VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 188

2017-10-27 - Kosuke > Kosuke Arashi
164 views | 13 komentar | nilai: 9 (2 user)

"Apa yang terjadi disana??" Iceman menatap hutan, "sepertinya naga esku sudah dikalahkan!! Tapi bagaimana mungkin??"

"Apa aku harus kesana dan memeriksanya?? Tidak!! Aku harus tetap disungai..."

"Hiiiaaa...!!!"

"Apa...!!!" Iceman terkejut melihat Arashi telah berada diudara

"Terima ini!!" Dua tangannya memusatkan elemen api dan membentuk bola api berukuran besar, "Meteor Dragon!!"

"Wuuss..."

"Cih... dia menyerangku secara terang-terangan!! Dia meremehkanku!!" Iceman mencabut pedang dan mengayunkan sehingga tercipta bongkahan es untuk menahan, "Dhuuaarr...!!!"

"Sllaassh..." Arashi melesat cepat dan menghantam dengan kaki berlian berlapiskan angin peruntuh sedangkan Iceman menangkis dengan pedangnya

"Kraak..." sampai-sampai es tempat berpijak retak

"Kau meremehkanku!!" Iceman geram, "Naga Es"

Arashi kembali terbang dengan sayap apinya, tetapi naga es tetap mengejarnya

"Merepotkan saja!!" Arashi yang terbang lebih tinggi menarik nafas, "Auman Naga Api!!!"

"Wuuss..."

"Dhuuaarr...!!"

Serangan api Arashi mengenai kepala sang naga dan menghancurkannya tetapi setelah hancur kepalanya tumbuh dengan cepat bahkan jumplahnya bertambah menjadi dua

"Sial!! Regenerasi!!" Gumam Arashi

"Jbbuuaak...!!" Sang naga menghantam dengan ekornya hingga membuat Arashi jatuh ke sungai

Arashi segera bangkit, "sial!!"

"Serigala Beku"

Arashi bertambah kesal ketika dirinya dikepung lima serigala es, "menyebalkan!! Dilangit ada naga dan sekarang aku dikepung serigala..."

"Krraak..." Arashi melapisi kakinya dengan angin peruntuh melesat dengan pijakan yang sangat kuat sampai-sampai membuat pijakan es semakin retak, "Tinju Api!!"

"Blaasst... Blaasst..." Arashi menyerang serigala-serigala es

Ia mengangkat kakinya dan menghentakannya pada es dengan sangat kuat, "Hantaman Peruntuh"

"Dyyeess..."

"Krraak..."

Icemen bergerak dan menebaskan pedang, "Sllassh..."

"Cthiing..."

Arashi menahan dengan siku yang berlapiskan berlian, "woiy... woiy... apa kau takut jika aku menghancurkan es yang memutupi sungai ini??"

"Gelombang Es"

Es-es mengejar Arashi dan ia menghancurkannya dengan tinju peruntuh, "Jbbllaast...!!"

"Hahaha... ternyata benar!! Kau takut jika aku menghancurkan es disungai ini!! Lagi pula dia sungai ini adalah separuh dari kekuatanmu!!"

"Serigala Es"

Iceman menciptakan serigala es dengan jumplah lebih banyak dan dengan jumplah yang banyak mereka semakin sulit diatasi, Arashi tergigit dan tak dapat bergerak, "sial!!"

"Baamm...!!" Sebelum sempat mengeluarkan apinya terlebih dahulu naga es menukik dan menghantam Arashi hingga membuatnya jatuh kedasar sungai

Didalam sungai Arashi bergumam kesal, "sial!! Kesabaranku sudah habis!!"

Lapisan es diatas permukaan sungai bergetar kemudian retakan-retakan semakin membesar, Iceman panik, "sebenarnya apa yang terjadi??"

Sausora-sama berdiri dihadapan Iceman, "kau ingin tau apa rencana kami..."

Ia menusuk lantai es dengan pedangnya beberapa kali dan seketika air menyembur keatas, "baiklah... akan kujelaskan padamu meskipun sudah terlambat saat kau menyadarinya..."

Kosuke Arashi Chapter 188 - Banjir
Penulis : Kosuke

Beberapa saat yang lalu setelah mengalahkan naga es...

"Kosuke Arashi, sebelum kita memulai pertarungan aku ingin kau menjelaskan padaku kemampuan dan kelebihan musuh..."

"Hah... merepotkan saja!!" Gerutu Arashi, "tapi... baiklah!!"

"Sepertinya musuh kita adalah pengguna Jubah Raja, tepatnya setengah Jubah Raja elemen es..."

"Dia cerdas, walaupun setengah ia mampu menutupi bahkan meningkatkan kemampuan dengan membekukan sungai dan juga jika kita bertarung bersama aku ragu bisa menang melawannyaa selama ia memiliki es yang tak terbatas..."

"Em... lalu apa rencanamu?? Dari penjelasanmu tidak mungkin kita akan menyerangnya secara langsung..." Haru ikut bicara

"Aku akan menyerangnya secara langsung..." ucap Arashi dengan nada datar

"Lalu bagaimana dengan bagaianku??" Sausora-sama mulai tertarik akan rencana Arashi

"Menurutku, dia tak membekukan sungai sepenuhnya..."

"Permukaan sungai mungkin membeku tapi dasar sungai tidak..."

"Lalu membekukan sungai berarti menyumbat aliran sungai jadi aku yakin ia memerlukan bendungan es dihulu sungai..."

"Sekarang aku mengerti..." Sausora-sama paham, "kemampuanku dapat merubah es menjadi cair jadi aku akan mencairkan bendungan es..."

"Ya... aku akan mengulur waktu dan membuat retakan-retakan di es..." jelas Arashi dengan semangat

Sausora-sama tersenyum dan memuji, "Kosuke Arashi, kau pria yang menarik!!"

"Maaf... aku tak tertarik pada pria!!" Arashi malah menanggapi dengan rasa jijik

Saat ini, sungai yang membeku terus bergetar, retakan-retakan berubah menjadi celah yang semakin melebar, "sudah terlambat bagimu aku telah mencairkan es tebal yang menyumbat sungai..."

Iceman nampak tak geram dan kelelahan setelah bertarung dengan Arashi terlebih jubah rajanya mulai memudar, "Sial!!"

"Kraak... Dhaarr..." beberapa buah bongkahan kristal muncul dari bawah sungai

"...!!!" Iceman terkejut

Ternyata Arashi yang berada di dasar sungai mengamuk dengan menciptakan kristal untuk menghancurkan es dari bawah

Sausuro-sama kagum, "orang itu memang tak tau kapan harus menyerah!!"

"Aku tak akan kalah!! Aku akan menang!!" Teriak Iceman yang kembali membekukan sungai

"Percuma saja!! Tekanan air ini tak tertahankan lagi!!" Sausora-sama merasakan getaran dipermukaan sungai dan juga air mulai menyembur keatas bahkan es-es mulai tenggelam

"Saat aku menghancurkan bendungan kau telah kalah!!" Sausora-sama berdiri diatas gelombang air, "semua es ini akan dihancurkan oleh banjir!!"

Dengan dibantu gelombang air yang kuat Sausora-sama menghantam es-es itu dengan perisainya

"Takkan kubiarkan!!" Iceman mencoba menghentikan

"Baamm...!!!" Tapi kuatnya gelombang lebih menguntungkan Sausora-sama, Iceman yang terhantam perisai terpental keluar sungai dan masuk hutan

"Hah... Hah... Hah..." Iceman belum kalah

Arashi telah terbang diudara dengan sayap api miliknya dan juga ia menambahkan kilatan-kilatan petir, "Mode : Naga Api Petir"

Iceman menghunuskan pedang, "gelombang es"

"Sllaash..." Arashi melesat dengan sangat cepat menembus es-es yang menghalanginya

"Hiiiaaa...!!!"

"Tinju Api Petir!!"

"Jbbllaast...!!"

Iceman terkena pukulan pada perutnya, terpental lumayan jauh menabrak pepohonan dihutan dan seketika ia pingsan tak sadarkan diri yang artinya kalah

"Hah... Hah... Hah..." Arashi kelelahan dan menarik nafas, "fiuh... akhirnya selesai!!"

Sausora-sama mendekat, "harus kuakui dia lawan yang tangguh!!"

"Ya..." Arashi setuju, "meskipun hanya setengah Jubah Raja..."

"Aku berfikir jika saja dia sudah menguasai Jubah Raja sepenuhnya, aku ragu kita berdua bisa menang atau tidak..."

"Ya..." Sausora-sama setuju dan memuji, "tapi kau juga hebat!! Pantas saja berani menantang seluruh peserta..."

"Hahaha... bukan apa-apa!! Itu hal biasa bagiku!!" Arashi tersipu

"Sausora-sama!! Apa anda baik-baik saja!!" Teriak Haru yang mendekat

"Eh...??"

"Jbbuuaak..."

"Ngapain lihat-lihat!!" Haru memukul Arashi dengan kesal

"Ciih... kau benar-benar tak tau diri!! Aku menggendongmu dan melindungimu apa ini balasanmu??"

"Siapa yang tak tau diri?? Aku menyelamatkanmu tapi kau membuang pakaianku!! Dan juga bisa-bisa kau menciumku saat lengah!!" Haru tambah kesal

"Ah... bukankah itu hal biasa!!"

"Apanya yang biasa!! Itu lebih dari luar biasa!!"

Haru dan Arashi berdebat

"Hahaha..." tapi Sausora-sama malah tertawa dan menikmati pertengkaran keduanya, ia bergumam, "jarang-jarang aku bisa melihat Haru akrab dengan orang lain..."

"Ngomong-ngomong Kosuke, maukah kau mengadu kekuatan dengan ku??" Tantang Sausora-sama

"Nggak mau!!"

"Woiy, jangan tak sopan!!" Haru malah sewot

"Aku tak mau bertarung tanpa tujuan, kesannya bodoh dan percuma..."

"Jadi apa maumu??" Sausora-sama menatap tajam

"Bagaimana jika Haru jadi milikku..."

"Setuju..." jawab Sausora-sama singkat

"Hehe..." Arashi menatap Haru dengan tatapan licik

"Kyyaa...!!!" Haru menjerit dalam hati, "rencana licik apa lagi yang ada dikepalanya!!!!"

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 189

Alien Queen
2017-11-19 07:54:26
Tumben rencananya normal, meskipun di ending mulai kacau lagi.
Jack El Jacqueline
2017-10-28 19:08:00
Wah bisa jadi playboy ni arashi
Bocah Redoks
2017-10-27 15:53:23
Bakal jadi rival atau sahabat akrab nich
Rudy Wowor
2017-10-27 15:44:59
mantap kau Arashi.
Shadexz fahrhezi
2017-10-27 13:05:18
Hahahah rencana licik mulai keluar lagi
Zen Kureno
2017-10-27 13:00:34
Arashi unggul karena dipunya banyak teknik yang kuat dan keberuntungan yang besar.
Sqouts Shadows
2017-10-27 09:58:07
Ditunggu chapter berikutnya
Kuroko Akashi
2017-10-27 08:01:04
JiaahHhh,,, Arashi menang besar deh nnti...
Rikuto Kagami
2017-10-27 02:43:50
Arashi cuma mau memanfaatkan kekuatan haru sja itu ..... Hahahah #licik
Rifky D Dragnel
2017-10-27 02:41:15
Aku gak tau deh apa yg ada di kepala arashi
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook