VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Killer Chapter 15

2016-10-29 - Aerilyn Shilaexs > Killer
95 views | 8 komentar | nilai: 9.75 (8 user)

Scene berada ditempat Brave,

Siang hari, latihan sudah selesai, semua anak sedang latihan.

Terlihat Brave sedang tiduran diatas rumput memandang langit.

"Jill, kau sedang apa? Apa kau baik-baik saja? Aku sangat merindukanmu." gumam Brave.

Tiba-tiba sebuah wajah muncul dihadapan Brave dengan jarak yang sangat dekat.

"Gyaaah... Keana kenapa kau disini?" Brave yang sedang melamun seketika kaget dengan kemunculan keana.

"Kau sedang apa disini?" tanya Keana.

"Aku bertanya lebih dulu tau. Ssh." Brave pun bangkin.

"Wajah preman itu, sungguh aku tidak menyukainya."

"Aku dengar itu."

"Hai teman-teman." sapa Aldora yang juga datang.

"Hai."

"Jawab pertanyaanku brave.!" tanpa memperdulikan Aldora, keana meminta jawaban.

"Aku sedang memikirkan sahabatku Jill."

"Oh kau memikirkan dia saat sedang telanjang yah?"

"Apa? Tentu saja tidak.!" bentak Brave.

"Lalu kenapa benda yang disana berdiri?"

"Apa? Ini bukan.. Ini celanaku yang seperti ini. Ah lupakan, lalu apa keperluan kalian padaku?"

"Kita kan sedang istirahat, bagaimana kalau kita main ke padang rumput,!" ajak Keana.

"Ya, katanya disana banyak hewan yang dijinakan." tambah Aldora.

"Kalian pergi saja sana tanpa aku."

"Jangan menolak," bentak Keana.

"Kau tidak bisa menolak Brave, ikut saja kami." lanjut Aldora.

"Dengar, aku tidak punya waktu untuk bermain-main, aku harus terus berlatih agar aku bisa lebih kuat, setidaknya kuat untuk bisa melindungi apa yang berharga bagiku. Maka dari itu, kalian pergi sana. Aku mau latihan."

"Berisik." bentak Aldora dan Keana yang kemudian menarik tangan Brave.

"Oey, tu-tunggu dulu oey, apa kalian tidak dengar hah? Aku tidak mau, oey lepaskan aku..." teriak Brave yang ditarik paksa.

"Jangan banyak bicara, kau harus ikut. Latihannya nanti saja," ucap Aldora.

"Ya, aku yakin temanmu pasti masih hidup."

"Maka dari itu, aku mau latihan, dia sudah lama menungguku. Aku harus lebih kuat agar bisa menyelamatkannya."

Aldora dan Keana pun melepas tangan Brave.

"Dengar Brave, jika saat nya tiba, bukan hanya dirimu. Kami juga akan ikut bersamamu mencari temanmu itu."

"Itu bukan urusan kalian, kalian tidak perlu ikut campur." bentak Brave.

"Lalu kau anggap kita apa? Bukannya kita teman." bentak balik Keana.

"Kita adalah teman, teman bagaikan anggota tubuh. Ikut bergerak apabila anggota tubuh lain bergerak. Ikut sakit apabila anggota tubuh lain sakit." lanjut Aldora.

"Aldora benar, kita merasakan sedih dan bahagia bersama, tertawa bersama, berjuang bersama."

"kau tidak sendirian Brave. Karna aku dan keana bersamamu."

"Percayalah pada kami." ucap Keana.

"Cih sangat menyebalkan. Baiklah apa mau kalian?" ucap Brave.

"Ikutlah bersama kami, sekali-kali kita bermain." ucap Aldora.

"Baiklah, terserah kalian."

Mereka bertiga pun berjalan ke suatu tempat, yang katanya padang rumput.

Killer Chapter 15 - Gajah.
Penulis : Aerilyn Shilaexs

Saat mereka sampai.

"Whoa, ada gajah." mereka bertiga kagum melihat sekelompok gajah.

"Eh lihat, disana ada seseorang yang sedang naik gajah." ucap Aldora.

"Ayo kita kesana.!" ujar Keana.

Mereka bertiga pun berlari menghampiri orang-orang yang sedang naik gajah itu.

Setelah jarak mereka dekat, terlihat seorang wanita berambut pirang diikat, tengah duduk diatas gajah. Itu adalah Austina.

"Kak Austina." kaget mereka bertiga.

"Eh kalian." ucap Austina dengan senyuman.

"Yo Brave." sapa seorang pria.

"Kak Gil juga?"

"Ya, kami sedang istirahat. Dan hal paling bagus adalah istirahat diatas gajah,"

"Wah hebat." kagum mereka bertiga.

"Kalian mau mencobanya?" tawar Austina.

"Tentu saja."

Terlihat disana ada Willona, Dalv, Gil, Austina, Alan. Para senior Brave.

Austina menepuk-nepuk gajah itu, seketika gajah itu membungkuk.

"Gajah yang terlatih seperti ini yah." gumam Aldora.

Austina, Gil dan Alan turun dari gajah yang mereka tunggangi.

"Baiklah Brave kau bersamaku." ucap Gil.

"Keana denganku." ucap Austina.

"Kau dengan ku." ucap Alan.

Alan memang jarang bicara, padahal setiap hari mereka bertemu, tapi belum pernah melakukan komunikasi. Yap, Alan adalah satu-satunya senior yang tak pernah berbicara pada juniornya.

"Yosh, mohon bantuannya." ucap Brave.

Mereka bertiga pun belajar cara menunggangi gajah,

Hingga hari menjelang petang.

"Aku lapar," ucap Keana.

"Mmh aku juga," ucap Austina. Mereka berdua duduk dipunggung gajah yang sama.

"Teman-teman bagaimana kalau kita makan.!" ujar Austina.

"Baiklah."

Semuanya sepakat kecuali Brave.

"Aku tidak mau, aku mau lebih lama diatas sini." ucap Brave.

"Kau yakin?" tanya Gil.

"Ya, aku juga sudah tau caranya."

"Baiklah, kalau begitu kami pergi."

"Ya."

Disana terlihat hanya Brave seorang.



"Jill, disini aku punya teman teman yang baik. Bagaimana denganmu? Aku bahagia karna kakak kakak senior semuanya baik meskipun mereka tegas. bagaimana denganmu? Apakah kau bahagia? atau sebaliknya, kau menderita.?" Brave bergumam sendiri diatas gajah.

Sementara ditempat Jill,

Terlihat Semua anak sedang saling memukul dan menendang, mereka sedang bertarung satu sama lainnya.

Hya...

Buak...

Buak..

Dyes..

Dyes...

Sekitar 5 menit kemudian.

"Sudah cukup, latihan cukup untuk hari ini. Kalian boleh istirahat."

"Lelah sekali." keluh Lisa dengan keringat bercucuran.

"Kau tau, dihutan sana ada pohon buah mangga. Kemarin aku melihatnya." ujar Jill.

"Jadi menurutmu kita harus kesana?" tanya Claire.

"Ya, kita kan sudah istirahat."

"Sebaiknya jangan." larang seorang wanita yang tiba-tiba datang.

"Carolline?"

"Kenapa jangan?" tanya Lisa.

"Apa kalian ingin mati? Kita makan apapun yang mereka berikan, kita melakukan apapun yang mereka perintahkan. Itulah aturannya."

"Jadi tanpa seizin orang menyeramkan itu, kita tidak boleh memakan buah-buahan yang ada di tempat ini?" tanya Lisa.

"Ya, begitulah. Sebaiknya kita kembali, lihat anak-anak yang lain mulai pergi." ujar Carolline.

"Hm, baiklah ayo."

"Tapi aku sangat lapar." keluh Lisa.

"Kami juga sama, tapi mau bagaimana lagi. Kita hanya punya jatah makan 2 kali sehari." kata Jill.

"Makanan yang sangat sedikit." timbal Carolline.

"Ya, tapi setidaknya kita tidak dipaksa makan pasir." ucap Claire.

"Ya meskipun setiap hari kita minum air laut." ucap Jill.

"Hm, bahkan aku sudah terbiasa dengan rasa asin laut." kata Lisa.

Malam harinya.

"Setiap hari kita berlari dan berkelahi, entah esok apa yang akan terjadi pada kami." gumam Jill.

"Apa kami akan bertarung lagi? Atau lebih parah dari itu?" gumam Claire.

Keadaan hening,
terlihat anak-anak memang sudah terlelap. Hanya Jill saja yang masih terjaga.

"Brave, aku disini tersiksa dan menderita, apa kau disana bahagia? Apa kau sedang mencariku? Jika ia, segera temukan aku dan selamatkan aku dari tempat yang mengerikan ini. Aku merindukanmu Brave." gumam Jill

Bersambung.


Bersambung ke Killer Chapter 16

Kill Me 1st
2016-12-31 17:11:49
Gajah.. Jadi teringat lagu Gajah..
Spectra Phantom
2016-12-09 12:26:11
numpang baca
ZENA LEO MONSTA X
2016-10-30 08:46:02
wah masih lama nih
Dzibril Al Dturjyana
2016-10-29 20:32:54
hemm kapan tarungnyaa
Mutia 4Ra
2016-10-29 17:57:17
d tunggu klnjutnya senpai.tetap semangka ya *^_^*
Inuyasha
2016-10-29 16:59:19
Tetap semangat nulisx walau sedikit yg baca. Tetap ad aj pembaca setia
Jack El Jacqueline
2016-10-29 16:58:19
di tunggu kelannjutannya,dan sepertinya aku ingat waktu liat gambarnya dan aku pernah nonton di tv tapi tahun brapa y dan judunya apa!!?
Abix Syadzily
2016-10-29 16:57:02
waah gambar itu jill yaah..?? cantik banget..
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook