VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 122

2016-05-17 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
254 views | 20 komentar | nilai: 9.6 (5 user)

"Kyyaaa... Aarrgghh..." Masamune tak habis pikir ketika Aihara mendekatinya dan menggigit lehernya

"Hah... Hah... Hah..." Aihara melepaskan gigitan, dan tampak ia begitu kelelahan

"Hey, apa yang kau lakukan pada Ryuzaki??" teriak Hanami yang terkejut dan masih tak percaya

"..." Aihara yang kelahan tak menjawab

"Tidak apa-apa kok, aku malah jadi lebih baik, bahkan rasa pegal, luka-luka dan ngantukku menghilang " ucap Ryuzaki

"Apa maksudmu??" semua tak mengerti dengan ucapan Ryuzaki

"Itu karena gadis ini adalah peguna elemen darah" sahut Arashi sambil menoleh pada Aihara yang kelelahan "benar bukan??"

"hehehe..." Aihara mengangguk-angguk

"kukira dia vampir" pikir Misaki "mungkin itu karena aku sering membaca cerita horor"

"sekarang kemarilah, aku akan menyebuhkanmu!?" pinta Aihara

"Tidak mau!! Dulu sesorang telah mengobatiku dengan elemen darah dan ia berakhir dengan sekarat berhari-hari" tolak Arashi

"Menyembuhkan lewat gigitan benar-benar kemampuan yang spesial dan menakjubkan, tapi kok harus menggigit ya bukannya memeluk ataupun mencium??" Masamune memikirkan hal-hal yang mesum

"Baiklah, sekarang ayo kita pergi Ryuzaki!! Sementara yang lainnya mengejar dari belakang" teriak Arashi semangat

"eh...??" semua terkejut akan ide Arashi

Sementara Arashi yang akan bergerak sebuah pertarungan telah terjadi di Desa Baltar

"Wuussh... Dyyeess...

Akira melesat dengan tubuh berselimuti api, tanah yang dilaluinya sampai-sampai terbakar

"Shrriing... Krreek...

"Menarik!!" Gyuko menahan dengan santai menggunakan lengannya, tempat ia berpijak retak

"Kenapa lengannya keras sekali??" ucap Akira tanpa suara yang terkejut

"Wuusshh...

Akira melompat mundur dan disusul dengan serangan Taka secara tiba-tiba

"Dyyeess... Dhuurr...

Pukulan yang dilesatkan Taka benar-benar kuat walau Gyuko menahan dengan lengannya tetap saja ia terpental jauh, alhasil ia menabrak kesebuah bangunan rumah

"Satu tumbang dan sekarang giliranmu?!" ucap Akira yang menatap tajam Tatsuro

"Seharusnya kau waspada bukannya mengalihkan pandangan kepadaku" ucap santai Tatsuro yang duduk dibatu

"Wuusshh...

Seluruh bangunan tempat Gyuko terpental terangkat oleh kuatnya tekanan cakra yang meluap-luap dari Gyuko

"benar-benar kuat!!" Gyuko memuji pukulan Taka "Tapi belum bisa mengalahkanku"

"jangan main-main!! seriuslah sedikit Gyuko" ucap Tatsuro

"Aku harus berhati-hati, dia dapat menangkis tinju peruntuhku dan tak berpengaruh apapun. Kekuatan seperti apa yang ia miliki??" pikir Taka serius

"Wuusshh...

Tanpa pikir panjang Akira melesat kearah Gyuko dengan tubuh berkobar-kobar

"Akira, jangan gegabah!!" teriak Taka

"Mati kau!!" Akira bersiap menusuk dengan pedang apinya

"Kau bodoh!!" dengan mudah Gyuko menggenggam pedang Akira

"Jbuuaakk...

Akira yang pedangnya tak bisa digerakan langsung terkena pukulan lengan besar Gyuko

"Dyyeess...

Akira terlempar dan menembus beberapa bangunan

"Akira!!" teriak Taka khawatir

"Jangan menoleh pada saat bertarung!!" Gyuko sudah berada diatas Taka bersiap meninju

"..!!" walau tak sempat berkata-kata tapi Taka sangat terkejut

"Dyyeess...

Gyuko melesatkan tinju tangan kanannya tapi Taka menyilangkan tangan untuk menangkis

"Krreekk...

"Dia kuat...

Tanah tempat Taka berdiri retak sampai-sampai ia menahan dengan berlutut

"menyedihkan!!

"Dyyeess...

Tak berhasil dengan tinju tangan kanan, lalu Gyuko menghantam punggung Taka dengan tangan kiri. Taka rebah ditanah saking kuatnya pukulan Gyuko sampai-sampai tanah membentuk cekungan

Kosuke Arashi Chapter 122 - Elemen patung
Penulis : Kosuke Arashi

Kembali ke tempat Arashi

"apa maksudmu dengan yang lain mengejar dari belakang Arashi??" Hanami tak mengerti

"Bodoh!! Kami juga bisa bertarung tau!!" bentak Misaki

"Hey, hey!! Tunggu dulu dengarkan penjelasanku lagi pula aku juga tak menganggap kalian sebagai beban kok" jelas Arashi

"Pertama aku dan Ryuzaki akan pergi duluan dan segera menghabisi musuh-musuh"

"sementara itu, kedua Misaki akan menyusul dengan regu medis (Yui dan Aihara) untuk menyembuhkan kami dan Misaki akan melindungi Yuuki karena akan sangat berbahaya jika Yuuki tertangkap, karena Aku dan Yuuki terikat segel kontrak"

"Ketiga, Hanami, kau harus menyelamatkan penduduk dengan memaksa Lilo mengatakan tempat penduduk disembunyikan" Arashi menjelaskan setiap detail rencananya

"Owh..." semua mengangguk paham

Kembali ke pertarungan

"Hiiyyaaa... Dhuueess...

Akira yang terlempar langsung meningkatkan cakra, apipun berkobar-kobar dengan hebat

"Whoooaargh...

Entah sejak kapan tapi seekor Naga yang tercipta dari api telah terbang dilangit

"...!!" Gyuko hanya menatap tajam Naga api milik Akira dilangit

"Hiiaaa... Dhuueess...

Tanpa disadari Taka telah meningkatkan tekanan cakra dan telah berdiri dihadapan Gyuko, bersiap melakukan serangan

"...???" Gyuko yang tak menyadari pergerakan Taka terkejut

"Matilah!!

"Tinju Peruntuh"

"Dyyeess... Dyyeess... Dyeess...

Secara bertubi-tubi Taka melesatkan pukulan berlapis angin peruntuh pada Gyuko, Gyuko yang menahan dengan lengannya terlempar jauh kebelakang

"Sekarang Saatnya Akira!!" teriak Taka memberi perintah

"Whoooaargh... Wuusshh...

Naga api milik Akira dengan cepat melesat kepada Gyuko yang terlempar

"apa?!?" Gyuko tampak sangat terkejut

"Dhhuuuaaaarrr...

Ledakan hebat terjadi akibat serangan Akira, api berkobar-kobar hebat membakar Desa Baltar

"Tap...

"itu pasti membunuhnya" pikir Akira yang telah berada didekat Taka

"Ya...

"Dia menerima tinju peruntuhku dan naga api, mustahil untuk selamat bahkan jika itu sebuah benteng pasti akan hancur" pikir Taka

"Wuusshh...

Angin berhembus kencang dari dalam kobaran, sebuah tekanan cakra yang amat kuat terasa, api pun dengan cepat padam

"Mustahil!!" ucap Taka

"Naga apiku!!" gumam Akira tak percaya dan terbelalak

Gyuko ternyata menahan serangan dengan menggunakan kedua lengannya, ia mengangkat lengan besarnya

"aku mengakui kekuatan kalian, sebagai gantinya akan kutunjukan kekuatanku!!" Gyuko kembali meningkatkan cakra, dan sekarang perban yang membalut kedua lengannya terbakar

"...!!" keduannya tebelalak ketika melihat wujud sebenarnya dari lengan besar Gyuko yang tercipta dari patung, dari bahu sampai tangan

"aku adalah seorang pengendali patung" ucap Gyuko

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 123

Kei Takashima
2016-09-09 10:29:12
Entahlahhh
Arizl Kareen
2016-09-07 18:23:54
Gimana ya bentuknya ??? #pengendalipatung
ThE LaSt EnD
2016-08-16 11:51:00
ku beri nilai 10 dan ku tinggallan jejak Renungan "Mayat".just for fan.
Rifky D Dragnel
2016-07-31 13:58:02
Patung bentuknya kayak apa
Lord Athem
2016-06-26 07:19:35
Patung ya pasti Weed lah yang buat . . . xD
David von Riessfeld
2016-06-17 08:39:46
Elemen darah? Keinget Igarashi Ganta dari anime Deadman Wonderland. Di anime itu pengendali elemen darah semua
Shineria of Life
2016-05-21 13:21:27
119. Arashi berpikir jauh rupanya. Semangat Arashi.
No Name
2016-05-18 18:27:55
apa gyuko seumuran dengan arashi dkk.
Kill Me 1st
2016-05-18 12:16:28
Comment disini semua bahas Patung.. biar beda ah.. Akira melawan Gyuko sang pengendali . . . *Ah! Sama aja!* XD
A wahyu
2016-05-18 06:45:09
Patung? Jadi keinget Weed
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook