskipun luka-luka. Jendral yang mempercayakan padaku

agar aku mengambil kembali artifak

krystal itu dari tangan para siluman,"

"Jadi itu alasanmu sampai kesini?"

"Ya aku mengembara sangat jauh.

Jendral memberitaukan ku bahwa

mereka menuju arah barat."

"Apa? Apakah menuju lost hell?"

"Aku tidak tau,"

"Kalau begitu, bagaimana kalau kita

mencarinya bersama? Tujuan kita

sama, selain itu arah yang dituju juga

sama.!"

"Baiklah, sebelum itu, aku mau makanan mu. Sungguh aku masih merasa sangat kepahitan."

Bersambung.

-Magia adalah kekuatan sihir.

-Gerlaria adalah pasukan cahaya yang bertugas melindungi artifak krystal sekaligus sebagai pasukan kerajaan Aaron.

-Semua anggota Gerlaria memiliki Magia cahaya.

-Kisah Loura dan Agartha akan diceritakan selengkapnya di prekuel series.

-Tanaman pahit itu bernama Lithanast yang memiliki getah yang sangat pahit namun sangat ampuh untuk mengobati luka dan racun(tanaman ini hanya terdapat di cerita ini)

Bersambung ke God The Artifact The Stealth War Chapter 7

Clint Mobile Legend
2017-01-11 15:59:49
Ceritanya bagus sih tapi percakapannya contoh.. "Leonardo da vinci Kemudian entahlah" alias sering tiba-tiba udah ada baris baru lagi lah entahlah tapi cerita yang bagus
Vestaka Pyrokinesis
2016-10-21 12:43:16
wew ada pictnya lagi
Shineria of Life
2016-10-09 16:49:54
Sebentar, inj penulisannya langsung dicopy ya?
Blackpearl Kwon Yuri
2016-10-05 15:02:46
jadi mereka saling menceritakan masalalu mereka ya sayang?
ZENA LEO MONSTA X
2016-09-27 11:53:02
magia? Sihir disebut magia. Tapi ko di chapter awal tetep penyebutannya sihir?
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook