VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 202

2018-01-10 - Kosuke > Kosuke Arashi
137 views | 10 komentar | nilai: 10 (7 user)

"Gyahahahaha..." Tatsumi Saburo muncul dengan tawa puasnya, "baiklah... ayo akhiri semua ini sekarang juga!!"

"Kau setuju denganku, ya??" Arashi menatap dengan senyuman licik pada Saburo, "karena kau setuju maka kau akan kusingkirkan dahulu!!"

Arashi memesang kuda-kuda lalu meningkatkan cakra api dan bersiap dengan tinju apinya begitupun Saburo yang juga menyiapkan tinju berlian miliknya, "Hiiaa..."

"Sllaash..."

"Jbbuuaak...!!!" Seseorang peserta dari Red Eagle menghentikan Arashi dan Saburo, tangan kanannya mencengkram tinju api Arashi sementara tangan kirinya mencengkram tinju berlian Saburo, ia adalah Yasaka Sena dengan kemampuan memperingan

"Hentikan!!" Jendral Kukoro datang bersama beberapa prajurit, mereka menodongkan senapan dan senjata pada Arashi, Saburo dan Sena, "kalian tau seberapa penting turnamen ini!!"

"Militer Alvarez!!" Beberapa peserta terkejut

Sena berkata, "kita mungkin bisa menang jika melawan seluruh peserta yang tersisa..."

"Tapi coba pikirkan lagi?? Bagimana dengan militer Alvarez??"

"Ya..." Arashi menjawab dengan santai, "maaf... aku terlalu bersemangat menjawab tantangan Tatsumi Saburo!!"

"Cih..." Saburo kecewa dan menurunkan kepalan tinjunya, "ini tidak menyenangkan!!"

Jendral Kukoro berjalan menuju panggung bersama pasukannya

Masamune berbisik, "Arashi, tadi siang aku bertarung dengan Jendral itu!! Dan dia benar-benar kuat!!"

"Bodoh!!" Arashi tak terkejut, "aku telah melihat pertarungan Panglima Alvarez dan Master Yamaji jadi kurasa Jendral itu masih tergolong lemah jika dibandingkan dengan mereka berdua...'

"Sebenarnya aku juga tau itu!!" Masamune kesal, "yang mau kukatakan aku bisa mengalahkan Jendral itu jika bersungguh-sunggu!!"

Diatas panggung Jendral Kukoro mulai berbicara, "Dengarlah kalian, generasi muda penerus Alvarez!!"

"Turnamen ini sangat penting bagi Kerajaan Alvarez sebuah kompetisi yang akan menyatukan dua kekuatan besar Alvarez..."

"Maka aku ingin kalian bersungguh-sungguh dalam menjalaninya dan jangan membuat kekacauan yang tak penting..."

"Perlu diketahui aku tak suka pada orang yang suka bermain-main dan tak serius!!"

Jendral Kukoro menjelaskan lagi, "aturan babak ketiga..."

"Pertama, hanya 32 peserta yang akan melanjutkan kebabak selanjutnya..."

"Kedua, peserta akan dibagi menjadi tiga dan ada tiga pilar jadi pergilah kesana..."

"Lalu ada finish yang akan menentukan peringkat..."

Dengan tatapan serius Jendral Kukoro berkata lagi, "berbeda dengan yang sebelumnya, kami akan mengawasi untuk mengindari kecurangan..."

Salah satu pasukan yang ada dipanggung merapal jutsu dan dari lengan bajunya muncul kertas-kertas yang berhamburan

Arashi memungut salah satu kertas tersebut, "cih... tempat kedua!!"

Kosuke Arashi Chapter 202 - Kanan Atau Kiri
Penulis : Kosuke

Di atap sebuah bangunan Kitsune dan Ashura kembali dan disana ada Misaki, Jiro, Koharu dan tentu saja Rain

"Kalian kembali..." Koharu merapal jutsu pembatalan, "lepas!!"

"Boft..." Misaki yang menjadi dua kembali menjadi satu, Misaki bertanya, "lalu??"

"Mereka menggunakan segel pembatalan segala kemampuan..." jelas Ashura, "kami nyaris ketahuan dan mati gara-gara orang ini yang terus-menerus kentut..."

"Hey, jangan salahkan penyakitku!!" Protes Kitsune yang tersinggung

Koharu berkata lagi, "pilihan yang bagus menggunakan kloning ciptaan Misaki karena kemapuanku yang memperbanyak akan diketahui..."

"Benar juga sih!! Karena kloning mengambil bagian tubuh lalu dikembangkan oleh cakraku dan hanya akulah yang bisa membatalkan kloning tersebut..." Misaki setuju

"Tapi kekurangannya aku hanya mampu membuat satu kloning dalam sehari..."

"Baiklah... akan kuberitahu rincian dari kemampuanku..." Koharu mulai menjelaskan, "hasil dari kemampuan memperbanyak milikku nyata dan juga terhubung tetapi dapat dengan mudah dibatalkan dengan segel atau penghalang..."

"Nyata dan terhubung??" Misaki mempertanyakan

"Intinya hasil dari setiap bunshin yang kuciptakan dapat berbagai pengalaman maupun rasa sakit dan jika kejadian tadi menggunakan kemampuanku maka Rain dan Yami/Yemi akan merasakan rasa sakit kematian..."

"Ciih..." Jiro menatap Rain dengan kesal, "masa bodoh dengan kemampuanmu!! Sekarang apa yang akan kita lakukan selanjutnya!!"

"Yemi/Yami dan Daisuke sedang melakukan tugasnya..." jelas Rain, "dan aku telah mengetahui siapa pelakunya!!"

"Baiklah!! Ayo kita hajar mereka sekarang!!" Ashura tak sabar setelah mendengar penjelasan Rain

"Jangan terlalu terburu-buru biarkan mereka merasa menang dan menyempurkankan siasatnya lalu kita hancurkan secara perlahan agar lebih menderita..." Rain tersenyum puas

Misaki bergumam dalam hati, "ternyata dia si jenius yang sadis..."

Lalu di empat tempat berbeda dalam pertanding babak ketiga, empat peserta merapal jutsu secara bersamaan, "Tenknik Penyegelan : Formasi Empat Gerbang Elemen"

Sebuah penghalang raksasa yang menghubungkan empat titik dan berbentuk kubus terbentuk. Lalu dalam penghalang tersebut tanah menjadi retak-retak dan mulai terangkat tak hanya itu air pun mulai menggenang

"Kemampuan meningkat!!"

"Aku tak dapat menggunakan api!!"

"Airnya melimpah!!"

"Sial!! Elemen angin tak dapat digunakan!!"

Dalam penghalang tersebut kepanikan dan kekacauan terjadi pada para peserta pengguna empat elemen dasar

Melihat segel raksasa itu para Master yang mengawasi lewat layar proyektor berukuran besar juga terkejut

Tapi Master Shadow Dragon malah tertawa, "hahahaha... bagaimana??"

"Kalian lihat bukan kemampuan empat gerbang elemen dari Shadow Dragon!!"

"Sekarang pengguna api dan angin akan kehilangan kemampuanya sementara pengendali air dan bumi akan meningkat!!"

"Bodoh!!" Daisuke malah mengejek Master Shadow Dragon, "jika kau ingin menghancurkan pengendali api dan angin dengan tipuan murahan ini!! Kau benar-benar bodoh!!"

"Sialan!! Jaga posisimu!!" Master Shadow Dragon geram

Bukannya diam, Daisuke malah menjawab tanpa keraguan, "Seperti menyiram minyak pada kobaran api dipihak kami ada pengendali bumi sekaligus monster yang mengerikan dan tak terkendali!! Aku yakin ia akan menghancurkan tawa anda menjadi kekecewaan!!"

Yang dimaksud Daisuke adalah Tatsumi Saburo, si berlian penghancur

Lalu beberapa langkah dari gerbang kedua babak ketiga

"Hey, Ryuzaki!! Kurasa kita tertinggal dari peserta lain!!" Ucag Arashi

"Bodoh!! Semuanya salahmu yang tertidur!!" Bentak Masamune

"Yah... apa boleh buat ini tengah malam!!"

"Sial!! Kenapa aku bertemu denganmu!! Sesekali apa aku tak bisa menjadi tokoh utama!!" Gerutu Masamune

"Hey, Ryuzaki!!"

"Apa lagi!!"

"Sepertinya aku tak bisa menggunakan elemen api tetapi beberapa elemen bergejolak dan semakin kuat!!" Jelas Arashi

"Aku tak peduli!!" Masamune cuek

Keduanya berjalan santai lalu dari arah berlawanan seorang peserta dari Red Eagle berlari dengan terburu-buru, Nakaru Kazumi

"Tolong aku!!"

"Jbbuuaak...!!" Ia menabrak Arashi dan Masamune

"Apa yang kaulakukan!!" Bentak Masamune yang kesal

"Aku memiliki ketakutan terhadap wanita dan sekarang ia mengejarku!!" Teriak Kazumi panik

"Wanita?? Baiklah... akan kuhadapi dia!!" Masamune bersemangat

Secara mendadak tanah tempat ketiganya bersinar, Arashi berkata, "sepertinya kita masuk perangkap!!"

Seorang gadis dan pria berbadan kekar muncul, "benar sekali!! Kemampuan kalian telah kami tukar..."

Masamune mampu mengatasi, tangan kanan terlapisi kristal dan tangan kiri terlapisi besi, "kemampuan Arashi mudah dikendalikan!!"

"Hey, apa kemampuanmu??"

"Tangan kanan memperbesar dan tangan kiri memperkecil" jelas Kazumi

"Akan kucoba!!" Arashi dengan tangan kanannya menyentuh pantat dan dada Masamune

"Bhuuft... hahahaha..." Arashi dan Kazumi tertawa terbahak-bahak

"Dada dan pantatku membesar?? Apa yang kau lakukan brengsek!!" Bentak Masamune yang terkejut

"Hahaha..." Kazumi tertawa, "kau seperti waria..."

"Benar... dan sekarang ada dua waria!!" Arashi juga menyentuh pantat dan dada Kazumi

"Tyeng... Tyeng..."

"Jangan bercanda!!" Masamune dan Kazumi menghajar Arashi

"Kalian seperti grup pelawak saja!! Akan ku habisi segera!!" Ucap si pria kekar yang tanpa disadari dada dan bokong serta dua telinganya telah membesar

"Bhuuft... hahahaha..."

Dengan nada mengancam tapi masih menahan tawa Arashi berkata pada si gadis, "nah... jika aku ingin meremas dadamu!! kau pilih yang mana tangan kanan atau kiri??"

Begitulah disaat yang lain serius, Arashi malah bercanda dengan kemampuan yang baru dimilikinya

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 203

Dzibril Al Dturjyana
2018-01-15 22:46:33
Lanjut gan
Tatsuya
2018-01-14 21:07:11
Sepertinya bakal terjadi banyak kekonyolan nih di chapter selanjutnya.
ghamber
2018-01-12 21:16:26
Mantap
Gawa Ilahi
2018-01-11 20:23:08
wkwkw gokil si arashi
Romusa 13
2018-01-11 13:12:48
haduh arashi mnikmati kmampuan temen'y, yg jd pertanyaan manfaat kmampuan yg bisa mnukar kmampuan orang lain apa? toh yg d tukar kmampuan'y bisa bradaptasi dngn mudah dngn kmampuan orang lain
Rifky D Dragnel
2018-01-11 12:29:49
Hahaha arashi kocak banget
Sqouts Shadows
2018-01-11 06:43:10
Ditunggu chapter berikutnya
Mang Jang
2018-01-11 03:03:26
mantap...
De la Vega
2018-01-11 02:14:47
good job
Takashi Draylus
2018-01-10 19:33:30
Arashi akan meremas dada wanita, apa gk di marahi nanti? hmm, masamune dan kazuki nya....., .-_-
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook