VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 126

2016-05-27 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
256 views | 20 komentar | nilai: 9.5 (2 user)

Sebelumnya Nagata Hayate menyelamatkan Akira dan Taka dari injakan kaki si patung tapi Hayate sendiri malah tertimpa oleh kaki patung raksasa yang berat dan keras

"Sepertinya kau salah, aku tak peduli pada mereka?" ucap Ryusuke datar tanpa ekspresi

"...!!" tanpa kata-kata tapi Gyuko sangat kesal karena usahanya memprovokasi tak berhasil

"Ayo segera kita selesaikan!!" tanpa banyak bicara cakra angin Ryusuke meningkat hebat

"Kau belum belajar ya? Angin takkan bisa mengalahkan tinju batuku!!" walau Ryusuke sudah dapat mengimbangi kekuatannya tapi Gyuko tetap membanggakan lengan batunya

"Wuussh..." tanpa kata-kata dengan tatapan tajam Ryusuke melesat

"Zink...

"Shriing... Shriing... Shriing..." Ryusuke muncul didepan Gyuko, katana Ryusuke beradu dengan lengan Gyuko

"Percuma saja!!" ucap Gyuko yang bisa mengimbangi tebasan Ryusuke

"...!!" tanpa kata-kata dengan tatapan tajan dan juga percaya diri, Ryusuke tetap melesatkan tebasan-tebasan walau tak berpengaruh apapun pada lengan batu Gyuko

"Sudah kubilang itu tak berguna!!" Gyuko mulai kesal akan serangan Ryusuke

"Dyyeess...

Dengan tinju besarnya Gyuko berhasil mengenai Ryusuke, Ryusuke terpental tapi masih dapat menjaga keseimbangan

"Angin Penghancur"

Dengan tatapan santai Ryusuke memfokuskan cakra pada pedangnya, sebuah angin berputar pada pedang Ryusuke

"Apa yang ia pikirkan? Angin tak mempan pada lengan batuku?" Gyuko bertanya-tanya

"Shrring... Shrring... Shrring...

Keduanya kembali beradu, Ryusuke dengan pedangnya Gyuko dengan lengan batu besarnya

"Apa?!" Gyuko memundurkan langkah, ia terkejut ketika lengan batunya tergores oleh pedang Ryusuke

"Angin yang berada dipedangnya bukan angin biasa, itu jauh lebih padat" pikir Gyuko

Gyuko menatap Ryusuke dengan tatapan tajam, sementara Ryusuke tetap santai yakin akan kemampuannya

"Wuussh..." Ditengah-tengah pertarungan Gyuko dan Ryusuke terjadi sesuatu yang aneh, udara terasa dingin, langit semakin gelap dan kilatan-kilatan petir tercipta dilangit

"Selanjutnya apa lagi yang terjadi??" Gyuko merasakan patung raksasanya bergetar hebat

"Kekuatan ini, luar biasa!?" pikir Ryusuke santai elemen angin yang terkumpul

Disisi Tatsuro yang semula duduk santai kini ia beranjak dan menatap tajam

"Cakra ini... Tak salah lagi, ini milik Si Pembawa Badai Nagata Kagami" gumam Tatsuro yang merasakan sesuatu yang tak asing

"Gyahahahaha..." Tatsuro yang semula santai merasakan hasrat untuk bertarung "Walau cakra ini agak berbeda dari Nagata Kagami, tapi aku harus memastikannya"

Di sisi Masamune Ryuzaki yang berada diperjalanan

"Whooohaaa!! Angin besar apa ini??" Masamune berpegang pada pohon karena besarnya tekanan angin

"Sial..." Sango juga terkena dampak angin, kedua kakinya berpegang pada pohon "tekanan ini bukan milik Gyuko ataupun Tatsuro, tapi milik siapa?? Siapa sebenarnya lawan kami?" pikir Sango

Ke tempat Arashi yang mampu berjalan dengan bantuan sayap api

"Angin sialan!!" gerutu Arashi, ia merogoh Lolypop di saku celana dan hendak mengemutnya

"Wush...

"Woiy, Permenku!!" Saat hendak mengemut, sebuah angin malah menerbangkan permen lolypopnya, tak hanya satu sekarang permen-permen yang berada di saku Arashi semuanya beterbangan

"Permenku yang manis!!" Bukannya konsentrasi pada pertarungan Arashi malah terbang mengejar permennya

Disisi Akira dan Taka yang sebelumnya terhempas oleh badai Hayate

"Taka!! Taka!! Dimana kau?!" teriak Akira mencari temannya yang sebelumnya pingsan

"Aku disini!?" Taka muncul dari reruntuhan

"Sial!! semuanya jadi makin rumit!!" gumam Taka yang kesusahan keluar dari reruntuhan

Kembali kepertarungan Ryusuke dan Gyuko diatas kepala sang patung raksasa

"Dheerr..." getaran pada sang patung semakin terasa

"ada apa sebenarnya??" Gyuko bertanya-tanya

"Apakah ini ulahnya?!" walau keadaan semakin tak terkendali Ryusuke tetap santai seolah bisa menguasai keadaan

Flashback...

"Ada apa kau menyuruhku? Aku sedang berlatih" ucap Ryusuke yang baru datang dengan angkuh

"Entah kenapa, Master Izumi memerintahkan kalian berdua untuk ikut denganku ke desa Baltar" jelas Profesor Jun

"Lalu??" ucap Ryusuke dingin

"kita kesana untuk membawa pulang Kosuke Arashi" tambah penjelasan

"Cih..

"Perkenalkan aku Nagata Hayate, aku salah satu dari 10 kapten!" dengan mengulurkan tangan mengajak berjabatan

"Cih... Aku akan segera menyelesaikan misi ini dan kembali berlatih" Ryusuke beranjak pergi

"Hey kau, jika aku mengeluarkan kekuatan penuhku, menjauhlah sejauh mungkin dariku!!" teriak Hayate tapi tak dihiraukan

Flasback berakhir...

"Dyyeeess..." Walau patung raksasa beratnya berton-ton tapi berguncang hebat

"Apa ini?!" Gyuko terkejut

"Jadi ini benar-benar kekuatanya ya?" gumam Ryusuke yang tetap santai

Kosuke Arashi Chapter 126 - Badai
Penulis : Kosuke Arashi

"Hiiyyaaaaa..." Ternyata Nagata Hayate bukan terinjak oleh kaki patung raksasa melainkan menangkis dengan kipasnya

"Hiiyyaaaa..." Saking kuatnya angin sedikit demi sedikit patung mulai terangkat

"Dia masih hidup!! Dan sekarang ia berhasil mengangkat patungku" Gyuko terkejut

"Sudah kuduga salah satu dari 10 kapten tak akan semudah itu mati" Ryusuke menatap tajam Hayate yang berada dibawah kaki raksasa patung

"Uuaaawwaa..." Akira dan Taka kembali terangkat

"Sial, badai ini benar-benar kuat!" Gumam Taka yang terlempar

"Hiiyyaaaa..." dedaunan,pepohonan bahkan batu ikut terangkat

"Sial..." Gyuko yang berdiri diatas patung mulai kehilangan keseimbangan

"Cih..." Ryusuke masih dalam sifat tenangnya

"Wuusshh..." Hayate mengibaskan kipas besarnya

"Dyyeeess..." patung raksasa beserta Ryusuke dan Gyuko terlempar cukup jauh

"Hah... Hah... Hah..." setelah mengeluarkan tenaga yang cukup menerbangkan benda dengan berat berton-ton Hayate cukup mengalami kelelahan, tekanan angin Hayate secara perlahan menurun

"Tap... Tap... Tap...

"Plok... Plok... Plok..." Tatsuro mendekat dengan bertepuk tangan

"Sungguh badai yang hebat, tapi tak sekuat milik Nagata Kagami" ucap Tatsuro dengan nada mengejek

"Siapa kau?!" Hayate menatap tajam, mengetahui bahwa lawannya kuat

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 127

Kei Takashima
2016-09-09 10:47:19
Nagata nagata
Arizl Kareen
2016-09-07 18:46:27
Tatsuro sangat misterius....
ThE LaSt EnD
2016-08-16 12:03:01
ku beri nilai 10 dan ku tinggallan jejak Renungan "Mayat".just for fan.
Rifky D Dragnel
2016-08-01 01:47:53
Kayaknya mereka itu bersaudara ya
Rifky D Dragnel
2016-07-31 17:00:46
Apa mungkin kagami ayah nagate
Lord Athem
2016-06-26 07:42:07
Komen. . . Mantap dah. . . xD
David von Riessfeld
2016-06-19 08:22:31
Mantap dah
Niki96
2016-06-01 11:43:31
jiah Arashi malah ngejar lolipopnya
Rinularo
2016-05-31 14:34:59
Hayate-Kagami, sama-sama Nagata. Hanya kebetulan atau mereka memang punya hubungan sodara?
kyoushi
2016-05-31 12:44:05
Sugoi...
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook