VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Kosuke Arashi Chapter 150

2016-07-24 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
301 views | 18 komentar | nilai: 8.63 (8 user)

"Tak salah lagi, itu Kosuke Arashi salah satu dari kapten...

"Bagus, dia teman aku akan aman jika bersamanya" ucap seseorang yang merupakan anggota Eagle Red, ia memiliki kemampuan Kamuflase atau menghilang dan namanya Hibari Kitsune

Kitsune berjalan dari balik pohon mendekati Arashi, ia menonaktifkan kemampuan menghilangnya, "Ehem... Ehem..."

"Kau Kosuke Arashi, ya?" Kitsune berdiri di dekat Arashi dan mengulurkan tangan, "Perkenalkan namaku Hibari Kitsune!!"

"Aku ini hebat lho!! Aku pernah direkomendasikan jadi kapten tapi aku menolak, bahkan kata orang aku ini lebih cerdas dan lebih tampan dari Senju Rain tapi aku hanya menganggapnya sebagai ucapan angin" Kitsune menyombongkan diri

Arashi diam, tak menjawab

"Sial, Kenapa dia mengabaikanku? Ah... Tidak mungkin dia pasti hanya tak mendengar ucapanku" gumam Kitsune yang perlahan mendekati Arashi yang terbaring tak menjawab

"Kyyyaaa...!!!" jerit Kitsune dengan berteriak kencang, "Dia tertidur pulas ditengah-tengah pertempuan!!!"

"Hah...??" Arashi terbangun dan mengucek mata, "Musuh ya?"

"Sial, dia benar-benar tak mendengarkan perkataanku barusan" gumam Kitsune agak kesal

"Aku bukan musuh, Aku Hibari Kitsune...

"Tidak kenal..." sahut Arashi yang kembali tidur

"Woiy... Dengarkan kalau orang lagi ngomong!!" bentak Kitsune dengan emosi

"Hehehe... Maaf..." ucap Arashi datar dengan senyum polos

"Sial, aku harus berbohong dari awal!!" pikir Kitsune dengan menatap kesal, "Dan aku mulai berfikir jika orang ini tak dapat diandalkan"

"Aku Hibari Kitsune, aku adalah dewa penolong bagi para peserta Eagle Red" ucap Kitsune tegas dan lantang

"Owh..." Arashi mengangguk-angguk, "Ngomong-ngomong kau dari akademi mana?"

"Sudah jelas dari Eagle Red!!!" bentak Kitsune dengan mata melotot karena kesal tak tertahankan

Secara tiba-tiba tanah bergetar hebat dan yang mengejutkan dinding-dinding tercipta secara melingkar, Arashi dan Kitsune terjebak di tengah-tengah

"Kyyaaa...!!! Gawat!! Kita diserang!! Kita akan mati!!" teriak Kitsune panik dengan lari berputar-putar memegangi kepala

"Woiy..." Arashi berekspresi datar, "Kenapa kau panik, dewa penolong??"

"Em..." Kitsune diam, "Aku bukannya takut ataupun panik, aku hanya sedikit terkejut" tegas Kitsune lantang dengan tatapan keren, masih berbohong dan sok kuat

"Tap..." puluhan orang datang dan mengepung keduanya, mereka bersenjatakan lengkap, siap menyerang

"Hey, kalian berdua jika kalian berdua ingin selamat, tunduk pada tuan muda Kamura" seseorang berbadan besar dengan tombak mengancam, "Karena tuan Kamura yang akan memenangkan turnamen ini"

"Gyahahaha... Bagaimana jawaban kalian?" ucap Tuan Kamura seseorang yang paling besar dan membawa perisai baja

"Hey, dewan penolong!! Bisakah kau mengalahkan mereka?" tanya Arashi santai

"Duh... Apa yang harus kulakukan" pikir Kitsune, "Baiklah..."

"Tentu saja, Kosuke!! Aku bisa mengalahkan mereka dengan sekali pukul" ucap Kitsune dengan sok keren, "Tapi aku butuh waktu untuk memfokuskan cakra, karena pukulanku nanti sangat hebat"

"Jadi bisakah kau mengulur waktu sebentar sementara aku memfokuskan cakra" ucap Kitsune padahal dalam hati, "Saat ia mengulur waktu maka saat itu kesempatanku kabur"

"Baiklah aku akan mengulur waktu, dan juga aku ingin melihat seranganmu yang hebat itu" Arashi secara perlahan maju

"Bagaimana? Kau ingin mati atau ingin tunduk?" Orang yang bernama Kamura menatap tajam

Arashi mulai memfokuskan cakra, sebuah pusaran angin terlihat di tinju kanannya

"Tinju Peruntuh!!!"

"Wuusshh...

"Dyyeesshh...

"Cuuiinng...

Sekali pukulan peruntuh Arashi pada perisai baja, berhasil mementalkan orang yang bernama Kamura jauh tinggi kelangit

"...!!!" semuanya termasuk Kitsune yang akan kabur terbelalak dan tak dapat berkata-kata dengan apa yang dilakukan Arashi

"Pllook... Pllook... Pllook..." semua orang yang mengepung Arashi bertepuk tangan

"Maaf... Sepertinya kami salah orang" ucap pria yang mengancam dengan tombak, "tapi lain kali tak ada ampun untuk kalian!!" ucapnya dengan berlari pergi

"Maaf... Aku terlalu berlebihan, kau jadi tak punya kesempatan untuk menunjukan kemampuanmu yang hebat itu" ucap Arashi santai

"Dasar, bodoh!! Sekarang kita harus mencari lawan lain!! Dan juga lawan tadi terlalu lemah bisa-bisa ia langsung jadi telur dadar jika terkena tonjokanku" ucap Kitsune dengan pura-pura marah, padahal dalam hati, "Sepertinya aku akan aman jika bersama Arashi"

"Baiklah..."

"Hey, mau kemana!!

"Kita akan mencari lawan yang lebih kuat" ucap Arashi datar yang perlahan melangkahkan kaki pergi

Ekspresi Kitsune pucat dan berkeringat dingin, dalam hati ia panik dan bergumam, "Duh... Gawat!! Dia bersungguh-sungguh, bagaimana ini?!?"



NB : Hibari Kitsune adalah murid dari akademi Eagle Red, ia memiliki kemampuan Kamuflase atau menghilang

Tipe cewek : Kitsune lebih memilih gadis dengan penampilan liar dan garang, karena Kitsune beranggapan gadis yang kuat adalah gadis yang mampu melindungi dirinya sendiri dan pasangannya

Karakter : Kitsune memiliki sifat ceroboh, pandai berbohong, lebay dan sok kuat tapi ia punya keahlian yang hebat dalam melarikan diri

Kosuke Arashi Chapter 150 - Menjauh!! Dia berbahaya!!
Penulis : Kosuke Arashi

Di sisi lain, pertarungan Senju Rain

"Mustahil!! Dia dari Eagle Red tapi kenapa dia menyerangku?!" Rain terkejut melihat seorang pria berbadan besar kekar dengan kertas mantra merah dibahunya

"Siapa kau??

"Gyahahahaha..." bukannya menjawab tapi ia malah tertawa puas

"Tatsumi Saburo!!!" teriaknya dengan berlari menyerang, tapi Rain sigap dan dengan cepat merapal jutsu

"Elemen Tanah : Formasi Lima Benteng"

Tanah bergetar dan mulai terangkat, lima dinding yang tercipta dari tanah di ciptakan untuk menghalau Saburo

"Gyahahaha...

"Dyyeess...

"Dyyeess...

Saburo tak terhentikan dengan tubuhnya yang kekar dan kuat, Saburo menghancurkan pertahanan Rain

"Cih... Percuma!!" umpat Rain kesal, ia kemudian merapal jutsu, "Bagaimana dengan yang ini!!"

"Dapat...!!!

"Uwwaak...

Sebelum Rain sempat menggunakan jutsu, Saburo telebih dulu mencekik leher Rain dengan tangannya

"Sebenarnya apa yang kau inginkan? Dan kenapa kau menyerangku?" tanya Rain yang tubuhnya terangkat dari tanah, "Bukankah kita dari akademi yang sama?"

"Gyahahahaha...

"Keinginanku??

"Alasan kenapa aku menyerangmu??

"Akademi??

"Gyahahaha... Semua itu tak berarti bagiku" Saburo tertawa, "tujuanku hanya bertarung dan menghancurkan tak peduli dari akademi Eagle Red ataupun yang lain"

"Begitu ya?" Rain yang tercekik tersenyum, secara perlahan tubuhnya menjadi kayu

"Hah?" Saburo tampak kesal, "Bunshin ya?"

Dari kejauhan dan dibalik batu, Senju Rain duduk

"Huh..." Rain menghela nafas, "Untung sebelum dia mencekikku aku sempat membuat bunshin"

"Tapi daya tahan, kekuatan dan kecepatnya benar-benar luar biasa, aku harus berhati-hati jika berhadapan dengannya lagi"

"Dan kurasa untuk sekarang aku harus mundur dan mengatur strategi" Rain mengambil keputusan

Di tempat Saburo berdiri, secara perlahan tanah bergetar dan mulai terangkat, sesosok golem batu berdiri dan ia adalah Yukimura Kiriya

"Owh... Ternyata dari Eagle Red, ya?" Ucap Kiriya menatap bahu Saburo, "Itu artinya kita teman"

"Menjauh!! Dia berbahaya!!" teriak Rain dari kejauhan memperingatkan

"Gyahahahaha...

"Dyyeess...

Rain terlambat, Saburo terlebih dahulu menghantamkan tinju pada perut raksasa batu Kiriya

"Gyahahahahaha...



NB : Tatsumi Saburo adalah anggota Eagle Red, ia memiliki kekuatan fisik yang hebat dan juga ia memiliki dua pedang dipunggunnya tapi jarang digunakan karena lebih suka menyerang dengan tangan kosong

Prinsip bertarung : Hancurkan semuanya tak peduli lawan atau kawan

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 151

Kikko Y Azukiela
2017-02-22 13:23:46
mirip jugo mode lepas kendali. . .
SHiniGami GhoUL
2017-02-11 16:44:01
Wahahhaaa... Kitsune... ... Ugghh, Saburo parahh...
Kei Takashima
2016-09-09 12:54:27
Hhhh
Arizl Kareen
2016-09-08 22:24:15
Saboru kayaknya lebih kuat kalo pake pedangnya...
Rifky D Dragnel
2016-08-03 05:22:21
Kitsune mirip banget sma usop terutama sifat penakutnya
Aerilyn Chan Kawai
2016-07-28 07:05:25
lanjutkan senpai
Mr Blacky
2016-07-25 16:06:16
Kkk next om,
Gawa Ilahi
2016-07-25 14:46:19
Who ternyata arashi dapat copy tinju peruntuh
ThE LaSt EnD
2016-07-25 13:20:43
alasan apa ya yang membuat dia menyerang satu seperguruan?
Dadang yg terluka
2016-07-25 07:12:21
Mantap
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook