VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Kosuke Arashi Chapter 162

2016-12-30 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
208 views | 18 komentar | nilai: 9.56 (9 user)

"Hey, cepat lakukan sesuatu sebelum ia melemparkan bukit itu pada kita!!" Jerit Kitsune yang amat sangat panik

"Hiiyyaaa...

"Suit...

"Kyyaa...!! Kenapa kalian tak segera bertindak, dan malah melakukan suit bodoh!!" Kepanikan Kitsune makin menjadi-jadi, Misaki malah tertidur, "disaat seperti ini bisa-bisa kau tidur!!"

"Berisik!! Aku masih lelah menghadapi musuh tadi malam!!" Bentak Misaki setengah mengigau

"Sial, aku kalah!!"

"Yah, aku menang!!" Ucap Arashi kurang semangat, "artinya aku harus bertarung"

Kitsune yang berulang kali diabaikan mulai putus asa, "hehe... sial!! Sekarang aku sadar, jika mereka hanya bermain-main dengan nyawa"

Terlambat Toga telah melemparkan bukit yang ia bawa, "wuusshh..."

"Kita harus segera pergi!!" Ucap Masamune yang telah menggendong Misaki

"Dyyeess..." bukit yang dilemparkan menghantam tanah dengan keras, Toga tersenyum puas, "sekarang mati dan remuklah!!"

"Wah... kau kuat sekali!! Apa tidak berat mengangkat bahkan melempar sebuah bukit??" Entah sejak kapan Arashi telah berdiri di atas kepala Toga

"Turun dari kepalaku!!" Toga Marah dan berusaha menangkap Arashi dengan tangan besarnya, "Dapat!!"

"Eh... kemana ia pergi?" Toga gagal menangkap Arashi

"Woiy, aku disini!!" Teriak Arashi yang telah berdiri di atas pohon, "berbaliklah dan lihat apa yang terjadi!!"

"Kyyaaa... sejak kapan kau melakukannya??" Bagian belakang baju Toga berasap dan mulai mengeluarkan api. "Panas... panas..." Toga berguling-guling ditanah, tubuh raksasanya menghancurkan daerah sekitar

Dari kejauhan, Misaki tidur dengan digendong Masamune, mereka berhasil menghindar

"Plak..." Kitsune mengeplak kepala Masamune dengan kesal, "kenapa kau meninggalkanku!! Aku hampir mati tau!!"

"Maaf..." jawab Masamune enteng, "tapi setidaknya kau tak mati!!"

"Tadi aku hampir mati tau!!" Bentak Kitsune dengan nada marah

"Ya... ya... sekali lagi maaf, jadi sekarang diamlah!! Kita duduk santai dan tonton pertarungan Arashi"

Kembali kepertarungan, api yang membakar Toga telah padam. Toga bangkit, berdiri lalu menatap Arashi dengan penuh kemarahan, "sialan, kau!!"

"Kau, akan merasakan akibatnya!!" Toga mulai meningkatkan cakra, luapan cakra yang besar mulai terasa

Arashi menatap santai walau sebenarnya dalam hatinya, "gawat!! tekanan cakranya sangat hebat, mungkin aku tak akan bisa mengimbanginya dalam hal fisik... Aku harus memikirkan cara lain"

"Wuush... Dyyees..." Toga melesatkan tinjunya, "khi... pukulanku dapat menghancurkan sebuah benteng sekali serang, pukulan yang setara dengan serangan Panglima Alvarez"

"Hiiyyaa..." dari balik dedebuan Arashi berlari, berpijak pada lengan Toga lalu melesatkan tendangan pada dagu Toga, "Tendangan Naga Api"

"Jbbuuaakk..."

"Sialan kau!!" Toga kesakitan

Tak berhenti disitu, Arashi terbang diudara, meningkatkan cakra lalu menukik ke bawah menghantam mata kiri Toga,"Tinju Naga Api!!!"

"Jbbbuuuaakk..."

"Kyyaa... mataku!!" Toga memegangi mata kirinya

"Sekali lagi" Arashi kembali memfokuskan cakra api pada kedua kakinya, lalu melesat dari bawah, menendang selakangan Toga,"Jbbuuaakk..."

"Ahw... Sakit..." jerit Toga

"Fiuh... sudah kuduga raksasa memang mudah diserang karena ukuran mereka terutama dibagian vital..." ucap Arashi dengan penuh rasa bangga

Toga bangkit dengan penuh kekesalan,"sialan!! Akan kubunuh kau!!"

"Jangan banyak berharap!!" Arashi kembali mengumpulkan cakra ditangannya, tapi kali ini cakra angin peruntuh, "Tinju Peruntuh"

"Percuma saja!!" Toga juga melesatkan tinjunya

"Dyyeess..." kedua tinju beradu, tapi tinju Arashi kalah kuat,"wuusshh..." ia terpental jauh kebelakang menambrak pepohonan jatuh ditanah

"Hahahaha... aku terkejut kau bisa menggunakan angin peruntuh, tapi sudah ku bilang tadi jika pukulanku setara dengan serangan Sang Peruntuh, Panglima Alvarez, Sakaki Taka" ucap Toga puas akan serangannya

Ditempat ia jatuh terpental, Arashi mulai berdiri, darah segar mengalir dari kepala tapi ia tetap santai, "Ya... Ya... Maaf... jika aku telah meremehkanmu".

Arashi kembali terbang dengan sayap apinya,"sekarang akan kuperlihatkan kekuatan naga!!"

"Huuf..." Arashi meningkatkan cakra dan menarik nafas, "Auman Naga Api"

"Hehehe..." Toga malah tersenyum senang melihat kobaran api mendekat kearahnya, Toga membuka mulut lebar-lebar

"Huups..." Toga melahap habis Auman Naga Arashi, "lumayan panas"

"..." Arashi tak dapat berkata-kata saat serangannya diatasi dengan mudah, tapi Arashi tetap santai

"Sekarang giliranku!!" Toga mengambil gada raksasa dipunggungnya, "matilah kau!!"

"Wuusshh..." Toga memukul Arashi bagaikan memukul bola pingpong dengan gadanya. "Dyyeess... Dyyeess..." dengan cepat Arashi kembali membentur tanah karena serangan Toga yang begitu kuat

Kosuke Arashi Chapter 162 - Naga Vs Raksasa
Penulis : Kosuke Arashi

Tempat jatuh Arashi tertutupi dedebuan, walau perlahan menghilang. "Woiy, Arashi seriuslah!! Jika tidak aku akan menggantikanmu!!" Teriak Masamune yang berdiri tak jauh di atas pohon

"Berisik!!" Bentak Arashi, "bukankah aku menang dalam suit, jadi aku yang berhak melawannya. Lagipula aku sedang bersemangat"

"Huh!!" Masamune kesal

"Aku tak mengerti apa yang kalian bicarakan tapi yang terpenting kau masih hidup" Toga tersenyum puas

"Seranganmu lumayan kuat, beberapa tulangku sampai patah" tubuh Arashi berasap, luka-lukanya mulai sembuh

"Teknik penyembuhan ya?" Gumam Toga

"Darah Yuza, ya?" Pikir Masamune agak kesal

"Sekarang aku akan bersungguh-sungguh" ucap Arashi yang telah pulih, ia meluapkan cakra yang kuak

"Mode Elemen : Naga Kristal Petir"

Sekarang tubuh Arashi terlapisi kristal ditambah dengan kilatan-kilatan petir, tangan kanan api dan tangan kiri angin peruntuh tak lupa sayap api yang sangat besar dipunggungnya

Seseorang tiba-tiba datang, "bolehkah aku bergabung?"

"Dia... dia... Gora..." ucap Toga agak ketakutan

"Hah?? Siapa kau??" Ucap Arashi dan Masamune dengan ekspresi konyol

"Bodoh!!" Bentak Toga, "dia Gora dari White Tiger, dia dianggap sebagai kandidat pemenang. Gora dijahuluki Raja Yang Tertidur Dalam Hutan"

"Masa kalian tak mengenalnya, hah??"

"Aku belum pernah dengar"

"Aku juga tak kenal" Arashi dan Masamune menanggapi dengan santai

"Wuussh..." Gora telah berdiri depan Arashi, mencengkram wajah Arashi lalu dengan keras membantingnya ketanah, "Jbbuuaak...!!!"

"Dia sangat cepat" pikir Masamune langsung siaga, dan dengan cepat memasang kuda-kuda waspada

Gora berkata dengan tegas, "Di hutan yang tercepatlah yang akan mendapat mangsa, di hutan yang lengah akan tersingkir dan dihutan yang menang akan jadi raja"

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 163

SHiniGami GhoUL
2017-02-12 09:59:28
Fight smakin memanasss!!!!
Rifky D Dragnel
2017-01-01 13:30:54
Woowww gora salah satu yg terkuat di turnamen
Kei Takashima
2017-01-01 07:47:08
Next waeee
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2016-12-31 19:48:02
Masamune.. akan mlawan Toga dan Arashi akn mlan Gora..Mungkin.
Mr Blacky
2016-12-31 17:40:30
Pdahal lawan 1 raksasa belum tentu menang tapi malah muncul 1 orang kuat lagi. Malang nasibmu arashi
Sqouts Shadows
2016-12-31 11:52:23
Bakalan seru petarungan arashi
ReyTrOnz Strider
2016-12-31 10:21:33
musuhnya datang lagi ... next
Dzibril Al Dturjyana
2016-12-31 10:10:50
hukum hewan men
Aerilyn Shilaexs
2016-12-31 08:43:20
wah kata-katanya seperti hukum rimba.
Saint Shamrock
2016-12-31 06:56:40
muncul lg msuh yg kuat,,
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook