VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Kosuke Arashi Chapter 134

2016-06-14 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
351 views | 15 komentar | nilai: 9.59 (22 user)

"Tesh... Tesh... Tesh..." Darah menetes deras, di udara tubuh Arashi tertembus oleh ekor tajam Tuan Haido

"Kenapa kau membunuhnya!!!" teriak Prof. Jun yang terkejut dan tak terima tapi Tuan Haido tak bergeming dan tak menjawab

"Sial...!!!" Arashi yang semula meronta, memegang tangan Tuan Haido mencoba melepaskan cengkraman sekarang tangannya mulai lemas

"...!!!" Tuan Haido dengan tatapan dingin mulai melepaskan cengkraman di leher Arashi, tapi ekornya masih menancap di dada Arashi

Disisi yang lain semuanya yang sebelumnya dikejutkan oleh ledakan bom sekarang memandang tak percaya ketika dada Arashi tertembus ekor Tuan Haido

"Aarraasshi...!!!" teriak Misaki sekeras-kerasnya, ia begitu syok

"Hiks... Ayah...

"Ayolah, jangan berhenti!! Kita masih di area serangannya!!" ucap Taka

"Owh... Kalian masih disitu ya?" Tuan Haido melirik, walau ekornya menancap di dada Arashi, Tuan Haido tetap santai

"Sial!! Dia melihat kita!!" ucap Taka kesal

"Wuussh...

Masamune, Hayate, Akira dan Taka memasang posisi waspada walau telah kehabisan cakra. Mereka tau jika Tuan Haido sedang melesat ke arah mereka

"Sial, dia belum puas setelah menyerang Arashi!!" Prof. Jun bergegas mengetahui Tuan Haido bergerak lagi.

"Wuussh..." Ryusuke tak tinggal diam dengan cakranya yang tersisa, ia menciptakan angin pencabik di sekitar pedangnya

"Bersiaplah!!" teriak Taka

"Dyyeess...

"Jbuuaak... Jbuuaak...

Tuan Haido mendarat dengan cepat dan dengan mudah mementalkan keempatnya dengan beberapa tendangan. Sekarang tinggal para gadis yang tanpa perlindungan.

"Zink!!

"Jbuuaak...

Tak berselang lama Ryusuke muncul dan berniat menebas tapi sayang ia kalah cepat. Tuan Haido menghindar dan balas melesatkan tendangan

Yuuki sangat ketakutan melihat wujud iblis Tuan Haido telah berdiri dihadapannya. Misaki, Yui dan Aihara berusaha menghadang Tuan Haido

"Mengganggu saja!!"

"Wuussh...

Sekali kibasan sayap iblis Tuan Haido, ketiganya terhempas dengan mudah dan sangat jauh melihat kejadian itu Yuuki bertambah takut dan gemetaran

"Sungguh menyedihkan!! Melihat iblis ketakutan!!" Tuan Haido menatap Yuuki tajam

"Hentikan!!!" batu-batu kembali melayang akibat kemampuan Prof. Jun

"kau mengganggu, Jun!!" dengan mudah Tuan Haido melesat menghindar bebatuan yang melayang dan telah berdiri di belakang Prof. Jun

"Jbuuaak... Uaakk...

Dengan sikunya Tuan Haido menghantam Prof. Jun hingga tersungkur di tanah tak berdaya

"Sampai dimana kita tadi?" Tuan Haido kembali melangkahkan kaki dengan santainya mendekati Yuuki yang gemetaran

"..." Yuuki tak tergerak, tubuh bercucuran keringat dingin, ia sangat ketakutan. Sebenarnya ia ingin berteriak, berlari atau pun melawan tapi apa daya rasa takutnya lebih kuat daripada keberaniannya

"Sekarang akan kudapatkan darah, jantung dan sel-sel iblis sebagai penelitian" Yuuki tak mampu berbuat apapun, Tuan Haido mencengkram kepalanya

"Yuuki..." gumam Yui yang mencoba bangkit, dalam tekatnya ia ingin berusaha menyelamatkan

"Sekarang, pertama akan kucongkel matamu!!" tangan kanan mencengkaram kepala sementara tangan kiri muncul cakra. Secara perlahan Tuan Haido mendekatkan tangan kirinya

"Khihihihi...

"...!!!" Tuan Haido, Prof. Jun dan yang lainnya terkejut setelah mendengar tawa Arashi yang aneh. Arashi yang masih tertembus ekor tajam Tuan Haido

"Ayah...

"Masih hidup rupanya? Benar-benar keras kepala" Tuan Haido melirik kebelakang ke ekornya yang menancap menembus tubuh Arashi

"Khihihihi..." Arashi mencengkram erat ekor Tuan Haido dengan tangannya, cakra mulai meningkat meluap-luap

"Crruuaatt..." dengan cengkraman yang kuat ekor Tuan Haido dapat diputuskan

"Aaaarrggh..." Tuan Haido mengerang kesakitan, tangan yang semula mencengkram Yuuki sekarang terlepas

"Dari mana asal cakra hitam pekat itu? Seharusnya ia sudah tak dapat bergerak bahkan sudah mati?" gumam Tuan Haido penuh tanya

"Khihihi..." Arashi berdiri menundukan muka, lubang didadanya perlahan pulih, cakra hitam pekat meluap-luap

"...!!!" Arashi menatap dengan tatapan mata serba hitam hal itu membuat semuanya semakin terkejut

"Regenerasi!! Seharusnya itu hanya dimiliki pemilik jalan iblis" Tuan Haido terkejut Arashi dapat pulih

"Mungkinkah?" Tuan Haido mengingat Arashi dapat menggunakan elemen kristal, petir dan angin peruntuh

"Mungkinkah? Dia memiliki elemen darah spesial milik keluarga bangsawan Shinomiya" Tuan Haido sebagai peneliti menyimpulkan

"Tapi itu tidak mungkin!!" Dalam hati Tuan Haido menyangkal bahwa luka yang diderita Arashi dapat sembuh dengan cepat

Kosuke Arashi Chapter 134 - Sisi yang lain
Penulis : Kosuke Arashi

Beberapa detik sebelumnya di sebuah dunia yang dipenuhi oleh kotak-kotak putih yang menjulang tinggi, kotak-kotak besar kecil disisi kanan kiri, dunia dalam diri Arashi.

"Whooha... Kenapa aku bisa berada di tempat ini?" Arashi terkejut dan bertanya-tanya

"Mungkinkah??

"Mungkinkah??Aku sedang sekarat?" Arashi teringat saat Yuza melakukan jutsu terlarang elemen darah(chapter 99)

"Tidak... Atau mungkin aku sudah mati!!" teriak Arashi panik dengan memegangi kepala

"Tidak... Aku belum ingin mati!! Aku masih ingin menikmati beberapa lolypop, menikah dan punya banyak anak!!" Arashi berlari kesana kemari histeris

"Tap... Tap... Tap..." dari kejauhan seseorang dengan jubah hitam mendekat. Kotak-kotak yang semula putih menjadi hitam kerena ia pijaki atau karena tekanan energinya

"Eh...??" Arashi dengan muka konyol bertanya-tanya

Di sebuah bangunan yang masih berwarna putih, seseorang yang juga berjubah hitam mengawasi keduanya (pria yang ada di chapter 2 dan 101)

"Hihihi...

"Sekarang tak kusangkan didalam dunia ini memiliki tiga jiwa, jiwa penguasa elemen, jiwa naga dan yang terakhir jiwa iblis"

"ini semakin menarik saja" ucapnya dengan tersenyum puas melihat dua jiwa bertemu

Sebuah wajah terlihat dibalik jubah hitamnya. Wajah mirip dengan Arashi tapi dengan tatapan mata serba hitam, rambut hitam panjang serta dua tanduk panjang yang mencuat dikepalanya

"Khihihi..." ia tiba didepan Arashi dengan tawa dan senyum khasnya

"Siapa kau??" kali ini Arashi bertanya serius, mengetahui seseorang yang berada didepannya bukan sesuatu yang biasa

"..." bukannya menjawab Arashi berambut lurus panjang hitam malah tersenyum menyeringai

"Sekarang giliranku bertarung!!" ucap Arashi rambut hitam panjang dengan senyum khasnya

"Jlleebb..." tanpa Arashi sadari tangan kiri Arashi berambut hitam telah menusuk dadanya

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 135

SHiniGami GhoUL
2017-02-11 11:58:22
Yeyyy... Kekuatan baruu... (Y)
Kei Takashima
2016-09-09 11:20:25
3 sudah keluar. 2 lagiii Munculllllaaaaahhhhh
Arizl Kareen
2016-09-07 19:23:52
Hemm... 3 jalan..
Zunuya Rajaf
2016-08-16 12:58:35
ku beri nilai 10 dan ku tinggallan jejak Renungan "Mayat".just for fan.
Rifky D Dragnel
2016-08-01 02:53:29
Kenapa dia malah menusuk arashi
Kikko Y Azukiela
2016-06-26 09:13:44
3 Jiwa 3 Kepribadian. . .
Bim280197
2016-06-16 10:58:10
wow 3 jiwa jalan kehidupan di dalam 1 tubuh keren lanjutkan Kosuke Arashi
Sqouts Shadows
2016-06-15 22:09:49
Keren
Kyouzo
2016-06-15 13:51:33
Wow 3 jiwa, 3 kepribadian
Elnash
2016-06-15 13:14:50
Wow pemilik 3 jiwa skaligus!!!! Kereen!!! Ditunggu kelanjutannya ☺☺☺
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook