VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 152

2016-08-01 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
304 views | 17 komentar | nilai: 9.55 (11 user)

Beberapa saat sebelum Tatsumi Saburo melesatkan serangan terakhir

"Sial, tubuhku sudah tak dapat digerakan lagi karena terluka parah dan cakraku mulai habis sekarang!!" pikir Rain yang rebah ditanah, "Sekarang apa yang harus kulakukan?"

"Gyahahahaha..." Saburo berlari dan melompat tinggi berniat melesatkan tinju berlian

"Hi... Sial!! Sepertinya aku akan mati!!" gumam Rain dengan tersenyum walau kesal

"Rain..." sebuah suara memanggil di dalam pikiran

"...!!!" Rain terkejut, "Yemi!!!"

"Cih... Sialan!!" Yami menyentuh pundak Rain

"Ciiinngg...

"Wuussh...

"Dyyyeeesss...

Sebelum tinju Saburo dilesatkan, Yemi menghubungi Rain dengan kemampuan telepati lalu setelah mengetahui lokasi Rain, Yami dengan cepat berpindah dengan kemampuan teleportasi

"Ciiinngg..." keduanya berpindah ke sebuah tempat dipinggiran sungai

"Sialan!!!" Yami dengan kesal menjatuhkan tubuh Rain

"Hehe... Kalian datang tepat waktu" Rain tersenyum dan secara perlahan tubuhnya memudar menjadi cahaya, "Tapi sepertinya aku tak dapat bertarung lagi tapi itu lebih baik dari pada mati"

"Ciiihh..." Yami memandang kesal

"Rain..." sementara itu dalam pikiran Yemi nampak khawatir

"Walau Tatsumi Saburo dari Eagle Red tapi dia berbahaya jadi kalian berhati-hatilah padanya" ucap Rain yang secara perlahan memudar, "Dan juga sepertinya Tatsumi Saburo belum mengeluarkan kemampuannya, dia masih punya kemampuan yang lebih buruk"

"Cih... Satu kapten telah kalah dan juga sekarang kita mempunyai musuh dari akademi yang sama dengan kita" gumam Yami kesal

"Sepertinya kita harus memperingatkan yang lainnya terutama, Ryuzaki" ucap Yemi di dalam pikiran

"Ciiinngg..." Yami menghilang entah kemana dengan kemampuan teleportnya

Beralih ke padang rumput, tempat tiga orang akan bertarung

"Mari kita mulai saja!!" ucap Gokura dengan membenturkan dua tinjunya, sebuah angin nampak mengitari lengannya

"Angin peruntuh" pikir Kazu yang bersiap-siap dengan pedangnya

"Jika tidak berhati-hati, aku bisa kalah dalam sekejap dengan satu pukulan" pikir Hayate dengan memasang kuda-kuda

"Hiiiaaa...

"Dyyeesss...

Gokura tak main-main, ia melesatkan tinju ketanah gelombang terjadi, tanah, bebatuan maupun pohon terangkat keudara

"Ciihh... Lumayan!!" Kazu yang terpental keudara mulai memfokuskan cakra pada pedang besarnya, secara perlahan pedangnya membesar menjadi 10 kali lipat, yang semula 1,5 meter menjadi 15 meter, "Rasakan ini!!"

"Dhheeesss...

Kazu dengan perubahan pedangnya melesatkan tebasan yang membuat tanah kembali berguncang

"Yang satu memiliki angin peruntuh dan yang satunya lagi memiliki kemampuan memperbesar pedang, tapi walau pedangnya membesar sepertinya tidak menambahkan berat" pikir Hayate di udara yang juga mulai memfokuskan cakra pada kipasnya, "Sekarang terimalah ini!!"

Disisi Gokura tampak ia berhasil menghindar dari pedang Kazu, tapi hampir sejengkal ia remuk oleh pedang besar itu

"Tap... Tap... Tap..." Gokura mengambil keuntungan dengan berlari keatas, berpijak pada pedang Kazu

"Sial..." pikir Kazu

"Mati kau!!!

"...!!!" sebelum melesatkan serangannya, Gokura dikejutkan dengan peningkatan elemen angin

"Badai Gurun Pasir"

"Wuuussss....

"Duuueeesss...

Tak hanya sebuah badai, Hayate juga mampu menciptakan beberapa pusaran topan dengan sekali kibasan kipasnya, tak hanya pepohonan ataupun bebatuan daerah yang semula padang rumput, akibat serangan Hayate yang tersisa hanya tanah kosong, porak poranda dengan dedebuan dimana-mana.

"Hah... Hah... Hah..." Hayate yang masih diudara nampak kelelahan, "Cakraku lumayan terkuras banyak"

"Wuuss..." entah bagaimana Gokura telah berada diatas Hayate dan telah siap dengan tinju peruntuhnya, "Selesai sudah!!"

"Jbbuuaak..." Hayate berusaha menahan dengan kipasnya, tapi sayang angin peruntuh Gokura sangat kuat

"Dyyeeess..." Hayate melesat dengan cepat kebawah, membentur tanah

Disisi lain yang jauh tampak Kazu mengambil kerikil dan melemparnya keatas, "Coba atasi itu!!"

"Syyuutt...

"Sepuluh Ribu Kali"

"Bhuuft...

"...!!!" Gokura terkejut ketika Kerikil yang dilempar Kazu membesar dengan ukuran 10000 kali lipat hampir sebesar meteor, "Sial!!!"

"Jika aku tak ingin tertimpa lebih baik aku menggunakannya" pikir Gokura tanpa banyak pilihan

Cakra angin Gokura meningkat pesat, sekarang tak hanya kedua lengannya yang terlapisi angin peruntuh melainkan seluruh tubuh Gokura telah berada dalam sebuah bola angin peruntuh

"Akan kuruntuhkan!!" Gokura melesat keatas berniat menghantamkan dirinya dengan kerikil yang sekarang telah menjadi meteor

"Dhhuuaarrr..." Meteor Kazu beradu dengan bola angin peruntuh Gokura.

Kemampuan peruntuh Gokura sangat hebat dan berhasil memecah meteor menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, tapi masih terlalu besar dan bisa membunuh jika sampai tertimpa

"Hiiaaa..." ternyata Hayate tak semudah itu dikalahkan Gokura, mengetahui pecahan-pecahan besar meteor berjatuhan, Hayate kembali mengumpulkan cakra pada kipasnya

"Badai Angin Pecabik"

"Wuussshh...

"Shrriing... Shrriing...

Bagaikan pisau yang memotong buah, angin pencabik Hayate dengan mudah melumat habis pecahan meteor dengan ketajamannya

"Benar-benar tajam!!" Gokura yang masih mengudara sedikit tersayat walau didalam perlindungan bola angin peruntuh

Disaat keduanya teralihkan oleh sebuah meteor, Kazu menciptakan sesuatu yang lebih berbahaya, pedangnya menjulang tinggi dengan ukuran sebesar gedung pencakar langit bertingkat 50 atau sebesar menara

"...!!!!" Gokura dan Hayate terbelalak dengan benda yang sangat besar dan itu adalah pedang Kazu

"Bahkan raksasa pun tak akan selamat dengan serangan ini" ucap Kazu bersiap dengan serangan yang tak dapat dihindari

Disisi lain seseorang mengamati, seseorang dengan tubuh dililiti ular

"Krraak..." ia memakan kerupuk dan mengalihkan pandangan pada pedang Kazu yang ukuran pasti terlihat dari segala tempat, "Kazu telah serius, kurasa aku harus menghentikannya sebelum seluruh hutan hancur"

Orang itu adalah Ryura Sang Raja Racun, seseorang peserta dari Green Snake yang lebih hebat dari Kazu



NB : Kurosaki Yami/Yemi adalah anggota dari Akademi Eagle Red, karakter mereka pertama kali dimunculkan pada chapter 14, peran mereka sangat penting dalam Season 2

Sedangkan Kurosaki sendiri adalah kelahiran dua orang atau kembar yang memiliki kemampuan saling melengkapi, Yami memiliki kemampuan teleport kemanapun asal ia tau tempat tujuannya sedangkan Yemi memiliki kemampuan telepati, tapi sayang Yami dan Yemi terlahir satu tubuh dan hal itu membuat mereka semakin spesial. Jika seseorang memberi tau lokasinya lewat telepati pada Yemi maka Yami bisa kesana dengan mudah dengan teleportasi

Yami dan Yemi tinggal serumah dengan Masamune Ryuzaki, selayaknya seorang kakak mereka menjaga dan melindungi Ryuzaki, karena Yami dan Yemi memiliki hutang yang tak terbayarkan pada ibu Ryuzaki, Furuna

Kosuke Arashi Chapter 152 - Pertarungan seimbang
Penulis : Kosuke Arashi

Ke tempat Arashi dkk, yang sekarang berada ditepi sungai mencari air minum

"Hey, Arashi lihatlah itu!!" teriak Jiro yang melihat pedang raksasa, "Kurasa itu pedang??"

"Plak... Dasar bodoh!! Mana apa pedang sebesar itu!!" Kitsune mengeplak kepala Jiro, "Lagi pula siapa yang bisa menggunakan pedang sebesar itu!!"

"Benar juga sih!!" Jiro mengangguk

Dalam hati Kitsune berkata, "Kalau dipikir-pikir lagi bentuknya mirip pedang sih"

"Jika itu benar-benar pedang, pasti disana banyak petarung-petarung kuat, aku harus menjauhi tempat itu" pikir Kitsune yang sudah berkeringat dingin

Arashi yang semula diam memperhatikan air yang mengalir sekarang berdiri, "Kita pergi!!"

"Kemana?" sahut Jiro

"Kita tidak akan pergi ke menara itu bukan?" Kitsune sudah panik

"Tidak... Penciuman Nagaku mengatakan jika Ryuzaki dan Misaki berada disebrang sungai" Arashi tersenyum dan bersemangat, "Hihi... Sepertinya mereka berdua sedang bersenang-senang"

Di seberang sungai Masamune dan Misaki telah terperangkap oleh suatu jutsu, keduanya menggantu dengan posisi terbalik, terperangkap pada sebuah kepompong yang lengket saling berhadapan satu sama lain

"Hey!! Lepaskan aku!! Apa maksudnya semua ini!!" teriak Misaki

"Jangan berteriak!! Kau berteriak tepat diwajahku!!" Masamune balas berteriak

"Apa maksudmu? Dan juga Jangan menyentuh dadaku!!" teriak Misaki lagi

"Apa boleh buat!! Tanganku sudah lengket disana!! Dan juga Oppaimu juga tidak terlalu besar!!" Masamune kembali berteriak

"Kau menikmatinya bukan? Jadi Awas kalau aku lepas!! Akan kuhajar kau nanti!!" Misaki mengancam

Keduanya masih bisa saling meneriaki, mencaci maki ataupun bertengkar disaat terjebak jutsu musuh



NB : Nagata Hayate adalah salah satu dari anggota Eagle Red, ia memegang posisi Kapten. Hayate menjadi pemeran tambahan pada Season 2 dan menjadi pemeran penting dalam Season 3.

Nagata Hayate memiliki elemen angin dan juga senjata khas Clannya yaitu kipas besar, Hayate mempunyai seorang kakak yang hebat yaitu Nagata Kagami. Kakak Hayate inilah yang akan menjadi masalah besar dalam turnamen ini.

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 153

Lord Athem
2017-02-22 13:36:05
mulai byk FS'a. . .
Kuroko Akashi
2017-02-11 17:00:14
Waahhh... Superbbb...
Aruga Hiruya
2016-10-23 08:13:36
Hmm
Kei Takashima
2016-09-09 13:05:34
Hmhhhh
Arizl Kareen
2016-09-08 22:56:49
Hemm... Masalah besar akan terjadi
Atsui D Ikky
2016-08-06 23:48:51
nexs chapter ...>>>>
Rifky D Dragnel
2016-08-03 05:47:19
Bener kan perkiraanku kalau rain diteleportasi yami. Dan kekuatan kuza mirip sama word di OP 3D2Y
Gawa Ilahi
2016-08-02 13:31:23
Masamune dan misaki tidak pernah akur
Baidi Mondoko
2016-08-02 09:02:28
lanjut
kakoyuki
2016-08-01 19:39:41
Sialan ryuzaki dapet yg ajib
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook