VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 130

2016-06-08 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
420 views | 17 komentar | nilai: 8.3 (23 user)

"Jadi, Kau telah mengalahkan Gyuko ya?" walau tubuhnya terpotong menjadi dua Tatsuro masih bisa berkata-kata dengan santai

"..." Ryusuke tak menjawab dan malah menatap dengan tatapan tajam

"Kelihatannya benar, kau telah mengalahkan Gyuko" oceh Tatsuro tanpa merasa terpojok walau tubuhnya terpotong

"Shhrreett..." secara perlahan tubuh Tatsuro tersambung lagi terlebih tangan Tatsuro yang ditebas Akira juga ikut tersambung

"!!?" dengan tatapan tajam Ryusuke menyaksikan

"Kau terkejut? Kurasa tidak" ucap Tatsuro dengan memandang lawannya "Kemampuan ini adalah elemen magnet"

"Whoooaargh... Wuussh...

Diatas langit telah ada elemen naga api yang terbang dan meraung, teknik naga api milik Akira

"Wuussh...

"Terbakarlah!!" Naga api melesat bersiap menghantam Tatsuro

"...!!" Ryusuke menatap tajam dan terciptalah topan

"Wuussh... Dyyeess..." topan Ryusuke beradu dengan Naga api milik Akira ledakan angin bercampur api yang hebat terjadi

"Cih... Sebenarnya apa yang ia pikirkan? Kenapa ia menghalau seranganku" Akira agak kesal

"Kau benar-benar kuat!! Bisa mengendalikan elemen hanya dengan tatapan" Tatsuro memuji kehebatan Ryusuke

"aku tak peduli dengan kemampuan magnetmu, tapi yang jelas kau akan kalah" ucap Ryusuke dengan santai dan percaya diri

"Tap..." Hayate telah sampai dan berdiri disamping Ryusuke

"Owh... Jadi adik Nagata Kagami masih bisa bertarung ya?" Tatsuro dengan meledek menatap Hayate

"Cukup bicaranya!!" Ryusuke mulai meluapkan cakra dan Hayate juga mulai meluapkan

Di sisi Masamune yang sebelumnya terlempar dan diledakan

"Sial, aku benar-benar terkejut dengan kemampuannya!!" dari balik kepulan asam Masamune mencoba bangkit

"Cih..." Masamune meludahkan darah dan menoleh ke arah pertarungan

"Whooohaa... Sial!! ada yang ingin mengambil mangsaku" teriak Masamune saat melihat Hayate dan Ryusuke tengah meningkatkan cakra

"Ayo kita mulai!!" Tatsuro telah menyiapkan laser dikedua tangan dari dada dan punggung puluhan roket telah disiapkan

"Zink..." Hayate telah berdiri dibelakang Tatsuro dan bersiap menyerang

"Apa?!?!

"Bodoh!!

"Dhuuaarr..." Hayate terlempar oleh serangan kejutan laser Tatsuro

"Zink...

"Jbbllaaasst...

Dengan kecepatan yang super cepat Ryusuke telah berdiri didepan Tatsuro dan berhasil memotong tubuh Tatsuro menjadi dua

"Percuma serangan fisik tak berguna untukku" ucap Tatsuro walau terpotong menjadi dua "Sekarang terimalah ini"

"Wuussh..." puluhan misil melesat dengan cepat

"Tap...

"Wuussh..." puluhan misil berbalik akibat sebuah badai

"Dhuuar... Dhuuar..." ledakan hebat terjadi di langit akibat puluhan misil yang meledak dilangit

"Shhrreetth...

"Jadi kau menahan laserku dengan kipasmu itu ya?" secara perlahan tubuh Tatsuro menyatu, ia melihat Hayate yang telah menghempaskan puluhan misil

"Ya..." jawab Hayate singkat

"Jangan pernah mencoba melindungku!!" kata Ryusuke dengan sinisnya dan melangkahkan kaki kedepan

"Hiiyyaaa...

"Tinju Peruntuh"

"Dyyeess...

Taka jatuh dari langit dan melesatkan tinju peruntuh dari atas, tinju peruntuh membuat Tatsuro hancur lebur

"Hih!!" Taka tersenyum menyeringai dengan puas

"Mengganggu!!

"Wuussh... Shrreet...

Dengan tatapannya Ryusuke kembali menbuat angin yang sangat kuat yang mampu menghempaskan Taka

"!!!" tanpa kata-kata tapi terlihat jelas dari ekspresi tajamnya bahwa Taka kesal

"Pengendalian anginnya benar-benar hebat" gumam Hayate yang berdiri dibelakang Ryusuke "Seperti kakak bisa mengendalikan angin hanya dengan tatapan

"Wah... Wah... Sudah selesai ya? Jadi tak menyenangkan deh?" ucap Akira yang secara tiba-tiba telah berada di samping Hayate

"Tap...

"Sial! Mangsaku telah kalah" Masamune juga telah tiba

"Hey, kalian!! Sebaiknya kalian perhatikan lawan kita" ucap Hayate serius yang memandang tubuh Tatsuro

"Hh?!" keduanya tak mengerti tapi untuk sejenak keduanya melirik tubuh Tatsuro, secara perlahan tubuh Tatsuro yang berserakan menyatu lagi

"Yosh!!" Masamune kembali semangat setelah mengetahui lawannya belum kalah

"Kalian boleh melakukan semau kalian tapi jangan salahkan aku jika terkena seranganku, berhati-hatilah" ucap Ryusuke dengan angkuh dan sinis

"Sekarang satu melawan lima ya?" ucap Tatsuro santai walau belum pulih sepenuhnya

Sekarang Hayate, Ryusuke, Masamune, Akira dan Taka telah berdiri waspada mengepung sang musuh Tatsuro

Kosuke Arashi Chapter 130 - Satu melawan lima
Penulis : Kosuke Arashi

"Sial, kali ini Tatsuro benar-benar terdesak" gumam Sango yang masih terikat pada sebuah pohon "Tapi aku hanya bisa menonton"

"Cih... Jangan meremehkanku!!" Akira dengan kobaran api dan pedangnya melesat

"Jlleebb...

"Kau gegabah!!" ucap Tatsuro yang tertusuk atau membiarkan dirinya ditusuk

"Jbbuuaakk...

"Shhrreeth..." karena terlalu gegabah Tatsuro berhasil mendaratkan tendangan pada Akira hingga terseret lumayan jauh

"Zink...

"Kau juga lengah!!" teriak Masamune yang telah berada dibelakang Tatsuro

"..." tak sempat berkata-kata tapi yang jelas Tatsuro sangat terkejut

"Jbuuaak... Jbuaak..." tendangan beruntun Masamune sukses mengenai tubuh Tatsuro

"Dyyeess..." tubuh Tatsuro yang terseret menghantam sebuah batu

"Apa?!" Tatsuro kembali terkejut dengan Taka yang telah berada diudara

"Matilah!!" Dua tangan Taka mengepal menjadi satu bersiap dengan hantaman siku

"Dhuuurrr..." serangan bertubi-tubi, setelah tendangan Masamune sekarang hantaman siku Taka berlapis angin peruntuh tapi Tatsuro lumayan sigap dan berhasil menghindar

"Sial!! Aku meleset" ucap Taka yang hanya berhasil menghancurkan batu dan membuat tanah menjadi cekung

"Jbuuaak..." Kegagalan Taka dimanfaatkan kali ini Tatsuro melancarkan serangan balik, ia menendang dagu Taka

"Hih!!" Walau dikepung dengan lima musuh Tatsuro masih bisa tersenyum, ia berniat melesatkan beberapa misil roket dari tubuhnya

"Coba atasi ini!!"

"Wuusshh...

"Kau terlalu sombong" Hayate dengan dua tangan menggenggam erat kipasnya, cakra angin mulai terkumpul disekitarnya

"Hiiyyaaa...

"Wuusshh...

"Sial..." ucap Tatsuro yang melihat misilnya dapat dipantulkan Hayate

"Boomm... Boomm... Dhuuaar... Dhuuaar...

"!!!" Tatsuro masih selamat tapi sekarang ia terkejut dengan Ryusuke yang menerjang ledakan

"Cthiing..." Walau terkejut tapi Tatsuro sigap dan dengan cepat mengeluarkan pedang dari telapak tangannya

"Wuussh...

"Shrreett..." dengan tatapan tajam Ryusuke berhasil mementalkan Tatsuro

Ryusuke mengangkat pedangnya dan mulai memfokuskan cakra, langit pun mulai mendung

"Wuussh...

Sebuah tornado yang berukuran besar dari Ryusuke bersiap menghantam

"Naga api"

"Whoooaargh..." tak tanggung-tanggung Akira juga telah menggunakan teknik kebanggaannya

Tapi kali ini Naga Api dan Topan bukannya berbenturan melainkan menyatu menjadi satu

"Sial!!" gumam Tatsuro yang menyaksikan kuatnya serangan yang menghancurkan apa yang ia lalui "Tornado Api"

"Sialan!!

"Wuusshh... Dyyeessh...

Tatsuro tak dapat menghindar dan tersapu topan api yang sangat kuat

"Tap..." kelimanya berkumpul menyaksikan serangan hebat yang terjadi

"Apa kita berhasil?" Hayate bertanya-tanya

"Kita tunggu saja" ucap Taka "dia bisa menyatu kembali jika itu gagal"

"Hey, kau!! Jangan kau satukan elemen api rendahan itu dengan anginku" ucap Ryusuke dengan nada menghina

"Huh!!" Akira kesal tapi tak mau meladeni hinaan Ryusuke

Beberapa saat waktu berselang secara perlahan debu atau api ledakan menghilang, tanah yang hancur dan puing-puing mulai terlihat berserakan

"!!!" tanpa bisa berkata-kata ketiganya dibuat terkejut dengan kekebalan tubuh cyborg Tatsuro

"Hah... Hah... Hah..." walau dapat berdiri tampak Tatsuro sangat kelelahan karena harus melawan lima orang

"Sial, aku telah menggunakan semua cakraku dan sekarang aku tak bisa menggunakan elemen magnet untuk menyembuhkan diriku" gumam Tatsuro

"Hih?!" Walau dalam keadaan yang sangat buruk Tatsuro masih dapat tersenyum seolah-olah masih menyimpan kartu as nya

"inilah serangan terhebatku" Tatsuro merapal segel jutsu "kalian takkan bisa lari"

"apa yang akan ia lakukan?" kelimanya bertanya-tanya dengan waspada

"Akan ku bawa kalian ke neraka" teriak Tatsuro dengan diiringi cakra yang meningkat pesat secara tiba-tiba

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 131

Kuroko Akashi
2017-02-09 22:18:16
Uuhhh... Dasar Tatsuro sialann... Klah aja napee... :V
Kei Takashima
2016-09-09 11:00:27
Duuuaaarrr
Arizl Kareen
2016-09-07 19:07:22
Apa bom bunuh diri ???
ThE LaSt EnD
2016-08-16 12:48:39
ku beri nilai 10 dan ku tinggallan jejak Renungan "Mayat".just for fan.
Rifky D Dragnel
2016-08-01 01:57:40
Tatsuro mungkin meledakkan diri
Lord Athem
2016-06-26 08:17:08
Tung tralala tung tung. . .
Kyouzo
2016-06-10 19:10:36
Trulala sim sala bim abra kada bra *sihir tubuh tatsuro jd kaca*
No Name
2016-06-09 13:36:38
Arashinya mana nih ko gak keliatan
anonim3999263
2016-06-09 11:42:15
Monoton
Mr Blacky
2016-06-09 08:42:30
Lanjut
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook