VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 109

2016-04-16 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
275 views | 18 komentar | nilai: 9.5 (4 user)

Sesampainya Arashi, Yuuki dan Yui di rumah

Terlihat Arashi membelikan buku bergambar untuk Yuuki

"Merah...

"Me... rah...

Arashi mengajari Yuuki tentang menyebutkan dan mengenal Warna

"Hijau...

"Hi... jau...

"Hah... Susah juga ya?? Mengajari bayi??" Arashi bergumam capek

"sabarlah Arashi, walau ia kelihatan berumur 13 tahun tapi dia masih bayi, kau harus tau itu" Yui menasehati

"Ya, kau benar, tapi ternyata menjadi ayah itu susah sekali!!" ucap Arashi dengan nada lesu

"Ayah...!! Ayah...!!" Yuuki menunjuk ke arah sesuatu

"itu boneka kelinci berwarna pink"

"Kelinci... Pink..." Yuuki mengerti dan memeluk erat si boneka

"Hihihih..." Yui tertawa kecil dan tersenyum melihat tingkah keduanya

"Oh... ya... Arashi aku lupa aku melupakan sesuatu" Yui melangkahkan kaki untuk pergi

"kau mau pergi ya?

"Ya, jaga Yuuki ya??

"tentu saja, apa yang terjadi pada Yuuki juga terjadi padaku" ucap Arashi santai

"ayah... ayah... " Yuuki berteriak gembira

Yui melangkahkan kaki meninggalkan Yuuki dan Arashi, sementara Arashi sudah mulai bosan dan lelah

"Hah..." Arashi berjalan ketempat tidur. "aku akan tidur dulu, kau main-main disitu saja" ucap Arashi dengan nada malas

"em..." Yuuki senang melihat-lihat gambar-gambar dibuku

"Em... Sial!!" gumam Arashi yang tiduran dengan mengemut lolypop

Di sebuah rumah yang besar bahkan saking besarnya bisa dikatakan megah

"bibi, tolong letakan bunganya disitu!!" sambil menunjuk ke pojok ruangan

"Tolong yang disana juga dipindahkan!!" perintah seorang gadis berambut panjang yang tampak sibuk

"Wah... Wah... Kelihatanya akan ada orang penting yang akan datang kemari ni, sampai-sampai nona Fuyuki mempersiapkannya sendiri" goda seorang pelayan perempuan yang dua tahun lebih tua dari Fuyuki

"tidak kok, hanya seorang teman" sangkal Fuyuki dengan malu-malu

"laki-laki atau perempuan?? Kapan nona mengenalnya?? Dan dimana nona bertemu dengannya??" Fuyuki dibrondong pertanyan

"jangan bertanya terus!!" teriak Fuyuki malu-malu yang kemudian berlari pergi

"Wah... Sudah lama tidak melihat tingkah manis nona Fuyuki" gumam pelayan tadi

Waktupun terus berjalan siang hari berganti malam, waktu yang telah ditunggu-tunggu Fuyuki telah tiba

"Tok... Tok... Tok...

Arashi mengetuk pintu, ia datang besama Yui dan anak iblisnya Yuuki

"Ayah...!! Ayah...!! Kelinci... Pink... Permen... Lolypop..." teriak Yuuki kegirangan dengan memeluk boneka kelinci merah muda dan permen dimulutnya

"Ya, kau benar!!

"wah... Yuuki kau belajar, cepat sekali!!" Yui memuji dan Yuuki hanya tersenyum manis

"kau mengajarinya dengan baik, Arashi??

"tentu saja, karena aku kan Ayahnya!!" padahal dalam hati, "aku hanya tidur-tiduran dan dia sudah banyak paham, itu benar-benar meringankan bebanku"

Pintu besar pun terbuka, terlihat Fuyuki dengan dandan rapi dan cantik didepan pintu

"Arashi!!" Fuyuki agak terkejut

"aku mengajak Yui dan siapa ya?? Em... mungkin bisa disebut anakku" ucap Arashi bingung

"Anak????

"ceritanya panjang, tapi apa kami berdua mengganggu??" Yui menyela

"Eh... Tentu saja tidak!!" padahal dalam hati "sebenarnya aku hanya ingin makan malam romantis dengan Arashi, berdua saja"

"huh... topi merah?? jadi Arashi memberikan padanya ya??" batin Fuyuki yang memperhatikan topi merah pemberiannya dan dipakai Yuuki

Kosuke Arashi Chapter 109 - Mari berpetualang
Penulis : Kosuke Arashi

Keempatnya telah duduk di ruang makan dengan berbagai macam makanan terhidang dimeja

"begitu ya?? Jadi Yuuki adalah anak iblis" Fuyuki paham setelah Yui menceritakan semua hal tentang Yuuki

"Hah... Fuyuki,Ini menyebalkan tau!! Aku harus selalu menjaga Yuuki karena setiap sesuatu terjadi padanya aku juga merasakannya" ucap Arashi sambil makan

"Uhuk... Uhuk..." Yuuki tersedak dan Arashi pun ikut tersedak

"seperti itu contohnya" ucap Yui, Fuyuki agak mengerti

"kalau makan yang benar!!" Arashi mengambil sapu tangan dan mengusap wajah Yuuki

"Arashi terikat kontrak darah dengan Yuuki, dan juga walau Yuuki kelihatan sudah berumur 13 belas tahun tapi, ia masih bayi" Yui menjelaskan lagi

"begitu rupanya??" Fuyuki tertunduk. "jadi sekarang Arashi akan selaku bersama Yuuki, yang artinya tidak ada kesempatan untukku mendekatinya" batin Fuyuki

"Ayah... Ayah..." Yuuki memegangi celananya

"Apa!! Kau ingin pipis, ya?? Fuyuki dimana kamar kecilnya" Arashi panik

"bibi tolong antarkan temanku ke kamar kecil" teriak Fuyuki pada pelayannya

Setelah dari toilet...

"Hadeh... Yuuki benar-benar merepotkan bukan?? Waktu makan malah ingin pergi ketoilet" ucap Arashi yang kembali duduk

"kau kan tau dia masih bayi!!" ucap Yui

"Hey, Yui!! Kau tak mengerti tadi setelah kau pergi dia ngompol 3 kali tau" ucap Arashi kesal

"namanya juga bayi" Yui membela Yuuki

"apanya yang bayi, dia kelihatan seperti gadis belasan tahun tau!!" bentak Arashi

"kau tau dia baru lahir tadi pagi, jelas-jelas dia bayi" Yui tak mau kalah

Mendengar Arashi dan Yui berdebat Fuyuki hanya diam dan menundukkan wajah

Setelah makan....

"Whoha... Tadi itu enak sekali" ucap Arashi didepan pintu yang hendak berpamitan

"Maaf... Ya, makan malamnya agak terganggu karena Yuuki dan perdebatan kami" Ucap Yui

"tidak apa-apa kok" dengan tersenyum dibuat-buat

"Teri... ma... Ka... sih...

"sama-sama" Fuyuki tersenyum pada Yuuki

"kami pulang dulu ya??" teriak Arashi yang sudah dahulu pergi

"hey, tunggu kami!!" Yui mengejar

"Sampai ketemu besok" Yuh menggandeng tangan Yuuki dan berlari mengejar

Melihat Arashi dkk sudah pergi, Fuyuki lantas menutup pintu dengan ekspresi muram

sesampainya dirumah saat Yuuki tertidur pulas dengan memeluk boneka kelinci kesayangannya, Arashi menatap langit malam melalui jendela, ia memikirkan sesuatu

"Hah... Kurasa aku harus mencari tau??" Arashi kemudian berjalan kearah Yuuki

"aku harus memutuskan merawatmu atau tidak" Arashi mencium kening Yuuki

"Karena aku juga Anak pungut, yang tak mengenal ayah dan ibu" Arashi bergumam dengan kembali menatap langit malam lagi

Langit malam di sebuah taman, Fuyuki duduk diayunan menatap bintang-bintang

"hah... makan malamku dengan Arashi benar-benar kacau" gumamnya sambil menatap langit

"tapi sepertinya Arashi sangat senang bisa bertemu Yuuki"

Untuk sejenak Fuyuki melamun dengan menatap langit

"Hey, Fuyuki kau lihat itu, bintang-bintang dilangit mereka terang benerang diantara gelapnya malam"

"andai saja aku jadi bintang yang bersinar digelapnya malam" Fuyuki mengingat-ingat kata-kata Arashi (chapter 9)

"hey, bintang-bintang kalian melihatku bukan??

"andai saja kalian dapat bicara mungkin aku takkan kesepian" gumam Fuyuki di tengah gelapnya malam

Pagi sebelum matahari terbit...

Sebuah tas besar telah berada dipunggung Arashi, topi merah telah berada diatas kepala Yuuki

"Ayo kita berangkat Yuuki!!" teriak Arashi semangat

"Yeah!! Ayo ayah!!" Yuuki juga semangat

"hah??" Arashi terkejut ketika membuka pintu Yui sudah berada didepan rumah lengkap dengan tas dipunggungnya

"aku sudah tau kau akan pergi jadi aku harus ikut, lagi pula aku ingin mengunjungi desanya Misaki dan kau pasti kesusahan mengurus Yuuki" ucap Yui dengan tersenyum

"terserah kau, tapi jangan merepotkan!!" Arashi cuek

"Ayah, kita mau kemana??" tanya Yuuki

"entahlah?? Yang jelas kita akan pergi menemui Misaki dulu" jawab Arashi dengan mengeluarkan permen lolypop dari sakunya

"ini untukmu, dan ini untukku" Arashi membagi dua permen dengan Yuuki

"Ayah, ini enak!!" Yuuki menikmati

"sepertinya Yuuki belajar dengan cepat dan juga Arashi sudah mulai terbiasa dengan Yuuki" batin Yui dengan tersenyum melihat keduanya

"Ayo, Yui jangan melamun!!" teriak Arashi yang sudah berjalan menjauh

"Hey, tunggu aku!!" Yui mengejar dengan semangat

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 110

Kei Takashima
2016-09-08 20:23:28
Ooo seperti itu
Arizl Kareen
2016-09-07 16:54:40
Bisa2 arashi menyerap jalan iblis..
ThE LaSt EnD
2016-08-16 09:28:21
ku beri nilai 10 dan ku tinggallan jejak Renungan "Mayat".just for fan.
Rifky D Dragnel
2016-07-31 06:11:13
Yuuki cepet banget belajarnya
Lord Athem
2016-06-24 14:02:05
Yuuki polos sekali. . . ^^
David von Riessfeld
2016-05-20 19:42:43
Yuki, entah kenapa aku penasaran dengan oppainya apalagi dia masih polos tapi udah umur seperti belasan tahun
Rinularo
2016-04-28 11:57:36
Lnjt
Shineria of Life
2016-04-23 16:46:47
209. Yuuki polos banget. . Hihi
anonim1001806
2016-04-18 09:23:44
lanjut..nambah cepat dong arashi nguasain elemen
Phantom Alicia
2016-04-17 17:54:44
Arashi senang meninggalkan Yui nggak kerepotan kira2 gimana y reaksi Misaki
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook