VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 194

2017-12-02 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
130 views | 5 komentar | nilai: 5.5 (4 user)

Kelompok Green Snake yang melarikan diri kurang beruntung karena bertemu dengan Masamune, Hanami, Minaka dan dua anggota Shadow Dragon, Kaori dan Ryo

Kazu berkata dengan kesal, "lagi-lagi Red Eagle!!!"

"Lagi-lagi?? Apa maksudmu??" Hanami mempertanyakan

"Hahahaha..." Toga tertawa, "saat ini,Si Pengacau tengah bertarung dengan yang terkuat dari Green Snake..."

"Kalau begitu aku akan kesana!!" Masamune khawatir

Toga berkata dengan penuh kepercayaan, "pergilah!! Selagi masih sempat..."

Kaori memberi perintah, "Ryo, bantulah si pengacau!!"

"Ah..." jawab Ryo agak malas

"Yosh... inilah peranku!! Menjaga dua wanita!!" Teriak Minaka yang tinggal bersama Kaori dan Hanami

Pertarungan tiga lawan tiga akan dimulai...

"Aku tak suka yang gratis jadi jika kau mau jadi bawahanku kau harus ku kalahkan dahulu..."

"Begitu, ya??" Ryura meluapkan cakra, tanah berubah menjadi kulit ular lalu pepohonan juga berubah menjadi ular dengan berbagai macam ukuran dan tak hanya itu segala sesuatu menjadi ular, "aku memang dewa yang terbuang tapi aku adalah dewa yang berdarah murni..."

"Sllaassh..."

"Jbbuuaak...!!" Arashi melesatkan tinju apinya, "Hihi... aku tak peduli!!!"

"Tapi akan kubuat kau meminum air matamu sendiri!!!"

"Khi..." Ryura tersenyum licik dan mencengkram tangan Arashi, "kau terlalu tergesa-gesa, Si Pengacau!!"

Secara perlahan tubuh Arashi tertelan masuk dalam tanah, ia berusaha melepaskan tangan dengan cara mengaktifkan api tetapi tak juga berhasil membakar, "Siiaallan!!"

Arashi sampai dalam ruangan yang memanjang, Ryura melepaskan cengkramanya, "dimana ini??"

"Tak perlu terkejut kita tidak berada didalam tanah tapi didalam perut ular..."

"Perut ular??" Arashi memikirkan sebuah ide kemudian meningkatkan cakra apinya, "kalau begitu akan kubakar saja!!"

"Auman Naga Api!!"

"Wuuss..." meskipun terbakar tetapi belum bisa menembus dinding perut si ular, "ini benar-benar membuatku kesal!!"

"Kau akan lebih lebih kesal lagi..." dari celah-celah dinding muncul Ryura tapi tak hanya satu melainkan tak terhitung jumplahnya, "berhati-hatilah karena semua ini bukan genjutsu dan yang lebih penting lagi semuanya beracun..."

"Hey!! Sekarang aku tak kesal lagi..." Arashi masuk dalam mode kristal peruntuh, "wuuss..."

"Jbbllaasst..." satu Ryura mendapatkan hantaman tinju angin peruntuh dan hancur lebur, "karena aku bisa menghajarmu dan aku tak akan menahan diri lagi...!!!!"

"Jbbllaasst... Jbbllaasst..."

"Dyyeess... Dyyeess..." secara bertubi-tubi dan tiada henti Arashi melesatkan serangan pada Ryura yang jumplahnya tak berkurang

Kosuke Arashi Chapter 194 - Racun Melawan Api
Penulis : Kosuke Arashi

Diluar pertandingan, lima Jendral Alvarez dan empat Master Akademi berkumpul dalam dua meja yang saling berhadapan

"Cih... untuk apa orang-orang penting di Alvarez dikumpulkan disini!!" ucap Jendral barat, Jendral Kukoro, seorang dengan bazoka dan beberapa senapan maupun pistol ditubuhmu

Jendral Utama Kuota, "orang bodoh dan arogan sepertimu tak akan mengerti..."

"Sialan!! Jaga ucapan!!" Teriak Jendral Kukoro dengan marah

"Kalian berdualah yang harus menjaga ucapan..." ucap Jendral Sakaru yang akhirnya bicara

Master Green Snake bicara dengan santai, "Hoho... karena kita semua tak bisa akrab bukankah kita langsung saja pada permasalahannya..."

Semua terdiam dan Nairi-senpai atau Jendral barat bicara, "baiklah... akulah yang meminta Pangeran Kaito mengumpulkan kalian semua..."

"Dan sekarang turnamen tengah terganggu dengan diserangnya Master Red Eagle..."

"...!!!" Semuanya terkejut mendengarnya

"Jangan bercanda!! Turnamen ini sangat penting bagi kerajaan Alvarez dan siapa yang berani menyerang Master Red Eagle!!" Teriak Jendral Kukoro dengan nada kesal

"Diamlal!!" Bentak Jendral selatan, Sakaryu, "aku tau betul kemampuan Hazama Izumi sebagai seorang Master jadi penyerangannya bukan orang biasa tapi kita harus mendengarkan penjelasannya terlebih dahulu..."

Nairi-senpai kembali bicara, "saat ini babak kedua telah berlangsung selama sehari lebih dan akan selesai sebentar lagi jika dua peserta gugur..."

"Lalu ditempat penyerangan kami menemukan energi naga api dan kami beranggapan Kosuke Arashi dan Kurogane Ryo yang saat ini mengikuti turnamen sebagai pelakunya mengingat hanya mereka berdua yang memiliki jalan naga terlebih naga api..."

"Cih... tidak mungkin mereka pelakunya!! Mereka hanya anak-anak!!" Jendral utama, Kuota kurang setuju

"Hahaha... anak-anak katamu?? Bahkan salah satu anak dari Red Eagle itu berhasil mengalahkan dua master bahkan bisa membunuhnya jika ia mau!!" Ucap Master Shadow Dragon dengan menunjukan kemampuan matanya

"...!!!!" Semua terkejut, terutama Master Green Snake dan Blue Pegasus yang telah dikalahkan

Nairi-senpai bergumam, "kemampuan mata milik Master Shadow Dragon adalah mata kebenaran, mata yang mampu melihat beberapa kejadian di masa lalu..."

Jendral Kukoro mulai bosan dan kesal, "aku muak dengan perdebatan ini!! Aku akan pergi sekarang dan menyeret Kosuke Arashi dan Kurogane Ryo!!"

Jendral barat tersebut melangkahkan kaki

"Gubbrraak!!!" Master White Tiger menghantam meja dan semuanya kembali terdiam, "aku adalah yang tertua dan sekaligus yang kuat dari kalian semua!!"

"Suka atau tidak!! Kita akan menunggu sampai turnamen babak kedua selesai..."

"Jika salah satu dari kalian tak setuju katakan padaku sekarang melalui pertarungan dan akan kuhabisi!!" Ucapan tegas Master White Tiger mengakhiri perdebatan tersebut

Setelah bertarung selama 20 menit, Arashi mulai kelelahan, "sial, mereka tiada habisnya!!"

"Owh... kau sudah kelelahan, ya??" Ryura mengejek kondisi lamannya, "Satu untuk semua dan semua untuk satu..."

"Aku akan melawan semuanya dan semuanya akan kukalahkan!! Benarkan, Kosuke Arashi??"

"Mode : Kobaran Kristal Petir" Arashi marah dan mengganti elemennya, "tiada yang salah dengan ucapanku!! Akan kukalahkan semuanya!! Dan menjadi yang terkuat!!"

"Hiiiaaa..."

"Tinju Api Kristal!!"

"Tendangan Petir!!"

"Jbbuuaak...!!! Jbbuuaak...!!!"

"Jbbllaast...!!! Jbbllaast...!!!" Secara bertubi-tubi dan amarah yang kesal Arashi melesatkan serangannya, "tunjukan dirimu dan akan kuhancurkan kau!!"

"Jbbllaasst...!!!!"

"Emm... mungkin sudah saatnya mengakhiri semua ini!!" Bayangan-bayangan Ryura menghilang menjadi asap, ia berdiri setelah bayangannya menghilang, "kau tau?? yang kau hadapi selama ini hanyalah genjutsu..."

"Cih..." Arashi merasa ditipu dan melesat berniat menyerang, "tapi kau yang asli bukan!!"

"Ya..." sebelum sempat mendekat empat ular muncul dari dinding perut dan mengunci serta menghentikan pergerakan Arashi, "dalam perut ular ini, aku mampu menciptakan ilusi, mendengarkan detak jantung dan tentunya meracuni pikiran lawan..."

"Ugh..." Ryura mencekik Arashi, "kukira kau kuat tapi ternyata kau lemah!!"

Arashi memiliki sebuah rencana, ia meningkatkan cakra api dan berhasil membakar ular-ular yang melilitinya, "Hiiaa..."

"...!!!" Ryura terkejut dan melepaskan cengkraman dileher Arashi, "lumayan..."

Arashi lalu menyembuhkan dirinya dengan elemen darah spesial dan dengan cepat menghantam tinju petir pada Ryura, "Jbbuuaak...!!!"

"Sebenarnya aku sudah tau jika diriku dalam pengaruh genjutsu tapi karena sekarang pengaruhnya sudah dihilangkan maka sekarang saatnya aku keluar..." jelas Arashi dengan meningkatkan apinya, "Hiiiaaa..."

Arashi menciptakan kristal runcing dikepalan tangannya lalu melapisi dengan petir dan angin peruntuh, "Kilatan Bor Penghancur!!!"

"Dhuuaarr...!!!"

"Wuuss..."

"Sllaash...!!!" Arashi melesat kelangit dengan sayap apinya

"Hehehe..." Ryura yang sudah berada dipermukaan tanah merapal jutsu, "tak akan kubiarkan kau kabur!!"

Ular berukuran besar muncul dari permukaan tanah, melesat dan berniat menelan kembali

"Aku tak mau terperangkap lagi!!" Arashi menghantam kepala si ular dengan tinju kerasnya, "Tinju peruntuh!!"

"Jbbllaast...!!!"

Kepala si ular hancur lebur, Ryura hanya tertawa, "menarik!! Tapi bagaimana kau mengatasi yang kedua??"

Dari atas kepala Arashi ular yang berukuran lebih besar telah membuka mulutnya lebar-lebar, "sial!! Aku lengah!!"

Si ular kembali masuk dalam tanah dan juga Arashi kembali terperangkap dalam perut, "hehehe... menyedihkan!! Naga yang terperangkap dalam perut ular!!"

Lalu Kitsune yang berlari menjadi panik dan menjerit, "Kyyaa...!!! Kiba kenapa kepalamu menjadi benjol-benjol dan mukamu babak belur!!!"

Kiba yang perlahan menghilang bergumam dalam hati, "bodoh!! kaulah yang berlari sambil menyeret dan berulang kali membenturkan kepalaku!!"

"Pada akhirnya aku kalah bukan karena bertarung melainkan babak belur diseret temanku yang kabur!!" Gumam Kiba yang gugur dengan ekspresi kesal

Kitsune karena kecerobohannya telah mengalahkan Kanzaki Shirou dengan kentutnya dan menyingkirkan Kiba tanpa sadar.

Sekarang satu peserta lagi sebelum babak kedua turnamen lima bintang berakhir....

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 195

Hiatus
2017-12-05 17:28:36
Hmm mata kebenaran yg bisa melihat beberapa kejadian d masalalu menarik nih cz g tau pelaku penyerangan master elang
Bocah Redoks
2017-12-03 17:06:55
Babak kedua akhirnya selesai gara2 kitsune. Hebatt
Rifky D Dragnel
2017-12-03 11:52:37
Tapi kenapa yang disingkirkan kitsune justru teman satu timnya
Sqouts Shadows
2017-12-02 19:34:41
Ditunggu chapter berikutnya
Zen Kureno
2017-12-02 19:30:25
Sang dewa mempermainkan naga wah-wah dan Jirrr..... Yang dikalahkan Kitsune orang yang kuat semua 'walaupun dengan cara yang aneh'
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook