VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 131

2016-06-11 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
419 views | 18 komentar | nilai: 9.11 (18 user)

"Selamat tinggal!! Sampai jumpa di neraka!!" Tatsuro dalam kondisi yang tak menguntungkan tetap saja tersenyum, di saat-saat terakhir ia mengeluarkan kartu AS nya, cakra meningkat hebat secara tiba-tiba

"...???" Masamune dan Akira tak mengerti dan bertanya-tanya

"Sepertinya dia punya sesuatu yang akan berakibat buruk atau berbahaya" pikir Si Peruntuh Taka

"...." tanpa bicara atau melakukan apapun Ryusuke menatap tajam sang musuh, ia sangat terkejut dengan peningkatan cakra sang musuh

Secara tiba-tiba semenjak Tatsuro merapal jutsu cakra meluap hebat, tubuh menggembung dan cahaya mulai terkonsentrasi di sekitarnya

Disisi lain Hayate juga terkejut oleh peningkatan cakra Tatsuro, Hayate hanya menatap tajam dan berusaha menyimpulkan kejadian yang terjadi "Selamat tinggal!! Sampai jumpa di neraka!!"

"Mungkinkah??

"Mungkinkah?? Dia akan meledakan diri??" Hayate menyimpulkan dengan terkejut

"Semuanya, menjauh dari tempat ini!! Dia akan meledak!!" teriak Hayate yang melihat tubuh Tatsuro semakin besar dan cahaya semakin bersinar dari tubuh Tatsuro

"Apa?!?!" semua terkejut dan terbelalak dengan kesimpulan yang diteriakan Hayate

"Khi... Hihihi...

"Bodoh!! Terlambat!!" disaat-saat terakhir Tatsuro masih sempat tertawa dan meledek lawan-lawannya

"Chhiiingg..." cahaya menyilaukan muncul setelah ucapan terakhir Tatsuro, semuanya berlari tak tentu arah menjauh sejauh-jauhnya dari tempat Tatsuro berada

"Sial, tak akan sempat!!" ucap Hayate yang berlari "Semuanya aku punya ide, jadi ikuti aku"

"Hah??" Masamune tak mengerti, tapi tak ada pilihan lain, waktu tak cukup untuk lari jadi semuanya mengikuti perintah Hayate

"Wuusshh... Dhhuuuaarr... Booomm...

"Sialan kau, Tatsuro!! Tapi jika ini dapat mengalahkan anak-anak menyebalkan itu tak apa-apa" ucap Sango yang masih terikat dipohon dengan santainya saat secara perlahan ledakan menuju ke arahnya

"BOOOMM...

Ledakan hebat terjadi, ledakan yang mampu menghancurkan bahkan menghilangkan sebuah gunung, ledakan yang jika terjadi di laut dapat menyebabkan gelombang besar alias Tsunami

Di sisi Hanami yang telah berhasil mengeluarkan para penduduk yang disekap di sebuah gua

"Getaran ini, tekanan ini dan ledakan itu benar-benar dahsyat!! Semoga yang lainnya baik-baik saja!" Hanami melihat ledakan yang terlihat di kejauhan

"Tatsuro..." gumam gadis kecil, Lilo khawatir

Disisi Akaru yang masih terkeletak kehabisan cakra karena bertarung dengan Arashi

"Cih... Dasar Tatsuro, dia melakukannya ya?" umpat Akaru dengan kesal mengetahui temannya telah kalah, walau terkesan kesal Akaru sedikit meneteskan air mata

"Tak apa jika kau khawatir?" ucap Akiru yang berada di pikiran Akaru

"Diamlah, Akiru!!" Bentak Akaru sok kuat

Kembali pada Tatsuro yang meledakan diri

Daerah yang terkena ledakan tak menyisahkan apapun hanya dataran kosong dengan asap serta dedebuan akibat ledakan

"Hah... Hah... Hah...

"Kita selamat!!" ucap Akira

"idemu lumayan cemerlang, kipas" ucap Taka memuji "Menyatukan cakra kita berlima secara melingkar sebagai pertahanan"

Kelimanya berdiri melingkar dengan Hayate paling depan sebagai pertahanan utama, kelimanya mengelilingi Misaki, Yui, Yuuki dan Aihara

"Hah... Hah... Hah...

"Tapi aku tak mengira ledakannya akan sehebat ini" Hayate menanggapi ucapan Taka

"Bruuk..." Hayate yang berdiri didepan ambruk

"Anu... Kau tak pa-pa?" Aihara khawatir dengan mendekati

"Tak apa nona, kurasa aku hanya lecet" ucap Hayate dengan tersenyum "aku berhutang pada mu"

"Heh... Tak apa jangan dipikirkan!"Aihara jadi salah tingkah dengan muka memerah mengingat ia mencium Hayate sebagai pengobatan

"Sialan!! Kenapa dia cepat sekali kalah? Padahal aku ingin beradu pukulan, tendangan, bahkan kecepatan" teriak Masamune tak jelas dengan kesal

"Wuush... Jbuuak...

"seharusnya kau bersyukur, kita masih selamat" tanpa pikir panjang Misaki memukul Masamune

"Maaf..." Masamune terkapar

"Tap... Tap... Tap..." dari balik asap yang belum menghilang muncul langkah kaki yang mengejutkan semuanya

"Tidak mungkin!!

"Mustahil...

"...." Ryusuke dan Taka menatap tajam langkah kaki di balik asap

"Wah... Wah... Wah... Jadi sudah selesai ya? Kalian benar-benar menghancurkan desa Baltar?" ucap Sesosok suara dengan santai yang mendekat

Kosuke Arashi Chapter 131 - Satu dari dua belas
Penulis : Kosuke Arashi

"Hah??" Arashi bingung karena kedatangannya disambut oleh ekspresi terkejut

"Aaarraashi...!!

"Eh...??" Arashi makin tak mengerti mendengar semua orang meneriakinya

"Wuussh... Tyyeeng...

"Kemana saja kau??" tanya Misaki dengan nada membentak setelah memukul

"Aduh... Aduh... Sakit tau!!" Arashi meringis kesakitan belum menjawab

"Ayah..." Yuuki berlari dan memeluk Arashi dari depan "Kenapa penampilan ayah compang-camping sobek-sobek?"

"Hehehe...

"Hey, jawab pertanyaanku!! Kemana saja kau??" teriak Misaki

"Berisik!! Aku tadi juga bertarung tau!!" Arashi balas meneriaki "aku tadi bertarung dengan para kera!!"

"Huh? Kera? Apa itu kera ayah?" tanya Yuuki

"Kera ya? Kera adalah makluk berkaki 4, bertangan 4, memiliki mata 3 dan biasanya mereka suka menyerang pada anak-anak terlebih yang paling mengerikan mereka punya hidung panjang" Arashi menjelaskan

"Owh... Jadi seperti itu ya? Wujud kera? Pasti mengerikan" Yuuki agak takut

"Mana ada makluk yang seperti itu??" teriak Misaki dan Masamune dengan mata melotot

"Hehehehe...

"Cih..." Ryusuke tampak kesal

"Arashi memang begitu ya? Tidak pandai berbohong?" ucap Yui dengan tersenyum pada Ryusuke

"aku tak peduli!!" jawab Ryusuke acuh

"huh... Setidaknya semua sudah selesai" Akira agak lega

"Tap... Tap... Tap...

"...!!!" tanpa kata-kata tapi yang yang jelas semua terkejut dengan tekanan cakra kuat yang mendekat

"Sial, disaat kami kehabisan cakra kenapa malah lawan yang sangat kuat datang?" batin Hayate yang diobati Aihara

"Jadi, semua karya penelitianku telah kalah ya?" ucap pria tua dengan tangan berbalut besi

"dia adalah Yusami Haido lawan yang harus kami hindari" pikir Taka

"kemampuan lawan kalian diatas rata-rata mengingat ia dua belas penjaga dan mungkin ia setara denganku" Taka mengingat kata-kata Tuan Kanzaki "Jadi misi kalian hanya merebut pusaka iblis itu"

"Dan juga iblis itu sudah lahir rupanya" Tuan Haido melirik Yuuki

"Yosh... Saatnya menunjukan kemampuanku!!" Arashi bangkit dengan semangat

Di saat semua terluka dan tak berdaya Yusami Haido salah satu dari dua belas penjaga telah memasuki pertempuran, sebuah awal dari akhir pertarungan telah menanti

Entah dengan cara apakah Arashi dkk mengalahkannya?

Seseorang dua belas penjaga yang setara dengan Panglima Alvarez, Master Eagle Red atau Mantan Perdana Menteri Alvarez telah siap bertarung dengan kekuatannya.

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 132

Kuroko Akashi
2017-02-11 11:37:39
Woouuhhh... Manju Arashi!!!!
Kei Takashima
2016-09-09 11:04:31
Next
Arizl Kareen
2016-09-07 19:11:53
No komen..
ThE LaSt EnD
2016-08-16 12:58:06
ku beri nilai 10 dan ku tinggallan jejak Renungan "Mayat".just for fan.
Rifky D Dragnel
2016-08-01 02:28:44
Penjelasan tentang keranya gk masuk akal
Shineria of Life
2016-07-09 06:56:26
kyahhh. . . Arashi bertarung sama kera wkwkwkwk. . Faighting Arashi. .
Lord Athem
2016-06-26 08:22:38
Arashi vs Yusami Hadio. . . Fight. . .
Phantom Alicia
2016-06-15 14:47:28
Arashi dan permen
Rita En
2016-06-13 20:55:17
Hahah, Arashi. Next bertaring nih, eh bertarung. lanjut next chapter!
Kyouzo
2016-06-13 07:47:07
Keren, Basiroh-san! 10 untukmu!
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook