VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Kosuke Arashi Chapter 129

2016-06-03 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
236 views | 19 komentar | nilai: 8.5 (6 user)

Sebelumnya Ryusuke dengan tinju iblisnya berhasil mengalahkan Gyuko dengan kemenangan mutlak

Tapi berbeda dengan Masamune yang kalah cepat dengan Tatsuro dan Masamune semakin terdesak, tapi secara tak terduga Akira dan Taka bangkit dan siap bertarung

"Sialan!! Apa yang kau lakukan? akan lebih mudah mengalahkannya jika bersama-sama!!" teriak Akira memprotes Masamune

"tidak mau, dia mangsaku!!" jawab Masamune datar

"tapi, jika kau bersikeras aku juga akan menendangmu" ancam Masamune

"Kau!!!" Akira sangat kesal dan geram

disisi lain saat keduanya berdebat

"Bagaimana kalian bisa bangkit? Sebelumnya kalian sekarat?" tanya Hayate yang masih terkapar

"akan kujelaskan" Taka memulai penjelasan

Flashback disaat Akira dan Taka sekarat

"Sial, seharusnya ini pertarungan kami, tapi bagaimana bisa sekarang menjadi pertarungan Eagle Red" gumam Akira yang melihat pertarungan Ryusuke diatas patung dan memandang Hayate yang terinjak

"Uhuk... Uhuk..." Taka telah mencapai batasannya

"Tap... Tap... Tap...

"Eh...??" Akira menatap dengan tatapan bodoh

"Jbbuuaakk...

"Aihara kenapa kau menendangku!!" Akira tersukur kesal

"hemm..." Aihara malah menatap dengan tatapan membunuh

"..." tanpa kata-kata tapi yang jelas Akira ketakutan dalam hati bergumam "aku mengerti dia marah karena kami tinggalkan"

Aihara berjalan ke arah Taka dan melakukan penyembuhan dengan menggigitnya

"Woiy, sekarang giliranku!!" Akira tak sabaran

"Aaarrggh...

"tak bisakah kau lebih pelan, rasanya sakit tau!!" protes Akira. Maklum Aihara masih marah

"Aarrgh... Aduh... Aduh..." Akira kesakitan karena gigitan Aihara makin kuat

"Jika dipikir-pikir keduanya mirip Arashi dan Misaki ya?" ucap Yui memperhatikan

"apanya yang mirip? Mereka tak seperti kami tau?" Misaki tak terima

"Tap..." Taka mendekati Yui dan Misaki dan berkata "Kami berhutang banyak pada kalian, jadi kami akan bertarung bersama kalian"

Flashback selesai...

"Begitu ya?" Hayate terkapar di tanah mengerti penjelasan Taka

"Terima kasih telah menyelamatkan kami, sekarang giliran kami bertarung" ucap Taka

"Berhati-hatilah dia kuat" Hayate yang terkapar memperingatkan

"Aku mengerti" Taka tersenyum semangat dan melesat

"Wuusshh...

"Apakah kalian berfikir bisa mengalahkanku?" Tatsuro menyiapkan laser pada kedua tangannya

"Zink... Jbuuak..." secara tiba-tiba
Taka berada didepan Tatsuro dan melancarkan pukulan

"Uhuk..." Tatsuro terdorong kebelakan memuntahkan darah "Sial, aku kurang waspada! Dan dia menggunakan angin peruntuh"

"Hey, sudah kubilang dia mangsaku!!" teriak Masamune yang berniat memukul Taka

"Jbuuaak..." tak segan-segan Taka memukul Masamune hingga terpental "Dasar berisik!"

"Kalian terlalu meremehkanku!" Tatsuro telah berdiri dan puluhan roket bersiap melesat

"Wuussshh... Dhuuuaaarr... Dhuuaaarr...

Roket melesat ketempat Taka berdiri dan menciptakan ledakan yang hebat secara beruntun

"Sshheeerrt...

Secara tiba-tiba api ledakan terhisap "Kau berhutang padaku Taka" Akira berdiri didepan Taka dengan mengacungkan pedang

"Akan kubayar hutangku nanti, setelah menang...

"Wuuusssh..." Taka melesat berniat kembali menyerang

"Zink...

"...!!" tanpa kata-kata tapi yang jelas Tatsuro terkejut Taka telah berdiri di depannya dan bersiap memukul

"Jbbuuaak..." Taka terdorong kebelakang dengan tangan ditanah menahan tubuh

"Sudah kubilang dia mangsaku!!" teriak Masamune yang telah menendang Taka

Dalam hati Taka berfikir "Mengingat dia memiliki nama depan Masamune tapi berbeda dengan sikap atasanku, Tuan Kanzaki" Taka agak kecewa

"Wuussh...

"Uuhhuk..." Tatsuro tak menyia-nyiakan kelengahan Taka dan Masamune, tanyannya telah melesat mencekik keduanya

"Booommm..." tangan Tatsuro meledak bersama keduanya

"Mereka benar-benar konyol" Akira berhadapan dengan Tatsuro

"Cthiingg...

Dengan cepat tangan Tatsuro tumbuh atau lebih tepatnya muncul kembali dan dari telapak tangan muncul pedang yang digunakan untuk menangkis pedang Akira

"Khihihi..." walau pedangnya dapat ditangkis Akira tertawa merasa di atas angin

"Sword Of Fire"

Pedang Akira yang ditangkis Tatsuro terselimuti kobaran api

"Apa??" Kali ini Tatsuro terkejut ketika pedang lawanya terselimuti api dan melelehkan pedangnya yang saling bersentuhan

"Jbbllaasst...

Akira berhasil menebas tubuh Tatsuro bahkan memutuskan tangan kiri Tatsuro

"Tatsuro!!" Sango yang terikat dipohon khawatir pada kondisi temannya

"Khihihi...

"Seharusnya kau waspada!!" ejek Akira dengan mengacungkan pedang apinya

"Benarkah??" walau mencoba tenang Tatsuro tetap kesal dengan tatapan tajam pada Akira

Kosuke Arashi Chapter 129 - Lawan yang terdesak
Penulis : Kosuke Arashi

"Hih, jangan menganggapku remeh!!" Walau terdesak Tatsuro tetap tersenyum, ia memfokuskan cakra pada tangan kiri yang tersisa bersiap dengan laser

"Jangan buang-buang energimu, aku bisa menghindari lasermu dengan mudah" ucap Akira santai

"Ini bukan untukmu!!

"Cchhhiiing...

"Apa?? Aihara!!" Akira sangat terkejut ketika laser Tatsuro melesat dan mengarah pada temannya, Akira pun berlari berniat menyelamatkan temannya

"...!!!" Aihara sangat terkejut sampai-sampai tak bisa berkata-kata, matanya terbelalak dan tak sempat menghindar

"Dhhhuuuaaarr..." ledakan yang hebat terjadi akibat serangan laser

"Kau sangat lengah, membiarkan temanmu dalam bahaya" Tatsuro tersenyum licik

Didalam ledakan tempat Aihara

"Ke... Kenapa? Kenapa kau menyelamatkanku?" Aihara terkejut saat seseorang mendekapnya dengan bersimbah darah akibat laser

"Maaf... Nona tubuhmu dikotori darah...

"Brruukk...

Seseorang yang membawa kipas yang tak lain Hayate, ia yang sebelumnya tak berdaya telah menyelamatkan Aihara

"Apa!! Apa yang harus kulakukan?" Aihara panik "benar, aku harus menyembuhkannya" Aihara dengan kemampuan medisnya berniat menggigit leher Hayate

"Bagaimana ini? Kenapa tak berhasil?" Aihara makin putus asa karena berulang kali menggigit tapi Hayate tak kunjung sadar "apa karena lukanya terlalu parah?"

"Baiklah! Akan kulakukan jurus terlarang itu" Aihara merapal jutsu "Meskipun ini akan menghilangkan kehormatanku sebagai wanita" Aihara mendekatkan bibirnya pada bibir Hayate

Berpindah kesisi Misaki yang dengan sigap membuat perisai untuk berlindung dari laser

"Kau hebat Misaki" Yui memuji

"Ya, tapi keadaan bertambah buruk, terlebih si bodoh Ryuzaki yang tak bisa bekerja sama" ucap Misaki agak kesal

"Ayah..." dalam hati Yuuki khawatir dan ketakutan "kenapa kau tak datang dan menyelamatkan aku?"

Kembali pada penyembuhan Aihara

"Aku... Telah... Kehabisan... Cakra..." Aihara mulai kesadaran

"Brruukk...

Aihara jatuh menimpa tubuh Hayate yang terluka, ia jatuh tepat di dada Hayate

Sebuah tangan memeluk Aihara dan terdengar suara lirih "Terima kasih"

"Eh??" Aihara yang terkejut langsung bangkit

"Terima kasih, nona telah menyelamatkanku" ucap seseorang yang tadinya memeluk Aihara, Hayate

"Tidak... Apa... Apa... Kok...

"Walau... itu... ciuman pertamaku, kau tak perlu menganggapnya serius kok" ucap Aihara malu-malu dengan muka memerah

"Aku tidak bohong, aku sungguh berterima kasih" Hayate berdiri memunggungi dengan kipas besar di punggunya "Jadi biarkan aku bertarung dan melindungimu nona"

"Lelaki idaman" Aihara memandang Hayate dengan tatapan kagum seolah-olah Hayate keren "apakah ini cinta?"

"berkatmu kekuatanku sekarang telah penuh" Hayate melesat

Disisi Tatsuro yang masih tersenyum puas setelah menyerang menggunakan laser

"Wuussh..." sebuah angin dengan kecepatan tinggi melesat

"Jbbllaasst...

Seseorang dengan pedangnya telah memotong tubuh Tatsuro menjadi dua bagian

"Tatsuro!!" teriak Sango khawatir dalam posisi tetap terikat pada pohon

"Jadi... Gyuko telah kalah, ya?" Walau tubuhnya terpotong Tatsuro masih bisa tersenyum

Di tempat yang cukup jauh dimana sang tokoh utama juga mengalami kesusahan yang sama

"Dapat...!!" Arashi telah mendapatkan permen lolypopnya "Sekarang tiada yang hilang dari keenamnya, dan aku tinggal mengejar Ryuzaki"

"Heh??" Arashi terkejut "apa itu?"

"Uuaaawwaah...

"Tidak!! Air terjun!!

"Aku jatuh!!" teriak Arashi dengan panik

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 130

SHiniGami GhoUL
2017-02-09 22:10:03
Wahahaa... Arashi malah bingung dgn lolypop...
Aruga Hiruya
2016-10-23 04:59:48
Wkwkwk...
Arizl Kareen
2016-09-07 19:02:21
Next...
Die And DeAth
2016-08-16 12:48:29
ku beri nilai 10 dan ku tinggallan jejak Renungan "Mayat".just for fan.
Rifky D Dragnel
2016-08-01 01:54:59
Arashi terlalu sibuk cari permen
Kikko Y Azukiela
2016-06-26 08:11:36
Wkwkwkwkwk~
Kecoak Terbang
2016-06-20 18:49:42
Wkwkwk
Phantom Alicia
2016-06-04 21:26:46
Memang payah "-- dan apa2an tntang lelaki idaman itu?
gIN taka
2016-06-04 20:46:21
jiahahahahhh . . . napa tuh arashi
Bim280197
2016-06-04 17:32:55
yaelah arashi masih aja ngurusin lolypop nya udh gtu jatuh ke air terjun
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook