VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 193

2017-11-27 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
150 views | 7 komentar | nilai: 10 (2 user)

"Kyyaa..." jerit Kitsune yang bersembunyi dibalik sebuah pohon dengan mata melotot seakan-akan tak percaya melihat Kiba dipentalkan dengan mudah, "aku harus pergi dari sini!!"

Kitsune berlari menjauh sekencang-kencangnya dengan terbirit-birit dan tak mempedulikan apapun yang ada disekitarnya

Lalu saat Kitsune berlari tanpa arah ia menabrak Kanzaki Shirou, "brraak..."

"Kau ini kenapa sih!!!"

"Kau harus pergi!! Disana ada beberapa petarung mengerikan!!" Jelas Kitsune sambil menjerit

"Petarung mengerikan, ya??" Gumam Shirou mulai tertarik, "bawa aku kesana!!"

"Kyyaa... kenapa kau menyuruhku kembali!!!" Jerit Kitsune

"Cepat!! Bawa aku kesana!!" Bentak Shirou tak peduli

"Aku tidak mau...!!!!"

Lalu Kitsune diikat disebuah pohon, dengan gemetaran dan keriangat bercucuran ia bergumam, "Sial!! Niatnya ingin kabur tapi seseorang menyeretku dan mengikatku pada pohon..."

"Aku harus tetap tenang supaya tak terlibat pertarungan..."

"Akan ku tunjukan kerasnya dunia pertarungan pada gadis kecil ini!!" Kanzaki Shiro menarik pedang besar yang ada dipunggungnya

Kazu yang dari tadi hanya mengawasi melesat dengan pedang besarnya, "Lisha, menjauh darinya!!"

"Mengganggu saja!!" Shiro mengambil batu dan melemparnya dan mengenai perut Kazu

"Ugh..." Kazu terlempar jauh, "sial!! Apa-apaan dia!!"

Shirou tak berhenti dan menyerang Lisha dengan hantaman pedangnya, "Dyyeess...!!!"

Walau berhasil menangkis dengan menyilangkan dua pedangnya tapi Lisha tetap kesusahan, "benar-benar kuat!!"

"Owh... lumayan!!" Shirou malah memuji dengan tersenyum, "tapi bagaimana jika beratnya 50 kali lipat..."

"Dyyeess..." perubahan berat pedang Shirou membuat Lisha terjatuh menyentuh tanah sebagai seorang kakak, Kiba berteriak, "Hentikan, Shirou!!"

Shirou berhenti dan kembali mengangkat pedangnya, ia berjalan ke arah Kiba yang rebah, "Kau diam saja!!"

"Jbbuuaak... Jbbuuaak..." Shirou malah menginjak-injak Kiba yang tak berdaya dengan kejamnya, "sialan!! Akan kubalas kau!!"

"Cih... bodoh!! Bahkan kau tak sanggup berdiri!!" Ucap Shirou dengan kesal sambil terus menginjak-injak, "Jbuuaak... Jbuuaak..."

Toga dengan amarahnnya telah berubah menjadi raksasa dan telah siap dengan tinju super besarnya, "Matilah kalian!!"

"Dyyeess..."

"...!!!" Toga terkejut saat Kanzaki Shirou mampu menangkis dengan satu tangannya, "kemampuanku adalah memperberat benda..."

"Dan sepertinya tinjumu tak memiliki beban..." Shirou mencengkram lengan besar Toga dan dengan mudah membanting tubuh besarnya

"Wuussh..." Shirou melompat tinggi dan menghantamkan tinju pada perut Toga, "Uhuk...!!!"

"Semakin besar ukuranmu maka semakin mudah kau diserang..." ucap Shirou yang berada diatas tubuh Toga

Kazu bangkit dan memperbesar sebuah kerikil menjadi batu berukuran besar dan kemudian melemparnya, "Wuussh...!!!"

Meskipun menggunakan dua tangannya tapi Shirou mampu menangkap batu besar tersebut, "lumayan berat tapi tetap saja mudah diatasi..."

"Jbbuuaak..." ternyata batu besar tersebut hanya pengalihan dan Kazu berhasil memukul Shirou hingga terpental jauh masuk hutan dengan pedang besarnya, "kau terlalu meremehkan kemampuan memperbesar milikku!!"

Kosuke Arashi Chapter 193 - Raja Racun
Penulis : Kosuke Arashi

"Ah... kepalaku agak pusing!!" Shirou yang terpental jauh perlahan bangkit

"Sllaash..." seseorang dengan pedang melesat cepat tapi Shiro dengan sigap menangkis menggunakan pedang besarnya, "Cthiinng...!!!"

"Dia kuat!!" Gumam Shirou yang sedikit terdorong kebelakang

"Hehe... aku tak akan diam saja melihat teman-temanku dihajar dan babak belur!!" Dan orang itu adalah Ryura

"Khi..." Shirou tersenyum, "majulah!!"

Ryura melesat dengan pedangnya tapi dapat ditangkis oleh Shirou dengan pedang besarnya bahkan Shirou berhasil mendaratkan pukulan pada perut Ryura, "Jbbuuaak...!!"

Disisi lain, Lisha, Toga dan Kazu telah berkumpul

Kazu kesal, "cih... seorang kapten memang benar-benar kuat!! Sampai membuat kita bertiga kerepotan!!"

"Tapi yang dihadapinya adalah Ryura jadi kita tak perlu ikut campur..." ucap Toga dengan rasa percaya diri

"Jika Ryura bertarung sebaiknya kita menjauh..."

Disaat dua temannya berbicara Lisha hanya tertunduk dan bergumam dalam hati, "jika kakaku juga memiliki gelar yang sama sebagai kapten, apa mungkin dia sekuat itu??"

Lisha mengepalkan tangan, "cih... aku harus berlatih lagi dan menjadi lebih kuat...!!!"

Kembali pada Ryura yang terpental, "hehe... kau bisa mengenaiku, ya??"

"Padahal seluruh tubuhku adalah racun..."

Tangan Shirou melepuh, "tapi tak kusangka kau masih berdiri setelah menerima kekuatan yang mampu mengangkat sebuah bukit..."

"Aku juga terluka!! Sekarang hampir semua tulang rusuk ku hancur..."

Shirou mengambil sebuah batu yang diperberat yang kemudian dilemparkan pada Ryura, "Wuuss..."

"Khi..." Ryura tersenyum dan dapat menghindari dengan mudah, Shirou mengambil kesempatan dengan berlari dan menghantamkan pedangnya, "Baamm..."

Lidah Ryura memanjang menjadi ular dengan mata pedang berniat menusuk, tetapi dengan mudah Shirou menangkapnya kemudian menginjaknya, "tipuan murahan!!"

"Jlleebb..." Shirou tertusuk mata pedang dari arah belakang, "sial!! Aku lengah!!"

Shirou memotong lidah Ryura yang memanjang dengan pedangnya, Ryura berkata dengan santai, "kau berhasil melukai lidahku tapi kau lengah!! Ular yang berasal dari lidahku bisa bercabang..."

"Siiaallaan!!" Shirou berlari dengan sekuat tenaga dan menghantamkan tinju terkuat miliknya, "Jbbllaasst...!!!"

Ryura tak menghindar lalu terkena tinju tersebut, ia terpental jauh tetapi masih beruntung Toga yang bertubuh besar dengan cepat berdiri dibelakang dan menghentikan Ryura yang terpenjal walau sedikit terdorong juga, "aku berhutang padamu!!"

"Tapi sepertinya kau terluka parah..." ucap Lisha

"Ya..."

Shirou mulai kehilangan keseimbangan karena efek racun, Kazu memanfaatkan kesempatan dan menendangnya, "Jbbllaasst...!!!"

Shirou masih berdiri

"Hah... Hah... Hah..." karena racun Shirou bernafas dengan tak beraturan lalu secepat kilat seseorang melesat, menerjang segala yang ada dan dengan kekuatan penuh menendang rahang Shirou, "Jbbllaasst...!!!!"

"...!!!!" Semuanya terkejut

Shirou terkapar dan orang yang tiba-tiba datang dan menendang adalah Si Pengacau, Kosuke Arashi

Dengan langkah gemetaran Kitsune keluar
dari tempat persembunyian, "Dasar bodoh!!"

"Dia adalah teman!! Seharusnya kau bertarung bersamanya bukan bertarung dengannya!!" Bentak Kitsune marah-marah

"Hahaha... maaf... maaf..." jawab Arashi santai tanpa rasa bersalah, "tapi biasanya kau sembunyi tapi kenapa kau muncul??"

"Kyyaa... kenapa aku menampakan diri!!!" Jerit Kitsune yang tanpa sadar kentut, "Tuutt...!!!"

"Euy... bau sekali!!"

"Itu terjadi jika kepanikanku memuncak..." jelas Kitsune

Arashi menjerit ketika Shirou yang terkapar mulutnya berbusa, "Kitsune kentutmu membuatnya pingsan!!!"

"Kyyaa... apa yang telah kulakukan!!" Kitsune menjerit dan panik, "ini semua salahmu!!"

"Salah ku?? Bukankah kau yang kentut??" Arashi tak mau disalahkan

Tubuh Shirou memudar karena pingsan

Kazu kesal, "woiy... jangan mengabaikan kami dan membahas hal yang lain terutama hal menjijikan seperti kentut!!"

Arashi menoleh dan menunjuk Ryura, "pria yang kutemui dikedai..."

Menunjuk Toga, "pria raksasa yang kutemui dibabak penyisihan..."

"Anak telanjang yang baru-baru ini kutemui..."

"Dan kau siapa??"

Kazu marah, "kenapa hanya aku yang tidak kau kenal??"

"Jangan membahas tentang diriku yang tak berpakaian!!!" Lisha ikut marah, "dan aku bukan anak-anak aku sudah remaja!!"

"Ya... Ya... aku tak peduli dengan kalian!!" Arashi menatap Ryura dengan tatapan tajam, "tapi aku punya urusan dengan pria yang kutemui dikedai..."

Waktu itu pertarungan Tsuruna dan Yuma-sensei (chapter 168)

"Mohon maaf..." ucap Ryura waktu itu, "aku dan kakakku sedang makan dan pertarungan kalian sungguh mengganggu kami jadi kumohon berhentilah bertarung..."

"Jika kalian tak berhenti kakakku akan ikut bertarung, asal kalian tau saja kakakku maksudku Master Green Snake jika mengeluarkan kemampuannya maka seisi kota akan mati..."

"Cih..." Yuma-sensei menyarungkan pedangnya, "ayo kita pergi!!"

Yuma-sensei pergi, Yuuki berkata, "weh... jadi anak kecil itu sudah mau pergi, ya?"

"Tyeeng... sudah diam!! Masalah sudah selesai" Misaki memukul kepala Yuuki

"Woiy, jangan asal pukul!!" Kepala Arashi juga ikut benjol, "ngomong-ngomong, sekuat apakah dirimu, Tsuruna?"

"Em... mungkin aku bisa menang jika aku bertarung dengan Master Green Snake" jawab Tsuruna santai

Lalu Ryura mendekat, "akhirnya aku bertemu denganmu Kosuke Arashi..."

"Aku adalah yang terkuat di Akademi Green Snake, jadi bolehkah aku menjadi bawahanmu??"

"Hahaha..." Arashi hanya menganggapnya sebagai candaan, "pertama aku tak mengenalmu..."

"Kedua, aku tak suka yang gratis..." Arashi berkata serius, "jika kau mau jadi bawahanku kau harus ku kalahkan dahulu..."

Kembali pada pertarungan, dimana Lisha, Kazu dan Toga telah menjauh, "kita harus pergi!!"

Lalu Kitsune juga berlari dengan terbirit-birit menggendong Kiba yang terluka tapi karena tergesa-gesa, tanpa disadari kepala Kiba terbentur pohon berulang kali, "Kyyaa... kemana aku harus lari!!"

Ryura meluapkan cakra, tanah berubah menjadi kulit ular lalu pepohonan juga berubah menjadi ular dengan berbagai macam ukuran dan tak hanya itu segala sesuatu menjadi ular, "aku memang dewa yang terbuang tapi aku adalah dewa yang berdarah murni..."

"Sllaassh..."

"Jbbuuaak...!!" Arashi melesatkan tinju apinya, "Hihi... aku tak peduli!!!"

"Tapi akan kubuat kau meminum air matamu sendiri!!!"

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 194

Dzibril Al Dturjyana
2017-11-29 12:18:49
Mantap
ghamber
2017-11-28 18:16:25
Jadi gak sabar menunggu kelanjutan cerita ini. 10
Zen Kureno
2017-11-28 12:49:21
Wah-wah... Naga berani menantang dewa
Rifky D Dragnel
2017-11-28 12:37:10
Apakah nanti arashi akan mendapatkan elemen racun
Bocah Redoks
2017-11-28 08:53:15
Bisa gawat kalau iblis d tubuh Arashi keluar
Jack El Jacqueline
2017-11-28 00:30:08
Master Snake vs Master elemental
Sqouts Shadows
2017-11-27 22:36:13
Ditunggu chapter berikutnya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook