VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 163

2017-01-06 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
241 views | 19 komentar | nilai: 9.86 (7 user)

"Huuaams..." dengan nafas panjangnya Misaki menguap, walau tampak matanya masih mengantu. "Apa sudah berakhir pertarungannya?" Ucapnya agak malas

"Belum... malahan bertambah buruk dengan datangnya petarung baru yang kelihatannya kuat" jelas Kitsune dengan menahan rasa panik. "Tapi tenang saja, semua aman saat aku disisimu...". Padahal dalam hati, "aku juga takut dan khawatir, semoga Arashi dan Ryuzaki bisa mengatasinya"

"Huuaams..." Misaki malah menyandarkan kepalanya pada batang pohon dan kembali tidur

"Whoha!! Apa yang kau lakukan? Bisa-bisanya kau tidur lagi!!"

"Aku masih ngantuk" jawab Misaki santai, "karena ini bukan Pertarungan hidup mati, jadi kita tak perlu mengkhawatirkan mereka, paling-paling jika kalah mereka gugur dari Turnamen"

"Benar juga sih..." Kitsune agak tenang

Di pertarungan, Masamune menatap Gora dengan penuh semangat, ia mulai melepas pemberat ditubuhnya, "saat aku melepasnya, aku akan semakin cepat!! Jadi berhati-hatilah!!"

Arashi yang terbaring ditanah tiba-tiba bangkit dan melesatkan tendangan, "Jbbuuaakk...!!"

"Slaash..." Masamune juga melesat cepat dan memukul perut Gora "Jbbuuaakk...!!!"

"...!!!" Merasakan pukulan pada muka kiri dan perut, Gora tak bergeming, ia berkata dengan tegas, "apakah ini yang kalian sebut serangan? Menyedihkan..."

"Jbbuuaak... Jbbuuaak..." keduanya terlempar oleh satu pukulan Gora

"Sialan!!" Ucap Masamune kesal dengan mengusap luka di pipinya

Gora melirik Arashi

"Hah?? Ada apa? Kau terkejut? Serangan mendadakmu tadi benar-benar kuat, tapi saat ini aku dalam mode terkuat, jadi berusahalah lebih lagi untuk mengalahkanku" Arashi menanggapi santai tatapan Gora

"Jangan abaikan aku!!" Teriak Toga kesal, ia pun melesatkan pukulan raksasanya, "dyyeess...". Toga tersenyum puas tapi tiba-tiba ia terkejut, "apa?? bagaimana mungkin?"

Dengan satu tangan Gora mampu menahan tinju raksasa Toga, "Sllaash..."

Gora melesat dengan cepat, "ukuran dan kekuatan mu memang tak dapat dianggap remeh tapi kecepatanmu sungguh menyedihkan"

"Jbbuuaakk...!!!" Dengan pukulan yang sangat keras Gora berhasil menjatuhkan Toga

Arashi dan Masamune yang melihat pergerakan Gora kagum, "woiy, Arashi!!"

"Ya... aku tau!! Dia cepat dan kuat!!" Sahut Arashi

"Aku jadi semangat!!" Teriak keduanya dengan melesat bersama, "Hiiyyaa...!!"

Gora dengan remeh berkata, "harus kuakui kalian lumayan berani, tapi seharusnya kalian lari setelah melihat kemampuanku!!"

Arashi melesatkan tinjunya, "Tinju Kristal Peruntuh"

"Dyyeess...!!"

Gora dapat dapat menangkis dengan menyilangkan kedua tangannya, "angin peruntuh benar-benar kuat"

"Jbbuuaakk..." setelah menangkis Gora melesatkan tendangan pada wajah Arashi. "Krraak..." kristal yang melapisi Arashi retak dan mulai terkelupas

"Wuusshh..." tanpa Gora sadari sebuah pusaran angin telah mengitari diri. "Begitu ya? Serangan angin peruntuh tadi hanya pengalihan"

"Menarik!! Kecepatanmu bisa menciptakan angin tornado" Gora meningkatkan cakra, taring,cakar bahkan tatapan mata berubah menjadi tajam, "aku memiliki jalan siluman, siluman singa"

"Wuussh... sllash..." Gora dapat mengikuti pergerakan angin, bahkan bisa mengimbangi Masamune

"Tidak mungkin!!" Masamune terkejut

"Kau lumayan cepat" Gora mampu menangkap Masamune, mengeluarkannya dari kecepatan angin, mencengkram wajahnya, lalu menendang bagian perut, "Jbbuuaak...!!"

Toga yang semula terhempas oleh pukulan Gora, "apa-apaan pertarungan mereka, pertarungan kecepatan"

"Ciih... seperti dugaanku, yang bisa mengimbangi Gora dari White Tiger, hanya Si Raja Racun, Ryura dari Green Snake" gumam Toga kesal

"hah, kurasa kau sudah mulai serius" Masamune mencoba bangkit lagi setelah menerima serangan "woiy, Arashi cepat bangun!!"

"Ya... ya... aku tau!!" Tegas Arashi

"Harus kuakui kalian hebat, jadi akan kuselesaikan dengan cepat" ucap Gora memasang kuda-kuda dengan meningkatkan cakra

"Khi... seharusnya akulah yang berkata
seperti itu, karena aku baru mengeluarkan 10 persen dari kemampuanku" Masamune juga meningkatkan cakra

"Wah... kau hebat, Ryuzaki!! Padahal aku telah mengeluarkan seluruh kemampuanku bahkan aku sekarang tak dapat melakukan penyembuhan kembali karena hampir kehabisan cakra" ucap Arashi dengan entengnya, kristal yang melapisi perlahan memudar

"Dasar gak berguna...!!!!!!!!!!!" Bentak Masamune. "Hah... Kalau begitu kini giliranku beraksi" daerah sekitar Masamune terlihat kilatan-kilatan petir

"Versi ketiga, ya?" Ucap Arashi kagum, ia juga meningkatkan cakra, sayap api mulai terbentuk

Kosuke Arashi Chapter 163 - Hasrat Bertarung
Penulis : Kosuke Arashi

"Yang semula angin berganti petir, mungkin jika dilihat dari luapan cakranya, ia sangat cepat dan daya serangannya pasti juga meningkat" pikir Gora mengamati Masamune

"Ayo, Arashi....!!!!" Teriak Masamune melesat

"Ya..."

"Depan, belakang, kanan atau kiri. Dari mana ia akan menyerang?" Pikir Gora yang kesusahan menentukan arah serangan

"Sllaash...!!!"

"Dari depan...!!!" Teriak Masamune, "Jbbllash... Jbbuuak... Jbbuuak..."

"Sial, dia cepat sekali!!!" Gora tak mampu mengimbangi kecepatan Masamune, ia terus kena pukulan

Arashi terbang diangkasa mengumpulkan cakra dengan kedua tangannya, sebuah bola api raksasa mulai terbentuk, "Ryuzaki, menjauh dari sana...!!!"

"Hah?? Apa maksudnya??" Masamune tak mengerti

"Hiiyyaa...!!!"

"Meteor Dragon...!!! "

"Wuusshh... Dhuuuaarr..." kobaran api yang sangat besar terjadi akibat bola api milik Arashi

Toga yang menyaksikan kagum, "Hebat...!!! Tapi apakah cukup untuk mengalahkan Gora?"

"Tap..." Arashi mendaratkan kaki ditanah, "apa berhasil ya?"

"Apanya yang berhasil!!! Kau juga hampir membakarku tau!!!" Bentak Masamune kesal yang sudah berada di samping Arashi

"Rencananya seranganku, juga untukmu" jawab Arashi santai

"Sialan kau...!!!!" Masamune makin kesal

Secara tiba-tiba, "bisa-bisanya kalian bertengkar saat melawanku, melawan salah satu kandidat pemenang"

"Cih..." Masamune menoleh ke arah kobaran api

"Sepertinya ia belum kalah, padahal sudah kukerahkan semua kemampuanku" ucap Arashi santai

Gora keluar dari kobaran api tanpa terluka sedikitpun, nampak dirinya dalam wujud manusia singa, "kalian hebat bisa memaksaku sampai versi kedua"

Arashi mulai kembali mengembangkan sayap apinya, Masamune bersiap dengan kecepatan petirnya tapi tiba-tiba terdengar suara tawa, "Gyahahahahaha...!!!"

"Wuusshh..."

"Jbbuuaakk..." dengan cepat sebuah pukulan menghempaskan Arashi hingga terpental jauh

"Araasshhii...!!!"
Teriak Masamune yang terkejut, ia lantas melompat mundur, "siaallaan...!!!"

"Tangan yang berlapis berlian, segel mantra di bahu warna merah..." Gora mengamati dengan santai, ia bertanya "bukankah kau dari Red Eagle? Kenapa kau menyerang temanmu sendiri?"

"Gyahahahahaha..."

"Teman?"

"Biar kuberi tau, namaku Tatsumi Saburo..."

"Aku punya teman atau lawan, yang ku punya hanya hasrat bertarung" jawab Saburo dengan penuh semangat menatap Gora, "Gyahahaha... jadi bersiap-siaplah!!"

"Owh... begitu ya? Sekarang aku menemukan lawan yang juga bisa memuaskan hasratku" Gora menatap tajam

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 164

Kuroko Akashi
2017-02-12 10:06:18
Ugghhh Saburo lagee...
Newa almukhta
2017-01-10 17:47:08
Sial, setiap baca kata. "JBBUAaakk." jantungku kayaknya langsung di pencet jbbuaakk
Shadexz fahrhezi
2017-01-08 14:57:10
Lama juga nih lanjutan update. V ttep nunggu dwh ane.
Shia Wasetatsu
2017-01-07 21:53:26
.Tatsumi Saburo vs Gora, lbh kuat mana? atau seimbang?
Rifky D Dragnel
2017-01-07 04:28:07
Akhirnya arashi bertemu saburo
Kei Takashima
2017-01-06 23:35:01
Nexxttt ae la
Baidi Mondoko
2017-01-06 21:42:33
lanjut
Timnas Indonesia
2017-01-06 21:14:21
Lanjut ada lawan baru ..
ThE LaSt EnD
2017-01-06 19:35:51
Arashi msh sja gak serius.
Sqouts Shadows
2017-01-06 18:17:36
Ditunggu cerita berikutnya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook