VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Organisasi Pemburu Hantu Chapter 16

2017-01-08 - Newbie Karbitan > Organisasi Pemburu Hantu
54 views | 6 komentar | nilai: 10 (1 user)

Said menyadari keanehan dalam foto tersebut. Sekilas tampak samar-samar sesosok wajah mengerikan sedang menyeringai.

"Kenapa di foto ini ada makhluk halus!?"

"Sepertinya ini bukan kebetulan.." Said berpikir sejenak.

"Batu akik itu... Jangan-jangan.."

Malam harinya di kediaman Kakek Sutardji. Dua orang lelaki paruh baya sedang berbincang dengan Kakek Sutardji. Mereka adalah Bejo (47) dan Cahyo (49). Penjaga malam dilingkungan sekitar. Sudah dipastikan kedatangan mereka kerumah Kakek Sutardji untuk menanyakan masalah "Itu".

"Hehehe..."

Kakek Sutardji tertawa sambil mengusap cincin batu akiknya.

"Gila!!! Jadi anda kalau tidur dengan 4 istri sekaligus.."

Bejo takjub mendengar penuturan Kakek Sutardji.

"Cincin batu akik yg luar biasa... Tolong beritahu kami dimana anda mendapatkannya.." pinta Cahyo.

"Itu rahasia..."

"Ayolah jangan pelit... Tolong beritahu kami."

"Ya beritahu kami.. Nanti akan kuberikan koleksi JAV ku." rayu Cahyo.

"Tsubasa Amami ada gak?"

"Tentu saja ada.."

"Bagaimana?"

"Baiklah... Tapi ingat, jangan beritahu siapapun ini rahasia.."

"Kami janji tidak akan memberitahu siapapun."

"Besok aku akan mengantar kalian kesana.."

"Terima kasih.."

Bejo dan Cahyo lalu berpamitan pulang. Setelah mereka berdua pulang, Kakek Sutardji lalu pergi ke kamar untuk tidur.

Saat memasuki kamar terlihat 4 istri mudanya telah bersiap dengan gaun malam yg seksi dan terlihat transparan. Kakek Sutardji hanya tersenyum sambil bergumam.

"Mantap jiwa..."

Malam yg dingin itu terasa hangat oleh gelora asmara. Desahan nikmat dan erangan halus saling bersahutan dari keempat istrinya.

. . . . . . . .

Keesokan paginya hawa terasa dingin, sinar mentari tidak nampak karena tertutup awan mendung. Perlahan gerimis mulai turun,
sebagian orang mungkin lebih memilih meringkuk di tempat tidur ketimbang beraktifitas.

Warnet OPH yg terletak persis diatas markas, buka selama 24 jam nonstop. Namun pagi itu warnet nampak sepi, yg terlihat hanya kumpulan pemuda pengangguran yg tertidur pulas.

.

.

.

Organisasi Pemburu Hantu Chapter 16 - Gelora Asmara
Penulis : Newbie Karbitan

.

.

.

Diantara mereka ada dua orang anggota OPH yaitu Ardi dan Heri. Mereka tertidur pulas setelah semalaman main game. Kemudian seorang anggota OPH datang pagi-pagi sekali. Dia adalah Said yg datang awal pagi.

"Astaga... Kenapa mereka malah tidur disini.." Said hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.

Tak lama berselang datang seorang anggota OPH lainnya datang. Said lalu menoleh ke belakang, yg datang ternyata Hasan.

"Hasan... Tidak biasanya kau datang pagi.."

"Ah... Sebenarnya aku hanya ingin main game.."

"Heh?" heran Said,

"Kau tidak ada kerjaan, kah?"

"Tidak... Mumpung tak ada misi, aku mau santai sejenak." jawab Hasan.

"Sebenarnya aku juga tak ada kerjaan. Bagaimana kalau siang ini kau ikut denganku?"

"Mau mengajakku makan siang atau berburu hantu?"

"Aku tidak bisa mengatakan ini berburu hantu. Aku hanya ingin mengajakmu kesuatu tempat."

"Memang ada apa?"

"Pastinya sesuatu yg menarik.." ucap Said sambil tersenyum."

"Baiklah... Jika memang ada yg menarik, aku akan ikut."

. . . . . . . .

Siang harinya Kakek Sutardji sedang asyik menonton TV dikamar. Lalu istrinya datang memberitahu bahwa ada tamu. Kakek Sutardji mengira yg datang adalah Bejo dan Cahyo. Namun setelah keluar ia kaget...

"Heh!?"

Yang datang ternyata adalah Said dan Hasan.

"Selamat siang, Kakek Sutardji.."

"Kalian siapa?"

"Kami kesini ingin menanyakan sesuatu.." ucap Said.

"Pasti mereka mau bertanya tentang keperkasaan ku.." batin Kakek Sutardji.

"Aku mengerti.."

"Jangan salah paham.. Kami tidak tertarik dengan rahasia ranjang anda."

Seolah Said bisa menebak apa yg dipikirkannya.

"Aku tertarik dengan cincin itu.."

"!!!" Kakek Sutardji sedikit kaget.

"Aku yakin anda tidak akan menjualnya, tapi bisakah aku menyentuhnya. Coba anda lepaskan cincin itu."

"..." Kakek Sutardji sedikit ragu untuk melepaskannya.

"Bisa kan aku melihatnya sebentar.."

Perlahan aura hitam menyelimuti cincin itu. Hanya Said yg menyadari itu. Perlahan Kakek Sutardji melepaskannya, namun...

"Apa? Tidak bisa lepas!?" kaget Kakek Sutardji.

.

.

.

Bersambung ke Organisasi Pemburu Hantu Chapter 17

Ludfy N
2017-01-10 12:11:37
Kakekx nggk krja ya? Drmh aj thu orng
Rifky D Dragnel
2017-01-09 02:17:06
Apa yang terjadi kenapa gak bisa lepas
Rudy Wowor
2017-01-08 19:18:03
Mantap si kakek.
Gouenji Shuuya
2017-01-08 14:26:11
Kenapa gak bisa lepas ya
Leon Lockhart
2017-01-08 10:35:48
Kakek sutardji adalah adiknya kakek sugiono Njerrr!!!
Dalreba
2017-01-08 09:24:44
Kakek Sutardji ternyata penggemar JAV
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook