VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Killer Chapter 8

2016-10-16 - Aerilyn Shilaexs > Killer
182 views | 11 komentar | nilai: 9.7 (10 user)

Brave pun berjalan menuju kamar mandi

"Bersama dengannya ternyata membuatku tersiksa. Inikah neraka duni?" pikir Brave

Hari menunjukan pagi-pagi, matahari pun belum terbit.

Terlihat anak-anak telah berbaris kecuali Brave. Ia berjalan dengan santai.

"Oiy cepat masuk barisan." teriak pria bernama Devian

"Ya, cepatlah kami sudah menunggu mu." teriak Keana.

"Dia masih menyeramkan." pikir Brave

"Baik, aku segera kesana." kata Brave.

Tak jauh dari sana ada sekitar 10 remajaa pria dan wanita sedang memperhatikan Brave dan yang lain nya.

"Eekhm, baiklah kalian sudah tau dimana tempat latihan para prajurit?" tanya Viktor

"Mmmh."

"Saat kami ke sini, kami melihat tempat pelatihan. Apakah disana tempatnya sersan?" tanya Alice.

"Kau benar, kita akan kesana. Disana kalian makan dan berlatih. Kalian kesana dengan.."

"Mobil loreng itu?" potong Brave.

"Bukan!!, tapi dengan berlari."

"Apaa?"

"Heee."

"Ta-tapi tempat itu sangat jauh."

"Ini latihan pertama kalian, kalian setiap hari harus berlari ke sana, dan jika kalian lapar, maka harus cepat. Sekarang ikuti senior kalian yang ada disana!" perintah Viktor sambil menunjuk ke arah 10 pemuda tadi.

"Apa yang kalian tunggu, ayo.!" teriak salah satu dari mereka.

"Baik." ke 6 anak itu pun berlari menuju senior mereka.

"Payah, lelet sekali kalian." bentak yang lain.

"Baiklah ayo mulai berlari." perintah salah satu pria yang sepertinya dia adalah pemimpinnya.

"Jadi kalian murid barunya yah." ucap seorang wanita dengan ramah.

Wanita berkulit putih, mata biru dan rambut pirang yang diikat.

"I-iya kak." jawab Devian.

"Boleh ku tau nama kalian?"

"Tentu, namaku Devian dan kedua teman sekamar ku. Ini Alice dan dia Johan." Devian memperkenalkan namanya dan kedua rekannya itu.

"Namaku Keana dan kedua teman sekamarku. Dia Aldora dan dia si bodoh Brave." Keana juga memperkenalkan diri dan kedua rekannya.

"Hm, perkenalkan namaku Austina."

"Eh Austina?" ucap Brave tiba-tiba.

"Jangan lancang kau, setidak nya katakan Kak Autina." bentak Keana.

"Hei Brave kau masih mengingatku?" tanya Austina.

"Ya, kau yang menyetir mobil waktu itu kan."

"Hee, kau sudah kenal dengan senior?." tanya Johan.

"Ya, memangnya kenapa.."

"Cih, mereka sangat berisik" keluh salah satu dari mereka.

"Jangan terlalu kau anggap, Gil. Biasa anak baru, mereka selalu seperti itu." ucap seorang wanita.

"Kau benar Calista."

"Austina, kenapa dia malah ikut-ikutan berisik sih." keluh salah satu wanita.

"Mungkin dia mau mengakrabkan diri pada anak anak itu."

Tak terasa mereka berlari sudah jauh menyusuri hutan, hingga terlihat tempat latihan dan sebuah base camp.

"Woy kalian lelet, cepatlah kita sudah dekat." bentak salah satu pria.

"Ba-baik." serempak semuanya.

"Dalv, kau tidak perlu sekeras itu pada junior kita." ujar Austina dengan senyuman, namun senyuman menyeramkan.

"E,eh ba-baiklah. Kalian harus cepat." ucapnya dengan nada rendah.

"Kakak cantik ini ternyata ditakuti rekan-rekannya." pikir Johan.

"Mmh kukira orang itu pemimpinnya, ternyata kak Austina." pikir keana.

Killer Chapter 8 - Lari Pagi
Penulis : Aerilyn Shilaexs

Beberapa menit kemudian.

"Hah....hah....hah..." terlihat ke 6 anak sangat kelelahan, mereka duduk dengan nafas terengah engah.

"Lemah sekali mereka." ledek salah satu dari senior.

"Siapa yang menyuruh kalian duduk,? berdiri semua.!" bentak Gil.

"Ba-baik." ucap semuanya dan langsung berdiri.

"Kau tau, ini hari pertama mereka. wajar jika mereka kelelahan. Jadi kau tidak boleh membentak junior kita seperti itu." ucap Austina dengan senyuman yang tiba-tiba datang.

"Ba-baiklah, terserah kau saja." ucap Gil merinding.

Yah senyuman Austina yang ditujukan pada rekannya bukan senyuman manis dan ramah. Senyuman mengerikan dan niat membunuh yang terlihat oleh rekan-rekannya. Padahal itu adalah senyuman biasa menurut orang lain.

"Ini minumlah." kata Austina sambil menyodorkan minuman kepada masing-masing anak.

"Te,terimakasih kak."

Ke

Ditempat Jill, mereka juga harus lari pagi yang lebih kejam dan tak berperi kemanusiaan.

"Aku sudah lelah, aku tak sanggup lagi." keluh Lisa.

"Berjuanglah Lisa, kita harus bertahan dari semua ini." ucap Jill.

"Lisa, kita harus berjuang dan membunuh mereka. Kita balas perbuatan mereka pada kita." ucap Claire.

"Claire benar. Kita harus lebih kuat lagi untuk bisa melawan mereka." ucap Jill.

"Jill, Claire. Baiklah ayo kita berjuang bersama."

"Jangan ngobrol.!! Cepat kalian lari.!!" teriak seorang pria yang membawa senjata.

"Orang ini akan ku bunuh, lihat saja nanti." pikir Claire.

Bersambung.

Cerita ini mungkin yang akan lebih sering update biar cepet tamat.

Bersambung ke Killer Chapter 9

Under1
2017-06-19 20:02:35
Itu senymana malaikat jatuh hiiii
Sovaren
2017-06-12 16:20:47
nama nya mungkin lebih bagus diketik victor bukan viktor, tapi bagusdeh gak mainstream
Lyokovich the Death
2017-01-21 12:25:32
Pria yang bawa senjata coba kalau dia jadi aku.. Semua anak-anak yang masih loli disitu aku ikkeh-ikkeh
Kill Me 1st
2016-12-31 16:17:57
Lisa... Malang nya..
Kleiss Effortles
2016-12-08 18:34:55
nice story, numpang baca
Vestaka Pyrokinesis
2016-10-21 17:07:12
masa pelatihan benar benar berat bagi jill
Blackpearl Kwon Yuri
2016-10-17 18:17:16
lanjutkan sayang senpai mendukungmu
SESHOMARU INU
2016-10-16 21:12:43
berjuanglah
ZENA LEO MONSTA X
2016-10-16 21:00:48
iya cepet aja selesaikan cerita ini, ngga sabar nunggu adegan bunuh-bunuhan
Inuyasha
2016-10-16 14:59:29
Tetap semangat aj nulisx
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook