VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 147

2016-07-15 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
297 views | 17 komentar | nilai: 9.43 (14 user)

Di suatu pagi, pagi yang cerah dengan cahaya sang surya yang secara perlahan mulai menyinari, pagi dimana kita enggan meninggalkan tempat tidur kita tapi, kita harus segera bangun karena sebuah petualangan telah menanti

Seorang gadis tertidur dengan pulas tapi hal itu tak berselang lama ketika secerca cahaya menyinari wajahnya, gadis itu bernama Misaki

"Hah... Sudah pagi ya?" gerutu Misaki yang enggan membuka matanya, kemudian ia memalingkan muka agar terhindar dari cahaya

"Kyyyaaaa...!!!

"Yuuki....!!!" Misaki terkejut ketika mendapati Yuuki tidur disampingnya. Ia pun menjerit dengan kesal "Kenapa kau disini!!"

Teriakan berisik Misaki terdengar sampai kedapur, tempat Arashi sedang memasak "Hah... Pagi-pagi sudah ribut"

Arashi mengambil Lolypop disaku celananya dan bergumam "lebih baik tak usah ku pedulikan"

"Kalau aku kesana, bisa-bisa masakanku gosong, nanti" ucapnya sambil terus menggoreng daging

Misaki dengan cepat bergegas turun dan segera menuju dapur

"Hey, Arashi!! Kenapa kau tak mengurus anakmu!!" teriak Misaki dengan mencengkram krah belakang baju Yuuki

Yuuki terlihat menggantung, mengucek mata pertanda masih ngantuk "Selamat pagi, Ayah"

"Ya... Selamat pagi" sahut Arashi datar

"Jangan mengabaikanku!!!!" teriak Misaki sangat kesal

"Hah... Dasar wanita cerewet!!" batin Arashi dengan malas, Arashi berkata "Woiy, Misaki seharusnya kau tak perlu marah-marah, Yuuki itu masih bayi jadi kau harus memaklumi hal itu"

"Jangan banyak Alasan!!!!!!

"Tyeeng... Tyeeng...

Dua pukulan mengenai kepala keduanya, Yuuki mendapatkan satu benjolan, Arashi dengan dua benjolan karena terikat segel kontrak dengan Yuuki

"Aduh... Aduh... Aduh..." Arashi memegangi dua benjolan dikepalanya dan bergumam "Dasar, wanita galak!!"

"Humph..." Misaki nampak puas dan kembali bergegas kekamar

"...!!!" Misaki terkejut dan tak bisa berkata-kata setelah melihat lemarinya acak-acakan dan ia tampak patah semangat "Pakaianku!!"

"Yuuki...!!!

"Arashi...!!!" Misaki berteriak sekeras-kerasnya

"Prak... Dyes... Kratak... Cthing... Cthing...

Meja, kursi, piring, gelas bahkan alat-alat dapur jadi sarana amukan Misaki

"Jblar..." terdengar hantaman pintu, Arashi berlari keluar rumah terbirit-birit dengan menggendong Yuuki dan tangan membawa satu rantang masakan untuk sarapan "Untung masakanku tak ikut dilemparnya"

"Em... Ayah... Kurasa bibi Misaki tak masuk kreteria untuk menjadi ibuku" ucap Yuuki polos

"Dasar bodoh, siapa juga yang mau punya isteri galak!!" bentak Arashi dengan berlari "Bisa-bisa sang suami jadi kurus cacing"

"Hehehe... Benar juga ya? Kalau begitu aku tak mau punya ibu galak meskipun cantik" ucap Yuuki

"Entah... Kenapa beberapa hari ini Yuuki selalu membicarakan ibu" pikir Arashi yang masih berlari dengan menggendong Yuuki

"Hey, awas kalian jika kembali nanti!!" teriak Misaki sambil mengacungkan sendok garbu "Akan kuhajar kalian!!"

"Hah... Hah... Hah... Dasar Arashi!! Pagi hari sudah membuatku kesal" Misaki hendak masuk kembali kerumah

"Eh..." Misaki terkejut ketika di samping rumahnya ada rumah besar yang baru selesai dibangun "Mungkin milik tetangga baru?"

"Bodo amat, yang jelas aku harus segera mandi dan masuk Akademi" Misaki cuek dan masuk rumah

Beberapa saat kemudian...

Arashi, Yuuki, Yuza, Yui dan Masamune duduk bersama disebuah ruangan untuk makan bersama

"Selamat makan!!"

Walau dalam ruangan itu dipenuhi orang-orang, mereka cuek dan makan dengan lahap. Beberapa orang berfikir "sial, apa mereka kira ini restoran!!"

"Ayah... Kenapa sepertinya semua menatap kita?"

"Tak usah dipikirkan!!

"Wah... Kali ini masakanmu benar-benar enak!!" Masamune memuji. "Dan apa namanya ini?"

"Sambalado!!

"??!?"

"Kalian pasti bingung dan aku sudah tau itu. Kemarin waktu aku membelikan buku Yuuki aku menemukan buku resep, aku pun mencoba resepnya"

"ada tiga pilihan yang mudah dalam buku itu, pertama Gudeg, Oseng-oseng dan terakhir Sambalado tapi karena keterbatasan bahan aku batal membuat Gudeg dan Oseng-oseng dan aku memilih membuat Sambalado karena mudah dan bahan banyak dijumpai di pasaran" jelas Arashi sok pintar. "aku juga menambahkan daging dengan digoreng setengah matang biar rasa sambalado terasa dimulut"

"Owh..." mengangguk-angguk tak mengerti

"Aku tak peduli dengan penjelasannya, tapi yang jelas ini enak!!" batin Masamune dengan terus makan

"Hehe... Arashi benar-benar hebat ya? Berbeda denganku, terakhir memasak aku membakar seisi dapur" ucap Yuza agak malu

"Jika kau berminat akan ku ajari kau kapan-kapan" ucap Arashi

"Terima kasih..." Yuza tampak menjawab dengan gugup

"Bibi, jadilah ibuku!! Kalian pasti cocok!! Ayah pandai memasak sementara bibi tidak, kalian pasti serasi!!" ucap Yuuki semangat

"Hey, jangan seenaknya berkata-kata!!" bentak Arashi pada Yuuki

"Ah... Jadi malu aku!!" Yuza tersipu dengan pipi memerah

"Jblar...

"...!!!" seisi ruangan terkejut dengan pintu yang terbanting, Yui berucap "Misaki!!"

"Hah... Hah... Hah...

"Jbuuak...

Satu pukulan membuat Arashi terpental menabrak kursi meja dan berakhir dengan terkapar di pojokan

"Apa yang terjadi dengan mereka?" Yui tak mengerti

"Tak usah dipikirkan, sudah biasa. Pertengkaran suami isteri" ucap Masamune dengan terus makan

"Jbuuak...

Karena ucapannya Masamune terkapar oleh satu pukulan Misaki "Kau berisik!!"

"Kemarahan Misaki mungkin menjelaskan kenapa kepala Arashi dan Yuuki benjol tadi" pikir Yuza agak aneh

"Tap... Tap... Tap...

"...!!!" semua yang ada diruangan terkejut termasuk Arashi dan Masamune, Tiga orang masuk ruangan. Mereka adalah Guru Sauma, Guru Takuma dan Sizuka senpai

"Wah... Wah... Tempat ini kacau dan bau menyengat apa ini?" ucap Guru Sauma

"Kami sedang sarapan, Sensei!!" sahut Yui dengan semangat

"Boleh aku ikut sarapan?

"Sauma..." Guru Takuma mengingatkan dengan tatapan tajam

"Oh... Ya..." Guru Sauma serius "Kami disini untuk menjelaskan aturan turnamen lima bintang" Sizuka senpai membagikan kertas mantra pada setiap orang

"Tapi sebelum itu akan ada dua orang baru yang akan ikut dalam turnamen" sahut Guru Takuma

"Dua??

"Masuklah!!

Dua orang murid baru Eagle Red masuk dan hal itu membuat yang lain tegang

"Akiru...!!!

"Hanami...!!!

"Hey, semua kalian pasti mengenalku!!" ucap Hanami santai walau yang lainnya terkejut "Sekarang aku tetangganya Arashi lho?"

"Tetangga!!" Arashi dan Misaki Syok. Misaki bergumam "Pantas saja rumah besar sebelah tadi direnovasi, karena yang menghuni seorang putri"

"Diamlah dan akan kujelaskan semuanya!!" Guru Sauma serius, semuanya mendengarkan dengan seksama

Kosuke Arashi Chapter 147 - Besok
Penulis : Kosuke Arashi

"Dari 30 murid yang tidak bisa ikut 4 orang, Kapten Hirako Shinji, Kapten Toushiro Yuri mengundurkan diri sementara Kapten Sakazaki Ryusuke terluka parah karena sebuah misi dan seorang lagi tak jelas alasannya" jelas Guru Sauma "Jadi 26 ditambah Akiru dan Hanami totalnya 28 peserta"

"3 kapten tak ikut, ini benar-benar sesuatu yang buruk" pikir Misaki

"Dan juga Kosuke Yui, Shinomiya Yuza, kalian tidak diikutkan sebagai peserta tapi sebagai ahli medis 28 dikurangi 2 totalnya kembali 26" sahut guru Takuma

"Wah... Itu bagus, kalian berdua bisa menjaga Yuuki untuku"

"Tentu..." keduanya mengangguk

"Kertas mantra yang kalian pegang adalah bukti kalian peserta, tempelkan pada diri kalian nanti kalian akan tau sendiri cara kerjanya" jelas Guru Sauma singkat

"Menanglah!! Karena ini mempertaruhkan nama baik akademi dan juga keinginan pemenangan akan dikabulkan" Guru Takuma menjelaskan hadiah bagi pemenang

"Hehe... Dikabulkan?" Masamune membayangkan menang dan meminta gadis-gadis sebagai kekasihnya "Yosh... Aku harus menang!!" Masamune membara bagaikan api yang tak akan padam

"Anu... Sensei..." seorang murid bertanya "kapan Turnamen diadakan?"

"Em... Turnamen di adakan di bagian barat dan dapat ditempuh dengan perjalanan 3 hari jadi..." guru Sauma berfikir

"Besok... Tepat jam 7" sahut guru Takuma

"Besok!!" semua murid histeris mendengar jawab sang guru

"Bagaimana ini aku belum persiapan!!

"Aku belum belanja!!

"Apa mereka ingin kita di eliminasi sebelum bertanding!!

Kegaduhan terjadi akibat turnamen sudah didepan mata yaitu besok

"Anu... Dan juga Master Izumi dan Hikaru sudah berada disana" ucap Sizuka senpai tersenyum

"Itu tidak membantu kami!!" bentak semua murid secara bersamaan

"Aku harus segera latihan!!" teriak Masamune dengan berlari keluar, seseorang memegangi bahunya

"Clliing..." Masamune melakukan teleportasi

"Yuuki... Ayo kita pergi!! Disini berisik!" ajak Arashi

"Wah... Aku tak salah memilih akademi, mereka benar heboh. Benar bukan Akiru?" Hanami terlihat menikmati

"Cih..." ternyata bukan Akiru tapi Akaru, ia pun pergi

Beberapa saat kemudian...

Di sebuah sungai yang terdapat padang rumput, Arashi dan Yuuki tiduran memandangi awan, ia serasa tanpa beban jika turnamen akan diadakan besok

"Kosuke Arashi, ya?" sebuah suara gadis mendekat "Boleh aku bergabung?"

"Hah??" Arashi beranjak duduk dan memandang si gadis. Gadis dengan rambut kuning panjang berbaju hitam

"Apakah ia, ibu untukku Ayah?" Arashi tak menjawab ucapan Yuuki

Si gadis yang tak diketahui namanya duduk didekat Arashi dan berkata "Aku buta, dan aku punya sebuah permintaan untukmu, Kosuke Arashi?"

"Jika kau bisa mengabulkan permintaanku, kau bisa meminta apapun dariku sebagai imbalan...

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 148

Lord Athem
2017-02-22 13:01:23
sopo maneh iku kodew??
Kuroko Akashi
2017-02-11 13:50:56
Siapa ituu???
Aruga Hiruya
2016-10-23 07:46:30
Hmm
Kei Takashima
2016-09-09 12:43:39
Ooo
Arizl Kareen
2016-09-08 19:54:05
Siapa gadis itu ?? Turnamen yg mendadak yaa ??
Rifky D Dragnel
2016-08-03 02:35:09
Kira kira apa permintaan gadis itu
Sqouts Shadows
2016-07-16 11:15:53
Siapa kah itu?? Next vroh
kyoushi
2016-07-16 11:15:33
Di tunggu kelanjutan nya...
ThE LaSt EnD
2016-07-16 10:33:08
pengenalan charakter peserta selesai. muncul tokoh tambhan bru.. berikutnya turnamen akan berlangsung..
Dzibril Al Dturjyana
2016-07-16 08:22:05
karakter baru lge ya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook