VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Princess Meira Chapter 23

2017-01-02 - Racharion > Princess Meira
35 views | 4 komentar | nilai: 9 (1 user)

"Sudah saatnya rupanya.." ujar Luke sambil meminum minuman yang sudah disiapkan pelayan dapur.

"Apa, Luke?" tanya Lau sambil memperhatikan raut wajah Luke.

"Kini sudah saatnya kau ganti menjaga seorang gadis, Lau!!" seru Luke sambil meringis ceria, "Hayo~ Apakah saat ini di lubuk hatimu sudah ada yang mengisi? Atau masih kosong? Hayooo :v "

Lau memalingkan wajahnya yang sudah memerah seperti kepiting rebus, "Luke, hentikan leluconmu itu. Aku tidak sampai kepikiran sampai situ."

"Eh? J-jadi.. Sampai umur 25 tahun seperti ini, kau masih jomblo? Benarkah itu? Seriuss??!!"

"Huh," Lau lebih memilih meninggalkan Luke yang sudah meributkan perihal dirinya yang sampai saat ini masih hidup lajang.

"Hei kau tunggu hei paman tua!" seru Luke, "Cih, dasar sombong. Dia itu kenapa sih ketika aku bicara tentang perempuan gayanya sok cuek gitu. Kalau dia gini terus dia kan gabakal dapet punya pasangan hidup."

Lau memang sudah banyak membantunya, apapun yang Luke kerjakan pasti berdasrkan pertimbangan Lau. Luke sendiri mengaku bahwa ia terlalu bergantung pada Lau. Ia sangat berhutang budi pada Lau. Ia pikir sudah saatnya Lau melepaskan dirinya dan mulai hidup mandiri. Toh, dirinya sudah berumur 17 tahun. Dan nantinya suatu ketika ia dinobatkan menjadi Raja penerus ayahnya, dia juga akan mengangkat Lau sebagai Mentri Pertahanan, atau kalau bisa menjadi Penasihatnya.

Luke lebih memilih pergi ke kandang kuda untuk melihat kuda-kudanya. Di sana ia melamun, sudah lama ia ingin bertemu dengan gadis berambut merah yang ia temui 7 tahun lalu. Ia cari di tempat ia bertemu kemarin, malah ia hanya bertemu dengan 3 orang gadis yang kemarin bersamanya. Setidaknya walaupun tidak pernah bertemu, ia harus tahu siapa nama gadis yang ia beri muffin tersebut.

Luke menarik nafas panjang dan berjalan keluar kandang, sudah cukup ia melihat kuda-kudanya yang semakin besar dan gagah seperti dirinya itu. Dia terkekeh geli memikirkan Lau yang jika ia tidak segera mencari pasangan hidup, dia akan menjadi seorang perjaka tua yang menyedihkan.

Kruyukkk..

Luke meringis geli ketika alarm di perutnya telah berbunyi. Dia berjalan menyusuri istana menuju dapur. Di tengah perjalanan, ia melihat Lau sedang berhadapan dengan seorang gadis berambut merah.

"Dia! Itu pasti dia!" gumam Luke, dia berlari menghampiri keduanya.

"Mohon maaf atas kelancangan saya, Yang Mulia. Tapi saya bukan Pangeran Luke."

"Eh?"

"Ada apa, Lau? Apakah ada yang mencariku?" tanya Luke berbasa-basi.

Lau menoleh kebelakang dan menemukan Luke tengah berdiri di belakangnya.

"Uhm.. Maaf jadi kamu bukan Pangeran Luke?" tanya gadis itu pada Lau.

"Benar, Yang Mulia. Dialah Pangeran Luke yang sebenarnya. Mohon maaf atas kelancangan saya."

"Tidak apa-apa," gadis itu tersenyum pada Lau, kemudian pandangannya beralih pada Luke.

"Suatu kehormatan bagi saya telah bertemu denganmu, Yang Mulia Pangeran Luke." gadis itu membungkuk, memberi penghormatan pada Luke. Kali ini ia tidak akan salah mengira bahwa orang yang didepannya adalah Luke.

Luke memalingkan wajahnya yang sudah memerah, menahan malu. Baru saja ia memikirkan gadis ini, gadis inipun muncul di hadapannya. Bahkan ia sudah tumbuh menjadi remaja yang cantik dan manis.

"Y-ya, suatu kehormatan pula bagiku bertemu denganmu lagi," ujar Luke.

"Ah iya, selamat ulang tahun yang ke-17, Pangeran Luke," kata gadis itu riang.

Wajah Luke tersipu mendapat ucapan selamat tak terduga, "Terimakasih.. Ehm... Siapa namamu?"

"Namaku Miira. Putri kedua Kerajaan Gospal."

Luke mengangguk-angguk paham, kemudian mereka berjalan bersama menuju ruang pertemuan. Sesampainya disana ia berpamitan pada Miira untuk pergi ke kamarnya.

"Lau, kenapa ya rasanya aku ingin sekali bertemu dengan Miira lagi?" tanya Luke ketika mereka berjalan menuju kamar Luke.

Sementara itu Lau berjalandi sebelahnya sambil mengulum senyum mendengarkan curhatan dari sang Pangeran.

"Dulu wakut kecil aku pernah bertemu dengannya, dan selama 7 tahun ini aku selalu kepikiran olehnya, rasanya ingin sekali bertemu dengannya, dan menanyakan namanya, lalu mengajaknya jalan-jalan. Tapi, baru saja aku bertemu dengannya, jantungku serasa berdebar-debar tak karuan. Seingatku, tabib istana tidak pernah bilang jika aku punya penyakit jantung." Luke terus-terusan mengusap dada sebelah kirinya.

"Tapi, kenapa tadi berdetak cepat, rasanya panas Lau. Aku takut, ini penyakit aneh yang tidak bisa di sembuhkan, a-aku takut penyakit ini tidak di sembuhkan, dan aku akan mati sebelum penobatanku. A-aku tidak bisa membiarkan semua ini terjadi. Aku sangat takut jantungku nanti berhenti berdetak. Aku takut... Aku sungguh takut... Aku takut ini penyakit menyakitkan," lanjut Luke sambil terus membayangkan kematiannya yang tak terduga.

Lau terkikik geli mendengar celotehan Luke, "Menurutku, Pangeran Luke memang sedang jatuh sakit."

"B-benarkah itu? Seberapa parahnya sakitku ini? Penyakit apa itu?"

"Yah~ tidak begitu parah sih. Tapi kalau kamu tidak bisa menemukan penawar itu, kamu bisa menderita seumur hidup."

"Benarkah itu, Lau? L-lalu apa nama penyakitnya? Apa yang harus kulakukan?"

"Nama penyakitnya adalah...."

"Adalah..."



Princess Meira Chapter 23 - Jatuh Cinta :v
Penulis : Racharion

Lau kembali terkikik sambil mengacak-acak rambut Luke, "Selamat, Pangeran Luke sedang jatuh cinta pada Putri Miira!!"

Krik...

Lau menggaruk kepalanya yang tidak gatal, sepertinya dugaannya tentang Luke yang sedang jatuh cintta itu kurang tepat. Ia melihat wajah Luke yang datar tanpa ekspreksi.

"Jatuh cinta itu apa, Lau?"

Bersambung ke Princess Meira Chapter 24

Ghost Rider
2017-01-04 17:56:51
cinta itu seperti badai
Rudy Wowor
2017-01-02 15:32:02
Sepertinya Luke masih polos ya.
happyreadin9
2017-01-02 13:19:40
jatuh cinta itu ap ya.
Sqouts Shadows
2017-01-02 11:49:12
Lanjut vroh
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook