VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Kosuke Arashi Chapter 157

2016-10-28 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
245 views | 14 komentar | nilai: 8.21 (14 user)

Sebelumnya Arashi dengan tingkahnya yang jahil dan usil berhasil membuat Misaki,Masamune dan Jiro marah besar, lalu ketiganya membalas dengan mengikat Arashi secara menggantung pada sebuah pohon. Tapi hal tak terduga datang karena kurang waspadanya mereka, yaitu munculnya Kagota si penari bayangan

"Yo... Yo... Kita akan menari sampai tidak bisa berdiri lagi..." ucap Kagota semangat dengan menari balet

"Kyyaa... Apes...Sial...!!!"
Teriak Misaki, Masamune, dan Jiro yang terperangkap jutsu bayangan. Mereka bertiga mengikuti gerakan Kagota

"Sial, aku sudah muak denganmu!!" Teriak Masamune yang mulai mengkonstrasikan cakra "Hiiyyaa..."

"Shhrreett...

Cakra Masamune yang meluap secara cepat terserap pada bayangan yang ia injak

"Yo... Yo... aku lupa memberi tau jika jutsu dan cakra tak bisa digunakan setelah terperangkap jutsu bayanganku..."

"Appaa...!!!" Ketiganya makin syok dengan menari-nari mengikuti gerakan Kagota

Disisi lain tempat Arashi "Hehehe... Itu artinya menari sampai kalah atau pingsan " gumam Arashi yang tersenyum licik walau terikat menggantung di pohon, kemudian ia berteriak pelan "Aha...!! Aku mendapatkan ide gila untuk mengalahkannya, hihihi..."

Di sisi lain, Akiru/Akaru terluka parah akibat sebuah pertarungan, ia bersandar pada sebuah batang pohon, kedua kakinya terluka parah sampai-sampai tak dapat berdiri lagi

"Sial... lawan yang kuhadapi benar-benar kuat" guman kesal Akaru
"bahkan tendangan petirku tak dapat menggores tubuhnya"

"Cih... jangan banyak bergerak!! Aku tau jika tulang-tulang kakimu patah" ucap seorang gadis dengan berteriak, gadis itu tak lain adalah Yami/Yemi

"Cih... Berisik...!!!"

"Sialan!! Seharusnya kau berterima kasih, karena telah kuselamatkan dengan kemampuan teleportasiku" bentak Yami dengan mencengkram krah baju Akaru

"Lari hanya untuk seorang pengecut...!!"

"Huh..." Yami menghela nafas dan mulai menurunkan emosinya, "setidaknya kau tak berakhir seperti Senju Rain"

"Kakak... Apa yang terjadi pada kakak?" Tiba-tiba ekspresi Akaru berubah, ia berganti Akiru "ups..."

"Ia tak apa-apa hanya tak dapat melanjutkan pertandingan" jelas Yemi yang telah menggantikan Yami

"....!!!" Akiru terkejut dengan perubahan sifat Yami/Yemi

"Jangan terkejut begitu, aku juga mempunyai dua karakter sama sepertimu" jelas Yemi

"Jika kakakku, Yami memiliki kemampuan teleportasi maka aku memiliki kemampuan telepati..."

"Dan juga aku memiliki sifat lembut sementara kakakku agak kasar" Yemi menambahkan

"Owh..." Akiru mengangguk paham ia bergumam dalam hati "dua karakter, sama sepertiku ya"

"Aku juga telah membaca pikiranmu dan telah mengetahui hubunganmu dengan Rain"

"Em... jadi kau telah mengetahui semuanya ya?" Akiru nampak malu

"Ya...

"Bisakah kau...

"Ya... aku akan merahasiakan hubunganmu dengan Rain sampai kau mengatakannya sendiri" sahut Yemi dengan tersenyum

"Hey, tak sopan membaca pikiran orang lain tanpa ijin...

"Benarkah??" Yemi malah tersenyum

"Anu... Em... bagaimana keadaan kakak, eh... maksudku Senju Rain?" Tanya Akiru ragu-ragu

"Tidak baik, tapi aku yakin jika ia baik-baik saja karena ada Yuza yang merawatnya..."

"Begitu ya? Syukurlah" Akiru lega,"lalu siapa yang..."

"Tatsumi Saburo, sama sepertimu Rain dikalahkan oleh Tatsumi Saburo dari Eagle Red" sahut Yemi menjelaskan

"Tatsumi Saburo walau ia dari Eagle Red tapi ia adalah musuh kita..."

"Tatsumi Saburo, dia benar-benar kuat" ucap Akiru menunduk dengan geram

"Eh... Kita belum berkenalan, perkenalkan aku, Kurosaki Yemi" Yemi mengulurkan tangan dengan tersenyum, "Bagaimana denganmu??"

"Jika kau bisa membaca pikiran, bukankah kau sudah tau?" Ucap Akiru pelan

"Aku hanya ingin mendengarnya langsung darimu..."

"Hah... Baikklah, Yusami Akiru"

Secara mendadak Yemi mendekatkan wajahnya pada muka Akiru dan membuat wajah Akiru memerah tak hanya itu Yami juga memegangi tangan Akiru,"dua tubuh tapi empat jiwa, lebih baik ayo kita berpacaran" ucap Yemi dengan menggoda

"Eeehhhh....!!!!" Akiru berteriak karena sangat terkejut

Walau terkejut Akiru tampak senang, Dalam hati ia berfikir "aku baru pertama kali mendapatkan ajakan kencan seorang gadis... em... mungkin aku akan mengajaknya ketaman"

"Aku dengar lho??" Yemi tersenyum

"Hey...!!! Tak sopan membaca pikiran orang lain" muka Akiru memerah malu

"Hihihi... itu pasti menarik dan menyenangkan, Aku denganmu, kakakku dengan jiwamu yang lain"

Kosuke Arashi Chapter 157 - Ayo Menari!!!
Penulis : Kosuke Arashi

8 jam berlalu setelah Masamune, Misaki dan Jiro terperangkap jutsu bayangan.Semua peserta yang terperangkap telah gugur kecuali mereka bertiga, Mereka menari-nari tanpa henti selama 8 jam.

Masamune yang mulai kelelahan dan hampir putus asa berkata sambil merengek "cukup... hentikan!! Ini lebih buruk dari pada tidak membaca majalah dewasa selama 3 hari..."

"Iya... itu benar, pukul aku, tendang aku atau hajar aku dari pada menari-nari seperti ini" Jiro menambahkan

"Berisik...!!!" Bentak Misaki

Ketiganya berdebat disaat terperangkap tak dapat bergerak dan tetap menari-nari

"Yo... seharusnya kalian menikmatinya!!" Ucap Kagota dengan menari gemulai

"Apanya yang nikmat!!!" Teriak ketiganya kesal

"Ehem... ehem..." tiba-tiba sebuah suara terdengar, suara itu membuat Misaki, Masamune, Jiro bahkan Kagota menoleh. Suara tersebut tak lain adalah milik Arashi

"Araasshhii...!!! Kaulah satu-satunya harapan kami!!" Teriak ketiganya kegirangan yang melihat Arashi masih menggantung

"Ehem..." Arashi berkata dengan keren dan enteng,"Aku Tarashi, lagi pula siapa orang keren dan ganteng yang bernama Arashi itu?"

"Heehh...!!!" Ketiganya terkejut bercampur kesal pada pernyataan Arashi

"Aku tak kenal kalian, jadi jangan sok akrab..."

"Apa kau kehilangan ingatan karena telah lama menggantung!!" Bentak Misaki

"Sialan...!! Jangan main-main cepat cari cara tuk membebaskan kami!!" Masamune ikut kesal

"Sok akrab...

Jiro terdiam dengan senyum panik, ia bergumam dalam hati "khi... aku punya firasat buruk"

Kagota keluar dari jutsu lingkaran bayangan, mendekat pada Arashi "Apa kau seorang budak atau semacamnya?"

"Em... bisa dikatakan begitu" jawab Arashi santai, "coba lihat saja aku..."

"Pipiku lebam karena mereka menamparku, kepalaku benjol mereka memukuliku. Bahkan sebelum kau tadi datang mereka berniat melucuti pakaianku, mereka sungguh cabul"

"Hiks... sungguh kejam" Kagota meneteskan air mata

"Jangan memojokan kami, Arashi!!" Teriak ketiganya

"Sudah kubilang aku Takashi, eh... maksudku Tarashi bukan orang ganteng Arashi"

"Sial, apa sih rencananya?" Batin Masamune kesal

"Eh... brow, bisa tolong aku disini mulai pusing, bisa kau memotong tali cakra ini" pinta Arashi

"Em... boleh, kurasa kau bukan orang jahat" Kagota mengambil pedang dipunggungnya

"Shhrreet..." tali cakra putus, Arashi bebas

"Aduh... jatuh dari pohon lumayan sakit" gumamnya dengan memegangi kepala lalu mengeluarkan sesuatu dari sakunya, "perkenalkan aku Kosuke Tarashi, mau permen?"

"Permen... terima kasih, aku mau sekali" Kagota menerima dengan senang, "aku si penari bayangan, Koguri Kagota"

"Sekarang saatnya membebaskan kami, Arashi!!!" Teriak ketiganya

"Jangan sok akrab, aku Tarashi!!!"Arashi balas membentak

Kagota menikmati permen tetapi, "brow... aku tau kau orang baik tapi..."

"Aku tau..." Arashi berjalan masuk ke dalam lingkaran bayangan, "Sebagai lelaki, ayo selesaikan ini dengan menari"

"Brow... kau menantangku menari, hebat brow, aku sangat menyukaimu" ucap Kagota semangat

"Aku akan meniru gerakanmu, dan kau akan meniru gerakanku" tantang Arashi

"Baik... aku setuju brow..."

Misaki, Masamune dan Jiro bingung, Misaki berkata "ia sengaja masuk jutsu lawan. Firasatku ini akan buruk"

"Em..." Masamune dan Jiro mengangguk, "firasat kami juga begitu"

Dalam hati Arashi berucap, "hehe... meski aku tak dapat menari tapi sepertinya ini akan menyenangkan"

Lalu Arashi berteriak keras "Yosh... ayo kita menari!!!"

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 158

SHiniGami GhoUL
2017-02-12 09:18:11
Wahahaa... Arashi mkin lma mkin greg"...
Inuyasha
2016-11-20 07:54:52
Kapan nh ceritax di lanjutin
Atsui D Ikky
2016-11-07 21:27:55
Haha terasi buat sambel sempai?
Rifky D Dragnel
2016-10-30 12:59:25
Akhirnya cerita lanjut lagi
Dalreba
2016-10-29 20:15:20
CLBK . . . Cerita Lama Bersambung Kembali
wahyu
2016-10-29 18:45:22
akhirx kemana aj gan 10 deh buat agan
Inuyasha
2016-10-29 16:30:10
Lanjut aj deh
Shark
2016-10-29 10:43:32
Arashi akan melakukan tarian sumpit
Aerilyn Shilaexs
2016-10-29 08:20:40
8 jam. arashi harusnya udah pingsan karna digantung terbalik. Dan rencana aneh macam apa tuh sampe harus memikirkannya selama 8 jam?
Rudy Wowor
2016-10-28 23:14:24
Akhirnya rillis juga nih cerita.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook