VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 190

2017-11-05 - Kosuke > Kosuke Arashi
174 views | 11 komentar | nilai: 10 (3 user)

Lalu dimalam hari dan tepatnya diluar pertandingan...

Master Blue Pegasus dan Master Green Snake sedang makan bersama disebuah kedai makanan

Master Green Snake mulai berbicara, "kudengar Master Red Eagle diserang..."

Master Blue Pegasus menatap tajam, "apa maksudmu berkata seperti itu padaku!!"

"Tidak... ada apa-apa!!" Master Green Snake berkata dengan serius, "aku hanya ingin mencari tau siapa pelakunya..."

"Jadi..." dengan tatapan tajam seisi pengunjung serasa dikendalikan dan mereka keluar dari kedai

"Pengendalian pikiran, ya??" Gumam Master Green Snake

"Jadi apakah kau menuduhku!!"

"Tidak..." Master Green Snake mengeluarkan energi yang kuat dan mengerikan tetapi Master Blue Pegasus dapat mengimbanginya

Lalu dua orang masuk, Yuuki dan Tsuruna, "Mama, kenapa kita makan disini?? Tempat ini sepi!!"

"Enyahlah!!" Seekor ular melesat dari lengan Master Green Snake kepada Yuuki

"Sllaash..."

"Cruuaat...!!!" Tsuruna melesat dan berhasil memutuskan lengan Master Green Snake

"Kami tak mau pergi!! Kami mau makan disini!!"

"Cepat sekali pergerakaannya" gumam Master Blue Pegasus

"Hoho... jadi kau mau makan disini, ya??" Dari lengan Master Green Snake yang putus muncul ular-ular yang tak terhitung jumplahnya, "tapi sepertinya kau akan dimakan si ular..."

Ular-ular sangat banyak, membentuk gelombang dan terlebih masing-masing dari mulut ular mengeluarkan mata pedang

"Yuuki, mundurlah sedikit!!"

"Siap, mama!!"

Tsuruna kembali menarik pedangnya, "Sllaash..."

"Shriing... Shriing..." dalam sekejap mata Tsuruna mampu memotong-motong ular beserta mata pedangnya

Lalu potongan-potongan ular tersebut kembali menyatu dan membentuk seekor ular berukuran besar dan dari mulut ular muncullah Master Green Snake, "jadi kau bisa mengatasinya, ya??"

"bagiku bukan hal yang sulit..." jawab Tsuruna tanpa keraguan

"Aku mengingatmu!! Kau anak yang kemarin bertarung dengan salah satu guru White Tiger..."

Kemarin saat dikedai (chapter 168)

Pada saat itu pertarungan Tsuruna dan Yuma-sensei (White Tiger)

"Mohon maaf..." ucap seseorang yang tak lain adalah Ryura yang menengahi pertarungan, "aku dan kakakku sedang makan disini!! Pertarungan kalian sungguh mengganggu kami jadi kumohon berhentilah bertarung..."

"Dan jika kalian tak berhenti kakakku akan ikut bertarung, asal kalian tau saja kakakku maksudku Master Green Snake jika mengeluarkan kemampuannya maka seisi kota akan mati..."

"Cih..." Yuma-sensei menyarungkan pedangnya, "ayo kita pergi!!"

Saat itu Arashi bertanya, "ngomong-ngomong sekuat apakah dirimu, istriku yang cantik??"

"Em... mungkin aku bisa menang jika aku bertarung dengan Master Green Snake..." jawab Tsuruna dengan nada datar

Kosuke Arashi Chapter 190 - Mantan Pembunuh
Penulis : Kosuke

Saat ini Master Green Snake menatap tajam, "benarkah kau mau menentangku!! Seorang Master akademi!!"

"Master Green Snake, entah kau setuju atau tidak aku akan ikut campur..." ucap Master Blue Pegasus yang mulai mengangkat pedangnya, "gadis ini berbahaya!!"

"Terserah kau saja!!"

"Tapi sebelum itu..." Master Blue Pegasus merapal jutsu

"Elemen Cahaya : Reset"

"Setiap kerusakan atau akibat dari pertarungan kita di tempat ini secara otomatis akan terhapus atau tak berdampak..."

"Tapi berhati-hatilah karena jiwa tidak terpengaruh oleh jutsu ini yang artinya kau bisa mati..." jelas Master Blue Pegasus

"Kemampuan seorang Master akademi memang tak bisa dianggap remeh..." ucap Master Green Snake yang kagum pada kemampuan elemen cahaya, "sekarang aku tak perlu menahan diri lagi..."

Yuuki mulai khawatir melihat dua Master yang tengah menggabungkan kekuatanya, "Mama, apa ini akan baik-baik saja??"

Dengan senyumannya, Tsuruna si gadis buta menjawab, "tenang saja!! Aku pernah mengalami yang lebih buruk!!"

"Em..." melihat senyuman yang meyakinkan Yuuki hanya mengangguk dan memundurkan langkah kaki

Master Green Snake menatap tajam, dua pedang muncul dari dua telapak tangannya, "bersiaplah!!"

Dengan kecepatan yang sangat cepat ia berniat menusuk dengan pedangnya tapi Tsuruna berhasil menghindar dengan menunduk, "kau benar-benar meremehkanku, Master!!"

"Jbbuuaak...!!" Tsuruna memukul perut Sang Master dengan sarung pedang ditangan kirinya

Master Blue Pegasus mulai bergerak dengan menghunuskan pedangnya, "Pedang Kilat!!"

Dengan kecepatan yang seperti kilat, pedang Master Blue Pegasus memanjang dan menusuk, "Kraakk..."

"Kemana dia??" Ternyata pedang Master hanya menusuk dinding, "apa!!"

Sang Master terkejut, Tsuruna bisa berlari diatas pedang dan langsung menendang kepalanya, "Jbbuuaak...!!"

Sang Master mulai kehilangan keseimbangan, tapi Tsuruna tak berhenti, ia menggunakan sarung pedang untuk menghantam dagu Sang Master dari arah bawah, "Jbbllaasst...!!!"

Sang Master Blue Pegasus terlempar dan jatuh menimpa kursi serta meja kedai yang ada disana

Yuuki terkagum-kagum tak berkedip, "Mama benar-benar hebat!! Jika papa yang bertarung maka bukannya menghajar tapi malah dihajar..."

"Itupun melawan satu bukan dua..."

Disisi lain, Master Green Snake bangkit, "ciih... kau meremehkanku!!"

"Mungkin..."

"Aku tidak bisa dilukai dan memiliki kemampuan sepenuhnya dari ular, seharusnya kau tak meremehkanku..."

"Kurasa anda salah!! Walapun Dewa tidak dapat dilukai bukan berarti tak dapat dikalahkan ataupun dibunuh..." jelas Tsuruna dengan ekspresi datar, "seharusnya anda tau, bahwa anda sendiri bisa terluka jika lengah dan tak dapat menjadi ular jika dalam situasi tertentu..."

"Cih..." Master Green Snake kesal dan bergumam dalam hati, "dia mengetahui bahwa aku memiliki jalan dewa, dan tadi ia memang bisa memotong tubuhku menjadi dua dan mengakhiri hidupku tapi dia tak melakukannya..."

Master Blue Pegasus bangkit

"Dan untuk anda Master kerajaan, anda terlalu meremehkan pihak musuh dan lengah setelah melakukan serangan..."

Walau merasa diremehkan, Master Blue Pegasus bergumam dalam hati, "dia benar..."

"Jika saja dia menyerang dengan mata pedangnya bukan sarung pedang aku pasti sudah berakhir..."

Master Green Snake dan Master Blue Pegasus merasa dipojokan oleh pengamatan yang Tsuruna katakan, keduanya bertanya dengan ekspresi serius secara bersamaan, "Sebenarnya siapa kau??"

"Apa kalian belum menyadarinya..." Tsuruna menjawab, "Aku hanya gadis buta biasa..."

Jawaban Tsuruna belum memberi kejelasan apapun, keduanya tampak tak puas, "Baiklah..."

"Akan kuberitahu sedikit tentang diriku..."

"Masamune Kanzaki atau lebih dikenal dengan Raja Api yang saat ini menjadi pemimpin ketiga dari Pasukan Bayangan merupakan pemimpin yang hebat, cerdas dan karismatik..."

"Kepemimpinannya tak diragukan lagi dalam perang, ia dihormati dan disegani kawan-kawannya dan bagi si musuh Masamune Kanzaki menjadi mimpi buruk dalam peperangan..."

"Dan Pasukan Bayangan sendiri adalah sebuah pasukan yang mencegah perang dengan segala cara, baik itu merampas, menghancurkan bahkan membunuh..."

"Mereka adalah kelompok ilegal yang tidak patuh pada Negeri Langit tetapi mereka juga tidak menentangnya..."

"Lalu didalam Pasukan Bayangan sendiri terdapat kelompok yang beranggotakan lima anak perempuan dan mereka semua adalah pembunuh..."

"Tapi kelompok itu telah dibubarkan karena tingkat keberhasilan membunuh yang sempurna atau tak pernah gagal..."

"Yang ku ketahui salah satu dari para pembunuh itu adalah salah satu dari Empat Petarung Negara Avalon..."

"Dan aku juga merupakan salah satu dari para pembunuh itu..."

Efek dari teknik Reset milik Master Blue Pegasus terlihat, seluruh benda-benda yang hancur akibat pertarungan secara perlahan kembali utuh seperti waktu yang berjalan mundur

"Kami salah telah meremehkanmu..." Master Blue Pegasus meningkatkan cakra, armour yang ia gunakan berubah dengan tambahan jubah dipunggung dan dua pedang serta pelindung besi pada bagian kepala

"Aku juga tak mau kalah!!" Disisi lain, Master Green Snake juga berubah dengan empat ekor ular muncul dari punggungnya dan masing-masing mulut ular terdapat mata pedang

"Jubah Raja milik Ksatria dan Mode Dewa, ya??" Tsuruna menarik kembali pedangnya

"Mari kita lihat seberapa besar kualitas kalian sebagai Master Akademi..."

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 191

Alien Queen
2017-12-07 11:30:01
Apa nggak salah, master berperilaku seperti itu? Nggak ada bijak2 nya.
BeeZero
2017-11-17 00:20:21
woahh tsuruna sehebat itu ??!!!
Kuroko Akashi
2017-11-11 19:56:30
Suge-na Tsuruna-Chin... O.O Gambareyo!!!
Bocah Redoks
2017-11-06 19:42:28
Bakal jadi pasangan paling greget kalau jadi dengan arashi
Rifky D Dragnel
2017-11-06 16:46:23
Wow kekuatan yang hebat bahkan bisa menandingi 2 master akademi
Hikigaya
2017-11-06 06:03:16
tsuruna keren.. btw aku mau baca semua chapter tapi gk sempet, baru sampe 12 13 chapter
Rikuto Kagami
2017-11-06 01:57:13
Njirr tsuruna keren ... Apa Akn terjadi kekacauan melebihin arashi ????
Hiatus
2017-11-05 21:25:51
Wah wah suamix kalau tau istrix lg d kroyok gmn tuh dan jg klo tau kekuatan istrix bisa jadi SSTI :'V
Zen Kureno
2017-11-05 19:45:48
Apa itu benar-benar 'istri' Arashi, ngeri kekuatanya bahkan 2 master masih dapat diimbanginya.
Sqouts Shadows
2017-11-05 18:23:26
Ditunggu chapter berikutnya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook